Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 296 Kembali ke dimensi awal


__ADS_3

Setelah offline rasa lelah mengerikan menerpa tubuhku, aku langsung pergi ke ranjang dan tidur tidak perduli jam berapa ini


Setelah bangun aku melihat jam yang menandakan keesokan harinya saat aku offline


rasa malas mulai menerpaku, sudah malas melanjutkan game itu


Aku sudah sampai di puncak. Aku keluar kamar, mandi, masak kemudian makan. Sambil berpikir apa aku sudahi saja?


Aku belum menyapa yang lain belum juga melihat keadaan yang lainnya. Saat asik makan sambil berpikir ketukan pintu terdengar


Aku membuka pintu yang ternyata itu adalah Melly "Kamu gak papa kan? Udah 3 hari aku telpon gak diangkat, aku kesini juga gak dibuka


Kalau hari ini kamu gak buka pintu aku udah bawa polisi"(Melly)


"Aku gak papa. Habis main game aja, aku lagi makan mau ikut makan ga?" "Boleh lauknya apa?"(Melly) "Nasi Goreng"


Aku makan bersama Melly sambil aku menceritakan bagaimana aku mencapai titik tertinggi didalam game


"Serius tuh sampe 10 hari buat Boss Fighting?"(Melly) "Iya, yang bangkenya 7 hari cuma lawan bayangannya doang"


"Apes banget dong. Sayang gak ada rekamannya, kalau ada mau lihat"(Melly) "Kan kamu tahu sendiri gak ada fitur record di dimensi lain, bahkan fitur-fitur game normalnya aja hampir gak ada"


Jadi teringat saat awal-awal masuk Underworld aku gak sadar meski udah mutilasi lawan yang aslinya gak ada di game awalnya


Bahkan ada beberapa fitur Debuff permanen seperti tangan hilang dan lain sebagainya. Kecuali punya Authority Regeneration dan lain sebagainya


"Aku malah mati lagi kemarin jadi ngulang lagi. Kamu malah udah jadi penguasa disana"(Melly)


"Beda lah, jangan disamain" "Wah aku direndahin. Iya-iya yang pro mah beda. Ajarin dong"(Melly)


Aku hanya tertawa "Mau kuajari? Uninstal aja gamenya. Udah gak ada harapan" "Lah?! Kamu bisa. Ko bilang gak ada harapan?"(Melly)

__ADS_1


"Aku kasih tahu ya. Alasan aku bisa menang karena aku menguasai satu Authority yang tidak dikuasainya. Kalau kamu melawan penguasa dimensi pakai Authority yang ada didunia itu. Belum ketemu juga udah mati"


Melly tercengang "Beneran? Berarti kamu satu-satunya dong?"(Melly) "Gak tahu. Mungkin ada cara lain, yang jelas caraku itu gak bisa ditiru"


Aku sudah tahu saat naik jadi Lord saat melawan tiruan penguasa, kalau aku cuma menggunakan Authority dari underworld. Sebelum mencapai Lord pasti sudah mati saat ditarik dulu karena itu aku mengincar Abandoned Kingdom dan authoritynya


Meski Authority itu dari penguasa Underworld pada dasarnya itu butuh menyerap konsep yang ada untuk jadi Authority


Berkat runtuhnya kerajaan Abandoned dia jadi tidak bisa menyerap dan membuat authority lain yang berhubungan dengan Void


Karena itu aku memanfaatkan celah itu. Aku menceritakan hal itu dengan Melly "Aku sih gak ada niat jadi tier 3, tadinya aku main game cuma mau ngikuti tren sama seneng-seneng doang. Terus ketemu sama Tiara dan jadiin pekerjaan, meski sebenarnya sih aku cuma seneng-seneng terus dibayar"(Melly)


"Dasar yang penting kamu seneng lah" Aku mengambil piring bekas makan Melly dan pergi ke dapur untuk mencucinya


Melly mengikutiku "Biar aku aja yang nyuci"(Melly) Melly merebut piring itu dan mulai mencucinya


"Mau teh?" "Boleh, ada kue kan?"(Melly) "Kamu itu baru aja makan, masa mau makan kue lagi. Nanti gemuk loh" "Biarin"(Melly) Aku cuma tertawa saja


"Terus kamu gak online game nih?" "Gak ah lagi males. Capek ngurusin anak-anak lain"(Melly)


"Aku juga udah males. Bingung mau ngapain lagi, sisanya tinggal ngurus Underworld dan sudah selesai. Gak ada lagi yang bisa dilakuin disana"


"Gimana kalo Invansi? Seingetku itu konten baru yang bakal ditambah kalo udah ada yang sampai di puncak"(Melly) "Terus? Perang antar dimensi gitu? Dengernya aja udah males"


"Iya juga ya. Mengingat dulu kamu langsung memutuskan pensiun setelah sampai dilevel tertinggi. Yang lain fokus mengejar Leader board atau merebut dungeon berlevel tinggi kamu malah pensiun"(Melly) "Begitulah. Rencananya aku akan adakan live akhir di dimensi utama sambil jalan-jalan disana" "Aku harus nonton tuh. Siaran terakhir soalnya"(Melly)


Aku dan Melly tertawa. Sehabis makan siang Melly memutuskan untuk pulang dan aku memesan cairan nutrisi sebelum online


Aku muncul diatas tahta sambil duduk melihat keadaan underworld dibawah yang sudah jadi hitam seperti arang


Aku mengembalikan Underworld seperti semula mengembalikan semua pasukanku ke ras semula, merubah semuanya seperti sedia kala

__ADS_1


Aku juga membangun menara tinggi yang luar biasa besar. Disana kupasang miliaran Authority jadi makhluk underworld bisa merubah authority mereka. Ingat merubah bukan mengambil jadi mereka cuma bisa menukar authority sesuai yang mereka mau


Diatas menara itu aku membuat penjara raksasa. Aku akan memenjarakan mereka yang berusaha mengejar jejakku dengan membunuh yang lain demi Authority mereka


Dan akhirnya aku membentuk avatar yang menyerupaiku turun ke underworld dan memindahkan kesadaranku kesana. Saat tiba aku membuka portal dan mengeluarkan semua yang ada disana


"Sudah normal"(Rachel) "Apa kamu menang?"(Marsha) "Tentu saja. Aku sekarang penguasa underworld" "Melawan monster sebesar itupun masih menang memang dah kamu itu luar biasa"(Laros)


"Biasa saja. Aku akan memberikan kalian tingkat Lord. Jadi pilih wilayah yang kalian suka" "Serius kamu bakal kasih kita begitu saja?"(Marsha)


"Tentu saja. Lagipula aku mau pensi. Udah cukup dengan game ini aku sudah jadi legenda" "Kalau kamu pensi Elegant gimana?"(Rachel) "Gak gimana-gimana lah. Elegant udah cukup kuat ini"


Aku menjadikan yang lain sebagai Lord dan membuka portal "Kamu mau kemana?"(Rachel)


"Balik ke dimensi utama"


Saat aku ingin masuk ada pilihan Invansi tersedia. Aku milih tidak dulu dan masuk ke portal itu


Aku muncul di pegunungan Raging. Sudah lama sekali sejak aku disini. Kekuataanku tertahan ditahap boundary. Meski begitu kalau aku mau aku bisa jadi Sovergein dalam sekejap


Suara ledakan terdengar diluar, dan Teneru masuk kedalam gunung. Dalam sekejap ukurannya jadi kecil seperti melihat kadal raksasa


"KAMU?! Sejak kapan?"(Teneru) "Aku sudah jadi dewa. Sekali sentil mati sudah kamu" Aku tidak bercanda. Teneru hanya memiliki tingkat Boundary itu juga tanpa authority


"Dimensi mana yang kamu kuasai?"(Teneru) "Underworld" "Dimensi kacau ya?"(Teneru) "Begitulah" Aku berjalan keluar bersama Teneru


Awan mendung disertai petir terlihat. Petir raksasa menyambar kearahku, tapi petir itu langsung terbelah dan menyambar sekitarku


Aku menatap langsung keawan itu melihat seseorang yang tidak asing


***TO BE COUNTINUE...***

__ADS_1


__ADS_2