Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 125 Menyelesaikan Dungeon


__ADS_3

Keadaan jadi sangat gelap dan dingin karena didalam kerang. Bahkan Pria itu tidak terlihat,


Sudahlah cepat atau lambat kita harus melawannya secara langsung.


Aku melempar Cresent knife. Garis cahaya yang ditinggalkannya membuat kita bisa melihat sedikit.


Yang muncul pertama kali di penglihatan adalah Trisula yang akan menusuk kami.


Freyas menahan serangan itu dengan dinding emas.


Ledakan cahaya terjadi di punggung pria itu.


Inori langsung maju dan menyerang pria itu dari samping.


"Heaven fall"(Freyas) Freyas menyerang dengan kapaknya, Pria itu hanya terdorong.


Tapi darahnya tetap berkurang.


"Attack formation magic balista" 4 cahaya merah langsung menghantam wajah pria itu.


Serangan beruntun dari Inori dan Freyas membuatnya tidak bisa mengalihkan perhatiannya.


Aku mengayunkan rantai untuk terus menyerangnya. Keadaan semakin sulit, pilar-pilar es muncul secara acak.


Kabut es yang membuat gerakan jadi lambat juga menyebar disekitar pria itu. Inori yang paling terpengaruh.


Aku lebih banyak menggunakan serangan jarak jauh jadi tidak terlalu berpengaruh sedangkan Freyas lebih banyak bertahan.


Pria itu mengayunkan Trisulanya, Freyas yang berada tepat didepannya terdorong sampai kepinggir, Inori malah terpental sampai menabrak ujung kerang.


Aku sempat menggunakan Backstab dan muncul dipunggung pria itu.


"Attack formation Giant slash"


Cahaya pisau dibawah yang disusun Spirit bersinar membentuk pedang ditanganku.


Aku menebas punggung pria itu berkali-kali.


Di tebasan kelima membuat ledakan besar bersama dengan pria itu yang terkena paralysis.


Aku melompat dan melempar sabit kearahnya. Sabitku mengenai dan memberikan luka tanpa henti pada wajahnya.


Aku turun dan langsung menyusun formasi


"Attack formation magic cannon" Laser mengenai mukanya setelah sabit ku kembali.


Inori kembali berdiri dan menyerang lagi.


"Sebanyak apa manamu? Daritadi gak habis-habis"(Freyas) "Sihir milikku mana yang dipakai sedikit"


Inori menyerang dengan ganas dibagian bawah, Freyas juga mulai maju. Setelah pertarungan yang sangat lama ini.


Darah dia berkurangnya sedikit sekali baru mendekati 30% Benar-benar tebal. Aku menarik pisau-pisau yang ada dipunggungnya.


Dan menyusun formasi lagi

__ADS_1


"Attack formation Magic balista" Setelah laser berubah jadi beberapa pisau.


Seberkas cahaya kembali mengenai wajahnya. Baik sekali lagi, aku menarik semua pisauku. Tapi pria itu menatapku.


Apa aku menarik aggronya? Damage milikku melebihi Freyas? Pria itu mengayunkan Trisulanya kearah Freyas.


Dalam sekejap seluruh tempat itu dan menyebar kearahku menjadi es.


Aku langsung menyusun formasi.


"Defense formation shell shield"


Kabut es melewatiku, tapi yang mengerikan setelahnya. Puluhan jarum es keluar, Freyas yang malang terkena beberapa jarum es.


Jarum-jarum es menghantam perisaiku tapi tidak berhasil menembusnya. Para spirit menyerang tanpa henti dengan bom dan pisau elemen.


Hal itu membuat perhatian Pria itu teralihkan dan tidak menyerang Freyas yang sedang meminum life potion.


Serangan dari Inori juga tidak berhenti sedikitpun, hal ini membuat damage tidak terputus.


Baiklah, lebih baik aku juga mulai menyerang.


Aku melempari pisau pada pria itu.


"Valkrie aura"(Freyas)


Aura emas mulai keluar dari tubuh Freyas setiap serangannya jauh lebih memberikan banyak damage daripada sebelumnya.


Ledakan dari serangan Freyas terjadi tanpa henti. Baiklah kalau begitu aku juga maju.


Aku berubah jadi bayangan dan menusuk punggung pria itu. Dari atas aku menarik semua pisau yang menusuk dibadannya.


Semua pisau menembus tubuhnya dengan kejam. Aku mengambil satu dan kualiri mana.


Membuat ledakan dipunggungnya.


Aku menyerang berkali-kali dan melompat kedepan. Aku melempar Cresent knife ketubuhnya dan membuat ledakan lagi.


Begitu mendarat ditanah aku menarik semua pisau ditubuhnya, membuat seluruh pisau kembali menembus tubuhnya.


Trisula miliknya menusuk kearah Freyas membuat badai jarum es karena terlalu cepat aku juga terkena dampaknya dan membeku bersama Freyas.


Setelah 10 detik es yang membekukanku mencair, Freyas masih diserang tanpa ampun.


Aku menyusun formasi "Attack formation elemental spear" tombak api kulemparkan kearah pria itu membuat ledakan besar.


Aku kembali menarik semua pisau dan membuat tombak kedua. Kali ini ledakan yang dibuat lebih besar.


Darah pria itu turun ke 25% Sebentar lagi. Sambil terus menyerang hal mengejutkan terjadi.


10% Darahnya hilang seketika, belum juga sadar setelah kejadian itu. 10% Darahnya hilang lagi.


Ular diluar berhasil dibunuh Rian dan Atemis.


Kerang meronta, semua kehilangan keseimbangan.

__ADS_1


Bahkan Inori sampai membentur pinggir kerang. Air yang sangat banyak masuk, Keadaan semakin gawat.


Spirit langsung mengangkat kami. Mulut kerang terbuka lebih banyak air yang masuk membuat kami dalam keadaan tenggelam.


Untung Spirit dengan cepat membawa kami naik ke permukaan. Meski begitu darah kami menurun tanpa henti.


Setelah beberapa persen darah yang hilang, kami keluar juga dari dalam lautan.


Aku, Freyas, dan Inori langsung memuntahkan air laut yang masuk kedalam mulut.


Dan meminum life potion "Kerang sialan"(Freyas) "Setelah sekarat ingin menenggelamkan kita"(Inori) "Kayaknya hal yang lebih mengerikan akan terjadi"


Tsunami raksasa kembali terjadi.


"Astaga. Ocean castle"(Rian34) Air laut membentuk dinding yang sangat tinggi, bahkan mengelilingi kita semua.


Aku melempar pisau kelaut. Akan kuhabiskan seluruh mana milikku.


"Great defense formation Absolute wall"


Dinding es raksasa keluar seperti puluhan menara es yang memisahkan laut menjadi 2.


Tapi tsunami ini jauh lebih besar bahkan daripada pertahanan yang dibuat Rian.


Tsunami menghantam pertahanan Rian dan hilang. Baru menghela nafas, tsunami berikutnya datang bahkan di ombak yang datang tercampur puluhan jarum es yang besar.


Serangan itu menghancurkan pertahanan Rian dan menghantam dinding es milikku.


Aku memasang mana & life vessel yang langsung mengisi baik darah maupun mana milikku.


Freyas maju kedepan "Valkrie manifistation, Heavenly Dome"(Freyas) Aura emas membentuk seorang wanita raksasa dengan perisai layang-layang yang sangat besar.


Wanita itu memiliki sayap dan memakai zirah, sayapnya membungkus kita semua. Dan perisainya menghadap tsunami yang datang.


Tembok es milikku hancur, Trisula muncul dari retakan dan menghantam perisai raksasa milik wanita itu.


Perisai itu mulai terlihat retak, darah Freyas turun tanpa henti seperti air terjun. Jika Freyas mati maka kita akan menyusul.


Karena itu aku langsung membuat formasi 10-6-4-2 "Great attack formation Death ray"


Seluruh pisau mengeluarkan cahaya dan membentuk bola cahaya besar.


Yang semakin lama semakin kecil, dari biru terang, jadi biru malam, terus jadi ungu gelap, dan akhirnya hitam.


Bola yang tadinya sebesar tubuhku jadi sekecil bola tenis. Bola itu berubah jadi laser kecil yang sangat cepat, melewati celah yang dibuat trisula langsung ke dada Pria itu.


Ledakan terjadi diujung sana, seluruh darah pria itu langsung habis dan tubuhnya berubah jadi cahaya dan menghilang.


Trisula yang menyerang juga ikut hilang, menyisakah kerang dalam keadaan terbuka lebar.


Aku naik 3 level sekaligus, yang lain juga sama. Malah Inori dapat 4 level sekaligus.


Akhirnya dungeon ini selesai.


**TO BE COUNTINUE...***

__ADS_1


__ADS_2