Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 185 Membasmi seluruh isi Laboratorium


__ADS_3

Setelah beberapa Dampire lagi kami menemukan Frankenstien lain yang membuatku sedikit khawatir.


Kali ini wanita, ya dia Elf dengan banyak jahitan dan memiliki 4 tangan serta merayap ditembok kaya cicak.


Melihat penampilan Elf ini 5 Elf yang wanita pingsan. Untungnya 5 lainnya yang Pria cuma shock saja.


"Kali ini sepertinya aku tidak bisa membantu"(Inori) "Kau benar. Aku saja, jaga mereka saja"


Inori mundur aku meninggalkan banyak spirit dibelakang selain menjaga juga untuk membuat formasi.


Petir berkumpul di busurnya. Dan Frankenstien itu menarik tali busurnya melesatkan panah kearahku.


"Penta shield" Tabrakan antar panah dengan perisaiku membuat ledakan disekitarku. Memanfaatkan hal itu Frankenstien itu merayap kesampingku dan menembakkan panah petir lain.


Aku terpaksa membelokkan panah dan menahan panah yang satu ini "Defense formation Wall shield"


Dinding es terbentuk melingkar mengurung Elf dan Inori. Aku membelokan panah ini keatas dan naik keatas dinding yang semakin tinggi.


"Attack formation elemental spear" Tombak api muncul ditanganku. Aku melempar sabit kearah Frankenstien itu.


Dengan cepat dia menghindarinya sambil menuruni tembok. Aku langsung melesat kearah dia dan menusukkan tombakku.


Dengan busurnya dia menahan tusukan tombakku "Cannon spear" Dengan pukulan telapak tanganku, tombak milikku melewati busurnya dan menancap didadanya.


Ledakan terjadi dan aku terdorong mundur. 2 panah petir keluar dari sana yang melesat kearahku.


Aku mundur menghindari kedua panah itu yang sekarang menancap ditanah. Asap hilang menampilkan dia yang menarik tali busur dengan tangannya.


Tapi kakinya yang menahan busurnya, masalahnya panah yang ada dibusurnya itu panjang sekali.


"Defense formation guardian shield. Penta shield" Panah dilepaskan dan mengenai perisai cahaya milikku dan hancur.


Panah itu mengenai perisai keduaku, dan aku terdorong sampai menyentuh dinding es yang kubuat sebelum panah itu meledak.


3 panah lain melesat kearah sini "Great defense formation absolut defense" Perisai menumpuk membuat lingkaran yang disusun dari perisai cahaya.


Ledakan terjadi tapi perisaiku berhasil menahannya. Stealth, aku langsung melesat kearah Frankenstien itu mumpung masih bisa ku jangkau


Aku menggunakan Rush stealth dan menusuk wajahnya. Karena kecepatanku Frankenstien itu terbang menabrak dinding didepan sana.


Aku mengeluarkan rantai dan mengayunkannya kesana. Tangan Frankenstien itu menangkap rantaiku dan mulai menarik panah lainnya.


Rantainya berubah jadi api dan membakar tangan yang memegang rantai itu. Panah melesat kesembarang arah karena dia terkejut.

__ADS_1


Aku langsung melempar sabit kearahnya. Frankenstien itu menggunakan busur untuk menahan lemparan sabitku.


Tapi Cresent knife menyerangnya dari bagian atasnya. 2 ledakan terjadi bersamaan, aku langsung melempar Cresent knife es yang berhasil memutarinya.


Bola es terbentuk dan Frankenstien itu membeku. Aku menghela nafas lelah dan berjalan kearahnya.


Tinju entah darimana meninju mukaku dan aku terpental "Menyerang saat aku belum siap. Dasar menyebalkan"


3 Dampire muncul ketiganya merupakan setengah Orc dan ini menyebalkan. Karena Dampire memiliki keunggulan dalam kecepatan dan Orc kekuatan.


Gabungan dari keduanya sudah jelas seperti apa "Attack formation giant slash" pedang petir muncul ditanganku.


Rantai kukeluarkan dan kupegang ditangan kiriku. Aku langsung maju kearah mereka bertiga.


Mereka juga maju bersamaan, aku mengayunkan rantai ditangan kiriku yang langsung menampar mereka bertiga.


Aku langsung maju kedepan dan menebas mereka juga. Aku menfokuskan seranganku pada salah satu dari mereka.


Ledakan terjadi setelah aku menebas 5 kali.


Rantai kembali berputar membuat mereka berdua mundur.


"Backstab" Aku muncul di punggung salah satu dari Dampire itu. Rantai langsung melilit leher Dampire itu.


Aku langsung maju kearah Dampire yang tersisa. Ledakan terjadi, bola es itu hancur dan panah petir menghantam badanku.


Aku terpental dan jatuh. Belum sempat mendarat Dampire itu melompat kearahku dan menahanku.


Dia membuka mulutnya yang menunjukkan semua gigi taringnya "Beraninya. Ghost walk"


Aku menembus tubuhnya, dan kutusuk beberapa pisau api di tubuhnya.


Panah petir kembali melesat kearahku, aku menghindar kesamping dan akhirnya Dampire itu terkena panah petir itu dan terbang kedinding. Dan ledakan terjadi membunuh Dampire itu.


Beberapa Dampire lain memasuki ruangan. Ya, ini jadi lebih menyebalkan. Api tiba-tiba membakar semua Dampire itu.


Ternyata itu merupakan sihir dari Elf. Baguslah aku bisa fokus pada Frankenstien


"Aku bantu"(Inori) "Elfnya?" "Kami bisa menjaga diri kami sendiri"(Elf Pria)


"Baiklah, ayo Inori kita selesaikan dengan cepat" "Aku mengerti"(Inori) Inori melesat kearah Frankenstien itu.


Frankenstien itu menarik panah lagi sambil merangkak keatas "Defense formation guardian shield" Panah itu menghantam perisai dan hancur

__ADS_1


Inori menahannya dengan kedua pedangnya "Enemy Rhytmm Reflect"(Inori) Inori memutar pedangnya dan panah itu kembali melesat kearah Frankenstien itu.


Inori langsung menebas Frankenstien itu dengan kedua pedangnya. Frankenstien itu menahan dengan busurnya.


Aku muncul disebelah Inori, tombak yang kupegang mengayun kearah kepala Frankenstien.


Kedua tangannya yang digunakan merayap di dinding menahan tombakku. Meski begitu tubuh Frankenstien tertekan didinding


"Great attack formation death ray. Inori!!! Menyingkir!!" Inori langsung menghindar kesamping


Bersamaan dengan laser kecil yang menembus tubuhnya. Aku menarik tombak yang kupegang. Dan menusukkan bilahnya ke kepala Frankenstien dan mundur.


Ledakan terjadi. Setelah hilang hanya menyisakan Frankenstien itu yang kehilangan 2 tangan dipunggungnya dan dia tidak bisa bergerak.


Inori datang dan menebas Frankenstien itu yang langsung membunuhnya. Aku pergi ke para Dampire yang masih ada dan membunuh mereka semua.


Setelahnya kami mencari Frankenstien lain dan Dampire lain. Aku harus menyelesaikan questku dulu.


Frankenstien lain kebanyakan manusia, Elf dan Orc jadi tidak susah membunuh mereka semua.


Sedangkan para Dampire kebanyakan malah goblin. Yang membuatku sedikit jengkel, mereka cepat dalam menyerang dan selalu bergerombol.


Aku juga menemukan beragam dokumen tentang pelaku yang merencanakan hal ini.


Dia adalah boss utama dari dungeon ini


Duke Vampire Whiteblood. Dia berencana menambahkan pasukan dengan mengumpulkan banyak bahan dan diubah jadi Dampire atau Frankenstien.


Jika bahan yang lain mati akan diberikan pada Arc Lich dan Necro king untuk dijadikan pasukan Undead.


Meski telah membunuh banyak musuh aku tidak menemukan satupun Vampire disini.


Kebanyakan ya Dampire.


Dampire itu bukan cuma setengah Vampire melainkan umpan meriam vampire. Mereka sangat Agresif karena rasa lapar akan darah.


Karena itu mereka akan menggila jika menemukan makhluk yang bukan Vampire atau Dampire dan berusaha memakannya.


Aku menemukan pintu dan keluar peringatan dari sistem game


-Area luar dari dungeon. Jika keluar maka Dungeon gagal dan anda akan dikirim ke pintu masuk


Sepertinya jika keluar lewat sini harus memasuki dungeon lain. Sekarang tinggal satu ruangan yang terbesar yang belum di cek.

__ADS_1


Entah kenapa firasatku buruk.


__ADS_2