Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 118 Stell crab


__ADS_3

Kedua kepiting penjaga pintu ini sangat menyebalkan. Aku baru bisa memperhatikan sekitar yang ternyata kita berada didalam laut.


Meski seluruh tempat ini sangat kering. Didepanku ada pintu besar yang dijaga kepiting sebelumnya.


"Tadi itu apa?"(Inori) "Oh, itu item yang aku minta buatkan pada Jarph" Aku menunjukan 5 set Cresent knife.


"Kamu selalu muncul dengan hal baru"(Freyas) "Tentu saja. Sebagai Assasin perlu untuk terus jadi tidak bisa diprediksi"


"Aku masih terkejut baru tidak ketemu 1 bulan dan kamu sudah semengerikan itu"(Rian34)


"Kamu baru tahu ujungnya, masih banyak trik yang dia punya. Jika dia menggunakan semuanya sampai level kamu minus karena mati juga belum menunjukan semua skillnya"(Inori)


"Gak sampai seperti itu lah. Sekarang kita kemana?" Freyas memperhatikan seluruh tempat dan menunjuk ke sebuah batu yang ada jauh dari pintu.


"Kesana?"(Freyas) "Bukanya disana dipenuhi air?" "Itulah gunanya Rian. Ayo buat pelindung"(Atemis) "Jadi babu lagi. Itulah nasibku. Ocean shield"(Rian34)


Air membentuk setengah lingkaran yang melindungi kita semua. Freyas memimpin jalan menuju batu karang yang dia tunjuk.


Semakin dekat semakin aku tahu seberapa banyak kepiting disana. Begitu kita masuk kedalam gua seluruh air hilang dan menyadari kalau disini benar-benar kering.


Belasan kepiting besar meski tidak sebesar penjaga pintu. Ada dimana-mana.


"Ayo Inori kita bersenang-senang. Speed mode. Charge"(Freyas) "Charge"(Inori)


Mereka berdua langsung berlari kearah kepiting dan menghantamnya.


Kedua kepiting yang dihantam limbung dan jatuh terbalik.


Inori langsung menebas kepiting yang ditanah sebelum melompatinya kearah kepiting dibelakangnya.


"Ocean needles"(Rian34) Bola air membentuk ditangan Rian yang langsung meledak menjadi ratusan jarum yang menusuk semua kepiting.


"Eagle arrow"(Atemis) 5 panah melesat dari busur Atemis langsung mengenai beberapa kepiting dihadapan Freyas dan Inori.


Freyas menahan serangan kepiting dengan perisai kecilnya. Sedangkan Inori bergerak lincah menghindari serangan capit dari kepiting sambil terus menebas.


Inori mundur "Sword rythmm.. Mayor sword"(Inori) Bayangan Inori muncul dan menebas dengan tebasan yang sama tanpa henti dengan cepat dan semakin cepat.


Seolah-olah melihat video dengan diputar dengan kecepatan yang terus berubah sampai tidak terlihat lagi.


Inori berhenti ditempat yang sama seperti tidak pernah bergerak. Satu kepiting jatuh dan mati.


"Strength mode, Raise to heaven"(Freyas) Ledakan terjadi. Aku melihat bagaimana kepiting itu terbang dan menempel dilangit-langit


"Water pillars"(Rian34) pilar air keluar dari tanah dan membuat para kepiting menempel dilangit-langit.


"Boar arrows"(Artemis) "Oh aku tidak mau ketinggalan. Attack formation elemental elemental spear"


Tombak es ditanganku melesat kearah pilar air sedangkan beberapa panah Atemis melesat kesetiap kepiting.

__ADS_1


Setiap pilar membeku dan ledakan terjadi pada setiap kepiting.


"Heaven fall"(Freyas) Freyas mengangkat halbertnya tinggi-tinggi dan mengayunkannya kebawah.


Seluruh pilar hancur dan kepiting yang tadinya menancap diatas langit-langit berpindah menancap ketanah.


Aku menggunakan skill untuk menarik beberapa pisau sekaligus. Pisau-pisau dengan cepat kembali menembus seluruh punggung kepiting kearahku.


Dan Freyas mengayunkan kapaknya mendatar membuat semua kepiting itu terbang kebelakang.


"Defense formation Wall shield" Tembok es keluar dipunggung kepiting menahan kepiting dari terbang keujung gua.


Inori maju dengan cepat "Ryhtmm Sword... Minor sword"(Inori) Inori melesat dan menebas kepiting satu demi satu, setelah sampai keujung. Beberapa bayangan Inori muncul dan melakukan gerakan yang sama.


Semua kepiting sekarat sekaligus. Aku melempar Cresent knife yang langsung membentuk setengah lingkaran karena didalam gua.


Listrik membentuk setengah lingkaran keluar dan menyetrum habis-habisan seluruh kepiting sampai darah mereka terkuras habis.


Cukup satu pukulan dan mereka mati.


"Rian untukmu"(Freyas) "Menyebalkan. Ocean wave"(Rian34) Ombak dari air keluar dari kaki Rian yang langsung menyapu semua kepiting dan membunuhnya.


Kami melanjutkan perjalanan terkadang dihadang beberapa kepiting lagi. Meski begitu perjalanan ini sangat lancar sampai disebuah ruangan mini boss.


Kepiting baja terlihat dari dalam kegelapan berlari kearah kami. Freyas maju berusaha menahannya dengan perisai.


Freyas berusaha menahannya meski terus terdorong. Inori maju kearah kepiting itu.


Freyas memanfaatkan itu untuk mundur selangkah "Strength mode. Charge"(Freyas)


Freyas menghantamkan tubuhnya kearah kepiting dan membuatnya limbung kebelakang.


"Eagle arrow"(Atemis) "Ocean rain"(Rian34)


Beberapa panah dilepaskan Atemis kearah kepiting, hujan turun dengan deras tepat diatas kepiting.


Aku melempar 2 pisau api yang langsung meledak dimata kepiting. Kepiting itu marah dengan capitnya yang besar menyerang kearah Freyas.


Freyas mengangkat perisainya lagi. Dampak dari serangan itu membuat tanah yang diinjak Freyas retak, dan Freyas berlutut menahan serangan itu.


"Rhytmm sword... Agresso"(Inori) Tebasan Inori membuat capit kepiting terangkat. Inori terus mendesak kepiting dengan maju kedepan.


Setiap tebasannya semakin cepat dan cepat. Dampaknya juga semakin kuat. Begitu Inori selesai menebas. 2 bayangan Inori muncul dibelakangnya dan melakukan tebasan sama dengan kecepatan yang berbeda pada luka tebasan Inori sebelumnya.


Kepiting itu marah dengan capitnya yang besar dia menyerang Inori. Tentu saja aku tidak membiarkan hal itu.


"Attack formation magic cannon"


"Boar arrow"(Atemis) Laserku mengenai tubuh kanan kepiting dimana capitnya berusaha menyerang Inori.

__ADS_1


Sedangkan bagian kiri terkena panah dari Atemis "Ocean serpent" 2 ular air keluar dari kaki kepiting membuatnya jatuh.


Kedua ular itu menggigit capit kepiting. Meski begitu kepiting itu tetap bangun dan berdiri.


Aku melempar 2 crescent knife yang langsung meledakkan api dan es dikedua capit kepiting itu.


"Heavens fall"(Freyas) Freyas mengangkat Halbert miliknya tinggi-tinggi dengan kedua tangannya.


Meski kapaknya belum turun tapi tanah retak dan terbelah seperti parit sudah muncul didepannya.


Kapaknya turun membuat ledakan besar sepanjang jalan hingga kearah kepiting.


Asap debu dan batu menutupi pandangan.


Terlihat 2 cahaya mata kepiting dari dalam debu. Perlahan-lahan cahaya ketiga terlihat tepat dibawah mata kepiting.


Belum ada yang menyadarinya jadi aku maju kedepan. Semprotan air bertegangan tinggi keluar yang langsung mengarah ke Inori.


Untung saja aku sampai duluan "Defense formation penta...Ukh...."


Serangan itu sangat cepat saat menghantam perisaiku juga sangat kuat hingga aku terdorong mundur.


Spirit dilangit melempar bom listrik kedalam kabut. Seketika listrik terlihat dan menyambar kemana-mana.


Semburan airnya menghilang, tapi tidak lama.


Karena bola air mengumpul lagi dimulutnya.


"Great defense formation Mountain shield"


Gunung es keluar dari tanah membuat garis pemisah antara kepiting dan kami.


Suara air dengan sangat keras terdengar dari sebelah selama 10 detik sebelum hilang.


Sebelum suara air berkumpul kembali terdengar. Sepertinya gunung ini tidak bisa menahannya.


Freyas akhirnya tiba didepanku.


"Defense mode. Valkrie aura, Sky wall"(Freyas)


Freyas mengambil pose bertahan dengan perisai didepannya. Aura emas membentuk dinding didepanku.


Gunung es hancur semburan air raksasa menghantam dinding emas didepanku.


Air itu menyelimuti seluruh dinding dan terus mendorong maju.


Sebelum akhirnya menghilang. Aku, Freyas dan Inori langsung berhadapan dengan kepiting besar ini.


Sudah cukup pemanasannya. Ayo kita serius

__ADS_1


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2