
Tidak banyak yang bisa dikumpulkan hanya beragam jenis besi, sarang laba-laba ukuran raksasa, dan telur yang bahkan tidak bisa jadi sampah.
Sebenarnya bisa di inkubasi agar menetas tapi butuh waktu dan biaya yang cukup mahal.
Ngomong-ngomong soal telur apa yang harus kulakukan dengan spawner ini ya? Aku memiliki 5 dengan elemen yang berbeda.
Dan aku tidak tahu bisa dijual atau tidak. Mungkin aku bisa menghubungi seseorang.
Orang yang paling mengenal binatang itu.
Larph mungkin dia mau benda ini.
Aku menghubungi Larph tidak menunggu waktu lama sebelum dia mengangkatnya.
"Ah apa kabar? Sudah bertemu Caarol?"(Larph)
"Sudah, dia memberiku pekerjaan yang menyebalkan"
"Maaf soal itu"(Larph)
"Lupakan saja lagipula sudah selesai. Aku ingin menanyakan sesuatu. Apa kakakmu bisa mengolah mithril?"
"Mithril mineral yang cukup unik. Bisa sih, tapi jika Mithril biasa sepertinya dia tidak akan mau"(Larph)
"Baiklah kalau begitu. Ada satu lagi aku memiliki 5 spawner spider, apa kamu mau? Soalnya tidak berguna untukku"
"Spawner? Mereka membawa bencana. Tapi biar aman kamu bisa membawanya"(Larph)
"Pembawa bencana? Apa maksudmu?"
"Spawner itu tempat penetasan begitu aktif monster akan keluar tanpa henti dari sana.
Biasanya hanya tipe serangga yang memilikinya. Jika dimiliki orang yang salah bisa membawa bencana"(Larph)
"Jadi apa yang mau kau lakukan pada para pembawa bencana itu?"
"itu tergantung seberapa imut mereka"(Larph)
"Cara bicaramu tidak cocok dengan dwarf yang keras"
"Itu hak ku untuk menyukai yang imut dan lucu"(Larph)
"Ya aku tahu. Yang kumiliki masing-masing merupakan spawner dengan elemen yang berbeda. Sejauh ini ada 5 jenis laba-laba yang kutahu Canon spider tipe jarak jauh, Archer spider tipe menengah hingga jauh, Axe dan Shield spider tipe jarak dekat dan Fotress spider merupakan boss yang menjatuhkan spawner itu"
"Begituya salah satu atau semua jenis laba-laba yang kamu sebut yang akan muncul. Baiklah kamu bawa saja saat kesini, sekalian ingin menemui kakak kan. Aku akan memberi kabar padanya"(Larph)
"Baiklah terima kasih" "Aku yang harusnya berterima kasih"(Larph)
Aku mematikan obrolan. Melihat gua ini yang banyak memiliki sumber daya tapi tak bisa ku ambil membuatku stress.
Pemberitahuan muncul
-Anda sudah menyelesaikan dungeon Mine creature solo dengan penyelesaian 80%
__ADS_1
Ingin keluar?
Ya Tidak
Aku memilih ya
Nama anda akan masuk kedalam daftar peringkat. Ingin disembunyikan?
Ya Tidak
Aku memilih tidak karena aku akan memasukannya ke Internet untuk apa disembunyikan.
Cahaya menyinari tubuhku dan aku muncul didepan dungeon.
Dihadapanku ada puluhan player membuatku terkejut.
Apa sudah tersebar? Sudahlah aku tidak perduli.
"Ada lagi yang keluar"(Archer pria) "Paling menyerah"(Warrior pria) "Peringkatnya keluar!!"(Mage perempuan)
Player yang lain langsung melihat peringkat.
Aku dengan acuh meninggalkan mereka.
Tapi beberapa player langsung menghalangi jalanku.
"Apa?!" Aku bertanya dengan nada yang cukup keras. Player saling melihat dan tersenyum membuatku jijik.
Apa mereka ingin merampok? PK?
"Tidak!!" Mereka langsung shock dan diam.
"Begini saja berikan informasi soal bos didalam akan aku bayar 100 gold"(Warrior wanita)
Aku menatap party lain. Ketuanya warrior wanita bersenjatakan War axe. Ada 5 wanita dan 5 pria didalam party itu.
"Info? Boleh saja" Wanita itu mendekat dan tersenyum sombong. Dia mengulurkan tangannya padaku untuk jabat tangan.
Hal ini merupakan fitur transaksi antar player dalam game. Aku juga menjabat tangannya.
Dalam sekejap pemberitahuan transaksi keluar.
Dia memilih private aku menyetujuinya. Di pemberitahuan itu keluar kotak-kotak kecil untuk transaksi.
Dari miliknya dengan nama 'Reyna' ada 100 gold dalam kantung kain. Dari milikku keluar obrolan private dengan fungsi seperti telephone.
"Baik beritahukan infonya padaku!!"(Reyna)
Jendela transaksi terkunci membuat apa yang disitu tidak bisa ditarik dan aku tidak bisa keluar dari keadaan transaksi.
"Ok ada banyak pilihan karena aku solo jadi aku memilih solo dungeon aku tidak tahu perbedaan dengan party atau guild dungeon"
Aku menarik nafas sedikit "Di solo dungeon ada 5 jalur yang mengarah ke mini bos dengan elemen yang berbeda tidak ada batasan apa mau mengalahkan semua atau tidak, tidak ada bedanya.
__ADS_1
Setiap monster disana berjenis laba-laba elemennya ditujukan pada jalur yang kamu pilih. Saranku fokus pada elemen resisten dan toxic resisten karena serangan jarak dekat mereka beracun.
Lebih baik memperbanyak anggota jarak jauh karena mereka kebanyakan menempel
didinding dan memiliki serangan jarak jauh yang menjengkelkan.
Untuk mini bos disebut Fotress spider ukurannya bisa sampai 7 meter levelnya 30 darahnya 300.000 bisa mengeluarkan laba-laba dalam jumlah banyak.
Memiliki 3 skill jarak jauh tergantung elemen apa yang kamu pilih yang jelas ada satu skill Ultimate dengan jeda waktu 30 menit.
Jangan coba-coba menahannya damagenya mencapai 10.000 yang kedua Lasser eye keenam matanya bisa menembakan laser yang terakhir elemental spray.
Semua serangan jarak jauhnya merupakan serangan AOE (Area Of Efek) jadi berusahalah saling menjauh.
Untuk serangan dekatnya sangat banyak. Kalau boss agak sulit menjelaskan yang jelas dia memiliki 5 elemen, menempel didinding jadi usahakan banyak serangan jarak jauh.
Dan yang terakhir semua serangan jarak jauhnya merupakan serangan area"
Selesai aku berbicara pemberitahuan transaksi tertutup. Aku dengan santai meninggalkan mereka.
"Kalau begitu bagaimana kamu bisa menang?"(Reyna)
"Kalau itu tonton saja di channel video YtV milikku"
"Aku tahu dia 'Dewapembunuh' salah satu solo player"(Pria) "berarti akan keluar di YtV kita harus menontonnya"(Pria lainnya)
"Aku sudah subscribe pasti nanti muncul kalau sudah upload"(Pria yang lainnya lagi)
Dibelakangku sudah pada berisik saja. Sebentar lagi aku keluar mulut gua sudah terlihat.
Tapi beberapa orang muncul dan menghalangiku. Mereka semua pria terdiri dari 3 Archer, 4 Mage, 2 Assasin, dan 4 warrior.
"Jadi kamu yang bisa menyelesaikan dungeon itu ya?"(Ketua kelompok itu)
"Cepat sekali beritanya menyebar. Dan apa mau kalian?"
"Mudah jadi pemandu kami"(Archer pria)
"Tidak mau, aku lelah dan quest ku sudah selesai"
"300 gold dan bantu menyelesaikan dungeon itu"(Mage pria) "tidak lagipula aku tidak butuh duit"
Ketua yang merupakan Warrior mengangkat tangannya "begini saja gabung di guild 'Wild wolf' kami dan aku akan memberikan jabatan sebagai ketua tim"(Ketua)
"Maaf aku selalu sendirian, belum ada niat bergabung dengan guild" "Sepertinya dia terlalu sombong. Hajar dia"(Ketua)
"Oh apa kalian tidak takut pada Sins?"
"tenang saja kamu akan kita hajar sampai babak belur. Tapi tidak mati biar kamu belajar jangan jadi orang sombong"(Ketua)
2 Warrior tersenyum dan berlari kearahku.
Aku ingin bermain game dengan damai saja susah.
__ADS_1
**TO BE COUNTINUE...***