
Setelah online aku dan Inori langsung menunggu Jarph di depan Workshop miliknya
Aku sedikit harap-harap cemas menunggu senjata milikku.
Yang terpenting dari senjata Exlusive itu skillnya bukan Statnya. Biasanya statnya akan mengikuti level dan stat milikku
Tapi skillnya menentukan kehebatannya. Suara palu berhenti dan Jarph muncul setelah beberapa menit
"Ada masalah?" "Tidak. Hasilnya bagus. Ini milikmu"(Jarph) Jarph melempar pisau kearahku.
Aku menangkapnya, pisau itu mengeluarkan awan dan cahaya merah samar memberikan rasa takut hanya dengan melihatnya saja.
Blood soul (Unique)
Syarat: Terikat pada pemilik. Tidak bisa diganti
All Stats +40%
Skill: Blood Link Menandai musuh saat menyerang, maksimal menandai 10 musuh
Blood Teleport Bisa berpindah ke musuh yang ditandai dengan cepat
Blood slash Menyerang semua musuh yang ditandai hanya bisa digunakan jika menandai minimal 5 musuh
Blood Explode jika musuh terkena Blood slash 3X ledakan terjadi yang akan memberikan damage normal dan damage area
Blood Charge jika meninggalkan pisau dalam keadaan menusuk lawan akan menyerap HP sebanyak 20% dari pemilik pisau
Ekhh.... Baik skillnya dan stats yang diberikan mengerikan. Mana milikku menembus puluhan ribu
Inori juga terkejut melihat senjatanya "Clara ingin menemui kalian berdua. Sekalian saja kamu meminta enchant pada senjata itu"(Jarph)
"Masih bisa lebih kuat? Astaga aku bisa dengan mudah membunuh Wyvernn dengan senjata ini"
"Wyvernn? Jangan bercanda. Kamu harus membunuh naga untuk membuktikan nilai senjata itu"(Jarph)
"Baiklah aku mengerti. Aku permisi dulu" Setelah berterima kasih lagi aku dan Inori pergi kehutan monster dan menemui Clara
"Ohh kamu sudah datang. Aku butuh bantuanmu"(Clara) "Ada apa?" "Ada makhluk aneh yang membasmi segalanya dihutan. Dia memakan semua jiwa yang dihancurkannya"(Clara)
"Astaga. Ada mahkluk seperti itu? Tunjukkan jalannya" Clara memimpin jalan tanpa banyak bicara ke tempat yang sudah jadi tanah lapang.
Yang menarik perhatianku Makhluk setinggi Ogre setinggi 4 meter dengan tangan panjang yang memiliki 6 jari panjang dan tajam seperti pedang
Dan didadanya ada makhluk lain dengan tangan seperti gunting rumput. Aku mengenalnya dia itu Soul eater
"Inori mundur. Biar aku hadapi dia sendiri"
"Tidak. Aku akan membantu"(Inori)
"Kamu tidak mengerti. Dia adalah makhluk yang aku cari. Jauh sebelum aku mengenalmu. Jadi tunggu disini"
__ADS_1
Aku berlari kearahnya "Summon Servant" Pria kekar pucat muncul disampingku. Aku melempar equipment dan sabit.
Maaf ya, aku tidak bisa memberi senjata lain
Servant mendahuluiku dan menebaskan sabitnya.
Tangannya yang panjang menebas kearah Servant. Servant menghindarinya dan menggunakan Soul slash dari jarak dekat.
Aku melempar Cresent knife kearah kepalanya dan membuat ledakan disitu.
Pisau elemen menusuk kepala didadanya
Dan ledakan kembali terjadi. Kelelawar raksasa muncul dan menekannya ditanah
Tangannya yang seperti gunting menusuk kelelawar itu.
Aku muncul dan menusukkan pisauku. Tanda darah muncul ditubuhnya, aku meninggalkan pisau itu.
Yang lucu dia tidak bisa bergerak sedikitpun, apalagi aku menusuknya didadanya
"Attack formation Giant slash. Earth splitter"
Aku menebas dari tanah kearahnya. Pedang panjang keluar dari tebasanku menebas tubuhnya.
Mahluk itu berteriak dan membuat kelelawar itu langsung hancur jadi ratusan kelelawar kecil.
Skill Intant death kah? Jarang aku melihat skill seperti itu. Ratusan kelelawar menyerang tubuhnya
Ratusan ledakan terjadi tanpa henti darah dia menurun hingga 50% Tubuh utamanya mulai menyusut.
Tapi meski begitu dia masih tidak bisa bergerak, Mulut utamanya terbuka lebar. Darisana ratusan jiwa keluar dan menyerang semuanya
"Jangan harap. Prison formation elemental Cage" 5 pilar cahaya muncul disekitar kami. Membentuk jeruji tinggi.
Disusul pilar-pilar lain dan dinding cahaya menghubungkan setiap pilar. Mengurung aku, dia dan servant didalamnya.
Cabit miliknya terus menyerang Servant yang bisa menghindari semuanya dengan mudah.
Aku melempar semua cresent knife milikku
Sementara Servant menggunakan Shadow Grab. Bayangan menutupi tubuhnya termasuk menahan keempat tangannya.
Lingkaran besar keluar mengurung dia. Aku melempari kedalam pisau-pisau cahaya ledakan terjadi tanpa henti sampai bola yang mengurung dia lenyap
Aku muncul dan meninju mukanya dengan tinju yang dililit rantai cahaya, Aku juga meninju muka didadanya dengan tinju yang dililit rantai kegelapan.
Aku terus meninju kedua kepala itu beberapa kali "Ini sudah berakhir. Yinyang edge" Bola kegelapan besar muncul diatas kepalaku.
Aku meninggalkan mahluk itu menjauh dan keluar dari kandang cahaya. Meski membelakanginya aku bisa merasakan dampak ledakan dan anginnya sampai ketubuhku.
"Sudah berakhir" "Padahal aku kesulitan lo mengurus dia"(Clara) "Bisa dibilang aku memiliki hubungan sedikit dengannya"
__ADS_1
"Ya, baguslah. Aku akan memberikan hadiah, berikan senjatamu"(Clara) "Senjata... Masih disana, tunggu sebentar ya"
Aku kembali dan melihat tubuh dia yang mulai menghilang. Aku menggunakan Pull the soul. Tapi tidak bisa
Sepertinya tubuhnya memang sedikit unik, ada 3 benda yang dijatuhkan mahluk ini
Soul Scissor (Rare)
Str: 100
agi: 50
Type: Companion weapon
Skill: Cuting the soul memberikan damage sebanyak 50% dari HP pengguna kepada musuh tidak bisa ditangkis CD: 20 menit hanya bisa digunakan satu kali pada target yang sama
Soul weapon: Semua serangan yang dilakukan dengan senjata ini akan mengabaikan semua pertahanan
Soul Claws (Rare)
Str: 100
Agi: 50
Type: Companion weapon
Skill: Tear the soul merobek jiwa musuh dan memotong 10%, atau 5% HP musuh secara instan selama darah musuh dibawah 70%
CD: 10 menit hanya bisa digunakan sekali untuk setiap target
Soul weapon Semua serangan senjata ini akan mengabaikan semua pertahanan
Soul Bleeding setiap 20 serangan akan memberikan pendarahan yang tidak bisa dihilangkan
Senjata sejenis dengan Flying scyte. Mungkin gunting ini akan aku ambil dan cakarnya akan kuberikan pada Servant
Ada juga fragment dari Underworld. Baguslah kalau begitu. Aku kembali ke Clara dan memberikan pisauku
Clara langsung terjatuh dengan pisau digenggamannya "Kenapa berat sekali?!!"(Clara)
Aku langsung mengambil pisauku "Maaf" "Astaga. Apa itu dari Adamantite?"(Clara)
"Iya. Benar. Hehe"
"Kalau begitu pegang dia dengan benar. Aku mulai" Clara memegang kristal dengan rune dan dia menulis seuatu disana
"Elementa"(Clara) Pisauku bersinar sebentar dan hilang. Apa yang terjadi? "Itu adalah hadiah dariku"(Clara) "Terima kasih"
Setelahnya kami pamit dan pergi ke Galodium untuk berkumpul dengan tim Assasin milikku
"Inori? Apa tidak masalah kamu mengajaknya?"(Yusong)
__ADS_1
"Entahlah, dia memaksa ikut" "Tidak masalah sih menurutku"(Rachel) "Kali ini apa misinya?"(Hanz) "Dark Cold membantai semua Banshee disana"
**TO BE COUNTINUE...***