
Aku langsung maju sambil mengayunkan pisauku. Dengan tongkatnya, Lich menahan tebasan pisauku
"Backstab" Aku berpindah kepunggungnya dan menusukkan pisauku. Pisauku menusuk tulangnya, tapi tangannya menangkap kepalaku.
Aku mengeluarkan pisau cahaya dan memasukkannya kedalam lubang mata di tengkoraknya.
Pisau itu meledak membuatnya terhuyung-huyung mundur. Begitu aku mendarat aku melempar 4 pisau dan mengayunkan rantaiku. Ledakan terjadi dan rantaiku melilit sesuatu.
Tombak tulang melesat melewati asap kearahku. Aku menunduk menghindari tombak itu tapi tombak itu meledak dan menyebarkan duri tulang ke segala arah.
Punggungku dipenuhi duri tulang. Rantaiku tertarik, dan aku juga terseret kedalam asap.
Didepan wajahku muncul tombak tulang yang akan menusuk wajahku.
Aku mengeluarkan satu pisau dan membentuk perisai menahan tombak itu.
Kali ini aku melihat Lich itu, tulang rusuknya membuka dan menjadi tombak tulang yang melesat kearahku.
Vanish. Aku mundur dan menghilang, meninggalkan satu pisau yang sebelumnya aku pakai sebagai perisai.
Pisau itu meledak, dengan pedang ditanganku aku menebas punggung Lich itu
"Rapid slash"
Puluhan tebasan aku lakukan dengan cepat sebelum Lich itu berbalik kearahku. Lich itu berbalik sambil mengayunkan tongkatnya.
Aku mundur dan menyadari aku sudah diujung naga ini. Naga yang kami injak terbang keatas membuatku jatuh kebawah.
Spirit kukeluarkan dan langsung membawaku mengejar naga itu. Vany dan yang lain juga mulai menyerang naga itu.
Lich mengayunkan tongkatnya 5 bola hitam dan 5 bola es terbentuk. Semua bola es menembaki aku dan pasukan Vany dengan duri es.
Sedangkan bola hitam menembakkan laser yang sangat cepat. Aku juga melempari Lich itu dengan pisau dan Cresent knife. Hanya saja serangan dia terus menghadang seranganku dan membuat ledakan.
Aku dilempar kearah Lich oleh spirit dengan tombak ditanganku. Aku menusuk kearah Lich.
Lich menahan tombakku dengan tongkatnya. Aku dan Lich saling bertukar serangan, tongkat dan tombak saling beradu tanpa henti.
"Spear dance" Aku menebas, mengayun dan menusuk tombak dengan cepat membuat Lich tidak bisa mengikuti ritmeku dan terkena serangan berulang kali.
Tombakku meledak, aku langsung melempar 2 Cresent knife kearah Lich itu. 2 ledakan terjadi sementara aku menyusun formasi lain.
"Attack formation great Axe" Aku mengayunkan kapak kearah asap yang menutupi Lich itu.
Lich menangkis kapakku dengan tongkatnya sementara tangan kirinya di ulurkan kearahku
Dari tangan itu keluar tangan arwah yang langsung melesat kearahku.
Aku terpaksa mundur menghindari tangan-tangan itu. Lich mengayunkan tongkatnya keatas dan ledakan salju terjadi.
Salju hitam langsung menerjang kearahku. Aku bertahan dengan kapakku, meski bisa ditahan seberapa.
Aku mulai terkena efek membeku dan tercemar. Beberapa bagian tubuhku mulai menghitam.
Selagi aku bertahan Lich itu kembali menyerang. Pilar es raksasa menghantam kapakku dan meledakkanya.
__ADS_1
Aku terpental jatuh tepat melewati kepala naga ini. Naga yang melihatku langsung mengumpulkan cahaya biru di mulutnya
"Sial!!! Defense formation Penta shield" Semburan es dari naga menghantam perisai segilima milikku.
Retakkan mulai terlihat, aku langsung menggunakan formasi kedua "Great defense formation absolut Shell"
Ratusan perisai menutupiku dan membentuk cangkang raksasa. Perisai segilimaku hancur dan semburan itu mengenai cangkang perisai secara langsung.
Aku melesat dengan kecepatan tinggi ketanah. Ledakan besar terjadi, untung saja sebelum mencapai tanah aku sudah diselamatkan spirit.
Semburan itu membuat kabut es disekitar dan membekukan para skeleton disekitarnya.
Aku menatap keatas, tinggi. Itulah yang ada dipikiranku.
Selama masih terbang sulit mengurus dia. Satu-satunya caranya ya, jatuhkan dulu naganya
"Great defense formation Elemental Lance. Great defense formation Elemental serpent Barrage"
Belasan ular cahaya melesat kearah naga itu. Aku juga bersiap menyerang dengan tombakku.
Ular-ular ini melilit naga itu dan aku menusuk kepala naga dengan tombak berujung bor ini. Ledakan terjadi tapi naga ini masih hidup.
Aku membuat formasi lagi dan mengawasi Lich yang mulai memperhatikanku.
Arwah biru keluar dari tongkat Lich dan menyerang kearahku
Aku mengeluarkan puluhan spirit untuk melawannya "Great attack formation elemental lance"
Tombakku sudah selesai. Aku melempar Cresent knife dan pisauku kearah Lich itu.
Aku melempar tombakku kearah Lich itu. Tombakku ditahan dengan tongkatnya
Para Spirit melempar rantai yang langsung melilit seluruh tubuh Lich itu
Aku mengeluarkan 2 rantai api dan es melilitkannya ke kedua tanganku. Aku memukul tombakku dengan cepat tombakku menusuk perut Lich itu.
Aku kembali memukul tombakku, kali ini Lich terdorong sampai ke pangkal ekor naga. Aku meninju lich itu membuat ledakan yang menjatuhkannya dari naga.
Tombakku meledak membuat Lich itu jatuh semakin cepat. Ledakan terjadi, aku mengunakan spirit untuk turun.
Spirit melemparku dari ketinggian yang cukup aman untukku. Aku meninju lich itu dengan tangan yang dililitkan rantai.
Ledakan terjadi dan aku mundur dulu "Yinyang edge. Dark swamp" Pohon raksasa terbentuk, dan bola es raksasa juga terbentuk diatas pohon.
Aku menyebar pisau sementara Lich belum bisa bergerak "Great Prison formation elemental seal"
Rantai cahaya keluar dari formasiku menembus tubuh Lich dan mengikatnya. Selagi mundur aku juga melempar cresent knife yang berhasil membentuk lingkaran.
Keadaan jadi kacau balau. Dimana ada pohon raksasa dengan rantai cahaya yang tersebar diselimuti bola petir dan bola es yang berubah jadi bola api menghantam itu semua.
Aku menatap kekacauan yang kubuat sambil meminum magic potion. Tidak berselang lama semua itu hilang menyisakan Lich dengan darah berkurang 40%
Ternyata efeknya lumayan juga. Lich mengetuk tongkatnya ke salju. Tangan tulang raksasa muncul dan berusaha menepukku.
Setengah tubuh dari tengkorak itu mulai keluar dari salju. Belasan panah dengan bayangan ular menembus tengkorak dari kerangka raksasa itu dan menghancurkannya.
__ADS_1
Lich mendarat dan menatap Atemis di langit
"Aku bantu ya. Semua naga sudah kami habisi"(Atemis)
"Urus summonnya saja. Aku ingin menyelesaikan dia secara langsung" "Baiklah jika itu maumu"(Atemis)
Aku mengeluarkan Servant dan maju bersama menyerang Lich itu. Skeleton bermunculan disekitarnya
Hanya saja dihancurkan oleh panah Atemis. Aku menebas Lich itu dan berhasil ditahannya.
Servant memutariku dan menebas Lich itu dengan sabitnya. Lich itu terdorong maju dan berusaha menjauh.
Tapi aku tidak membiarkannya, 4 pisau mengenainya. Servant melempar sabitnya tapi berhasil ditahan Lich itu.
Aku muncul di punggung Lich itu dan menusukkan pedang cahaya. Lich mengayunkan tongkatnya dan berhasil memukulku mundur.
Tapi aku menarik semua pisauku dan menembus badan Lich. Servant mencakar Lich itu dan menggunakan Soul slash kepadanya.
Soul Slash hancur dengan kibasan tangan Lich bersamaan dengan itu kepala naga dari salju muncul dan mengigit Servant.
Hanya saja Servant berhasil menghindarinya. Panah dari Atemis melesat menghancurkan kepala naga itu.
Aku membuat kapak dan mensummon harimau yang langsung menyerang Lich.
Tangan tulang keluar menangkap harimau itu, dan aku memanfaatkan hal itu untuk menebas Lich dengan kapakku.
Tembok es yang didalamnya dipenuhi tulang muncul menahan seranganku. Gelombang tangan-tangan tulang muncul memaksaku untuk mundur.
Tembok itu hancur menampilkan Lich dan arwah tengkorak yang memegang sabit besar.
Skill itu lagi.
Semua terjadi dengan sekejap, darahku langsung dikosongkan. Apa aku kalah?
"Lune Revive"(Presley)
Aku kembali berdiri seluruh darahku kembali penuh "Terima kasih Presley. Dan kamu!!!"
Pertarungan semakin sengit.
Duri es, gelombang es terus digunakan untuk menyerangku. Setiap dia menggunakan Summon langsung diserang Atemis.
Jika yang muncul Summon tipe bos. Summon itu mengacuhkanku dan pergi, aku tidak tahu kemana dan mau apa.
Aku cuma ingin membunuh Lich ini. Puluhan formasi, puluhan rantai, dan ratusan pisau terus kugunakan tanpa henti.
Aku juga menggunakan semua skill yang kupunya sampai akhirnya darah Lich itu tersisa 10% dan aku mundur
"Sudah berakhir" Lich itu menatapku dan matanya berubah jadi merah. Tapi dalam sekejap seluruh darahnya langsung habis
Dan Lich itu jatuh ketanah "Ini kemenanganku" Lich menatapku dengan benci sebelum tubuhnya menghilang menyisakan beberapa equipment, pecahan dan vas kecil
Akhirnya berakhir juga. Dan tanpa kusadari seluruh anggota Elegant ada disekitarku menikmati pertarunganku
Kalian ini benar-benar menyebalkan
__ADS_1
**TO BE COUNTINUE...***