
Setelah lintah sekarang slime. Dungeon ini mimpi buruk untuk para warrior. Apalagi melihat Inori disana memukul-mukul slime dengan pedangnya.
Slime merupakan mob terendah dalam rpg classic dan merupakan salah satu mob paling menyebalkan di game VRMMORPG
Karena mereka sepenuhnya kebal terhadap serangan fisik. Benar-benar kebal sampai tidak ada damage sama sekali jika menyerang dengan serangan fisik.
Selain itu mereka juga punya Resisten mutlak pada salah satu elemen. Untungnya yang kami temui ini Acid slime.
Acid slime kebal terhadap serangan es dan sangat lemah terhadap api. Dan Inori sekarang hanya menggunakan satu pedangnya.
Karena salah satu pedangnya memiliki elemen es. Dan sekarang itulah yang terjadi, Inori memukul-mukul slime dengan pedang api.
"Sampai kapan ini akan terus berlanjut?" "Aku sudah membunuh 10, sebentar lagi pasti akan menemui boss ko"(Inori)
"Coba bilang setelah melihat lautan slime itu"
Didepan kami pasukan slime yang membentuk lautan itu. Entah ada berapa banyak disana.
"Sebentar lagi kok. Paling sebulan"(Inori) "Aku saja yang bertindak. Great attack formation Atomic pulse"
Bola api raksasa sebesar lorong ini terbentuk dan meledak. Ledakannya membuat awan api setinggi satu kaki membakar semua slime itu.
Termasuk yang ukuran besar dibelakang sana
menyisakan slime terakhir sebesa lorong ini yang terbakar tanpa henti dan musnah.
"Apa-apaan dah bos ini?" "Aku berasa di carry"(Inori) "Baru kali ini melawan boss beda belasan level mati karena satu formasi"
"Jangankan boss satu pasukan guild level 40 juga pasti mati karena formasi itu"(Inori)
"Ehmm... Kalo begitu lanjut-"
Aku merasakan sesuatu "Ada apa?"(Inori)
"Ada ruang harta. Ghost walk" Dengan Ghost walk aku bisa melihat ruangan tersembunyi dan aku menemukannya.
Aku langsung pergi ke salah satu sisi lorong dan menembus dinding disana "Hei itu tidak adil-"(Inori)
Aku tembus kedalam ruangan seperti gudang. Ada beberapa tabung kaca berisi racun disini.
Awal dari slime kah? Ada beberapa tumbuhan beracun juga disini yang tumbuh begitu saja.
Aku juga menemukan buku disini
Slime Alchemist (Unique)
Merupakan buku yang berisi cara membuat slime buatan
__ADS_1
Syarat: Tidak memiliki job atau tidak memiliki job sekunder
Mirip seperti skill book tapi ini bisa membuat class lain. Apalagi tingkatnya Unique jika player tanpa job bisa memiliki class ini meski fokusnya pada produksi jadi combatpun tidak masalah. Yang sedikit unik adalah tertera Alchemist disini.
Apa berarti slime itu tipe ramuan juga? Entah kenapa kalau seperti itu masuk akal. Ada pintu disana, saat aku berusaha membukanya ternyata terkunci.
Sepertinya ini ruang bawah tanah. Aku akan menggeledah tempat ini sampai cooldown Ghost walk selesai.
Inori masih menunggu disini "Dapat harta?"(Inori) "Aku dapat beberapa" Aku membuka kotak yang kutemukan.
Yang berisi aksesoris yang bisa meningkatkan resisten racun, selain itu ada beberapa kristal tingkat normal disana dan tanaman beracun lainnya.
"Apa tidak apa-apa ini buatku?"(Inori) "Tidak apa-apa. Lagipula akan sulit jika banyak monster beracun lainnya"
"Benar juga"(Inori)
Setelah Slime sekarang buaya, kami membunuh beberapa buaya yang menghalangi jalan sebelum aku berhenti.
Aku menatap dinding disini. Ghost walk, dibalik dinding ini bukan ruangan melainkan lorong
"Inori" "Kenapa?"(Inori) "Disini" Aku menembus dinding itu dan keluar di ruangan penjara.
Ada beberapa tulang disini. Apa mereka akan jadi skeleton? Aku memperhatikan dinding dibelakangku.
Bisa kuhancurkan tidak ya? Inori tidak bisa masuk jika tidak kuhancurkan. Aku merasa lewat sinilah terdekat menuju laboratorium.
Dan dinding itu akhirnya berlubang "Sepertinya kamu agak keterlaluan"(Inori) Inori masuk kedalam lewat lubang itu.
"Apa ini penjara?"(Inori) "Sepertinya iya" Aku mendekati pintu diujung lorong ini
"Bar-bar apa sembunyi-sembunyi?" "Kenapa menanyakan itu padaku?"(Inori)
"Karena kalau bar-bar ya. Kita akan melawan gelombang musuh. Ingat targetmu kan Franskenstein"
"Benar pasti itu sulit. Tapi memang ini sudah dekat Laboratorium?"(Inori) "Aku yakin begitu"
Aku menunggu sampai CD dari ghost walk habis dan langsung menembus pintu.
Baru keluar, sudah diserang 2 penjaga disini. Satu penjaga menembus tubuhku, aku menangkap kepalanya dan kubenturkan ke dinding 3 kali dan langsung menggunakan Backstab dan menyerang penjaga satunya.
Aku menusukkan pisauku dan menebas lehernya seketika membunuhnya. Aku juga membunuh penjaga satunya.
Aku mendapat kunci dan kugunakan membuka pintu itu "Terima kasih. Sepertinya ada penjaganya"(Inori)
"Aku pikir juga tidak ada. Karena yang didalam penjara itu tulang" "Jenis mereka apa?"(Inori)
"Dampire" "Apa itu?"(Inori)
__ADS_1
"Setengah vampire" "Setengahnya manusia?"(Inori) "Aku harap begitu" Aku berjalan ke sekitar lorong ini.
Banyak Dampire lain disini yang menyerang. Aku membuka satu persatu pintu ini, beberapa berisi Orc, ada juga goblin, juga dark elf, diujung ruangan aku terkejut melihat tahanan disini.
"Ada apa?"(Inori) Inori juga terdiam melihat Elf di penjara. Aku dan Inori memperhatikan setiap sel.
Yang ada 10 semuanya berisi Elf disini. Aku membuka setiap sel itu "Apa kalian baik-baik saja?" "Bagaimana kalian bisa kesini?"(Elf wanita)
"Lewat selokan. Sekarang mulai memusingkan, apa kalian bisa pergi sendiri?"
"Bisa, tapi kami terlalu lemah. Bisa kalian membantu kami?"(Elf wanita)
-Anda mendapat quest
Kawal semua elf untuk keluar dari sini. Sebelum itu bunuh semua Makhluk disini
Kesulitan: Hell
Kegagalan: Semua Elf mati atau kamu mati
Hukuman: Pengurangan level 2
Ini menyebalkan "Bagaimana Inori?" "Aku akan melawan bagian depan. Kamu jaga mereka saja"(Inori) "Kami juga bisa membantu"(Elf wanita) "Baiklah kalau begitu kami jadi penyerang dari belakang"
Setelah keluar dari daerah penjara. Ada tangga yang menuju keatas memasuki ruang laboratorium.
Ada beberapa Dampire yang menghadang tapi itu bukan masalah bagi Inori. Setelah diperhatikan banyak mesin aneh disini.
Dan akhirnya ketemu Frankenstien disini.
Badannya sepertinya dia itu Orc, memegang kapak besar dan tangannya yang lebih besar.
Bertelanjang dada dan ada banyak jahitan disana sini. Selain itu ada beberapa batangan hitam di punggungnya yang mengeluarkan listrik.
"Sepertinya itu bukan lawan yang mudah" "Aku tahu, karena itu tolong bantuannya"(Inori)
Aku hanya bisa melempari pisau dan membuat ledakan sana sini. Elf merapalkan sihir dan membuat beberapa bola api untuk menyerang Frankenstien itu.
Inori menyerang dengan memutarinya. Kecepatan Inori membuat dia kesulitan mengejar Inori.
Tebasannya membuat ledakan dan kekacauan disini yang membuat ini semakin sulit.
Aku membuat tombak dan melemparnya kebadan Frankenstien itu. Inori memukul tombak itu yang membuatnya masuk kedalam tubuhnya.
Bersama ledakan Frankenstien itu terbunuh. Baru 1 masih ada 9 lagi, dan itu membuatku lemas.
**TO BE COUNTINUE...***
__ADS_1