
Kapten Rogue dan Assasin menyerangku habis-habisan dan Kapten Mage menyerang formasi cahaya milikku.
"Darkness Flow"(Captain dark mage) Ombak hitam raksasa keluar menyerang formasi milikku.
Formasi itu kuarahkan agar fokus pada para mage. Cahaya menyinari mereka semua dan sihir luar biasa yang digunakan hilang menjadi asap hitam.
"Aku tidak bisa menggunakan sihir. Aku kena silence"(Captain Dark mage) Silence adalah salah satu debuff terkenal yang berarti tidak bisa menggunakan skill.
Untuk mage itu adalah hukuman mati. Tidak perduli apapun itu tanpa sihir mage akan jauh lebih lemah daripada healer sekalipun.
Bukan cuma kapten mage saja bahkan kedua kapten mereka juga jadi sangat lemah.
Kapten Assasin dia memiliki banyak skill bayangan dan kegelapan.
Seperti membuat pisaunya memanjang, menyerang dengan bayangan, membuat pisau bayangan, memberikan ilusi, dan tentu saja bertukar tempat dengan bayangan.
Sedangkan Rogue selain menghilang bahkan panah miliknya bisa berteleportasi karena itu aku selalu menahan panahnya.
Tapi apa-apaan mereka. Sekarang mereka cuma menyerangku dengan serangan umum?
Apa mereka cuma mengandalkan skill untuk jadi boss? Memalukan.
Aku menghindar panah dan tebasan dari kedua kapten sekaligus, rantai es yang kupegang menghantam kapten Assasin bersamaan dengan pisau yang melesat menusuk kapten Rogue.
"Apa-apaan ini? Kenapa kalian lemah sekali? Kalian menghinaku atau apa?"
"Apanya yang lemah, sialan. Kamu yang tidak normal. Assasin apaan yang bertarung dengan fisik, sihir dan kecepatan oh ya jangan lupa para hantu itu"(Kapten Assasin)
"Benar monster macam apa kamu? Senjata yang kamu punya bahkan 10X lipat lebih banyak dari panah milikku"(Kapten Rogue)
"Ini sudah tidak menarik lagi" Mereka terdiam bahkan mulai merasa takut dan gemetar. Kenapa jadi membosankan seperti ini ya?
Dikejauhan ada kumpulan asap yang mendekat. Setelah diperhatikan itu adalah prajurit yang menaiki kuda.
Mereka semua mulai bergerak mundur yang tadinya ada puluhan tersisa belasan. Bahkan Gary menghabisi semua penyihir satu demi satu termasuk kapten mereka.
"Kita mundur"(Kapten Rogue) "Kita pasti mati kalau tidak mundur"(Kapten Assasin) Dengan formasi yang masih aktif mereka tidak bisa menghilang dengan Stealth.
Karena itu mereka hanya bisa lari. Itu kalau aku mengizinkan.
"Great defense formation Mountains Shield"
Diantara padang rumput dan hutan pilar-pilar es raksasa keluar dari tanah membentuk pegunungan raksasa memisahkan hutan dan padang rumput.
"Apa-apaan ini?"(Kapten rogue) "Gawat dia..."(Kapten Assasin) "Aku memang bilang membosankan bukan berarti aku akan membiarkan kalian lari"
__ADS_1
Tidak butuh waktu lama sebelum mereka semua mati. Hanya tersisa beberapa dan mereka menangkapnya untuk di Interogasi.
Bosan akhir yang menyedihkan. Aku jadi menyesal menggunakan formasi cahaya tadi.
Aku dan Gary pergi kekota dengan prajurit yang datang.
Aku naik level lagi. Seperti menaiki mobil kecepatanku naik level kalau para ranker tau mereka bisa muntah darah sampai mati.
Sepanjang jalan Gary berbicara tanpa henti tentang kehebatanku. Aku malas mendengarnya hingga hanya menjawab ya tanpa henti.
Kota ini sangat ramai berbeda dengan kota perbatasan Chaotic land bahkan jauh lebih ramai daripada Tria dan Briani.
Meski ramai kebanyakan NPC, Player yang ada disini rata-rata memiliki level 20 mungkin aku yang terbesar levelnya saat ini.
Meski Ranker no 1 sudah berlevel 35. Aku tidak tahu bagaimana berjuangnya dia sampai dilevel segitu.
Kami memasuki perumahan orang kaya. Rumah yang ada disini besar-besar bahkan 3X lebih besar dari rumahku.
Yang menyedihkan juga sangat sepi disini. Tidak ada NPC yang berkeliaran bahkan toko dan restaurant hanya memiliki sedikit pengunjung.
Kami sampai di mansion yang luas sekali. Jalan dari gerbang ke mansionnya saja 10 menit dengan kuda hampir 300 M.
Mansion disini merupakan yang terbesar dari seluruh mansion yang ada. Tinggi Mansion ini mungkin sekitar 5 lantai tapi luasnya selapangan sepak bola.
Paling tidak bicara sesuatu kek sebelum pergi.
"Apa anda 'Dewapembunuh7926'? "(Pria tua itu) Aku jadi malu saat nickname ku disebut.
"Ya itu saya" "Silahkan lewat sini Marquess ingin bertemu anda"(Pria tua itu) "Baiklah"
Aku mengikuti pria tua itu kedalam rumah.
Perabotan dan dekorasi disini sangat mewah dan berkelas aku yakin jika satu saja hancur hidupku tidak cukup menggantinya.
Setelah berjalan cukup lama dan menaiki lantai 2 dan berjalan lagi. Akhirnya kami sampai disebuah ruangan.
Di sofa ada Faira dan pria paruh baya yang sudah terlihat tua.
"Terima kasih sekarang kamu boleh pergi"(Pria itu) Pria tua disampingku membungkuk dan pergi dari ruangan itu.
"Silahkan duduk 'One Hundred Assasin' Perkenalkan saya Lehman Nelleryn"(Nelleryn)
"Terima kasih tuan Nelleryn" Aku duduk diatas sofa tidak lama datanglah 2 maid membawa nampan dengan berbagai benda diatasnya.
Maid itu menaruh cangkir dan mengisinya dengan teh serta meletakkan kue kering diatas meja. Maid yang satunya hanya berdiri disampingku dengan 2 kantung kain diatas nampannya.
__ADS_1
"Terima kasih karena menyelamatkan putriku para perkumpulan menetapkan itu sebagai misi Imposible padahal aku hanya meminta agar diberikan peringkat A karena itu bahkan tidak ada yang mau mengambil misinya.
Dan itulah bayaranmu untuk menyelamatkan putriku bahkan putriku meminta bonus untukmu"(Nelleryn)
"Oh terima kasih tuan Nelleryn" Aku mengambil 2 kantung itu dari maid disebelahku.
Satu kantung berisi uang sebanyak 1000 gold dan yang satu merupakan crystal mana dengan semua elemen didalamnya dari tingkat terendah hingga normal.
Aku langsung memasukan itu semua kedalam inventory tidak sopan jika membukanya apalagi menghitungnya didepan marquess sendiri itu juga agar tidak terkesan serakah.
"Ayahanda, apa dia seterkenal itu hingga memiliki julukan sendiri?"(Faira) "Sebenarnya tidak nona. Ini kedua kalinya aku mengambil misi"
"bohong!!"(Faira) "Itu benar. Dia baru menyelesaikan 4 misi tapi keempat misi itu memiliki tingkat Imposible"(Nelleryn)
Selain misi ini aku merasa misi sebelumnya hanya pemanasan. Kesulitan misi ini sangat gila. Melawan 4 boss dengan level 2X lipat dariku itu sulit sekali.
"Benarkah? Ayahanda"(Faira) "itu benar bahkan saat itu merupakan misi nasional. Bahkan kekaisaran sudah menyiapkan pasukan untuk bertindak. Tapi pemuda ini mengambil 2 misi Imposible sekaligus yang saling berhubungan"(Nelleryn)
"Misinya apa?"(Faira) "menyelamatkan Master formasi Martin Formag dan bahkan menghabisi ******* yang mengancam kekaisaran"(Nelleryn)
Mengingat misi itu membuatku teringat dengan Martin meski tidak sesulit misi ini kesulitannya memang bukan main-main.
"Jadi formasi sihir itu?"(Faira) "Formasi sihir, Iya aku mempelajarinya dari Martin"
"Formasi sihir?"(Nelleryn) "Iya Ayahanda, meski tidak semahir Aldebar tapi penggunaanya sangat cepat dan tanpa perhitungan bahkan bisa dibilang luar biasa"(Faira)
"jadi begitu ya. Oh ya soal Martin beliau memiliki surat untuk kamu"(Nelleryn)
"Surat ?" Marquess memberikan surat padaku.
Disurat itu ada stempel berbentuk menara dan gambar lingkaran sihir. Setelah bersinar redup gambar lingkaran sihir itu hilang.
"Terima kasih" "Saya harap kita bisa saling berhubungan seperti ini untuk seterusnya"(Nelleryn)
"Tentu saja, selama bukan masalah politik atau menyingkirkan orang baik saya siap membantu" Mendengar perkataanku wajah Marquess sedikit berubah.
Menjalin hubungan seperti itu sudah biasa hanya saja sering kali di salah gunakan. Aku tidak mau jadi kambing hitam suatu saat nanti.
Setelahnya aku pamit untuk pergi. Faira dan Marquess sendiri memaksaku untuk naik kereta kuda alih-alih naik kadal.
Ya aku tidak masalah tentang hal itu juga.
Baiklah saatnya kembali ke kota Briani
**TO BE COUNTINUE...***
__ADS_1