
4 raksasa hancur menyisakan 4 lainnya dengan darah 50% Keempat raksasa itu bergabung dan jadi 2 raksasa batu dan 2 raksasa lava.
Dengan darah masing-masing 25% Kesempatan!!! Aku segera melesat kearah jantung disusul Ivan.
2 raksasa air muncul menghalangi jalan, tembok dari tanaman muncul beserta dengan 2 raksasa tanaman.
Untung saja raksasa batu tidak mengejar
"Sekarang bagaimana?"(Ivan) "Urus 2 Ocean giant jangan dibunuh. Aku akan hancurkan dinding pohon itu"
Menghancurkan dinding itu bukan hal yang sulit kalau para Nature giant itu tetap diam tentunya.
Ratusan duri dari kayu keluar dari tanah menyerangku. Aku menghindari itu semua hanya saja semakin lama semakin banyak
"Ice age"(Ivan) Seluruh udara jadi luar biasa dingin Ocean golem membeku dan pergerakan pohon dan hutan melambat.
"Terima kasih" Aku mengeluarkan rantai petir dan mengayunkannya ke pohon dan dinding tanaman itu. Dalam sekejap seluruh pohon terbelah tapi hanya sebagian saja yang terpotong pada dinding tanaman itu.
Aku langsung melilitkan rantai petir "Heavenly thunder" Petir raksasa keluar dari tinjuku melubangi dinding tanaman.
"Ivan pergi!!!" "Aku mengerti"(Ivan) Ivan pergi melalui lubang. Uap panas mulai terasa dipunggungku yang merupakan kedua Lava giant yang menatap ganas dari punggungku.
Suara pecahan es terdengar seperti peringatan aku dalam bahaya. Karena kedua Ocean giant sudah bisa bergerak.
Jangan lupa dengan 2 Nature giant yang berjalan kearahku sekarang.
"Thunder disaster"(Veronica) 8 Petir raksasa menghantam semua raksasa disusul ratusan hujan petir yang hampir mengenaiku.
"Jangan bunuh Lava Giantnya dulu!!" "Aku mengerti tenang saja"(Veronica) "Kita akan menahan semua raksasa itu disini"(Martin)
"Eagles Arrows"(Atemis) Puluhan panah demi panah terus terbang mengenai semua raksasa kecuali Lava Giant.
"Urus Lava Giantnya. Starlight"(Lucas) "Aku mengerti" Bola cahaya terbang kelangit aku cuma mengabaikannya.
Dan targetku kedua Lava Giant "Attack formation giant slash" Pedang es muncul ditanganku.
Aku langsung menancapkannya di pundak salah satu Raksasa lava dan juga dipundak satunya serta di kedua lututnya.
Begitu juga di raksasa yang satunya.
"Prison formation elemental chain" Ratusan rantai keluar dan mengikat lutut dan bahu raksasa berusaha menariknya kebawah.
Hanya saja mereka tidak bergerak. Pedang yang menancap di bahu dan lututnya pecah jadi beberapa pisau memudahkannya bergerak lagi.
"Trap formation elemental pillars" Pilar es muncul yang langsung menembus bahu dan lutut kedua raksasa yang langsung membuat keduanya jatuh berlutut.
__ADS_1
Rantai keluar lagi dari formasi dan menarik kedua pergelangan tangan raksasa yang membuatnya jatuh tidak bisa bergerak.
Aku menunggu Ivan memberikan sinyal dengan mengandalkan spirit Assasin.
Beberapa kali aku mengganti formasi dan menunggu.
Sepertinya dia tidak berniat bertukar denganku untung saja aku sudah menduganya. Tidak beberapa lama Spirit Assasin kembali dan memberitahu kalau sudah tersisa 30% HP dari pelindung Lava itu.
"Terima kasih. Kalau begitu kalian bisa mati.
Great Killer formation elemental Disaster"
Dinding es keluar mengurung kedua raksasa Lava tidak memunculkan celah untuk melihat keadaan keduanya.
Aku hanya menatap pilar Lava yang menutupi jantung yang mulai redup. Pilar itu hancur bersamaan dengan formasiku yang hilang dan meninggalkan mayat dari kedua raksasa itu.
Goyangan terjadi lagi kali ini pilar air raksasa mengurung jantung. Tanah yang kuinjak sedikit lembek dan lembab.
Raksasa batu hilang dan kedua jenis raksasa alam dan Laut terbelah jadi 2. Yang laut mengeluarkan rumput laut disekitarnya juga terumbu karang yang melapisi tubuhnya.
Yang tanaman membentuk ratusan akar juga beberapa beberapa terumbu karang yang berubah jadi zirahnya.
Jangan lupa dengan dahannya yang semakin banyak dan juga muncul tangan air dari dalam tubuhnya.
"Kamu masih kuat?"(Martin) "Tentu saja. Kali ini kita tidak akan mundur sedikitpun dan hancurkan seluruh tempat ini..!!!"
***
"Aku hancurkan pelindung yang terakhir. Bunuh kedua bongkahan batu itu"
"Baiklah!!! Thunder Bolt"(Veronica)
"Great attack formation elemental lance.
Great attack formation Mountain Axe
Great attack formation Execution slash"
Tombak petir menusuk kedalam pelindung batu. Aku menebas sekali dengan kapak raksasa sebelum menancapkannya ke pelindung batu.
Dan dengan pedang raksasa petir yang kupegang, aku menebas kedua senjata itu yang membuat 2 ledakan petir.
Satu tebasan lagi membuat celah panjang. Dan tusukan pedangku disusul ledakan petir didekat jantungnya membuatku terpental dan pelindung terakhir hancur.
Jantungnya terlihat. Sebesar manusia dengan bentuk dan warna yang aneh. Memiliki 4 sisi dengan warna yang berbeda.
__ADS_1
Hijau, Biru, Putih, dan merah yang berbentuk seperti batu yang saling menempel. Yang lebih anehnya lagi jantung itu tidak berdetak melainkan berputar searah jarum jam.
Ini... Sial!!! Aku melompat saat jarum batu keluar dari tanah dibawah jantung kearahku, serta beberapa batu melesat kearahku.
Sisi yang berhadapan denganku sekarang berwarna hijau dan sesuai dengan dugaanku akar dan pohon keluar dari sana menyerangku.
Setiap sisi akan menyerang sesuai elemen yang ada masalahnya mereka menyerang lurus sambil berputar.
Yang menyebalkan perlahan namun pasti pelindung yang hancur kembali dibentuk.
"Apa kamu pikir aku akan membiarkannya?"
Aku melempar Cresent knife api yang berhasil memutari jantung itu dan mengurung jantung didalam lingkaran api.
Yang lainnya tiba "Apa jantungnya sudah hancur?"(Atemis) "Tidak inilah pertarungan sebenarnya" Bola api menghilang dan menampilkan pelindung Lava yang menutupi jantung itu. Tidak jangan lagi
"Frost beam"(Ivan) Laser es keluar mengenai pelindung lava membekukannya dan menghancurkannya.
Malah pelindung es yang terbentuk setelah jantung itu terkena laser es itu. Veronica menghancurkan pelindung itu dengan petir.
Malah dinding batu yang terbentuk tentu saja jantung itu tidak diam saja diserang beberapa semburan elemen terus menyerang kami tanpa henti.
"Fokuskan pada pelindung batu. Kita bergantian menghancurkannya"
"Tapi bagaimana jika pelindung itu aktif sebelum mengenai jantungnya?"(Veronica)
"Percayalah padaku" Petir dan cahaya serta panah terus menyerang jantung itu, sedangkan Ivan dan Martin fokus bertahan.
"Great attack formation Death ra-" Pundakku terkena laser api. Dan puluhan laser lain keluar dari dalam pelindung itu.
Memaksa aku menghindar. Laser berbagai elemen itu menghancurkan pertahanan yang dibuat Ivan dan Martin dan menyerang mereka disana.
Kami langsung menghindar semua serangan itu sambil meminum life potion. Aku memeriksa semua mana ku yang tinggal seperempat.
Kurang, aku terus meminum Magic potion
"Great attack formation death rays"
Bukan cuma satu yang kubuat melainlan belasan Death rays terus tercipta disegala arah berkat para spirit.
Laser elemen dari jantung itu terus menyerang bola Death ray. Hingga akhirnya beberapa laser Death ray melesat dan menembus jantung itu. Disusul belasan lainnya.
Membuat ledakan tanpa henti bersama seluruh tempat ini yang bergoyang tanpa ampun.
Kami menang...!!!!!
__ADS_1
**TO BE COUNTINUE...***