
Angka di langit menjadi angka 1. Aku memanggil spirit dengan jumlah puluhan melayang dilangit.
"Astaga naga"(Mage 1) "Kamu kenapa tidak bilang dia memiliki pasukan sebanyak itu"(Mark_23)
Mark mencekik leher pria disebelahnya sambil menggoncang-goncangkan maju dan mundur.
"Sebelumnya hanya ada 10"(Warrior 1)
Aku merasa kasian pada mereka.
"Aku beri tahu satu hal. Meski aku assasin keahlianku adalah pembantaian"
Seluruh spirit menyerang dengan brutal.
"Tahan serangan mereka. Spirit block"(Mark_23)
Dari perisai Mark cahaya membentuk setengah lingkaran menutupi seluruh team. Cahaya itu dipenuhi mana sehingga spirit tidak bisa menembusnya.
"Attack formation magic canon" Dari samping disalah satu bukit serangan laser cahaya menghantam perisai itu.
"Sial makhluk apa yang kita lawan"(Warrior 3)
"Terus heal ketua"(Healer 1) "Ketua kami menyerang, mana explosion"(Mage 2)
Bola-bola mana keluar dari dalam perisai. Melesat kearah para spirit dan meledak.
Membuat para spirit terpaksa mundur karena banyak yang terluka.
Baiklah ini giliran ku. Perisainya menghilang dan 5 warrior maju menyerang menyisakan para pemegang perisai yang melindungi penyerang jarak jauh.
Aku berlari menyambut warrior yang menyerang. Belasan panah terbang bagai hujan kearahku.
Tapi aku tidak ada niat untuk mundur.
"defense formation shield" Dengan satu pisau es ditangan, perisai satu tangan terbentuk.
Perisai itu menghalau panah yang ingin menusuk tubuhku. 4 warrior sudah tiba 2 diantaranya menggunakan pedang besar, satu menggunakan kapak perang dan yang terakhir palu raksasa.
Pengguna palu berhenti cukup jauh dibelakang sedangkan para pengguna pedang sudah sampai didepanku.
Apa itu formasi mereka? Ghost walk, aku menembus kedua tubuh warrior yang mendekat.
Rantai petir mengayun menghantam kedua punggung mereka hingga mereka berdua terdorong kedepan.
Pengguna kapak datang dengan menggunakan Charge. Aku paham sekarang kedua orang sebelumnya adalah umpan.
Tujuannya membuat skill yang kupunya masuk Cooldown satu demi satu. Aku melempar pisau kearahnya yang memaksanya menangkis pisau itu dengan kapaknya.
Hal itu membuat skillnya batal, dengan cepat aku langsung maju menghadapnya. Dengan skill milikku pisau yang terbang kembali dengan cepat ketanganku.
"Trap formation Elemental lotus" Pisau es yang kupegang mengeluarkan aura dingin.
Aku langsung melempar pisau itu kebawah membuat es berbentuk teratai yang langsung membekukan pemegang kapak.
2 orang pemegang pedang datang dan pemegang palu turun dari langit kearahku.
Aku melempar pisau cahaya kearah pemegang palu.
Sepertinya dia tidak memiliki niat menahanya karena pisau itu menancap didadanya. Hal bodoh.
Pisau itu berubah menjadi cahaya terang yang langsung membutakan pemegang palu.
Aku tidak melihat cahaya itu karena takut terpengaruh.
__ADS_1
Dan dia jatuh tidak berdaya. Kedua pemegang pedang juga melambat karena cahaya itu. Sekali lagi rantai petir mengenai keduanya.
Rantaiku sudah cukup pendek, aku mengeluarkan rantai api kali ini. Sedangkan rantai petir kulilitkan ketanganku.
Mereka sudah mulai bereaksi. Mereka bekerja sama menyerang ku dari kanan dan kiri. Mungkin tujuannya menghilangkan jarak dan jangkauan rantaiku.
Aku mengayunkan rantaiku ke salah satu warrior. Tapi dia menahannya dengan pedangnya, kembali kuayunkan ke warrior satunya dan berhasil ditahan lagi.
Aku kembali mengayunkan rantai ke mereka berdua. Hal itu berhasil membuat mereka mundur.
Tapi pemegang palu sudah tiba, dia mengayunkan palunya kesegala arah.
Apa begitu cara dia memakai palu?
"Mountain smash" Dia mengangkat palunya tinggi-tinggi dan menghantamkannya ketanah.
Aku menggunakan Back stab untuk muncul dipunggungnya. Saat palu itu menghantam tanah ledakan terjadi bahkan tanah hancur membuat cekungan dipenuhi retakan.
Untung saja aku menggunakan skill tadi.
Petir menyelimuti tanganku. Aku meninju punggung pria itu hingga dia terbang menabrak kedua temannya.
Aku menggunakan stealth dan memutari mereka. Rush stealth, dalam keadaan stealth aku berlari tepat dibelakang punggung mereka.
Saat mereka sadar tinjuku sudah mengenai punggung mereka. Tinjuku yang diselimuti api mengenai punggung salah satu warrior sambil kujatuhkan ketanah.
"Matilah" Ledakan besar terjadi sayang salah satunya sempat lolos sedangkan 2 dari mereka terbunuh.
Yang lolos pun hanya memiliki darah 20% bersamaan dengan itu es yang mengurung pengguna kapak hancur.
"Attack formation magic balista" 2 cahaya dari gunung langsung melesat mengenai kedua warrior itu.
Yang memegang pedang mati dengan menyedihkan hanya tersisa pemegang kapak.
Aku berlari kearahnya sambil melempar 3 pisau. Dengan kapaknya dia bisa menangkis ketiga pisau itu.
Kapak besarnya diayunkan kearahku. Menurutku gerakannya lambat jadi bisa dengan mudah aku hindari.
"Slash throat" Aku menebas lehernya. Kapak itu diselimuti aura merah dengan ganasnya dia mengayunkan kapaknya kearahku.
Aku menghindari tebasan itu, meski begitu darahku tetap berkurang. Dia menebas berkali-kali memaksaku untuk mundur.
Aku menggunakan skill ku untuk menarik pisau yang berserakan. Pisau pertama datang dan menembus tubuhnya disusul pisau kedua, ketiga dan keempat.
Aku menancapkan pisau dalam satu garis panjang.
"Attack formation Giant slash" Seluruh pisau itu berubah menjadi pedang raksasa digenggaman tanganku.
Aku menghantamkan pedang itu langsung kearah warrior itu. Dia menahan pedangku dengan kapaknya.
Meski begitu tidak butuh waktu lama, dan warrior itu terbelah dua membuatnya mati seketika.
Pedang raksasa ditanganku belum hilang, aku membuat tebasan memanjang yang berubah menjadi mata pedang merah mengarah kearah kerumunan yang masih kacau balau.
Mark langsung maju diikuti para warrior yang memegang perisai menahan seranganku dengan skill bertahan masing-masing.
Tebasan itu menghilang setelah menhabiskan 10% darah masing-masing warrior.
Para healer sudah mati, penyihir dan pemanah juga tinggal hitungan jari.
Mungkin perlu dikurangi lebih lanjut.
"Trap formation active" Kekacauan terjadi ledakan api, cahaya, kegelapan, petir dan es membuat segalanya menjadi kacau.
__ADS_1
Dan aku berlari maju kedepan, dari belakang aku merasakan assasin ingin menusukku.
Spirit assasin langsung menangkap orang itu.
Aku berbalik dan menusuk tubuh assasin itu.
Disarm, pisau yang dipakai miliknya aku ambil dan ku tusuk kekepalanya.
Satu assasin muncul lagi dipunggungku, sebelum dia menyerang aku menggunakan Backstab dan muncul dipunggungnya.
Dengan sabit yang kukeluarkan aku menebasnya beberapa kali sebelum menendangnya kedepan.
"Trap formation active" Ledakan terjadi dan membunuh kedua assasin itu. Aku kembali berlari kearah mereka.
Formasi yang kusiapkan bisa kupakai.
"Trap formation elemental swamp"
Setiap pilar kegelapan berubah menjadi cairan yang menutupi kaki mereka semua.
Aku menggunakan formasi lagi dengan urutan 3-1. 3 bagian depan dengan sedikit melengkung dan 1 bagian belakang.
"Attack formation elemental Great Axe" Cahaya dari pisau berkumpul ditanganku berubah menjadi kapak raksasa.
Aku berhenti dan mengayunkan kapak itu dengan kedua tanganku. Saking besarnya bilah kapak itu bahkan bisa menyerang 10 orang sekaligus.
"Bertahan!!!"(Mark_23) Seranganku mendorong mundur semua warrior itu. Aku belum selesai, aku mengangkat kapak itu kelangit dan menghantamkannya ketanah.
Ledakan besar terjadi bahkan dinding pertahanan mereka hancur seketika.
Aku langsung maju dengan cepat.
Blood chain, Aku berubah menjadi bayangan yang menyerang mereka semua sekaligus dan muncul tepat dibelakang mereka.
"Sonic roar" Aku berteriak memgeluarkan suara melengking keras yang membuat semua buff sisa dari para healer hilang dan skill terganggu.
"Shadow grab" Cairan hitam dikaki mereka berubah menjadi selimut yang menutupi tubuh mereka semua.
"Ini sudah berakhir" Aku dengan santai menyusun pisau dengan formasi 4-2-1 membentuk segitiga.
Aku menggunakan pisau bayangan untuk membuat ini semua "Attack formation Thorn road"
Jarum-jarum bayangan keluar dari cairan hitam menusuk setiap manusia yang berada diatas cairan hitam.
Pemandangan berubah menjadi sangat horor apalagi banyak yang tidak mati. Aku merasa kasian melihat mereka semua.
Aku mengambil 2 bambu elemen api dan petir dari magic item box.
"Fire and thunder strom" Kuarahkan pada mereka semua.
Saat kedua bambu itu bercahaya ratusan cahaya merah dan biru melesat menembus mereka semua mengambil darah yang tersisa.
Hanya menyisakan Mark dengan darah 1% Aku mendatanginya dengan santai
"Aku menang" "Dasar cheater. Pertarungan ini tidak adil sama sekali"(Mark_23)
"Cheat? Memang bisa dengan menggunakan cheat pada AI yang memantau game ini. Salahkan ketidak mampuan mu dalam memainkan game ini"
"Mana ada---"(Mark_23) aku mengayunkan pisau dengan santai dan membunuhnya.
Kupikir akan lebih seru selain darahku yang tersisa 40% tidak ada lagi yang mendebarkan.
Apa karena level mereka masih terlalu rendah?
__ADS_1
**TO BE COUNTINUE...***