Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 235 Konfrontasi pertama


__ADS_3

Semua sudah mulai terbangun. Baik menara pertahanan, dinding yang dipenuhi kutukan, dan juga para Lycan juga sudah lengkap.


Selain mereka ada ratusan monster yang berasal dari Dungeon yang berhasil kami taklukan.


Aku menaklukan 3 dungeon. Terra lair, Armour Werewolf, dan Brute Jackal. Yang 2 dungeon terakhir aku sendiri yang mengerjakannya.


Meski faith prajuritku tinggi, mereka masih bintang 2. Inori juga menaklukan 2 sedangkan Beart baru satu.


Dan Atemis juga maju ditemani Mayla dan Presley untuk mengambil satu dungeon lainnya.


Setelahnya tidak ada tanda apapun sejauh 10 km yang masih merupakan padang rumput.


Karena itu Rachel mulai memasuki kawasan hutan.


Aku yakin nanti disana pasti ada guild lainnya.


Meski terlihat acak sebenarnya turnamen ini memiliki pengaturan yang berpola.


Contohnya kami ini. Ditempatkan di sebuah medan yang tidak memiliki keunggulan dalam bertahan


Kami ini posisi kedua dalam turnamen sebelumnya. Berarti harusnya posisi pertama lebih sulit lagi. Bukan cuma medan yang tidak memiliki pertahanan, pasti keadaanya juga ekstrim


Dari sana aku tahu 2 hal yang pertama. Bertemu dengan Mighty dragon hampir mustahil selama aku masih didaerah sini.


Yang kedua, medan dengan tempat pertahanan terbaik merupakan medan dari posisi keempat hingga ke delapan.


Karena itu kami kembali melakukan rapat strategi disini "Jadi menurutmu yang berada di hutan sebelah barat itu posisi keempat kebawah?"(Freyas)


"Begitulah" Aku melihat setiap ras yang tadinya jadi pilihan. Aku harus tahu yang mana, dari semua pilihan ini yang jadi pasukan didalam hutan.


Dari puluhan yang disediakan aku menemukan 4 yang cocok didalam hutan. Dan 2 diantaranya sudah diambil


Goblin dan Troll. Tapi Troll memang terkenal akan kemampuan adaptasinya jadi harusnya kemungkinan Troll didalam hutan kecil.


Sebaliknya Goblin meski kecil kemampuannya akan unggul jika didalam hutan


"Sepertinya mereka mengambil ras goblin"


"Kenapa goblin? Meski job dan Classnya banyak mereka pada dasarnya tidak terlalu kuat"(Mayla)


"Banyak keuntungan dari ras goblin selain ukuran dan jumlah. Mereka mudah berevolusi, dan jalur evolusinya juga tidak kalah banyak"


Pesan dari Rachel masuk


-Seluruh hutan sudah dikuasai goblin(Rachel)


"Sudah kuduga jadi begini" "Kalau gitu serang. Mau bagaimana lagi"(Beart) "Baiklah kita akan serang mereka. Beart pimpin 50 Lycan untuk menyerang pos terdekat. Kamu bantu dan Atemis bawa 50 Lycan hunter juga"(Freyas)


"Baiklah" "Ayo hajar para goblin itu"(Beart)

__ADS_1


"Tapi bagaimana dengan bantuan mereka? Lagipula itu dekat dengan wilayahnya"(Atemis)


"Tidak masalah. Aku akan menggunakan Jackal untuk memotong rute bantuan, dan menggunakan Drill Beetle untuk membuat perangkap" "Ya, begitu saja. Ayo kalian bergerak"(Freyas)


Kami semua bergerak dan sampai didekat hutan


-Rachel. Berikan informasi tentang musuh


-Seperti yang kubilang sebelumnya mereka memiliki pasukan goblin. Dan banyak sergapan juga. Selain itu semua dungeon disini juga sudah diambil alih"(Rachel)


-Begitu ya


"Baiklah sebelum mulai. Fokus kita membuat perangkap dulu di rute bantuan. Setelah itu baru hancurkan posnya"


Gerombolan Drill Beetle datang dipimpin satu Hercules Beetle. Dengan cepat mereka menggali kedalam tanah.


Aku akan menyergap dari atas pohon, berjaga jika goblin datang lewat atas. Kami dengan cepat berpisah, Beart dan Atemis menunggu sinyal dariku.


Aku mempehatikan pos goblin yang berbentuk tenda yang dibuat dengan pohon dan daun.


Di kejauhan capit bor milik Drill Beatle terlihat


-Sekarang


Beart langsung maju bersama pasukan Lycannya menyerang para goblin.


Aku diam dan mengawasi, benar saja puluhan goblin bergerak bahkan diantaranya ada Goblin rider mengendarai serigala besar.


Parit terbentuk begitu kaki goblin menginjaknya membuat beberapa dari mereka jatuh.


Tapi para Goblin Rider melompati parit itu.


Para Shadow lycan menerkam setiap goblin yang melompati parit memisahkan serigala dan goblinnya.


Goblinnya dibuang kembali kedalam parit sedangkan serigalanya dibunuh. Aku melempari parit dengan pisau api


"Defense formation Wall shield" Dinding api terbentuk dari dalam parit membakar semua goblin itu.


Goblin entah darimana muncul didepanku mengayunkan pisaunya. Goblin Assasin? Yang benar saja.


Aku mundur menghindari itu hanya saja goblin itu seperti meniupkan sesuatu dan aku terkena sengatan.


Debuff Poinsoned muncul, puluhan goblin muncul disekitarku. Untung saja masih ada beberapa Shadow lycan disini.


Pertarungan terjadi diatas pohon, juga dibawah pohon. Aku menusuk goblin yang menerkam kearahku dan melemparnya kebawah.


Pisau yang menancap meledak ditubuhnya. Beberapa pemanah goblin menembakkan panah beracun kearahku.


Dengan pisau yang kujadikan perisai aku bisa menahan serangan itu. Servant melewatiku dan melempar sabitnya.

__ADS_1


Sabitnya mengenai salah satu goblin dan membuatnya jatuh. Servant menyerang goblin yang lain dengan cakarnya.


Aku mengayunkan rantai kearah goblin Assasin yang muncul didepanku. Rantai itu mengikat goblin dengan pohon sebelum berubah jadi api dan membakar goblin itu.


Pedang pendek muncul didepan mataku membuatku menahan serangan itu meski akhirnya terpental kebawah.


Aku berdiri dan menatap goblin yang lebih besar sedikit dari yang lainnya. Menggunakan baju kulit berwarna hitam dan memegang 2 pedang pendek.


Di dahan pohon terlihat goblin lain yang memegang busur seukuran tubuhnya dan anak panah yang cukup panjang.


"Commander" Busur diarahkan kepadaku dan panah melesat kearahku. Aku mundur dan panah itu mengenai tanah dan membuat ledakan.


Pedang pendek melesat menembus asap kearahku. Aku memantulkan pedang itu, dan melihat goblinnya sudah dibawah mukaku


Aku mengeluarkan pisau angin dan mundur saat dia mulai menebas. Begitu berhasil kuhindari, pisauku meledak membuat angin kencang yang menerbangkannya.


Dia membuka mulutnya dan menyemburkan asap ungu kearahku. Dari balik asap melesat belasan panah besar kearahku


"Penta shield" Panah-panah itu berhasil kutahan. Tapi tiba-tiba lubang muncul dipijakanku membuatku kakiku terperosok.


Dia muncul menembus asap dan menebaskan pedangnya. Aku menahannya dengan pisauku, tapi itu membuatku terjatuh ketanah.


Panah-panah lain mulai melesat kearahku. Aku mengambil pisau api dan menusukkan kearah goblin itu.


Dia menghindarinya tapi aku membuat pisau api itu meledak dan aku menggunakan Vanish untuk mundur.


Aku berdiri dan menatap goblin Assasin itu yang juga menatapku. Semua goblin dipost sudah berhasil kami bunuh.


Sisa goblin lainnya sudah mundur semua menyisakan goblin Assasin didepanku yang juga langsung menghilang begitu saja


Aku langsung menghubungi Freyas


-Mereka mengirim bantuan hanya untuk memyelamatkan beberapa goblin lainnya.


Sayangnya itu gagal


-Apa ada player disana?(Freyas)


-Tidak, mereka menggunakan Commander


-Begitu ya. Jadi bantuan mereka memilih melarikan diri?(Freyas)


-Begitulah. Lebih baik buat pos disini, perbanyak jumlah shadow Lycannya karena potensi mereka terbuka sepenuhnya dihutan


-Baiklah. Tunggu sebentar disana, Lycan yang lain akan segera sampai(Freyas)


Konfrontasi pertama ini berakhir dengan kemenangan kami.


**TO BE COUNTINUE...***

__ADS_1


__ADS_2