Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 145 3 Ular raksasa lagi


__ADS_3

Tidak ada lagi drop item dari ular itu. Masih ada 3 lagi ular kan. Aku sungguh lelah, tapi jika aku bersantai pihak yang jadi umpan akan lebih menderita.


"Ayo lanjutkan" "Biarkan kami istirahat dulu. Pertarungan tanpa henti ini sangat melelahkan"(Atemis) "Aku juga kehabisan mana"(Martin)


"Jangan samakan kami denganmu monster"(Inori) "Ayolah jika kita tidak melanjutkan nanti-"


Ular raksasa lagi muncul dibelakangku, saat aku menoleh semburan air sudah menghantam punggungku membuatku terpental dan menghantam dinding.


"Sialan!!!" 2 ular lagi muncul dari kedalaman dan langsung menyemburkan air lagi.


"Defense formation wall shield"(Martin)


Dinding es muncul yang menghalangi 2 semburan air itu. Hanya saja retakan mulai muncul.


"Bantu aku!!!"(Martin) "Birds strom"(Atemis)


Atemis menembakkan 10 panah sekaligus yang terbang melewati tembok es.


"Sabar aku datang" Aku meminum life potion dan melempar pisau membentuk formasi.


"Defense formation wall shield"


Tembok es kedua muncul menahan tembok es pertama. Meski begitu tetap hancur karena ditabrak salah satu ular.


3 ular menatap kami dengan ganas.


"Lupakan yang diluar sepertinya kita akan mati"(Inori)


Ketiga ular itu membuka mulutnya dan menyerang Inori, Atemis dan Martin sekaligus.


"Attack formation magic balista" 3 panah api terbang dan menghantam wajah ketiga ular dan membuat ledakan.


Para spirit keluar dan melempari ketiga ular dengan bom dan pisau. Ledakan terjadi secara beruntun.


"Aku bantu. Serpent arrow"(Atemis) 3 panah dengan bayangan ular masuk kedalam asap debu dan membuat ledakan.


Salah satu ular langsung maju dan menyerang Atemis.


"Attack formation magic cannon, apa karena aku diam saja kalian menggangap aku tidak ada?"(Martin)


Laser Martin mengenai kepala ular itu. Ular lain muncul dan menyerang Martin, serangan itu digagalkan Inori yang muncul dari samping dan menusuk ular itu.


"Charge!!!"(Inori) Inori mendorong ular itu hingga mendorong ular yang satu lagi ke dinding.


Aku muncul diatas badan ular itu "Defense formation Guardian shield" Aku maju didepan Inori bersamaan dengan semburan air yang muncul kearah Inori.


Semburan air itu ditahan oleh perisai milikku.


Untung saja Martin dan Atemis dibelakang Inori jadi bisa melindunginya sekalian.


Kedua ular meronta dan mulai menyerang Inori hingga terpaksa membuat Inori mundur


"Attack formation elemental spear"(Martin)

__ADS_1


Tombak api melesat dan menusuk dahi ular.


Aku ingin membantu menyerang hanya saja ular yang didepanku masih menhemburkan air.


"Atemis!!!" "Aku mengerti. Bear strength, Eagle arrow"(Atemis) Atemis menembakkan panahnya keatas. Tapi panah itu berbelok kearah ular yang menyemburkan air.


Ledakan terdengar dan semburan air menghilang. Kesempatan, Backstab.


Aku muncul diatas kepala ular yang tertancap tombak Martin.


Aku mengeluarkan rantai petir dan melilitkannya ditanganku.


"Makan nih. Heavenly thunder" Aku meninju tombak itu yang membuatnya langsung tenggelam kedalam kepala ular itu.


Ledakan terjadi didalam kepalanya dan menghilangkan 50% Darahnya sekaligus.


Aku meninju 4 kali lagi setiap tinjuku mengeluarkan petir raksasa yang menghantam kepalanya.


Hingga darah ular itu tersisa 10% Ular yang lain menyerangku dari samping.


"Kamu juga mau? Blood chain"


Aku berubah jadi bayangan yang menusuk kepala ular dan muncul diatas kepalanya.


Sisik-sisik ular berubah jadi duri yang langsung menusuk-nusuk tubuhku.


Aku mengeluarkan pisau petir kualiri mana dan "Wraith weapon" Pisau petir jadi bertambah panjang dengan bilah tambahan berwarna ungu dengan suara arwah berteriak.


Satu tinju terakhirku membuat ular itu menghantam tanah.


"Great defense formation Absolut shield"(Martin)


Kenapa Martin menggunakan formasi itu padaku. Laser air menghantam perisai ini, membuatku terbang dan tertanam kedalam dinding.


Ternyata ular terakhir merasa aku adalah ancaman dan menyerangku seperti ini.


Meski serangan itu tertahan perisai dari Martin.


Aku tetap terkena damage dan tidak bisa bergerak. Perisai mulai retak, ketahanan formasi perisai milik Martin bahkan lebih rendah dari buatanku.


Kedua ular yang sekarat tadi juga bagun dan membuka mulutnya kearahku. "Jangan coba-coba melakukan itu!"


Omonganku hanyalah harapan sia-sia. 2 laser air lagi menyerangku. Retakan semakin banyak dan aku terbenam semakin dalam.


Kalian apa tidak bisa menolongku? Darahku berkurang 2% setiap detik jika perisai ini hancur aku akan langsung mati.


Ketiga laser air itu hilang secara tiba-tiba. Tapi aku masih terjebak disini. Ghost walk


Aku keluar dari gua yang mengurungku tadi.


Satu ular sudah mati dan yang satunya sedang ditusuk oleh Inori. Sedangkan ular raksasa yang terakhir diserang dengan panah tanpa henti.


Aku melompat turun dan membuat formasi.

__ADS_1


"Great defense formation death ray" Bola api raksasa terbentuk, dan semakin kecil hingga berwarna hitam.


"Ini balasan mu tadi" Laser kecil menembus tubuh ular dan membakarnya sebelum ledakan besar terjadi.


Sayangnya ular itu masih hidup.


"Prison formation Elemental cage"(Martin)


Jeruji api keluar dari tanah dan mengurung ular itu.


"Trap formation elemental explode" Pisau-pisau yang disekitar ular membuat ledakan besar.


Meski serangannya seperti itu tapi tetap belum membunuhnya.


"Inori. Kemarilah" "Baiklah aku mengerti"(Inori)


Inori maju didepanku "Attack formation magic canon" Bersama dengan ledakan angin Inori melesat dengan cepat dan berhasil menusuk ular itu.


Hanya menusuknya saja? Apa karena terlalu jauh.


"Sepertinya itu tidak mempan"(Atemis) "Trap formation elemental Pillars"(Martin)


Pilar-pilar api keluar dan menusuk-nusuk ular itu sebelum ular itu menyerang Inori.


"Balista arrow"(Atemis) Panah dari Atemis melesat dan mendorong kepala ular yang berusaha menggigit Inori.


"Attack formation elemental spear" Aku melempar tombak petir yang melesat dengan cepat dan menusuk tubuh ular.


Rush stealth. Aku berlari dalam keadaan stealth kearah tombak yang menusuk ular itu.


Tinjuku mengenai tombak dan membuatnya menusuk lebih dalam.


Rantai angin yang kulilitkan ditanganku bersinar. Tinjuku yang kedua membuat tombak itu menembus tubuh ular.


Terlalu kuat hingga kelewatan. Aku mundur menghindari ular itu yang hampir menelanku


Panah dan cahaya merah menembaki kepala ular.


"Inori sekali lagi" "Aku mengerti"(Inori) Kali ini dengan bantuan rantai milikku


"Heavenly Tempest" Bersama dengan ledakan kali ini Inori berhasil menembus tubuh ular menyisakan sedikit darahnya.


"Ini akhirnya. Trap formation elemental Pillars" Dari langit-langit diatas ular itu keluar 5 pilar petie yang langsung menusuk tubuhnya membuatnya sekarat.


Inori dengan sekali tebasannya membunuh ular itu. Seharusnya sudah semuanya kan?


Mengingat itu semua bos yang terlihat langsung dari luar.


"Sepertinya belum selesai"(Martin) "Kamu jangan bercanda" "Aku serius. Colossal union yang paling sederhana paling tidak memiliki 5 makhluk yang terhubung. Karena kita sudah mengalahkan 5 dan belum terlihat inangnya kemungkinan paling tidak masih ada 2 lagi"(Martin)


Kamu jangan bercanda


**TO BE COUNTINUE...***

__ADS_1


__ADS_2