
Lich itu menatap tajam kearahku, aku gemetar sekarang ini. Tapi kali ini aku bisa melihat jumlah HP
Black Frost Lich King
Level: Tier 1
Type: Unique Raid boss
Okay lawan musuh tingkat Boundary, mantap sekali. Lich mengetuk tongkatnya dan salju hitam menumpuk.
Dari salju itu keluar naga yang dibentuk dari salju dan es hitam. Lich dengan santai menaikinya.
Naga mulai terbang keatas. Pertarungan udara ya? Tanah tiba-tiba bergetar, ratusan skeleton bermunculan.
Bukan cuma itu puluhan Skeleton raksasa, Frost death knight, Frozen knight, Frost Dullahan, bahkan Frost Whyvernn juga muncul.
Okay kali ini sudah beda cerita. Bagaimana caranya melawan mereka semua sedangkan aku sendrian.
Mana ada puluhan boss lain lagi. Apa aku harus mundur saja ya? Tidak mungkin aku bisa menang
Tapi jika mundur semua ini harus dimulai dari awal. Aku sudah memakai Life and mana Vessel jika terkena serangan Lich lagi yang membuat Instant death pasti aku akan langsung mati.
"TAPI KENAPA? KALAU MEMANG UJUNGNYA SAMA AKU TIDAK KEBERATAN MATI SAMBIL BERTARUNG!!! MAJULAH KALIAN SEMUA"
Semua kerangka itu berlari kearahku, aku menyiapkan senjataku dan bersiap untuk-
"Maaf kami terlambat"(Inori) "Astaga naga.... INORI!!! Jangan mengejutkan terus"
"Ya, maaf"(Inori) "Tidak membuat banyak perbedaan dengan bantuanmu tau" Para skeleton sudah ada didepan mataku
"Siapa yang bilang aku sendirian?"(Inori) "Ocean fury"(Atemis) Saat aku masih mencerna perkataan Inori
Ratusan jarum air turun dengan cepat memusnahkan belasan skeleton
Aku berbalik menatap pasukan besar dengan belasan orang yang kukenal
"Maaf kami terlambat. Sekarang pertarungan Elegant dengan Frost lich itu"(Freyas) "Baguslah, Kalian tidak terlambat ko"
Freyas membawa ratusan orang bersamanya, dengan ini aku yakin kita bisa menang "Tidak keberatan aku ambil alih?"(Freyas)
"Silahkan. Tapi Lich itu mangsaku" "Baiklah, Presley Santuary, Para tank bersiap dibagian depan, Beart pimpin para DPS untuk menyerang sekitar, Inori pimpin semua pasukan Angel mu itu, Atemis serangan udara, Mayla atasi debuff dari musuh"(Freyas)
"Dimengerti"(Semua orang) "Aku maju kalau begitu" Freya hanya memberikan isyarat setuju saja.
__ADS_1
Aku maju kearah para Skeleton itu. Aku mengayunkan rantai untuk mengatasi skeleton yang menghalangi jalanku.
Ratusan panah turun dan menghancurkan skeleton tanpa ampun, disusul hujan sihir
"RAOS SANTUARY!!"(Presley)
Suara Presley terdengar menggema, dan hal menakjubkan terjadi. Seluruh awan dilangit hilang, bahkan seperti melihat luar angkasa secara langsung
Keren sekali. Aku terus maju tapi semakin lama semakin banyak yang menghalangi. Jumlah mereka tidak pernah berkurang.
Secara tiba-tiba semua skeleton mengabaikanku. Aku berbalik melihat para Skeleton yang menyerang para Tank.
Begitu ya, skill taunt. Berarti sebisa mungkin aku jangan menyerang mereka. Ledakan demi ledakan terdengar.
Lich itu mengayunkan tongkatnya dan membuat pilar es raksasa yang melayang diudara
"Freyas serangannya datang" "Aku tahu. Serahkan saja pada kami"(Freyas) Sepertinya aku sudah sangat jauh. Kenapa suaranya terdengar sampai kesini?
Aku menatap kebelakang dan terkejut melihat Freyas raksasa. Freyas mengayunkan Halbertnya dan membuat gelombang angin raksasa yang bahkan mendorongku kedepan.
Ratusan skeleton hancur terkena gelombang itu. Menyisakan para boss dan juga lich, bahkan pilar es yang ditembakkan jadi melenceng sedikit.
Tapi tetap saja serangan itu mengarah kearah Freyas. Freyas menahannya dengan perisainya meski terdorong selangkah.
"Raos Finger"(Presley) Seluruh area disekitar Lich jadi gelap. Secara refleks aku melihat keatas.
Belum selesai, seluruh tanah bergoyang dan berdiri dengan cepat "Group magic Ice hall"(Mayla)
Karena es dikaki terangkat kelangit dengan cepat membuat naga yang ditunggangi Lich menghantam es yang kami injak
Meteor semakin dekat kearah kami. Naga es membuka mulutnya dan menembakkan cahaya biru kearah meteor itu.
Hanya saja itu tidak cukup kuat. Lich membuat 4 naga lagi yang bersamaan menembakkan cahaya yang sama kearah meteor itu.
Meteor itu retak dan retakannya menyebar dengan cepat sebelum meledak. Kelima naga itu berdiri dan menghentakkan kaki mereka ke es yang masih terus menjulang.
Dalam sekejap seluruh pilar es retak dan berhenti menjulang keatas. Kelima naga itu membuka mulutnya
Ini gawat!!! Aku berbalik dan berlari ke tepi pilar es. Semburan es, salju dan kegelapan menghancurkan permukaan es.
Untung saja aku melompat hanya saja serangan itu meruntuhkan pilar secara sempurna.
Pilar es runtuh dan hancur menjatuhkan semua yang diatasnya kecuali para naga dan Whyvernn.
__ADS_1
Para Whyvernn dan naga kembali membuka mulutnya "Awas serangan nafas!!!" "Valkrie profocation"(Freyas)
Secara bersamaan naga dan Whyvernn mengeluarkan nafas es dan kegelapan kearah Freyas.
Membuat serangan itu terfokus pada Freyas. Freyas sendiri terus menerus diberikan heal oleh para healer.
Aku mengeluarkan spirit dan terbang kearah salah satu whyvernn. Aku menaiki Whyvernn itu, dan Whyvernn itu berbalik berusaha mengigitku.
Aku menebas whyvernn itu dengan pisau api dan menusuk tengkorak tanpa daging milik whyvernn itu.
Ledakan terjadi membuat Whyvernn itu jatuh.
Aku melempar kait yang langsung mengikat tulang Whyvernn lain dan naik keatas punggungnya.
Beberapa Whyvernn mulai memperhatikanku dan menyerangku. Aku memutar rantai dan mencabuk para Whyvernn yang mendekatiku.
Tangan kiriku dililit dengan rantai api untuk meninju Whyvernn yang lolos. Aku menghindari serangan jarak jauh Whyvernn dan meninju Whyvernn yang sudah mendekatiku.
Sesekali mencabuk Whyvernn yang ada di jarak serangan rantaiku. Aku juga terus bergerak kearah naga dimana ada Lich disana sambil melompati Whyvernn satu persatu.
Naga yang ditunggangi Lich menatapku dan menembakkan gelombang es dan salju kearahku
"Defense formation Mirror shield" Aku menahan serangan itu hanya saja Whyvernn dikakiku hancur dan mati.
Aku melesat mendekati tanah. Beberapa Valkrie terbang melewatiku dan menggunakan skill taunt untuk menarik perhatian naga-naga itu.
Aku bersiap menggunakan Vanish hanya saja Vany muncul dan menarikku "Kami datang membantu"(Vany) "Terima kasih. Bawa aku kearah Lich itu"
"Serahkan padaku"(Vany) Para Valkrie dilangit diserang Whyvernn dan naga bersamaan membuat keadaan dilangit sangat kacau.
Ratusan panah melesat mengenai para Whyvernn dan naga membuat puluhan Whyvernn hancur seketika
"Kami membantu. Tembak terus!!!"(Atemis)
Aku menatap Atemis yang menaiki Strom eagle bersama dengan pasukannya yang juga menaiki monster terbang.
Aku semakin dekat dengan Lich. Lich memperhatikanku dan mengayunkan tongkatnya.
Ratusan jarum es terbentuk dan melesat kearahku. Aku mengeluarkan pisau api dan pisau angin.
Aku lempar keduanya sekaligus dan meledakkanya. Ledakan dari kedua pisau itu menerbangkan semua serangan Lich.
Aku mendarat diatas punggung naga yang ditunggangi Lich itu "Terima kasih Vany. Dan kamu, siap ronde kedua?"
__ADS_1
Aku dan Lich kembali berhadapan di ketinggian ratusan kaki.
**TO BE COUNTINUE...***