Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 196 Menerima quest dari Fira


__ADS_3

Setelah dari Galodium, aku pergi ke menara sihir untuk menemui Rikki di ibukota kekaisaran Sixir.


Seperti biasa Inori ada disampingku, kali ini dia lebih diam. Apa kepikiran perkataan dari Caitlynn?


Aku masuk ke menara sihir sambil menuai banyak tatapan tidak suka. Karena aku tidak mengantri


Di Resepsionis aku melihat Sally sedang bicara dengan seorang wanita yang kukenal sepertinya itu Mayla


"Hai Saly" "Sudah selesai mengerjakan misinya?"(Saly) "Ya, ini dia. Hanya saja aku tidak tahu kalau Vampire akan berada disana"


"Vampire? Bukanya biasanya hanya Dampire disana?"(Saly) "Itulah, dan aku juga dapat beberapa informasi mengejutkan lainnya"


"Apa itu?"(Saly) "Mereka menculik beragam ras selain manusia, ada Orc, Goblin, bahkan sampai elf untuk dijadikan Dampire dan Frankenstein"


"Perkataan itu serius?"(Saly) "Ya, aku punya salinan informasinya. Ini kudapatkan di laboratorium itu" Aku memberikan salah satu dokumen yang kuambil di laboratorium itu.


Aku tidak melaporkan hal ini saat di Galodium karena tidak termasuk dalam misi. Kan tujuan misi waktu itu cuma mencari dalangnya saja


"Cuma kamu saja lo, yang bisa menyelesaikan misi Imposible tanpa kehormatan seperti ini dengan sepenuh hati"(Saly) "IMPOSIBLE?"(Mayla)


Ah benar juga ada dia disini ya "Ah, Maaf ya sudah menyerobot" "Tunggu dulu, tadi kamu bilang misi Imposible?"(Mayla)


Saly menatap Mayla dengan sinis "Sepertinya kamu tidak mengenal One hundred Assasin ya? Dia ini sampai sekarang cuma mengambil misi Imposible bahkan tidak ada satupun yang gagal. Reputasi yang dimilikinya sangat tinggi"(Saly)


"Benarkah? Itu luar biasa. Aku dengar kamu memiliki reputasi tinggi di menara sihir kan? Bisakah kamu membantuku?"(Mayla)


"Itu tergantung" Aku menatap Saly "Ya, kalau dia mengenalmu. Mungkin aku bisa membantu sekuat tenaga ku"(Saly)


"Coba katakan apa bantuan yang kamu butuhkan?" "Aku ingin bertemu tetua divisi Sapphire"(Mayla)


Tetua? Dan bukan divisi formasi. Bisa apa aku? Lagipula mana kenal aku sama orang itu


"Entahlah, aku tidak tahu bisa membantu atau tidak" "Aku sudah menghubungi nona Fira. Nona setuju untuk menemuimu"(Saly)


Fira? Kayaknya pernah dengar namanya "Terima kasih Saly. Ngomong-ngomong namanya Familiar ya"


"Kamu sudah ketemu sekali saat insiden Island Giant. Dan Nona Fira menyetujui pertemuan ini dengan syarat kamu harus ikut"(Saly)


"Aku juga? Baiklah, dimana tempatnya?"

__ADS_1


"Lantai 3 ruangan paling dekat dengan tangga"(Saly) "Ok, aku akan mengantarnya dulu kesana" "Terima kasih, aku tertolong"(Mayla)


Kami berjalan kearah tangga "Selama seminggu ini aku terus menyelesaikan misi demi membangun reputasi, tapi tetap saja tidak bisa menemuinya"(Mayla)


"Begitu ya" "Ngomong-ngomong apa itu berhubungan dengan quest itu?"(Inori)


"Iya, kalau mau meningkatkan Class ku. Aku harus meminta saran dan misi langsung darinya"(Mayla)


"Ohh, mau upgrade class" "tapi aku iri denganmu. Bahkan kamu tidak tahu siapa yang mau kamu temui, dengan beberapa kata darimu dia langsung setuju melakukan pertemuan"(Mayla)


"Begitulah, lagipula aku juga ada urusan dengan tetua lain" Kami akhirnya sampai. Mayla terlihat gugup dan diam saja.


Aku mengetuk pintu dan terdengar suara familiar dari dalam "Masuk"(Fira) Aku masih berusaha mengingat sambil membuka pintu.


Begitu melihat wanita berjubah biru dengan rambut yang juga biru membuatku akhirnya mengingat dia siapa


"Kamu sudah tiba"(Fira) "Sebenarnya bukan aku yang sedang butuh tapi-" "Aku tahu. Aku akan membantu dia kalau kamu mau menerima permintaanku"(Fira)


Oh, ok jadi itu tujuannya "Apa kabar?"(Ires) "Baik.. Ehmm.. Ires kan?" "Untung saja kamu ingat"(Ires) "Sudah lama ga ketemu. Bahkan sekarang namamu terdengar dimana-mana"(Ivan)


"Ivan? Oh benar kamu Ivan kan?" "Jangan bilang kamu lupa denganku?"(Ivan) "Entahlah banyak hal yang terjadi padaku selama ini"


"Ini kan.. Bunga Frostite. Tumbuhan beracun"


"Seperti yang diharakan dari Assasin yang hebat ya. Benar kami butuh tumbuhan itu"(Fira)


Bunga ini termasuk sulit dicari bukan cuma karena langka saja. Melainkan ini merupakan bunga yang mekar didalam air yang membeku


"Tapi dimana aku bisa menemukan ini?" "Moon lake dekat kamu harus melewati benteng Ralder. Diatas sana ada danau yang membeku, masalahnya yang menjaga disana merupakan serigala tingkat tier 1 Moon wolf.


Cukup mengambil bunganya saja tanpa perlu melawannya. Apa kamu bisa melakukannya?"(Fira)


Tier 1 ya, setingkat dengan Coruption manticore berarti ya. Aku percaya diri sih melakukannya, meski harus membunuh serigala itu juga "Baiklah akan kulakukan"


"Terima kasih, tolong diingat jangan kesana saat bulan purnama atau kamu akan mati"(Fira) "Baiklah, aku harap kamu mau membantunya. Aku permisi"


Aku dan Inori pergi dan menemui Rikki di divisi Formasi. Aku mengetuk pintunya tapi tidak ada jawaban


"Apa mereka tidak ada di tempat?"(Inori) "Bisa jadi" Tapi aku penasaran, apa memang mereka tidak ada atau tidak mendengar

__ADS_1


Aku terkejut ternyata pintunya tidak terkunci


Aku membuka pintunya, sepertinya aku salah masuk. Ini kayaknya gudang deh.


Banyak buku, gulungan, dokumen, kertas berserakan dan menumpuk seperti tiang dan bukit


"Sepertinya kita salah masuk" "Seingatku disini tempatnya. Pintunya saja mirip"(Inori)


Saat aku memperhatikan pintunya.


Salah satu pilar buku dan kertas ambruk kearahku. Aku menggunakan pisau untuk membuat perisai.


Hal itu membuat efek berantai hingga akhirnya semua buku dan dokumen yang menumpuk ikut rubuh semua, debu langsung memenuhi tempat ini.


Aku dan Inori batuk-batuk karena debu ini


"Siapa itu?"(Martin) Martin keluar dari tumpukan kertas dan buku


"Oh kamu. Misi mu bagaimana? Ada kendala?"(Martin) "Tidak sih. Aku ingin memberikan kristalnya dan sisa gulungan penyegel dimensi itu"


"Oh begitu ya. Sayang sekali guruku sedang keluar"(Martin) "Oh, jadi karena itu kerjaanmu sebanyak ini" "Justru karena kerjannya banyak dia kabur"(Martin)


"Martin siapa itu?"(Heidi) Heidi keluar dari tumpukan buku dan kertas disusul yang lain


"Oh senang melihatmu. Aku merasa akan mati jika terus kerja seperti ini"(Alvin) Aku tidak bisa berkata apa-apa melihat keadaan mereka yang cukup mengenaskan


"Bagaimana kalau istirahat dulu. Dan kita makan dulu" "Aku setuju"(Heidi) Akhirnya aku dan yang lain pergi kerestoran dan makan disana


"Tier 1 kamu serius?"(Martin) "Itulah Manticore aneh yang kuhadapi di dungeon itu" "Berarti kamu itu kuat bisa menang melawan tier 1 sendirian"(Vio)


Kami sedang membicarakan banyak hal sambil makan termasuk keadaan di dungeon dark predator


"Misi dari nona Fira ya"(Gleda) "Harusnya kalau cuma tier 1 kamu tidak akan mati kan?"(Fellix)


"harusnya sih begitu. Oh ya kenapa kalian bersama dengan mereka bertiga? Bukanya harusnya kalian dengan Olivia?"


"Karena pekerjaan kami semakin banyak akhirnya kamu lihat sendiri seperti apa"(Martin) "Sudah 1 minggu aku tidak keluar dari ruangan itu. Apalagi setiap hari ada saja yang mengirim kerjaan lagi"(Fellix)


"Paling tidak istirahat saja disini sebentar sebelum kembali kerja lagi" Mereka langsung suram mendengarku

__ADS_1


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2