Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 183 Dungeon Sewer Castle


__ADS_3

Laser petir hitam meyambar kearahku.


"Defense formation wall shield" Perisaiku membuat dinding yang memisahkan aku dan raja tikus itu.


"Inori" "Aku mengerti"(Inori) "Saat mulai melesat jangan lupa untuk menjatuhkan semua pisau ini" "Aku mengerti"(Inori)


Aku memberikan 5 pisau pada Inori. Inori berdiri didepanku dan aku menyiapkan pisau angin.


Menunggu perisaiku hancur yang sekarang sudah mulai retak. Dan perisaiku hancur


"Charge"(Inori) Dengan pisau angin milikku Inori melesat dengan cepat menembus tikus raksasa itu


"Great attack Formation elemental Lance"


Aku langsung membuat 2 tombak dengan mata bor.


Aku melempar satu yang langsung menusuk mata tikus itu. Dengan cepat aku sudah menyentuh gagang tombak itu


"Cannon spear" Tombak langsung menembus mata tikus dan masuk kedalam tubuhnya. Tombak kedua langsung kutancapkan dikepalanya.


2 ledakan langsung terjadi dari dalam tubuhnya dan kepalanya.


Dan serangan terakhir milikku "Trap formation elemental Pilars, Trap formation elemental Explode"


Jarum elemental keluar dari seluruh tubuhnya beserta ledakan tanpa henti dari luar dan dalam tubuhnya terutama kepalanya.


Dan tikus itu mati. Semudah ini? Serius? Bahkan sampai menyisakan material aku masih menatap tempat tikus itu


"Ada apa?"(Inori) "Apa kesulitan game ini turun?" "Turun darimana?"(Inori) "Kenapa tikus itu mudah sekali mati? Padahal masih banyak yang mau kulakukan"


"Hei, kalau kamu mau lebih sulit lawan saja naga. Jangan tikus"(Inori) "Benar juga. Ayo kita kumpulkan yang lain juga" "Kamu beneran sudah gila"(Inori)


"Kenapa? Bukanya itu wajar?"


"Membantai semua raja tikus kamu bilang wajar?"(Inori) "Nikmati saja. Ayo"


Dengan cara yang sama, dimulai dengan serangan laser yang membunuh semua tikus


Dan membunuh raja tikus. Tidak begitu sulit untuk membunuh semua raja tikus setelah 2 jam semua raja tikus sudah mati.


Aku sudah bisa membuat equipment ekslusif milikku. Kami terus berjalan sampai diujung jalan yang terhalang pintu air.


Aku menyentuh pintu air dan tertulis nama tempat itu


Dungeon Sewer Castle


-Solo (X)


-Party (2/10)


-Guild (2/50)

__ADS_1


Pilihannya hanya bisa party atau guild. Aku tidak berani sih membayangkan untuk guild


"Apa kamu pernah ikut raid dungeon?"


"Pernah beberapa kali. Dan jujur saja aku jadi beban disitu"(Inori) "Ceritakan bagaimana boss disana"


"Menyebalkan selain ukurannya yang besar, boss disana kebanyakan tebal dan mainnya keroyokan. Setiap mini boss bersama dengan beberapa boss lain yang lebih kecil. Bahkan mereka memiliki regenerasi HP dan beberapa serangan pamungkas yang akan langsung membunuh beberapa orang"(Inori)


"Ya, lupakan soal guild. Kita ambil party saja"


Aku memilih party dan harus memasukkan 5 soul orb dari raja tikus. Menyebalkan.


Kami berjalan maju dan dihadang beberapa tikus dan lintah yang tidak terlalu sulit dibunuh sampai bertemu mini boss pertama.


Corrosion Lecch


Level: 50


Baiklah ini menyebalkan selain itu dia mengeluarkan puluhan lintah lain yang tidak kalah menyebalkannya. Karena bisa meledakkan cairan asam ke segala tempat.


Puluhan lintah maju menyerang kearah kami


"Inori mundur dulu. Defense formation wall shield"


Dinding api terbentuk dan membakar semua lintah yang berusaha mendekat. Ledakan terjadi, untung saja dinding api menguapkan cairan asam mereka.


Beberapa Lintah elite mulai menembakkan cairan asam yang terus menguap.


"Kalau lintah itu tidak masalah"(Inori)


"Baiklah, kuserahkan yang elite padamu ya.


Attack formation wave rush"


Gelombang api menerjang dan membakar semua lintah kecil itu. Dan akhirnya letupan tanpa henti terjadi.


"Ayo, attack formation Giant slash" Dengan pedang api ditanganku, kami berdua maju melewati dinding api.


Inori menebas semua lintah elite disana, beberapa membeku dan beberapa terbakar.


Aku melewati mereka dan melihat boss dari lintah menjijikan ini.


Semprotan asam dia keluarkan dari mulutnya


Aku memberikan mana pada pedangku


"Rapid slash"


Dengan cepat aku menebas semua cairan racun yang kearahku dan menebas lintah itu.


Ledakan terjadi dan darah lintah itu berkurang 5%

__ADS_1


"Attack formation magic cannon" Laser es mengenai kepala lintah dan membekukannya.


Membuatnya tidak bisa menggunakan racun lainnya.


Aku menusuk pisauku ke tubuhnya setelah 10 kali tusukan hanya sekali ledakan yang terjadi.


Beberapa serangan meleset karena tubuhnya berlendir. Es pecah dan dia mengeluarkan puluhan lintah peledak lagi.


Aku mundur sambil melempar bom sihir dan ledakan terjadi membuat beberapa lintah ikut meledak.


Aku menebar pisau disegala tempat "Kalau benda tajam tidak bisa melukaimu bagaimana dengan ledakan sihir. Trap formation elemental explode"


Ledakan terjadi diseluruh lorong. Semua lintah peledak ikut hancur dan darah dari boss lintah berkurang 10%


Sekarang darahnya tersisa 80% harusnya tidak begitu sulit. Kalau begitu serangan kedua.


Para spirit keluar dan menyerang boss lintah itu. Aku juga mengeluarkan rantai dan mencabuknya.


Rantai api memberikan damage lebih besar padanya daripada rantai petir. Karena seranganku Boss lintah itu fokus padaku


Beberapa kali dia menyerang dengan semprotan racunnya, giginya, atau berusaha menindih dengan tubuhnys.


Bagaimanapun dia adalah lintah bukan ular. Gerakannya terlampau lambat. Jika bukan resistenku terhadap racun cukup tinggi aku yang akan tamat disini.


Boss itu kembali membuka mulutnya. Aku memanfaatkan hal itu dengan melempar pisau kedalam sana. Bukan cuma satu melainkan 3


"Trap formation elemental explode" Ledakan terjadi didalam mulutnya membuat api keluar dari sana


"Sekali lagi" Dan ledakan terjadi lagi membuat boss itu langsung jatuh tidak bergerak


"Prison formation elemental cage"


Angin dan petir membentuk dinding yang mengurung aku dan boss lintah itu


"Elemental explode" Sisa-sisa dari pisau membuat ledakan disekitarnya


Dan inilah serangan terakhirku. Aku melilitkan rantai ditanganku "Heavenly fire" Tinjuku yang diselimuti api membakar tubuh boss lintah itu tanpa ampun.


Apalagi karena formasi pengurung yang kubuat tornado api terbentuk. Tubuh boss lintah meledak dan keluar 3 boss lintah yang lebih kecil.


Tapi itu tidak bertahan lama sebelum meledak juga. Akhirnya puluhan lintah lainnya keluar dan hancur satu persatu tidak menyisakan lintah yang masih hidup.


Formasi menghilang dan Inori juga sudah selesai "Apa sulit?"(Inori) "Sulit sekali"


"Kamu bohong"(Inori) "Tidak aku tidak bohong. Lintah itu bisa membelah diri jadi banyak"


"Tidak ada sisanya tuh"(Inori) "Mereka terbakar sampai mati" "Kamu itu memang tidak normal. Aku yakin satu guild saja perlu waktu lama untuk membunuh lintah itu"(Inori)


Aku perlu mengakui hal itu sih. Yang pertama serangan fisik tidak terlalu berpengaruh pada lintah, yang kedua jika bukan serangan area akan sulit memberikan damage tinggi dan yang ketiga perlu resisten racun yang tinggi.


Memang sih boss ini cukup sulit. Yang jelas sekarang bisa melanjutkan perjalanan. Dan menyelesaikan quest dulu.

__ADS_1


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2