Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 124 Guardian Ocean (Part 2)


__ADS_3

Kami gemetar, sumpah ini pertama kalinya melawan 5 boss sekaligus. Masing-masing lawan satu apa?


Emang ini apaan? Duel dari segi ukuran saja sudah tidak mungkin. Keempat ular membuka mulutnya, Oh jangan coba-coba.


Aku menarik semua pisau yang berada dikerang sebelumnya dan menyusun formasi


"Attack formation magic canon"


"Ocean lance"(Rian34) "Serpent arrow"(Atemis)


Panah ular menyerang satu kepala, tombak yang dibuat dari spiral air menyerang satu kepala, laser petir milikku menyerang satu kepala.


"Heaven stab"(Freyas) Laser emas milik Freyas menyerang satu kepala ular yang tersisa. Para spirit menyerang pria yang didalam kerang dengan bom dan pisau.


Dengan ayunan Trisula miliknya seluruh spirit terpental dan beberapa mati. Pria itu tiba-tiba maju kearahku.


Bagian bawahnya memanjang seperti siput, tapi aku tidak bisa merinding dulu.


Karena pria itu sudah didepan mataku sambil mengayunkan trisulanya.


"Defense formation guardian shield" Perisai layang-layang besar hancur dalam sekejap saat pria itu mulai menyerang.


Tapi aku sempat menggunakan Backstab dan muncul dipunggung pria itu. Aku mengayunkan rantai dengan cepat sebelum melilitkan ditanganku.


"Jika sudah datang lebih baik jangan PERGI!!!!" Petir menyelimuti tanganku dengan cepat aku meninjukan pada punggung pria itu membuat dia jatuh keatas mayat bintang laut.


Freyas dan Inori memanfaatkan hal itu dengan menyerangnya habis-habisan.


Tapi keempat ular itu tidak diam saja.


2 ular langsung melesat kearahku, 2 lagi membentuk bola angin dan air dimulutnya.


Aku melompat dari punggung pria itu dan menghindari serangan ular yang pertama.


Tapi setelahnya serangan ular yang kedua datang. Dengan tinju yang masih diselimuti petir.


"Lebih baik kamu jangan meremehkanku, Heavenly Thunder" Aku meninju ular itu. Petir raksasa keluar dan masuk kedalam mulut ular membuatnya terpental kebelakang.


"Great Prison formation forest prison" setiap pisau disekitar pria itu yang sudah disiapkan spirit bersinar terang.


Akar-akar petir keluar dan mengikat tubuh pria itu, batang pohon dan daunnya juga mulai keluar.


"Ocean spear"(Rian34) "Bulls arrow"(Atemis)


2 ular yang tersisa terkena serangan Rian dan Atemis menggagalkan serangannya.


Freyas dan Inori menyerang habis-habisan pria itu. Kerang yang kosong bergerak cepat membawa ombak raksasa kearah kami.

__ADS_1


"Freyas, Inori mundur!!! Rian!!!" "Aku mengerti, Ocean Wall"(Rian34) Aku berdiri dipaling depan bersama Freyas.


Air membentuk dinding raksasa, aku menyebar pisau untuk membuat formasi.


"Defense formation wall shield" "Sky wall"(Freyas)


Dinding emas muncul dibelakang tembok es milikku. Seperti biasa dinding air milik Rian34 yang pertama hancur.


Kerang menabrakkan dirinya pada formasi yang menahan pria itu, membuatnya hancur seketika.


Keempat ular menghantamkan dirinya ke tembok es milikku akhirnya membuatnya hancur.


Trisula besar yang dipegang pria itu menusuk dinding emas buatan Freyas. Sedikit demi sedikit retak terlihat pada perisainya, ditambah kabut es dari Trisulanya membekukan sekitarnya.


Aku menyusun formasi "Attack formation magic canon" Laser dari pisau keluar mengenai wajah pria itu memaksanya mundur.


"Valkrie aura, strength mode. Charge"(Freyas)


Freyas langsung menghantamkan badannya ke kerang yang naik keatas mayat bintang laut.


Mendorongnya kembali ke laut. 4 ular langsung menyerang Freyas. Aku melempar 2 ular dengan pisau dan menarik pisau yang sebelumnya jadi laser yang mengenai wajah pria itu.


Keempat ular tertembus pisau dan mundur.


"Bear strength, Balista arrow"(Atemis) Panah yang ditembak Atemis langsung membuat ular yang terkena terpental kebelakang.


Hingga pria itu juga dapat bagian.


Hanya saja kerang miliknya tertutup dan melindunginya dari panah. Aku melempar 5 Cresent knife sekaligus, mumpung semua perhatian para boss sedang teralihkan.


Yang tidak kusangka, semua cresent knife berhasil membuat lingkaran dan kembali padaku.


5 lingkaran elemen berbagai warna tercipta.


Api membakar dalam lingkaran, kegelapan menarik sekitarnya, petir membuat seluruh bos terkena stun dan paralysis, es membekukan tubuh bos, dan cahaya menghilangkan semua buff pada boss.


"Skill gila macam apa lagi itu?"(Freyas) "Aku merasa malu sebagai mage"(Rian34) "Ini belum selesai. Great killer formation elemental tower execution"


Spirit mengitari lingkaran semua elemental itu berada sambil memegang pisau petir.


Awan jadi hitam, petir menyambar.


Petir keluar dari setiap pisau mengalir diantara pisau membuat menara tinggi keatas.


Menara biru terang yang terbuat dari petir.


Suara petir menggelegar didalam menara itu membuat siapapun gemetar.

__ADS_1


"Aku yakin kalau kita yang berada disana pasti tidak ada yang selamat"(Rian34) Freyas, Inori dan Atemis hanya mengganguk saja.


Aku minum magic potion mengacuhkan mereka. Hanya satu formasi dan hampir semua mana milikku habis.


Setelah 3 menit menara petir lenyap. Sulit dipercaya hanya satu ular yang mati setelah terkena serangan seperti itu.


Meski begitu masing-masing ular hanya memiliki darah 30% kebawah. Yang membuatku khawatir adalah pria didalam kerang.


Dengan pertahanan kerang berapa banyak damage yang diterimanya? Kerang terbuka darah pria itu tersisa 40%


20% Yang hilang, setelah berjuang keras tadi kami bisa menurunkan darah pria itu hingga 60% lebih dengan beberapa skill mengerikan seperti itu hanya berkurang 20%


Aku menarik semua pisau yang masih tersisa dan menyusun formasi kembali dengan pola


3-4-2-2 dengan segitiga yang paling atas.


"Great attack formation elemental lance" Tombak petir dengan ujung seperti bor yang terus berputar keras, muncul ditanganku


Ukurannya besar, sampai sulit untuk diayunkan. Aku cuma bisa melemparnya saja.


"Aku juga akan menyerang, Bear strength milikku masih aktif. Sepent arrow"(Atemis)


3 panah yang ditembakkan Atemis lebih cepat dan membuat ledakan udara disekitarnya, apalagi bayangan ular raksasa disetiap panahnnya sangat mengerikan.


Ketiga panah itu mengenai para ular. Baiklah ini saatnya aku menyerang. Aku melempar tombak besar ini ke arah pria itu.


Tombak ini setelah lepas dari tanganku, melesat secepat petir. Bahkan saking cepatnya aku sampai tidak menyadari kalau tombak itu membunuh salah satu ular.


Tunggu... Ular? Aku menyerang pria itu. Ternyata ular itu menahan seranganku demi melindungi pria itu.


Darah pria itu juga hilang 10% yang sukses membuatku bingung. Begitu juga kedua ular itu.


Yang sekarang hanya tersisa 19%


"Freyas, Inori. Kita akan menyerang dari jarak dekat" "Ya aku tahu tentang itu. Rian, Atemis bunuh kedua ular itu"(Freyas) "Ya"(Atemis) "Serahkan pada kami"(Rian34) "Kalau begitu tunggu apa lagi? Ayo bunuh dia"(Inori)


Dengan bantuan spirit kami terbang kearah kerang yang masih diatas air. Satu kepala ular membuka mulutnya dan menembakkan ratusan peluru air.


"Sky wall"(Freyas) Dinding emas keluar menahan serangan itu. Bayangan naga lewat disampingku menghantam ular disebelah kiri.


Tangan air keluar dan menarik ular disebelah kanan. Ratusan jarum es yang besar terbang kearah kami tapi tertahan oleh perisai Freyas.


Kerang mulai menutup. Oh aku tidak akan membiarkannya. Aku melempar 5 pisau es kedalam kerang.


"Trap formation elemental pilar" pilar es keluar didalam mulut kerang memaksanya agar tetap terbuka.


Begitu kami berhasil masuk, pilar es hancur dan kerang tertutup. Baiklah mau bagaimana lagi. Kita hanya bisa fokus pada makhluk ini

__ADS_1


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2