Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 66 Silver Fotress spider


__ADS_3

Aku lelah. Ini tidak mudah sama sekali, laba-laba itu datangnya selalu bergerombol setiap laba-laba memiliki keunikannya sendiri.


Dan mereka bisa bekerja sama dengan baik.


Untuk quest ini aku harus memasuki semua rute yang ada untuk mengumpulkan benang.


Dan sekarang aku bimbang, apa aku harus kembali? Karena aku sudah dapat 40 benang dari 4 jenis laba-laba perak itu.


Mungkin aku akan mencoba membunuh mini boss dulu. Lagipula itu sudah didepan. Alih-alih pintu didepanku dipenuhi jaring raksasa.


Aku sangat mengenal jaring ini. Jaring ini sangat keras sehingga sangat sulit untuk dipotong.


Setelah perjuangan aku bisa merobeknya. Dan yang menungguku laba-laba raksasa yang jauh lebih tinggi dan besar daripada Silver canon spider.


Bahkan daripada laba-laba aku bisa menyebutnya lebih terlihat seperti bangunan raksasa.


Laba-laba raksasa itu membuka mulutnya. Sinar cahaya berkumpul didalam mulutnya,


Sinar cahaya raksasa tertembak darisana menutupi semua pandanganku.


-ANDA TELAH MATI


Aku keluar dari dalam kapsul game milikku.


Game sialan, apa-apaan itu? Serangan tadi sangat cepat bahkan sehingga aku belum bisa bereaksi.


Ditambah karena didalam gua tidak ada tempat menghindar. Apalagi aku masih ada di pintu masuk gua yang kecil dan sempit.


Aku membuka internet untuk mencari informasi. Tidak banyak dungeon yang berhasil ditemukan rata-rata hanya berada di level 15-25


Bahkan untuk membuka dungeon itu perlu soul orb yang sangat sulit untuk dikumpulkan.


Dari internet ada berbagai guild dan kelompok tertentu untuk farming dan grinding di dalam dungeon.


Farming dan Grinding didalam dungeon memang menguntungkan tapi beresiko. Aku sendiri lebih suka berburu dialam bebas daripada didalam dungeon.


Bahkan ada situs yang menyediakan informasi temtang dungeon yang sudah berhasil ditemukan.


Aku membukanya ternyata ada banyak semua dungeon di desa pemula juga sudah ditemukan, di kota Tria ada 10 dungeon yang sudah ditemukan termasuk dungeon dulu yang aku pernah temukan.


Sedangkan di kota Briani ada 5 dungeon yang ditemukan tapi dungeonku sekarang belum ketemu.


Karena kesulitan moster disana cukup tinggi.


Suara bel pintu berbunyi. Siapa yang membunyikan bel? Seingatku tidak ada paket atau apapun. Bahkan aku tidak memesan apapun.


Aku membuka pintu dan terkejut lagi. Sialan apa aku sudah menghabiskan stock terkejutku untuk tahun ini.


Dalam seminggu sudah berkali-kali aku terkejut bahkan lebih banyak daripada 5 tahun terakhir.


"Haha.. Kamu ada dirumah ya"(Melly) "Ada apa? Kenapa membunyikan bel?"


"Tidak aku pikir... Maaf menggangu aku hanya ingin berbagi makanan saja. Selama beberapa hari ini, aku perhatikan tidak pernah keluar rumah kupikir sedang tidak ada"(Melly)

__ADS_1


"Kalau berpikir seperti itu tidak perlu bertamu kalau merasa tuan rumah tidak ada. Tapi terima kasih makanannya"


Cepatlah pergi dari rumahku sebelum aku jantungan karena kejutan lainnya. Sekarang ini aku benci kejutan.


"Haha. Iya ini mau pamit"(Melly) Dia memandangi wajahku dengan sangat teliti sampai aku sendiri merasa takut.


Semoga tidak sadar, semoga tidak sadar.


"Apa benar kita tidak pernah bertemu sebelumnya?"(Melly)


"Selain beberapa hari terakhir... Tidak"


"Wajahmu benar-benar mirip seseorang yang kukenal"(Melly) "Tidak aku tidak pernah keluar rumah"


"Begitu. Karena kita tetangga dan seumuran tidak enak jika aku tidak tahu namamu. Boleh kenalan siapa nama mu?"(Melly)


"Benar juga. Aku Ryan, maaf tapi aku masuk dulu. Masih ada kerjaan yang menunggu"


"Ah mas Ryan, kalau boleh tahu kerja apa ya?


Bukannya mengganggu enak aja gitu kerja dari rumah"(Melly)


"Aku cuma freelancer kok. Dah ya aku masuk dulu" "Ah ya kalau gitu aku pamit"(Melly)


Aku menutup pintu tanpa perduli apa dia pergi atau tidak.


Sudahlah lebih baik kembali bermain game saja.


***


Tapi EXP ku kembali ke nol mati lagi turun level aku. Game sialan ini.


Aku tidak bisa apa-apa selain kembali ke dungeon itu.


Setelah perjuangan melewati gunung, dan bertarung dengan kelabang aku berhasil sampai kembali didepan gerbang dungeon.


Saat aku datang disitu sudah ada party 7 orang disana. Sepertinya dungeon ini sudah ditemukan.


Aku mengacuhkan mereka dan masuk kedalam.


Aku kembali memilih jalan dengan kristal cahaya karena sudah tahu seperti apa lawanku sangat mudah.


Setelah satu jam didepanku sudah ada cahaya diujung lorong. Sekarang aku harus berhati-hati.


Yang pertama harus menghindari serangan raksasa yang mengarah kepintu gua. Yang kedua mengalihkan perhatian laba-laba raksasa itu.


Aku mengaktifkan stealth sambil bersiap dengan Vanish. Dengan cepat aku berlari ke luar.


Cahaya menyilaukan menghalangi pandanganku. Aku langsung menggunakan Vanish.


Aku berguling setelah keluar dari sana. Darahku berkurang 30% Melihat pintu gua yang hancur membuatku merinding.


Puluhan secercah cahaya bersinar dilangit-langit gua. Bahkan aku belum melihat sekitar sudah dihajar membabi buta seperti ini.

__ADS_1


Aku menghindari semua serangan itu. Belasan mata laba-laba raksasa menatap kearahku.


Setiap mata mengeluarkan sinar cahaya kearahku untung saja itu semua bisa kuhindari.


Meski sekejap aku bisa melihat puluhan laba-laba diatas tubuh laba-laba raksasa itu.


Mereka terus menerus tanpa henti menembakan laser kearahku.


Seolah belum cukup puluhan laba-laba berjalan kearahku menembakan laser dan jaring laba-laba.


Ini baru mini boss lo. Tapi kenapa kesulitannya sampai seperti ini. Apa jangan-jangan ini bukan solo dungeon.


Ledakan terjadi tanpa henti. Aku menyerang dan menghindar diantara laba-laba.


"Sonic roar" Aku berteriak tapi yang keluar suara lengkingan yang menyakitkan telinga. Membuat semua laba-laba itu panik dan kacau bahkan laba-laba raksasa itu.


"Summon avatar kings of bat" Bayangan keluar dari dalam bayanganku membentuk kelelawar raksasa.


Meski tidak sebesar laba-laba raksasa tapi mencapai setengahnya. Dengan suara lengkingan yang sama membuat hampir semua laba-laba ditanah terkena stun.


Dan laba-laba raksasa terdorong mundur.


Status laba-laba itu terlihat dan membuatku sedikit terkejut.


Silver fotress spider queen (Boss/Rare)


Level: 30


HP: 292.000/300.000


Darahnya 300 ribu bahkan meski levelnya 10 butuh berjam-jam untuk membunuhnya. Durasi kings of bat cuma setengah jam.


Apa cukup? Aku tidak bisa mengandalkan hal itu. Menyerang kakinya hampir tidak memberikan damage. Aku harus naik keatas tubuhnya.


Puluhan kelelawar muncul dan menyerang laba-laba raksasa. Laser terus muncul dan mengenai kelelawar satu demi satu.


Sedangkan kelelawar terus mengeluarkan suara melengking. Laba-laba raksasa juga bertarung dengan sengit melawan raja kelelawar.


Serangan kaki panjang dan besar miliknya terus menyerang kelelawar itu. Belum juga laser yang keluar dari mata atau mulutnya.


Tapi raja kelelawar juga cukup kuat dia berulang kali mengigit laba-laba itu dan mengisi darahnya.


Aku juga tidak mau kalah dengan bantuan para spirit membunuh semua musuh dihadapanku termasuk hal mudah.


Hanya saja ratusan telur di dinding gua terus menetas dan mengeluarkan laba-laba tanpa henti.


Tanpa sadar aku tepat berada dibawah perut laba-laba itu. Mungkin aku bisa memberikan banyak damage jika menyerang langsung dari sini.


Tiba-tiba laba-laba itu menjatuhkan tubuhnya ketanah padahal aku berada dibawahnya.


Aku harus menjauh dari sini.


Ledakan besar terjadi, untung saja aku sempat menghindar. Apa laba-laba itu mati?

__ADS_1


Ternyata masih hidup, aku tahu ini tidak akan selesai semudah itu.


**TO BE COUNTINUE....***


__ADS_2