
Setelah turnamen pemberitahuan muncul untuk mengharuskan semua anggota Rule Faction berkumpul di Galodium.
Untung saja dari sini dekat. Kami langsung berangkat kesana dan berkumpul di benteng Galodium.
Disini sudah ramai selain Player ada ratusan NPC disini yang berkumpul. Freyas dipanggil untuk pergi ke rapat antar Guild.
Sayangnya hanya ketua dan wakilnya saja yang dipanggil. Jadi Freyas dan Presley yang pergi.
Aku baru tahu kalau Presley wakil ketua. Banyak toko juga disini yang sangat ramai, bahkan ada toko pandai besi dan Alchemist
Tiba-tiba pengumuman muncul didepan wajahku
-Anda mendapat panggilan harap hadir di rapat NPC
Rapat? Aku? Aku saja bukan NPC. Tapi tetap saja aku tidak bisa mengabaikan hal ini. Jadi aku pergi ke ruang rapat yang dimaksud.
Aku gugup, bingung harus bilang apa saat menatap raksasa sebesar 3 meter yang menjaga ruang rapat.
"Kamu sudah ditunggu"(Raksasa) "Baiklah. Maaf permisi" Aku masuk kedalam ruangan karena pintunya sudah dibuka Raksasa itu.
Didalam ruangan cukup penuh dan beragam selain aku ada 8 orang manusia lainnya, 3 Dwarf, 4 Elf, dan 2 raksasa sedang duduk di meja persegi.
Aku membungkukkan tubuhku "Hamba menghadap" "Aku kaget kamu bisa sopan seperti itu"(Marcus)
Kamu berharap aku tidak sopan didepan kalian? Bisa mati aku nanti "Tidak perlu tegang duduk saja anak muda"(Elf wanita)
"Terima kasih yang mulia" Aku mencari bangku yang tidak di meja mereka. Tapi tidak ada "Apa yang kamu cari? Kamu duduk disini"(Marcus)
Marcus menepuk bangku disampingnya "Maafkan hamba. Permisi" Aku berjalan sambil menunduk.
Karena aku ditatap terus oleh kedua raksasa itu "Jadi dia adalah anak yang kamu sebut?"(Dwarf 1) "Benar. Cukup menarik kan?"(Marcus)
Sebenarnya untuk apa aku disini sih? "Kamu tidak menjelaskan apa-apa. Lihat dia kebingungan. Kenalkan aku Elrin perwakilan dari Elf"(Elrin)
"Perwakilan apanya? Kamu itu ratu dari Elfhiem"(Marcus) "Aku harus merendahkan diri kepada orang yang menyelamatkan kaum ku kan?"(Elrin)
__ADS_1
"Kamu juga cukup banyak membantu kekaisaranku. Sayang sih kamu menolak untuk jadi wargaku"(Kaisar Sixir)
"Bilang saja ingin memonopolinya dasar tua bangka"(Marcus) "Kamu juga setua aku. Ketua menara sihir"(Kaisar Sixir)
"Biarkan saja mereka berdua. Aku lebih tertarik padamu yang orang dari Darkside eyes tapi bergabung dengan faksi ini"(Elrin)
"Suatu kehormatan bagi hamba karena diingat yang mulia" "Ohh.. Jadinya kamu tidak merasa terhormat diingat olehku"(Kaisar Sixir)
Astaga ternyata kaisar kekaisaran Sixir sangat kekanakan
"Aku juga tertarik padamu. Giant slayer, Colossal hunter. Siapapun yang mendapat salah satu gelar itu biasanya merasa sombong. Tapi kamu cukup rendah hati juga"(Raksasa 1)
"Maafkan hamba jika itu membuat yang mulia tidak nyaman" "Bukan masalah. Lagipula mereka bukan rakyatku, bunuh saja mereka sesukamu"(Raksasa 1) "Alasan kamu disini karena kamu sudah menyelesaikan banyak misi Imposible apalagi tidak ada satupun dari misi itu yang gagal"(Kaisar Sixir)
"Benar. Biasanya kebanyakan orang melihat itu jenis misi Imposible langsung mengabaikannya. Keputusanmu untuk tidak berpihak itu sudah benar"(Marcus)
"Jika kamu berpihak kepada manusia tidak tahu ambisi kotor apalagi yang akan mereka lakukan dengan memanfaatkan kamu"(Elrin)
"Kaya kamu tidak saja. Ingat insiden 10 tahun lalu?"(Pria manusia 1) "Apa salahnya menggunakan orang terkuatku untuk mengusir perusak hutan"(Elrin)
"Itu salahnya dibilang kami cuma menebang pohon"(Pria Manusia 1) "Itulah yang disebut merusak hutan"(Elrin) "Kamu itu tidak sopan bicara tanpa mengenalkan diri"(Kaisar Sixir)
Begitukah? Sejujurnya aku tidak mau tahu juga sih "Kamu harusnya merasa terhormat yang bisa berada disini kebanyakan merupakan penguasa soalnya"(Raja Lembroh)
Begitu ya. Jadi mereka semua ini raja dan penguasa ya? "Baiklah. Karena kamu terkenal hebat aku ingin kamu membentuk tim yang terdiri dari Assasin untuk melakukan misi pembunuhan"(Kaisar Sixir)
"Pembunuhan? Sepertinya akan sulit" "Memang. Karena itu kami percaya padamu. Semua misi disini untuk orang lain mungkin setingkat dengan misi Imposible tapi untukmu cuma sekedar misi tingkat A"(Marcus)
"Bagaimana kalau kita bicarakan saja sekarang"(Elf Pria 1) Peta dibuka diatas meja
"Seperti yang kalian tahu ada 5 pemimpin dalam Dark Faction. Arc lich, Necro king, Vampire Lord, Orc emperor, dan Dark queen"(Elrin)
"Masing-masing dari mereka memiliki kekuataan yang hebat. Jadi cukup sulit"(Elf pria 1) "Itu benar. Apalagi tentang Fransketein dan zombie itu memusingkan"(Pria manusia 1)
"Aku mengerti soal itu raja Galodium. Karena itu aku harap raja Moris membuat banyak senjata beratribut suci untuk melawan mereka"(Kaisar Sixir)
__ADS_1
"Serahkan padaku"(Raja Moris) Ternyata Dwarf itu raja juga. Aku jarang berpegian jauh sih didalam game
"Menurutku yang paling memusingkan itu para pemuja iblis dan para Devil itu"(Marcus)
"Apa mereka masih ingin membuka portal dunia iblis?"(Elrin)
"Benar itulah tujuan mereka memulai perang ini"(Marcus) "Sebenarnya apa sih tujuan mereka membuka portal dunia iblis?"
"Menjadi iblislah tujuan mereka. Mereka selalu berpikir kalau jadi iblis mereka bisa mendapat kekuatan yang luar biasa"(Kaisar Sixir)
"Jika portal dunia iblis dibuka tidak ada satupun orang didunia ini yang bisa melawan mereka"(Giant 2)
"Kenapa?" "Tingkat mereka sudah berbeda. Dunia sana tidak memiliki batas tingkatan. Sedangkan kami terbatas ditingkat Boundary"(Giant 1)
"Itu benar juga" "Apalagi meski sama-sama tahap Boundary kemampuan kami berbeda"(Elrin)
"Itu saja misimu. Cari dan kumpulkan tim Assasin minimal 10 orang dan musnahkan semua Demon core"(Kaisar Sixir)
"Benar itu saja"(Elrin) "Aku akui itulah yang paling mendesak"(Giant 1) Assasin ada berapa banyak Assasin di faksi Rule?
Ini akan jadi misi yang sulit "Hamba menerima misi ini" "Terima kasih. Kamu boleh pergi"(Kaisar Sixir) Aku membungkuk sekali dan pergi keluar
Aku kebawah dan kembali kepasukan. Ada beberapa misi yang tertempel dimading
"Kamu tadi pergi kemana?"(Inori)
"Aku dipanggil untuk rapat" "Rapat apa? Seingatku perkumpulan Assasin tidak ikut perang langsung mereka termasuk faksi netral"(Inori)
"Bukan dari perkumpulan Assasin. Oh ya, Freyas sudah selesai rapat?" "Sepertinya sudah. Kenapa?"(Inori)
"Aku ingin menemuinya" "Freyas? Memang ada apa?"(Inori) "Nanti juga tahu" Inori menunjukkan kalau Freyas ada di restoran
Aku dan Inori langsung kesana dan pandanganku tertuju pada Freyas yang ada diujung.
Aku mendekatinya, dan terkejut melihat wajahnya yang murung "Ada apa?" "Perang faksi kali ini kita akan kalah"(Freyas)
__ADS_1
Hah?!! Kenapa?
**TO BE COUNTINUE....***