
Aku memberitahu Freyas soal ini, tapi tidak memberitahu keadaan kita. Aku menunggu para Jackal datang dulu sambil mendengar informasi dari para spirit.
Ada 4 senjata besar yang berhasil dibawa. Yaitu Rapid Canon dan Explode ram masing-masing 2
Ukurannya setinggi 2 manusia normal dengan panjang 4 meter. Keduanya berhasil dibawa karena bisa dengan mudah dibawa oleh Giant Lycan.
"Kita bergerak sekarang" para Jackal sudah muncul. Jackal adalah manusia dengan kepala anjing hutan.
Kemampuan pelacakan mereka 3 kali lebih ahli daripada para Lycan. Tapi kemampuan tempurnya lebih rendah.
Mereka biasanya memanfaatkan jumlah dalam menyerang. Karena itu jadi tidak begitu menakutkan
Kami semua langsung bergerak, gerakan Jackal sangat cepat dan tanpa suara.
Mereka dengan cepat menyergap para goblin yang berusaha memindahkan Siege Weapon.
Melihat ini para Comander Goblin mulai menyerang para Jackal.
Rachel mengincar para Goblin Archer dan Comandernya. Sedangkan aku pergi kearah Goblin Shaman.
Pilar totemnya sudah menancap ditanah membuat suara ledakan bersamaan dengan Debuff beruntun yang langsung aktif.
Aku menginjak punggung goblin raksasa dan naik keatas pilar totem. Dengan tangan yang diselimuti rantai petir, aku meninju pilar totem dibawahku
Suara ledakan terdengar dan seluruh pilar totem bersinar sebelum hancur lebur. Seluruh pandanganku tiba-tiba jadi gelap. Aku tidak bisa melihat.
Aku terkena debuff Blindness, tapi kapan? Dan kenapa? Tidak ada durasi berarti karena totem.
Aku membuka mulutku tapi tidak suara yang keluar. Sekarang Silence benar-benar dah, panah entah darimana mengenai pundakku.
Pedang menusuk punggungku, dan belasan serangan lain bergantian mengenaiku. Dan aku tidak bisa membalas sedikitpun.
Aku mengeluarkan rantai dan memutarnya kesekitarku, bersama dengan suara hancur aku bisa melihat lagi.
Rantaiku tadi mengenai totemnya. Aku juga melihat totem lain dengan bentuk kelelawar. Aku bergerak kearah totem itu.
Goblin Assasin berusaha menghentikanku, aku menangkapnya dan membantingnya, dan aku menusuknya.
Hanya saja tidak ada efek apapun yang terkena. Totem lainnya, menyebalkan sekali.
Aku langsung ditusuk goblin Assasin bersamaan dengan aku meledakkan pisau diwajahnya.
Pertahanku hilang. Serangan tadi mengurangi 20% HP milikku secara langsung. Aku mengeluarkan lebih banyak spirit yang menyerang Goblin Assasin.
__ADS_1
Aku mengeluarkan rantai dan menghancurkan totem dengan ayunanku. Goblin Assasin berusaha bergerak kearahku sambil menghindari para Spirit.
Hanya saja Servant keluar dan menariknya. Totem terakhir hancur terkena ayunan rantaiku, rantai yang mulai memendek aku lilitkan ditanganku.
Aku meninju tanah dengan lilitan rantai itu membuat ledakan besar. Didalam asap debu aku melempar sekitar dengan pisau juga kearah goblin shaman.
Beberapa goblin shaman lainnya terkena pisau dan mati atau mati terkena ledakannya. Hal itu membuat Commander goblin Shaman kacau dan panik.
Aku langsung muncul didepan matanya dan menusukkan pisauku kearahnya. Goblin itu menunjukkan totem kecil berbentuk kura-kura
Dan dia diselimuti cangkang yang melindunginya. Menyebalkan, tinju besar muncul didepanku.
Dengan perisai aku menahan tinju itu meski terpental. Aku menancapkan pisau saat mendarat membuat formasi yang bisa langsung kugunakan.
"Attack formation elemental Spear. Snake spear" Tombak terbentuk ditanganku. Aku langsung menusukkan tombaknya ke pundak goblin raksasa.
"Cannon spear" Dengan dorongan tanganku tombak itu langsung menembus pundak goblin raksasa dan meledak.
Aku mundur dan melempar 4 Cresent knife sekaligus dan mengenai wajah goblin raksasa
Ledakan terjadi diwajahnya membuatnya ambruk kebelakang. Sebelum menyentuh tanah aku menarik semua pisau yang ada dibelakang punggungnya menembus tubuh goblin raksasa dan kembali ketanganku
Aku menyusun formasi lagi "Attack formation giant slash" Pedang muncul ditanganku
Aku menebaskan pedangku keatas membuat gelombang pedang yang langsung menghancurkan tubuh goblin raksasa dan membunuhnya.
"Sekarang tinggal kamu" Aku berbalik menghadap Goblin Shaman Commander. Dia hanya bisa ketakutan melihatku
Goblin Assasin commander muncul didepanku sambil menebaskan pedangnya. Aku menahan tebasan itu dengan pisauku sementara Servant menusuk punggung dia dengan cakarnya dari belakang.
Dia menyemburkan asap hitam kearahku. Aku mengeluarkan pisau angin dan meledakkannya.
Membuat angin besar yang meniup kembali asap itu. Terlihat goblin assasin yang berusaha membawa goblin shaman itu pergi.
Aku mengayunkan rantai yang langsung mengikat goblin Assasin itu "Mau kemana?"
Aku langsung melempar beberapa pisau.
Dia menahan dan terkena pisau-pisau itu untuk melindungi Goblin Shaman Commander.
Tapi itu memberikan celah untuk servant menyerangnya dengan cakarnya. Dia menjadi transparan dan menghilang
Vanish ya, pisau-pisauku berjatuhan dan rantaiku terlepas. Tidak masalah, sekarang kesempatan yang bagus.
__ADS_1
Aku menarik semua pisau itu dan menyusun formasi "Attack formation Great Axe. Splitter earth"
Aku mengangkat kapak ditanganku dan kuayunkan kebawah. Membuat ledakan besar yang mengarah ke Goblin Shaman.
Servant menusuk goblin shaman dan mencegahnya kabur. Goblin Assasin itu muncul didepan ledakan itu dan menahannya.
Meski tidak begitu berguna. Meski begitu hal itu mencegah goblin shaman itu mati. Hanya saja darah dia berkurang dengan cepat.
Aku langsung melesat dan mengayunkan rantai yang mencekik lehernya "Kena kamu. Heavenly Thunder"
Aku meninju dia dengan rantai yang melilit tanganku dan lehernya. Petir menyelimuti tinjuku yang langsung mengenainya.
Aku membantingnya kebawah dan membuat ledakan besar bersama petir yang menyambar kesegala arah.
Meski keadaan seperti itu dia tetap berusaha untuk tidak mati sendirian. Dia menembakkan jarum menggunakan mulutnya yang memberikan efek keracunan kepadaku.
Racun yang mematikan, yang memotong darahku 10% setiap detik selama 10 detik.
Sama saja seperti aku pasti akan mati.
Tapi untungnya dia mati. Aku langsung melesat kearah goblin Shaman dan menghajarnya dengan tinju yang diselimuti rantai.
Dia bertahan dengan totem hanya saja itu tidak lama sampai dia akhirnya terbunuh.
Pekerjaanku selesai disini.
Aku melihat para Jackal yang menggila menyerang para goblin. Dan juga Rachel yang berhasil membunuh Goblin Sniper Commander.
Ada 10 siege weapon yang kita dapatkan sebagai rampasan perang dan keadaan ini menguntungkan kita
"Rachel. Aku serahkan padamu" "Tunggu dulu! Kamu mau kemana?"(Rachel) "Kita akan bertemu di Kastil"
Efek akhir racun terjadi dan aku terbunuh. Paling tidak aku bisa istirahat dulu, sebelum kembali memulai perang.
Aku membuka mata dan aku berada didalam kastil...??? Tidak ada hukuman mati? Tidak ada penalty? Juga tidak ada offline? Berarti tidak ada istirahat? Tidak!!!
"Kamu sudah bangun?"(Freyas) "Apa kamu sudah tahu soal ini?" "Tentu saja. Lagipula kamu bukan yang pertama mati. Player yang mati akan langsung spawn disini tanpa penalty bagaimanapun ini adalah turnamen"(Freyas)
"Padahal aku pikir bisa istirahat sebentar" "Itu tidak mungkin. Perbedaan waktu disini dengan dunia nyata adalah 10 jam jadi tidak mungkin untukmu istirahat"(Freyas)
Tunggu dulu berarti 1 hari disini cuma 2 setengah jam dunia nyata dong? Pantas saja tidak ada peringatan untuk offline
**TO BE COUNTINUE...***
__ADS_1