Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 157 Pertarungan di Jantung


__ADS_3

Ok coba kita lihat. Versi kecil dari nature Giant, Versi kecil dari Ocean giant, Versi jauh lebih besar dari Froze giant dan Lava Giant.


4 raksasa disana berteriak mengeluarkan angin kencang yang bercampur-campur dari dingin,panas,wangi, sampai berbau laut.


"Ocean fury"(Atemis) "Light santuary"(Lucas) "Thunder chain"(Veronica) "Ice age"(Ivan)


Ratusan panah air menyerang mereka, cahaya menerangi tempat kita menahan serangan angin dari keempat raksasa.


Petir keluar dari tangan Veronica yang langsung mengenai keempat raksasa secara bersamaan, dan suhu udaran menurun membekukan seluruh raksasa terutama Ocean giant versi kecil.


Sayangnya Forst giant masih bergerak dan tinjunya menghantam perisai cahaya.


Aku muncul di belakang kepalanya.


"Attack formation Great axe" Aku mengayunkan kapakku ke kepala Frost giant dan ledakan besar terjadi.


Tapi tidak ada damage yang terkena. Duri-duri es keluar dari seluruh tubuhnya memaksaku untuk terbang menjauh.


Lupakan tentang para raksasa. Pelindung jantungnya harus kuhancurkan dulu. Aku terbang dengan cepat kearah pelindung yang melindungi jantung.


Rantai angin menyelimuti tanganku, Pisau angin di tangan satunya dan "Great attack formation Elemental lance"


Tombak dengan mata bor muncul ditanganku


Aku melempar tombak itu yang saking cepatnya sampai membuat gelombang udara dan ledakan terjadi tapi suaranya terlambat.


Tombakku mengenai pilar es yang menutupi salah satu sisi yang melindungi jantung.


Aku menggunakan pisau angin dan melesat dengan cepat kearah tombak itu.


Dengan tangan yang diselimuti angin aku meninju tombak itu. Tombak itu terdorong masuk sebelum meledak.


Meski begitu perisai es tidak tergores sedikitpun. 6 raksasa yang daritadi diam menatap kearahku.


Oh sialan. Tinju es raksasa kelesat kearahku.


Menggunakan pisau yang masih ada aku melesat mundur.


Hanya saja itu tidak secepat air yang langsung mengurungku. Air berubah jadi bola air dengan aku didalamnya.


Sedikit demi sedikit bola air itu membeku. Tangan raksasa yang diselimuti batu menyerang bola air yang membeku ini.

__ADS_1


Aku menggunakan rantai ditanganku untuk melesat kebelakang dan keluar dari bola air sebelum tangan batu raksasa itu membuat ledakan besar.


Baru menghela nafas. Aku kembali terikat pohon yang tumbuh dan dibawa keatas dimana ada tangan lava diatas kepalaku.


Vanish. Ghost walk. Stealth. Aku melepaskan diri dengan Vanish menggunakan Ghost walk untuk menembus setiap pohon yang menghalangi.


Dan hilang dari penglihatan mereka dengan stealth. Bagian belakang juga sangat kacau bahkan jika ada bencana alam itu mungkin terlihat lebih baik.


Badai jarum es raksasa turun tanpa henti, Naga petir raksasa terus menyambarkan petir kearah para raksasa, ratusan komet bercahaya jatuh menghantam para raksasa dan membuat ledakan satu demi satu, laser api terus menembak dan menghantam para raksasa juga ratusan panah yang membuat ledakan tanpa henti pada tubuh raksasa.


Aku muncul disamping Martin yang baru saja selesai menggunakan laser api "Bagus kamu menarik sisanya kesini"(Martin)


"Ada sesuatu yang harus kuberitahu. Pelindung disana memiliki pertahanan setara dengan 2 raksasa ini dan pertahanan raksasa ini setara dengan kekuataan dari pelindung itu"


"Terus bagaimana? Haruskah kita menghancurkan seluruh raksasa ini dulu?"(Atemis)


"Aku tidak yakin mengingat para raksasa ini merupakan penjaga yang dibuat oleh colossal ini sepertinya menghancurkannya akan membuang-buang waktu"(Veronica)


"Bagaimana dengan pelindungnya? Berapa lama waktu yang kamu perlukan untuk menghancurkannya?(Martin)


"Itu lebih sulit. Pelindungnya ada 5 setiap pelindung lebih keras dan sulit daripada mengalahkan raksasa itu sendiri"


"Itu benar bisa saja malah mereka bisa mengorbankan hidupnya untuk membuat pelindung lagi? Apa tidak sia-sia hal itu?"(Lucas)


"Ide bagus. Tapi bagaimana dan yang mana duluan?"(Atemis) "Es. Itu elemen yang paling menyusahkan setelahnya baru lava"(Ivan)


"Benar dan kupikir setiap elemen itu memiliki kegunaannya tersendiri. Jadi untuk itu aku dan Martin yang akan bergerak"


"Tidak masalah hanya kalian berdua?"(Veronica) "Tidak masalah. Ayo kita berangkat"


Aku dan Martin terbang kearah pelindung es


"Great attack formation Atomic cannon"(Martin) Laser raksasa mengenai salah satu raksasa es.


Sedangkan raksasa lain diserang oleh yang lain jadi tidak tertarik pada kami. Aku muncul diatas kepala Frost giant dan menyusun formasi dibelakang lehernya dengan pisau-pisau yang masih menempel dilehernya.


"Great attack formation elemental lance" Tombak api dengan mata bor menancap dilehernya. Tangan besarnya muncul dan hampir meraihku.


"Great attack formation elemental dragon"(Martin) Naga api seukuruan tubuh dari Frost giant menghantamnya membuat raksasa itu terpaksa bertahan dari serangan itu.


"Great attack formation Mountain axe" Kapak raksasa yang kupegang langsung kuayunkan kearah leher Frost giant.

__ADS_1


Karena terlalu besar terpaksa sampai aku melompat mundur agar seluruh kapak mengenai leher Frost giant.


Tombak yang menancap tertanam lebih dalam sebelum meledak bahkan ledakan apinya tembus sampai ke leher bagian depan Frost giant.


Aku kembali mengayunkan kapak ini yang membuat ledakan besar di leher bagian belakang Frost giant.


Ledakan itu membuat Frost Giant jatuh berlutut didepan.


"Sudah cukup Martin. Ayo kita lanjutkan"


"Aku mengerti"(Martin)


Darah Frost giant tersisa 20% dan dia mengejar kita. Raksasa lain menghadang didepan. Kami menghindari mereka dan serangan mereka hingga bertemu Frost Giant yang kedua.


Aku menambah kecepatan memeriksa mana milikku yang masih cukup 10 Great attack formasi lagi.


Dan masih ada 2 Life and Mana vessel harusnya tidak terlalu jadi masalah.


"Great attack formation Execution slash"


Aku menggunakan pisau angin dan melesat dengan cepat kearah Frost giant didepanku dengan pedang raksasa ditanganku satunya.


Aku menusukkan pedangku kedahi Frost giant dan kubelah keatas. Dan kembali kuayunkan kebawah dan membuat ledakan api besar.


Masih bisa sekali lagi. Dan kutebaskan sekalu lagi hingga pedang ini meledak dan seluruh pecahan pisau menempel ditubuh Frost Giant.


Aku meninju dahi Frost giant dengan tinju yang diselimuti api hingga dia limbung dan jatuh.


"Trap formation elemental explode" Aku mundur dan melihat ledakan tanpa henti ditubuh Frost giant.


Aku kembali menyusun formasi dengan pola 2-2-2-2 dengan bagian atas yang membentuk segitiga.


"Attack formation elemental serpent" Formasiku berubah jadi ular api besar yang langsung menghantam dada Frost giant dan membuat ledakan besar.


"Serahkan padaku dan serang pelindung es dulu"(Martin) "Nanti gantian lo" "Ya aku tahu"(Martin)


Frost giant yang sebelumnya menyusul dan mendekat dengan cepat "Great prison formation Elemental dragon seal"(Martin)


Cahaya bersinar terang sebelum 12 ular naga dan 2 naga kadal raksasa keluar dan menghantam kedua Frost giant.


Naga kadal mendekap dari belakang menahan punggung, tangan, dan kaki serta menutupinya dengan sayap sedangkan ular naga melilit seluruh bagian tubuhnya dan mengigit seluruh bagian tubuh Frost giant.

__ADS_1


Sekarang aku cuma harus menghilangkan setengah dari pelindung es ini dulu.


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2