Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 139 Menyerang Nature giant


__ADS_3

3 hari pertarungan terus berlanjut. Para Giant yang pernah dikalahkan kembali muncul dan menyerang lebih ganas.


Aku lelah, melawan 2 thousand eyes, Vulcan dan Vulcany meski melemah, Glacier giant, belum lagi diserang raksasa hutan.


"Sulit jika terus bertahan"(Martin) "Meski kita membantu juga sulit jika diserang tanpa henti terus"(Fellix) "Apa tidak ada yang tahu harus bagaimana?"(Vio)


"Bersembunyi hingga pertolongan datang?"(Heidi) "Itu sulit karena banyak goblin dan kobold yang bisa menggali dengan cepat"(Gleda)


"Bagaimana dengan ketiga raksasa terbesar?"(Inori) "Sulit untuk membunuh mereka. Selain perisai yang berupa tubuhnya yang menahan serangan fisik dan sihir hampir tidak ada yang bisa melukainya sama sekali"(Martin)


"Kalian dapat quest ya juga?" "Quest bertahan hidup? Dapat"(Inori) "Ada apa dengan quest itu?"(Atemis) "Disitu dijelaskan 2 cara menyelesaikan misi. Yang pertama menunggu bantuan dan yang kedua mengalahkan semua raksasa terbesar"


"Ya itu benar"(Rian34) "Bagaimana ada kunci penting disana dan ada alasan kenapa ada 3 raksasa terbesar?" "Tunggu bagaimana?"(Rian34)


"Bagaimana jika setiap raksasa merupakan boss daerah tertentu. Selama mereka tidak kalah para bawahannya akan terus spawn tanpa henti" "Kami semua sudah tahu tentang itu"(Rian34)


"Tapi ada 3 daerah. Hutan, gunung, dan laut. Selama mengalahkan salah satu raksasa dari daerah itu pasti daerah itu jadi daerah aman"


"Benar juga. Kalau begitu tunggu apalagi. Kita kalahkan Oceanus giant"(Rian34)


"Jangan bodoh. Aku tidak berguna melawan dia. Apalagi tidak ada kapal bagaimana caranya kelaut?"(Inori)


"Benar. Yang harus dikalahkan adalah Nature giant. Karena hutan adalah area terluas kedua setelah laut dan tentu saja banyak sumber bahan makanan"


"Kalian ingin mengalahkan Nature giant? Itu akan sangat sulit. Pertama tidak akan ada yang bisa melukainya yang kedua dari tubuhnya raksasa lain akan terus muncul tanpa henti"(Martin)


"Begitu ya" Mereka langsung murung. Aku bingung bagaimana bisa ada monster yang tidak punya kelemahan apapun? Seperti zirah tidak tertembus.


Tunggu dulu zirah? "Bagaimana bagian dalam?" "Dalam? Siapa yang mau mati untuk mencoba hal itu?"(Martin) "Jadi belum ada yang mencobanya? Bagaimana kalau kita coba"


"Kamu yakin soal hal gila itu?"(Vio) "Lebih baik kan daripada terus bersembunyi"


"Benar juga"(Gleda) "Apa tidak menunggu guru datang saja?"(Heidi)


Suara petir terdengar dan badai terjadi. Bahkan udara disini jadi dingin. Satu lagi hal yang kubenci dari game terlalu nyata ini.


"Bocor!!!"(Heidi) "Masuk lebih dalam"(Martin)


Yap hal menyebalkan lainnya.


Karena badai tidak ada monster yang mendekati gua.


Jadi malam ini bisa tidur dengan nyaman.


Lagipula besok pertarungan besar akan dimulai.


***


"Great prison formation Crystal prison"(Vio) Menara kristal yang terbuat dari es keluar dari tanah dan mengurung Nature giant.

__ADS_1


Nature giant adalah Giant raksasa yang tangannya berbentuk batang pohon, memiliki banyak kaki yang seperti akar merambat, dipunggungnya juga ada pohon raksasa.


Tidak perduli sihir atau skill apa yang digunakan tidak melukainya sama sekali. Bahkan serangan formasi yang paling memberikan banyak damage sekalipun tidak bisa melukainya.


Setelah berdiskusi panjang ada 1 cara untuk membunuhnya yaitu masuk kedalam tubuhnya dan menghancurkannya dari dalam.


Karena itu kami bertarung disini. Ukuran Giant ini luar biasa besar bahkan bisa sebesar gunung yang sebelumnya.


Apalagi Giant ini terus mengeluarkan monster dari tubuhnya mulai dari Lycan, Lizardman, Goblin, Serigala, elang, bahkan Giant lainnya.


Tombak yang kupegang meledak tepat menembus mata dari Thousand eyes.


Suara retakan kristal terdengar keras.


"Great prison formation Elemental chain"(Fellix) "Great prison formation Crimson prison"(Martin)


Penjara merah keluar dari tanah menyelimuti penjara kristal dan Nature giant. Rantai petir juga keluar mengikat seluruh tubuh Giant itu.


"Lebih baik jangan kutunda" Aku berlari menuju raksasa itu "Kalian pergi saja jika tidak bisa menahannya"


"Mana bisa kita melakukan hal itu"(Atemis) "Tunggu aku ikut"(Inori) Inori mengejarku.


"Tidak, jaga mereka!! Kamu satu-satunya warrior disini. Serahkan Nature giant padaku"


Inori berhenti dan suaranya tidak terdengar lagi. Cyclops muncul didepan mataku dan tinju besar miliknya menyerangku.


Backstab. Aku muncul dibahunya dan melompat turun terus berlari kearah Nature giant.


Goblin dalam jumlah banyak menghalangi jalan. 2 raksasa hijau dan biru juga muncul didekat Nature giant.


Mereka memukul tanah, dalam sekejap pohon tumbuh dengan gila bersama air yang menerjang dengan gila-gilaan kearahku.


"Ocean Hydra"(Rian34) Air yang datang bergerak kelangit dan membentuk ular berkepala 9.


Sayangnya Stealth milikku hilang karena terbawa dan terkena ranting pohon.


Suara elang datang, elang dengan jumlah puluhan muncul dan terbang kearahku.


"Bear strength. Bird arrows"(Atemis) 5 panah menghantam beberapa elang disusul 5 panah lainnya.


"Cepatlah serang Nature giant. Kami akan berusaha melindungimu"(Atemis) "Aku mengerti"


Aku melompat dari pohon ke pohon. Beberapa panah dan tombak terus melesat kearahku.


Itu ulah Lizardman dan Goblin. Menyebalkan, para goblin lainnya juga mulai mengejarku dengan menaiki pohon.


Blood chain. Aku berubah jadi bayangan dan menusuk semua goblin yang menghalangi jalanku.


Pohon-pohon didepan mulai pada rubuh. Dan pohon yang kuinjak juga bergoyang sebelum tumbang.

__ADS_1


Ternyata pelakunya ada Lizardman king. Ukurannya sebesar ogre dan tombak yang dilemparnya merubuhkan seluruh pohon.


"Apa kamu merasa pertarungan sebelumnya tidak adil?" Goblin mulai bermunculan dan berlari kearahku.


Tubuhku!!! Sulit bergerak. Racun!!!


-Anda terkena Debuff Paralysis poison


Sejak kapan?


Lizardman king muncul didepanku sambil menusukkan tombaknya.


"Defense formation penta shield" 5 spirit membentuk perisai didepanku.


Vanish aku mundur menghindari seluruh goblin sambil mengeluarkan rantai petir.


Aku mengayunkan rantai hingga mengenai para Goblin dan Lizardman king.


"Attack formation giant slash" Tebasan pedangku ditahan dengan tombak oleh Lizardman king.


Aku mengeluarkan pisau dengan satu tangan


"Slash throat" Leher Lizardman king terkena tebasan pisauku.


Dan pedangku mengeluarkan ledakan enerhi yang mendorongnya. Aku muncul dibelakang punggungnya.


"Attack formation Magic cannon" Laser keluar menghantam punggung Lizadman king. Aku berbalik dan kembali berlari kearah Nature giant.


Ogre, Cyclops, dan raksasa hijau dan biru terus menghalangiku dan aku berhasil menghindari semua itu hingga sampai di kaki Nature giant.


Masalahnya sekarang aku harus naik keatas.


Dengan batuan spirit itu bukan hal yang sulit.


Selama terbang keatas para elang mengganguku tanpa henti.


Apalagi pohon-pohon yang ada disana terus menyerangku dengan cambuk akar dan ranting tanpa ampun.


Meski sudah terbang lama aku baru sampai diperutnya. Spirit melemparku kesana, aku menahan tubuhku dengan 2 pisau yang menancap.


Aku membuat formasi untuk menembus pertahanan raksasa ini.


"Great attack formation Elemental lance"


Mata bor berputar dengan keras menembus kulit yang dipenuhi batu, tanah, dan lumut.


Tombak yang kupegang bersinar terang dan berubah jadi cahaya yang melubangi tubuh raksasa itu.


Dengan kecepatan yang bisa dilihat mata, lubang ditubuhnya mulai menutup. Aku langsung masuk kedalam dan akan menghancurkan tubuhnya dari dalam.

__ADS_1


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2