
Dari belakang aku mendengar suara beberapa orang yang berlari kesini "Kalian capai bos akhir dulu. Aku akan menahan semua yang datang" "Kamu jangan gila dong. Mereka kebanyakan itu guild berkemampuan mereka cukup hebat"(Freyas)
"Benar sendirian sangat berbahaya. Aku akan menemanimu"(Inori) "Aku pikir jika kamu bertahan tanpa Tank cukup sulit jadi aku juga tetap disini"(Raystar)
"Kalian ini. Kalau begitu jangan memaksakan diri"(Freyas) Mereka pergi meninggalkan aku bertiga disini.
Suara pertarungan terdengar disana "Aku yakin akan begini. Kita cukup memancing beberapa keributan saja"
Aku dan mereka berdua pergi kesana. Dan benar saja pertarungan antar guild sudah terjadi. Ada 30 orang disini yang saling bertarung
Aku duduk memperhatikan mereka. Tapi Servant milikku langsung maju dan menggunakan Blood chain membunuh 4 healer mereka.
"Haha. Sepertinya ini akan jadi masalah"(Raystar) "Servant milikmu tuh menggangu. Kenapa tidak kamu awasi saja sih?"(Inori)
"Sayangnya aku tidak bisa mengendalikannya" Karena kematian para healer disusul 4 mage menyisakan 2 mage saja membuat ketiga guild itu memperhatikan kami.
Aku langsung mengeluarkan spirit, tempat ini langsung dipenuhi spirit. Kericuhan terjadi apalagi para spirit melempari mereka dengan pisau dan bom elemen.
Ledakan terjadi tanpa henti. Beberapa warrior dan pemanah memfokuskan serangan kepada kita.
Raystar diselimuti cahaya dan menahan setiap serangan yang datang
"Defense formation wall shield" Tepat didepan Raystar keluar dinding es yang menahan serangan beruntun dari mereka.
Inori sudah bersiap "Seperti latihan ya" "Aku mengerti. Raystar lebih baik kamu menyingkir dulu"(Inori)
"Baiklah" Raystar menyingkir dari situ. Inori berdiri tepat didepan dinding es.
Rantai badai sudah mengikat tanganku.
Retakan mulai muncul didinding es. Dan dinding es hancur, aku langsung mendorong Inori yang langsung melesat menembus pasukan itu setelah membuat salah satu orang terpental
Inori berdiri dibelakang seluruh pasukan itu
"War song"(Inori) "Attack formation giant slash"
Pedang es muncul ditanganku "Sky slash" Aku mengalirkan mana diseluruh pedangku dan menebas kedepan.
Mata pedang melesat kearah mereka. Begitu juga dengan setiap tebasan Inori. Serangan dari 2 arah membuat banyak dari mereka yang tidak bisa bereaksi.
Ditambah servant yang terus bergerak menyerang mereka tanpa henti
"Astaga apa itu? Tidak habis-habisnya Assasin itu mengejutkan kita"(Bunnygirl)
"Itu pengendalian mana. Berbeda dengan skill umumnya, kemampuan ini berdasarkan insting saja hanya saja untuk menguasai hal ini perlu menguasai 2 hal yaitu Intelijen yang tinggi dan sudah terbiasa dengan sihir"(MC BOX)
__ADS_1
"Bukanya malah lebih aneh lagi melihat Assasin menggunakan hal itu?"(Bunnygirl)
"Benar itu aneh tapi juga tidak. Setelah semua kejutan ini kami sudah menyelidiki semua tentangnya dan akhirnya tau darimana sihir formasi yang dia lakukan"(MC BOX)
"Benarkah darimana itu?"(Bunnygirl) "Itu dari sebuah skill yang didapat setelah menyelesaikan misi Imposible. Skill ini merupakan panduan formasi mudah yang diajarkan langsung oleh salah satu NPC padanya. Ditambah dia memiliki item tambahan yang disebut Magic item Box. Benda ini bisa membentuk semua senjata tambahan selama memiliki desainnya. Itulah yang dia jadikan titik dalam formasi"(MC BOX)
"Tapi soal mananya?"(Bunnygirl) "Itu karena stats miliknya yang lebih berfokus pada Inteligen"(MC BOX)
"Assasin fokus dengan Inteligen? Aneh"(Bunnygirl) "Memang tapi jika dilihat sekarang cukup masuk akal"(MC BOX)
Pertarungan tidak memakan waktu lama setelah seluruh ledakan besar terjadi ketiga tim itu sudah bersih tidak tersisa
"Memang benar kata mereka kamu tidak normal"(Raystar) "Aku yang bingung. Kenapa mereka selemah itu"
Pesan dari Freyas masuk
-Kami menemukan bosnya hanya saja sudah ada yang melawannya duluan (Freyas)
-Dari guild mana?
-World Conquer. Ada beberapa pertarungan lagi dibelakang. Jika kita menyerang World conquer kita akan terhimpit (Freyas)
"Kita kembali. Kalau tidak keadaan akan semakin berbahaya" "Baiklah lagipula disini sudah selesai"(Raystar)
-Baiklah. Lagipula mereka belum muncul, apa kamu akan menyerang dari belakang?(Freyas)
-Itulah rencanaku
Kami terus berlari kesana dan akhirnya melihat pertarungan 2 tim disitu. Aku langsung berhenti.
Tapi Servant langsung maju dan menggunakan Blood chain. Semua yang tersisa disana langsung mati begitu saja membuatku terdiam
"Apa summonmu baru saja membasmi 2 guild sekaligus?"(Raystar) "Kayaknya begitu. Ayo temui Freyas"
Setelah berjalan lagi. Freyas terlihat didepan mulut gua menatap kedalam. Suara ledakan keras terdengar dari dalam gua.
"Kalian sudah sampai? Baguslah kita bisa mulai"(Freyas) "Apa mereka sudah selesai?"
"Ya, mereka sudah mengalahkannya"(Freyas)
Aku melihat kedalam gua. Semua orang disana bercahaya sebelum tiba-tiba hilang. Aku sempat melihat Pluto tadi
"Menurutmu bagaimana kemampuan mereka?" "Hebat. Mereka kuat"(Beart) "Sepertinya mereka bergabung dengan Dark faction"(Freyas)
"Kebanyakan serangan mereka berfokus pada Crowd Control. Tapi ketuanya memang kuat sih"(Atemis)
__ADS_1
Beruang raksasa muncul disana. Meski bisa dibilang gua, tempat itu sangat luas. Vany pasti bisa terbang dengan mudah disini
Selain beruang raksasa itu yang memiliki bulu hitam dan tangan merah. Puluhan beruang jauh lebih kecil juga muncul disitu
"Ayo kita masuk"(Freyas) "Aku akan menutup jalan ini dulu. Kalian duluan saja" Mereka masuk kedalam. Aku memasang formasi disini.
Meski pintu masuknya banyak jika bisa mengurangi satu juga akan mengurangi musuh nanti.
"Great defense formation Guardian Fotress" Perisai terbentuk menutupi jalan kesini aku langsung melompat kebawah.
Setengah dari mereka mengurus para beruang biasa setengahnya lagi menyerang beruang terbesar.
"Valkrie drife"(Vany) Vany menabrak kepala beruang itu membuatnya terkena stun
"Frozen breath"(Mayla) "Brute slash"(Beart)
Kabut es menutupi beruang itu dan beruang itu membeku hanya untuk setengah detik.
Tapi Beart sudah menebaskan pedang besarnya membuat luka panjang di beruang itu.
Aku membantu membersihkan semua beruang biasa dulu sambil memasang formasi diberbagai tempat
Tidak menunggu lama semua beruang biasa sudah terbunuh. Kami langsung membantu menyerang
"Shadow hands"(Rachel) Ratusan tangan bayangan keluar dari bayangan beruang raksasa dan mengikat tubuhnya
"Defense formation elemental chain" Ratusan rantai elemen juga keluar mengikat dia
"Sword rhytmm mayor sword"(Inori)
Inori menebas dengan cepat seluruh kakinya
"Sun Bless"(Presley) "Mountain crush. Charge"(Raystar)
Seluruh tubuh kami bercahaya. Raystar menabrak kaki beruang itu dan menjatuhkannya.
"Serpent arrow"(Atemis) "Shadow slash"(Rachel) "Ice zone"(Mayla) Panah dengan bayangan ular raksasa menyerang beruang itu.
Seluruh tubuh beruang itu terluka secara tiba-tiba karena gerakan Rachel. Dan tubuh beruang langsung membeku.
"Heaven fall"(Freyas) Freyas mengayunkan kapaknya dan membuat ledakan besar. Dari balik asap beruang itu kembali berdiri dan cakarnya diselimuti api.
Beruang itu memasuki mode kedua
**TO BE COUNTINUE...***
__ADS_1