Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 64 Ratu laba-laba


__ADS_3

Laba-laba yang dilangit-langit dan kelabang hitam yang menjalar ditanah. Yang ukurannya membuat siapapun gemetar.


Dan aku sendirian disini menghadapi mereka berdua sekaligus. Laba-laba diatas menembakkan sesuatu dari mulutnya.


Aku langsung menghindarinya. Ternyata itu cairan beracun yang melelehkan batu. Kelabang itu juga maju.


Saat kaki-kakinya menyentuh bayangan akan keluar kaki kelabang itu dari bayanganku. Untungnya kaki kelabang itu akan tetap disana tidak mengikuti gerakanku.


Tapi tetap saja ini membuatku tidak bisa diam disatu tempat. Laba-laba itu menembakkan sesuatu.


Aku menghindarinya, ledakan terjadi. Dari bawah bayangan asap kelabang raksasa itu keluar dari sana.


Aku mengeluarkan rantai cahaya dan melilitkannya ditanganku. Aku tanpa ragu langsung meninju kelabang itu.


Spirit assasin datang membawa rantai yang langsung mengikat kelabang itu. Aku tidak tahu apa yang terjadi?


Tiba-tiba ada ledakan dan spirit assasin yang menahan rantai itu langsung mati. Itu pasti serangan tipe sihir karena spirit assasin kebal terhadap serangan fisik.


Aku langsung melihat laba-laba itu. Aku melihat dia mengayunkan salah satu tangannya.


Aku langsung melompat menjauh. Ledakan terjadi lagi, asap dari ledakan belum hilang.


Kaki kelabang muncul dari bawah kakiku.


Saat aku melompat mundur kelabang itu keluar dari bayangan dinding langsung menyerang ku.


Kelabang sialan ini. Aku memanjangkan rantai ditanganku dan mengayunkan kearah kelabang itu.


Rantai itu karena dari cahaya bersinar terang saat menghantam muka kelabang itu. Belum sempat melakukan serangan tambahan.


Serangan dari laba-laba itu tiba memaksaku menggunakan vanish karena tidak sempat menghindar.


Ledakan terjadi didepan mukaku. Aku bisa melihat sekilas bekas listrik sepertinya serangannya petir.


Tapi aku tidak ada niat membiarkan kelabang itu. Aku memasukan sedikit mana pada rantai dan melemparnya kearah kebang itu.


Rantai itu berubah menjadi garis cahaya yang langsung menembus tubuh kelabang. Melihat pengurangan darah yang menurun 10% Secara langsung.


Bisa dipastikan kelemahan kelabang itu adalah cahaya. Aku langsung melempar 5 pisau cahaya sekaligus.


Pisau itu menancap ditubuhnya satu demi satu. Laba-laba diatas juga tidak diam saja,


Laba-laba itu menembakan sesuatu dengan cepat.


Memaksaku untuk menghindar, yang ternyata itu panah jaring. Masalahnya jumlahnya sangat banyak dan beruntun.

__ADS_1


Ledakan terus terjadi hal itu dimanfaatkan kelabang untuk pergi karena hampir seluruh tempat dipenuhi asap.


Aku benar-benar kesaĺ. Laba-laba itu harus turun ketanah. Aku masuk kedalam asap debu dan masuk kedalam stealth.


Berharap agar laba-laba itu tidak bisa melihatku. Tapi kelabang itu menyerang.


Dari dalam bayangan keluar kaki-kaki kelabang dari tanah.


Jika tergores sedikit aku bisa kena racun. Aku menghindari sambil terus berlari kearah laba-laba. Paling tidak mendekatinya.


Tiba-tiba kaki kelabang muncul lagi didepanku sekarang langsung menusuk kearahku.


Terpaksa menggunakan pisau yang kupegang aku menangkis serangan itu. Tapi itu membuat stealth ku menghilang.


Aku menghindari kaki kelabang itu dan langsung melempar pisau yang kupegang.


Karena pisau itu adalah pisau cahaya saat dialiri mana akan membentuk bola cahaya yang meledak.


Membuat laba-laba itu sepertinya buta sesaat. Aku langsung mengeluarkan 5 rantai dengan kait es.


Aku melempar satu demi satu kait itu yang langsung menancap dibadan laba-laba itu.


Kait membekukan bagian yang tertusuk dan membuatnya tidak bisa lepas.


Spirit assasin membantuku menarik rantai, tapi kelabang muncul dari belakangku dan menyerangku.


Sedangkan aku melawan kelabang itu. Melihat pisauku yang masih menancap membuatku memiliki ide.


Aku langsung maju dan menarik salah satu pisau dengan skill ku. Saat pisau itu terbang kembali ketanganku, aku langsung menyerang kelabang itu dari jarak dekat.


Kelabang itu dengan mudah menghindarinya.


Tapi memang itu tujuanku, aku langsung melempar pisau itu yang langsung berubah menjadi ledakan cahaya.


Rantai langsung menghantam kepala kelabang itu ketanah. Tapi hal itu dimanfaatkan kelabang itu untuk langsung masuk kedalam bayangannya sendiri.


Kelabang itu hilang dia pergi entah kemana?


Sudahlah laba-laba itu dulu. Aku langsung merebut salah satu rantai dan menarik laba-laba itu dari atas.


Laba-laba itu terjatuh dari atas langsung kearahku. Aku langsung mundur dan menjauh. Ledakan terjadi dan darah laba-laba itu berkurang 10%


Baru aku akan menyerang, dari perut laba-laba itu keluar gerombolan laba-laba kecil sebesar kepala bayi.


Jangan pernah berpikir hal itu bisa menghentikanku. 2 pisau api ditanganku membuat ledakan yang langsung membakar semua laba-laba itu.

__ADS_1


Untung saja darah laba-laba itu tidak banyak. Selain laba-laba kecil, ibunya juga terkena damage.


Thunder spider queen (Boss)


Level: 28


Hp: 19.800/22.000


Saat aku membaca status laba-laba itu. Laba-laba itu sudah bangun dan menembakkan jaring raksasa kearahku.


Aku menggunakan ghost walk dan membiarkan jaring itu menembus tubuhku bersamaan dengan itu kaki kelabang juga menembus tubuhku.


Aku berjalan santai saja dan menembus kaki itu. Sekarang laba-laba itu harus mati.


Aku langsung memasuki mode stealth, aku sempat melihat ada kristal diperut laba-laba itu.


Kemungkinan karena kristal itu laba-laba ini bisa mengeluarkan petir. Aku melempar pisau api kearah muka laba-laba itu.


Pisau itu meledak tepat dimukanya. Belum sempat menyerang lagi kaki depan laba-laba langsung menyerangku.


Serangannya bertubi-tubi membuat darahku berkurang 20% secara langsung. Melihat mulut laba-laba yang terbuka membuatku langsung menghindar.


Semprotan cairan hijau keluar dari mulutnya. Untung aku menghindar cairan itu. Melihat batu yang terkena cairan itu meleleh membuatku gemetar juga.


Aku melempar pisau ke wajah laba-laba itu lagi. Aku menggunakan Backstab, aku langsung berada di punggungnya.


Aku menebas berkali-kali sebelum mengeluarkan sabit. Aku menggunakan skill ku untuk menarik pisau yang menancap diwajah laba-laba itu.


Pisau itu menembus kepala laba-laba langsung mengurangi darahnya lagi. Darahnya tinggal setengah.


Aku menggunakan soul slash kepunggung laba-laba itu sambil menancapkan pisau itu lagi.


Pisaunya membuat ledakan di atas punggung laba-laba. Membuat laba-laba itu berteriak.


Begitu sampai dibawah aku langsung menggunakan formasi sementara para spirit menancapkan pisau disekitar laba-laba.


"Attack formation magic canon" Laser merah menghantam laba-laba secara langsung. Gerombolan laba-laba kecil juga keluar lagi hanya untuk dihabisi.


Setelah laser itu hilang darah laba-laba itu tinggal 25% Petir menyelimuti tubuh laba-laba sebelum perubahannya sempurna aku menggunakan formasi lagi.


"Attack formation Magic balista" Cahaya langsung menembus tubuh laba-laba itu membuat darahnya tinggal 15%


"Baiklah ini sudah berakhir. Killer formation disaster strike" Angin topan menutupi laba-laba itu membuat suara mengerikan tanpa henti.


Sekarang tinggal satu. Aku langsung menyerang dengan pisau cahaya pada kelabang yang muncul dari punggungku.

__ADS_1


"Yaitu kamu"


**TO BE COUNTINUE...**


__ADS_2