Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 86 Pengejaran (2)


__ADS_3

Aku sekarang sedang menunggu didekat gerbang bersiap menemani Faira dan kelompoknya pergi.


Selain kami, Faira akan dikawal oleh 15 orang dengan satu diantaranya adalah komandan.


Rata-rata mereka berlevel 35 dengan komandan berlevel 40.


Seharusnya ini jadi hal yang mudah. Mana mungkin ada aturan tertulis sejak VRMMORPG mulai terkenal.


Yaitu jika memiliki sekutu lebih kuat daripada kamu, berarti kalian akan melalui neraka.


Dan itu benar sudah berkali-kali aku menghadapi ini.


Makanya melihat sekutu dengan level tinggi lebih menakutkan daripada melawan boss dengan level tinggi.


Dalam perjalanan ini aku dapat banyak hal, lupakan soal material. Aku naik level 3 kali karena perbedaan rata-rata level, skill formasi ku juga naik jadi level D, banyak title milikku yang meningkat.


Jadi tingkat elite dan rare, dan untuk drop item yang paling menarik adalah item dari Blood orc.


Aku dapat Chaos crystal tingkat 10 normal, 5 lanjut, 50 rendah , 35 terendah , beragam armor dengan terendah normal tertinggi unique, 72 kapak yang terendah elite yang tertinggi unique, shaman staff tingkat unique, Skull helmet Unique, 3 skill book shaman skill serta pecahan blood Shaman class.


Dari Ogre dan troll merupakan sampah. Dan untuk darah troll yang kukumpulin untuk peralatan harus dipilih dari satu jenis troll saja.


Untuk masalah equipment milikku nanti saja. Yang jelas mereka semua sudah siap. Ada kereta kuda yang diisi kelompok Faira dan 15 kuda yang dinaiki prajurit.


Komandannya bernama Gary Hearstel dengan zirah abu-abu berkilau dengan kudanya yang gagah bisa dibilang luar biasa.


Saat aku melamun Melvis datang menyapaku


"Ada apa?" "Bisa aku ikut denganmu saja. Kamu naik tunggangan kan?"(Melvin)


"Ya, apa kamu yakin? Aku akan tetap memakai kadal milikku lo" "Ya tidak masalah, aku merasa canggung bersama mereka"(Melvin)


Aku paham itu, jika bukan karena misi aku juga akan meninggalkan mereka.


"Baiklah kalau kamu tidak masalah"


Semua prajurit itu cukup unik selain pedang mereka juga membawa busur dan panah. Sepertinya Class milik mereka juga spesial.


Ngomong-ngomong soal panah. Aku masih memiliki pistol untuk rogue itu ya. Memang jika dijual mahal, tapi jika digunakan kepadaku aku hanya bisa menangis.


Tapi mungkin berbeda jika kugunakan sesuatu. Aku meninggalkan Melvin dan berjalan mendekati komandan.


Pria itu juga menatapku dari kuda "Ada apa?"(Gary) "Tidak aku hanya ingin tahu. Kamu tidak akan berkhianat kan?"


"Sembarangan kalau bicara aku akan-"(Prajurit) Gary mengangkat tangannya menghentikan prajurit itu.


"masalah itu apa pedulimu? Dan apa urusanmu?"(Gary) "Jangan salah paham, aku tidak perduli ada dipihak siapa anda. Aku hanya ingin melalui misi ini dengan aman.


Karena itu"


Aku mengeluarkan pistol sihir dari inventoryku. Sebenarnya ada sedikit keinginan untuk menggunakannya sendiri tapi aku tahu semakin banyak senjata bukan hal baik juga.


"Apa ini?"(Gary) "Aku pinjamkan untukmu, selanjutnya aku akan melihat bagaimana kedepannya. Bagaimana? Lebih baik dari pada panah kan?"

__ADS_1


Gary mengambil pistol itu dan memeriksanya.


"Baik aku terima ini"(Gary) "Aku harapkan kemampuanmu. Gary" "Tapi ini bukan sogokan, ya kan?"(Gary) "Entahlah"


Aku meninggalkan Gary berdua dengan prajurit itu dan siap berangkat.


Tidak butuh waktu lama, kita berangkat menuju kota Bendril. Gary beserta 7 pengawal berada didepan kereta kuda sedangkan ada 5 dibelakang kereta kuda dan 1 masing-masing sisinya.


Aku menjauhi formasi dan masuk kedalam Stealth. Sampai sekarang belum ada serangan, hanya saja lebih baik tidak lengah sedikitpun.


"Bagaimana kamu bisa menggunakan sihir di Chaotic land?"(Melvin) "Kenapa kalian selalu ingin tahu tentang hal itu?"


"Karena itu penting. Jika bukan di Chaotic land kita tidak akan mengalami hal semengerikan ini dan jatuh dalam keadaan seperti itu"(Melvin)


Aku mengeluarkan Mana & Life vessel tentu saja sudah kuisi sebelumnya.


"Menggunakan ini, benda ini bisa menghisap mana dan kesehatan sampai kering untuk disimpan dan digunakan nanti. Sayangnya hanya aku yang bisa menggunakannya"


"Aku jadi ingin tahu dimana mendapatkannya?"(Melvin) "Maaf aku juga tidak tahu, lagipula ini hadiah"


Aku tidak sepenuhnya berbohong. Ini kan memang hadiah dari Gail dan aku tidak membayar sepeserpun untuk ini.


Lagipula aku yakin Gail tidak ingin hal ini tersebar jika tidak pasti dia akan menjual benda ini.


Tiba-tiba puluhan anak panah dari hutan melesat kearah kereta kuda. Cahaya membentuk perisai yang menutupi seluruh kereta kuda.


Sudah dimulai "Aku akan mengurus mereka semua petarung jarak jauh, lebih baik kamu bergabung dengan formasi dan lindungi nona"


Aku berusaha menghindari mereka semua mencari pemanah dan penyihir kalau ada.


Keributan sudah terdengar disana sepertinya selain pemanah dan Assasin terdapat banyak Warrior juga.


Aku merinding perasaan ini adalah sergapan Assasin. Aku langsung melompat kekiri hingga menghantam pohon.


Aku melihat Assasin yang menebas tempatku berdiri dengan pisaunya.


"Bisa menghindar lumayan juga"(Assasin)


"Lebih baik jangan buang-buang waktu, semuanya serang"(Wanita) Suara wanita bergema didalam hutan.


Para Assasin dan Rogue menghilang kedalam Stealth. Menyisakan aku dan pria itu.


Stealth ku ketahuan hanya berarti satu hal dia jauh lebih tinggi dariku.


"Ayo menari bocah"(Assasin)


***


Aku menendang Assasin yang menyerangku setelah berhasil ku disarm. Dia muncul lagi kapten dari Assasin ini.


Pisaunya hampir menebasku tapi aku berhasil menghindarinya. Dia menyebalkan bukan cuma levelnya yang tinggi, dia licik sekali.


Ditambah pisau miliknya memiliki racun Paralysis. Dia tersenyum keji, 3 bayangan melesat kearahku.

__ADS_1


3 Assasin muncul disekitarku. Rantai cahaya keluar dari kotak milikku, dengan mana rantai itu berubah jadi cambuk cahaya.


Aku mengayunkan rantai itu kesekelilingku.


Beberapa pohon roboh dan para Assasin itu terpental, sialnya 3 bayangan yang sekarang diam disekitarku tidak bisa tersentuh seranganku.


Suara siulan panah terdengar, dengan 1 pisau aku membuat perisai kecil. Perisai ini menahan seluruh panah yang datang.


Tapi kapten Assasin itu muncul dipunggungku. Aku menarik rantai cahaya dan kulemparkan kearah kapten Assasin itu.


Rantai itu berubah jadi laser yang menembus hutan. Sayangnya aku tidak mengenainya karena dia sudah muncul disampingku.


"Sonic roar" Suara melengking yang kukeluarkan membuatnya terkena stun.


Aku menaruh 3 pisau ditanah dan perisai ini kembali jadi pisau yang kutaruh ditanah juga.


Cahaya berkumpul membentuk pedang. Aku langsung menebasnya kearahnya. Sebelum mengenainya dia menggunakan Vanish dan menghilang.


Aku menebas satu putaran membuat mata pedang berbentuk cincin yang menghancurkan sekitarku.


Suara siulan kembali terdengar.


"Defense formation wall shield" Pedang cahaya berubah kembali jadi 3 pisau yang menancap ditanah dan berubah jadi perisai besar yang menutupiku.


Suara dentuman berkali-kali terdengar sebelum perisai itu hancur. Tapi aku sudah membentuk formasi lagi.


"Attack formation elemental Spear" Pisau-pisau berubah jadi cahaya yang membentuk tombak.


Aku melempar tombak itu ke seorang wanita Rogue yang sepertinya kapten Rogue.


Tombak itu melesat ke dahan dimana kapten Rogue berada.


Hanya saja wanita itu berhasil menghindarinya dengan melompat kedahan lainnya.


Dikejauhan tombak itu hancur menjadi 4 pisau yang menyusunnya. Aku menggunakan skill ku untuk menarik pisau-pisau itu.


4 pisau dari punggung mereka melesat menembus kapten rogue dan 2 rogue dalam keadaan stealth dan membunuhnya.


Begitu pisau itu tiba aku langsung membentuk formasi lagi. Bersamaan dengan kapten Assasin dan 3 assasin lainnya muncul dipunggungku.


"Attack formation Great Axe" pisau-pisau itu berubah jadi kapak besar yang langsung kuayunkan kearah mereka.


Kapten Assasin berhasil mundur tapi tidak dengan Assasin lainnya. Mereka mati terbelah kapak ini.


Aku memajukan kakiku dan kembali mengayunkan kapak ini berbalik arah.


Kapak itu meledak jadi gelombang energi yang menghancurkan segalanya dan menerbangkan kapten Assasin.


Sial mereka menyebalkan dan ini sangat sulit.


Maaf tapi sepertinya aku akan lama tertahan mereka disini. Faira.


**TO BE COUNTINUE...***

__ADS_1


__ADS_2