
Setelah berkeliling aku sampai diruangan besar dengan balkon diatas. Perasaan ku tidak enak.
Perasaan ini seperti Assasin.
Aku langsung memutar badanku dan menyerang seseorang yang muncul dipunggungku.
Aku menahan pisau orang itu, dia memakai baju bertudung dengan warna merah, pisau yang cukup panjang ditangan kanannya dan pistol di kirinya.
Tunggu?! Pistol. Aku langsung mundur dan dia menembak dengan pistol itu. Yang keluar dari situ adalah bola api yang langsung mengarah kearahku.
Aku melempar pisau es bersamaan dengan dia menembak kedua hal itu bertabrakan dan meledak.
Asap menghilang dan aku bisa melihat dengan jelas bagaimana wujudnya.
Pistol itu bukan seperti pistol modern atau pisau zaman dulu.
Pistol itu memiliki laras berbentuk prisma tidak ada pelatuk hanya seperti gagang untuk memegang pistol itu. Aku tidak tahu apa pelurunya tapi melihat tembakan yang lebih seperti sihir sepertinya pelurunya Magic Crystal.
Yang terakhir sepertinya Class miliknya lebih seperti Rogue. Rogue adalah Class dengan serangan jarak jauh dan teknik membunuh.
Sepertinya untuk mendapat Class ini harus mendapat job Assasin dulu. Meski mirip dengan ranger. Rogue lebih mengutamakan membunuh daripada menembak.
"Sepertinya kita mendapat lawan yang menarik"(Rogue merah)
Pisau keluar dari samping bersamaan dengan Assasin yang menyerangku.
Aku menghindar tusukan itu sebelum menyadari tusukan lain datang dari punggungku. Aku menghindar dari serangan para Assasin yang aku sendiri tidak tahu jumlah pastinya.
Setiap serangannya gagal mereka akan memanfaatkan serangan kawannya untuk pergi dan menggunakan Stealth.
Aku mundur dan mengeluarkan rantai api. Aku memutar rantai itu ke sekitar tubuhku dalam bentuk lingkaran.
Rantai itu mengenai 5 orang yang membuat mereka terpental kesekitar. Aku menggunakan mana yang membuat rantai itu berubah menjadi awan api menutupi tempat ini.
Rogue merah langsung mengarahkan pistolnya dan menembakan satu bola api besar yang menghilangkan seluruh api diruangan itu.
Aku sempat menggunakan Stealth dan pergi menjauh sebelum dia menembak dengan pistolnya.
Tapi sebuah suara tembakan terdengar dan pilar api muncul didepanku. Untung saja tidak kena tapi aku tahu itu bukan dari Rogue merah.
Aku melihat keatas dan melihat Rogue biru dengan senapan panjang membidik kearahku.
Apa itu sniper?
Beberapa sniper terlihat dan rentetan tembakan terdengar. Aku langsung mundur dari sana.
Ledakan terjadi tanpa henti.
__ADS_1
Untung saja Stealth ku tidak hilang. Tapi arah senapan Sniper biru itu masih kearahku. Dan sekitarku sudah kosong tidak ada siapapun.
Sepertinya menunggu aku terlihat dan mengeroyokku seperti sebelumnya.
Ini sulit jika kuperkirakan seperti ini.
Rogue merah merupakan Assasin petarung jarak dekat.
Sedangkan Sniper biru merupakan petarung jarak jauh keduanya memiliki stealth dan pasukan sehingga sulit untuk menyerang salah satu.
Tapi aku juga punya pasukan, aku belari dan melempar beberapa pisau kearah sniper sesuai dugaan para assasin muncul dan langsung menyerangku.
Dan sniper biru menghilang, beberapa pasukan sniper muncul dan menembakku ditambah gangguan dari para Assasin menjadi semakin sulit.
Rogue merah muncul dari belakang, aku juga berbalik menghadapinya. Kami bertukar serangan dan skill.
Serangan pisaunya sangat cepat dan skill yang dimilikinya juga kuat. Aku mundur dan dia langsung menembak bola api kearahku.
Aku menghindari serangan itu. Sudah cukup sekarang kalian hadapi pasukanku. Aku memanggil 15 spirit Assasin keluar.
Mereka bertebangan dan menyerang dengan ganas hingga memaksa semua yang ada disana masuk mode stealth satu persatu.
Memang kalian pikir dengan mode stealth akan aman? Stealth punya kelemahan yaitu serangan area dalam tempat sempit.
Jadi denganku yang memiliki banyak serangan area kalian hanya bisa menangis ditempat.
Aku mengeluarkan rantai angin dan memutarnya diatas kepala.
Sniper biru mengarahkan senapannya kearahku dan menembak. Kali ini yang keluar petir bukan api.
Melihat senapannya aku langsung menggunakan Vanish sehingga tidak menyentuh ujung bajuku sekalipun.
Aku menggunakan shadow position dengan spirit didekat dia. Aku langsung menggunakan Backstab, ternyata dia berbalik dan menyerang dengan senapannya.
Aku terpukul mundur tapi aku juga mengeluarkan shadow wolf untuk menyerangnya.
Bola api menyerangku dari bawah, aku mengeluarkan rantai dengan sekali ayunan baik bola api bahkan sniper biru terkena serangan.
Shadow wolf juga menggigit sniper biru. Hal mengejutkan terjadi Sniper biru hilang diganti dengan rogue merah yang tadinya dibawah.
Rogue merah langsung menendang serigala bayangan dan menyerangku. Aku mengayunkan rantaiku kearahnya.
Tapi dia menghilang, aku tahu dia pasti dibelakang punggungku. Aku berbalik dan menahan serangan pisaunya.
Pistolnya sudah diarahkan kekepalaku tapi sayangnya.
Spirit assasin menariknya terbang, aku melempar belasan pisau kelangit yang semuanya diambil oleh spirit assasin.
__ADS_1
Hal luar biasa terjadi, Rogue merah menghilang dan terlihat serangannya pada semua spirit assasin didepannya.
Dan aku terkena serangan kritis darinya. Aku melilitkan rantaiku sambil bertahan dari serangan rogue merah.
Suara tembakan terdengar aku langsung tidak bisa bergerak tubuhku terasa keram disetiap sendi dan bagian lainnya.
Paralysis sialan. Aku melihat pisau rogue merah yang mengarah kearahku. Tapi aku hanya tersenyum.
Dari belakangku sabit berputar dengan kecepatan tinggi melewati pundakku dan mengenai Rogue merah.
Aku tersenyum karena tubuhku sudah bisa bergerak. Tinju yang diselimuti api meninju Rogue merah hingga terpental.
Aku menggapai sabit yang sedang terbang kembali. "Matilah soul slash" Suara teriakan terdengar dengan ayunan sabit membuat roda tebasan dari arwah yang berputar cepat mengenai Rogue merah.
Aku langsung melempar pisau dengan cepat kearah rogue merah. Rogue merah menahan pisau-pisau yang menyerangnya membuat pisau-pisau itu terpental.
Tapi semua spiritku mengambil pisau yang bertebangan dan menancapkannya sesuai instruksiku.
"Prison formation Prism prison" Penjara es mengurung Rogue merah didalamnya.
Aku tersenyum penjara itu akan bertahan selama 1 menit jika dia berusaha menghancurkannya paling tidak 30 detik.
Yang unik didalam penjara semua skill akan tersegel dia tidak bisa menggunakan skill sementara waktu.
Ok dia urusan nanti Sniper dulu yang dari tadi terus menembak. Aku melompat dari balkon Spirit assasin menangkapku dan membawaku turun.
Tapi sniper itu berbalik dan menembakku, spirit assasin melepaskanku hingga aku jatuh.
Senapan mengarah kearahku tapi aku menggunakan Vanish setelah mendarat aku menggunakan stealth.
Meski begitu arah senapan masih tetap kemukaku. Aku berlari memutar dan menggunakan stealth rush.
Karena stealth rush hanya bisa digunakan satu arah membuatku jadi sasaran empuk meski masih dalam keadaan stealth.
Tapi aku langsung menggunakan Backstab saat masih dalam stealth rush membuat kombo skill.
Seranganku sangat cepat bahkan bagiku sendiri tanpa aku sadari Sniper biru sudah terpental yang lebih menyedihkan lagi dia terkena pisau perangkap yang disebarkan Spirit assasin.
"Trap formation Thunder clap" petir langsung menyambar tubuhnya membuatnya terkena paralysis.
Serigala bayangan muncul entah darimana menggigit dia. Aku bertukar posisi dengan serigala dan menggunakan slash throat.
Aku juga menggunakan racun yang membuat Bleeding 10X lipat jauh lebih kuat. Aku juga melempar sabit kebelakang dan menggunakan Ghost walk menembus tubuhnya.
Aku melempar rantai api hingga melilit tubuhnya, sabitnya tiba dan berputar dipunggung tubuh Sniper biru seperti gerinda.
Sebelum melewati tubuh Sniper malang itu, tapi itu semua belum berakhir. Rantai yang mengikat tubuhnya membakarnya hingga mati hanya menyisakan Drop item saja.
__ADS_1
Penjara esnya telah hancur ini adalah pertarungan terakhirku.
**TO BE COUNTINUE....**