
Mereka sudah tiba semua. Aku tidak tahu apa-apa sih tentang mereka. Haruka dan Hanz berlari kearah Demon Mesengger.
"Shadow Sign"(Hanz) "Fatamorgana"(Haruka)
4 bayangan Hanz muncul disekitar Demon mesengger.
Sedangkan Haruka jadi 4 Hanz hilang begitu saja hanya saja muncul bayangan sekejap yang menembus tubuh Demon mesengger diantara para bayangannya.
Semua Haruka menyerang Demon mesengger. Dia mengamuk dan meninju setiap Haruka yang menyerang.
Hanya saja semua tinju itu menembus Haruka. Semua Haruka itu bergantian menyerangnya tanpa henti membuat darahnya semakin turun.
Dia berteriak dan membuat ledakan. Terkena ledakan itu Haruka dan Hanz menampakkan diri dan terlempar.
Melihat hal itu dia bergerak kearah mereka. Tetapi langsung berhenti, darahnya juga terus turun
"Kena kamu. Knife Tread"(Wendy)
Jika diperhatikan dengan seksama ada benang yang mengikat seluruh tubuhnya.
Hasan langsung muncul didepannya dan menaburkan sesuatu kewajah dia.
Debuff Confuse muncul dan dia memberontak memaksa menyerang. Meski hal itu membuat lukanya semakin parah.
Lesta dan Viesta juga maju menyerang kakinya, dan naik kepunggungnya menyerang punggung dan dadanya sekaligus.
Meski makin terluka dia memaksakan diri meninju kearah Viesta. Avriz muncul lagi diarah tinju yang bergerak kearahnya.
Menahannya dengan pisaunya dan mendorongnya "Fatal Counter"(Avriz) Ledakan angin terjadi darahnya berkurang 5% secara instan.
"Attack formation giant slash. Sky slash. Kalian semua menunduk!!!" Aku mengayunkan pedangku membuat mata pedang panjang yang langsung mengenai tubuhnya.
Yusong menggunakan Backstab dan muncul dipunggungnya "Black rain"(Yusong) Tangannya bergerak tapi tidak terlihat hanya saja darahnya turun tanpa henti.
Dari sini terlihat seperti hujan deras. Servant dan harimau milikku juga maju menyerang dia.
Harimau mencakar bagian depan dan Servant menyerangnya dengan sabit. Dia terus melawan Servant.
"Deathly shadow"(Hanz) Hanz mengeluarkan bayangan mirip orang yang langsung melesat kearah dia.
Bayangan itu berubah jadi kabur dan langsung hilang hanya saja darah dia berkurang drastis.
Haruka muncul diatas kepalanya, dan Yusong ada didepannya "Deathly spring"(Yusong) "Invicible slash"(Haruka)
Ratusan luka terlihat ditubuh dia, ditambah kelopak bunga yang bertebangan menyayat tubuhnya.
__ADS_1
Tangan dia berusaha menggapai Haruka hanya saja langsung berhenti. Ada benang yang melilit tangannya
"Threat binding. Bone breaker"(Wendy) Wendy menarik tangannya. Dan tangan dia langsung patah
"Menyingkir!!" Aku melempar 4 cresent Knife yang langsung membuat lingkaran dan mengurungnya.
Sementara itu kami berkumpul "Dia keras sekali"(Hanz) "padahal sudah dikeroyok seperti ini masa hanya mengurangi darahnya 30%"(Avriz)
"Apa itu akan berlanjut sampai dia mati?"(Wendy) "Kalau seperti itu sudah kugunakan daritadi"
Ledakan terjadi dan dia langsung melesat kearahku. Avriz maju menahan serangan itu lagi. Dia yang tadinya sedang diudara terdorong hingga jatuh.
Begitu dia berdiri benang langsung mengikat lehernya. Wendy yang menarik benang itu, Lesta langsung melesat ke wajahnya dan menghantam wajahnya dengan gagang pisau.
Viesta menusuk dadanya dengan pisau membuat Debuff bleeding. Yusong muncul dari langit dan menginjak wajah dia membuatnya jatuh langsung ketanah.
Bayangan menembus seluruh tubuhnya berkat skill Rachel. Haruka muncul diatas badannya dan menyarungkan pisaunya.
Ratusan luka langsung terlihat ditubuhnya.
Hasan juga maju dan menusuk tubuhnya dengan pisau membuatnya keracunan.
Servant menggunakan Soul slash yang langsung mengenai dadanya. Dia mulai berdiri, Avriz langsung maju tapi yang muncul adalah bola ungu.
Hanz terlihat ada di lehernya dengan pisau yang terhunus. Dia melompat kebawah dan membuat tebasan panjang di wajah hingga kebawah tubuhnya.
"Shadow repeat"(Hanz) Tebasan sejenis muncul di tubuhnya dari mendatar hingga miring.
Dia berteriak dan meninju kearah Hanz. Pisau melesat entah punya siapa menancap dikepalanya.
Tapi dia tetap meninju hanya saja dia meninju ketempat kosong "Ilusion"(Haruka) Puluhan Haruka tiba-tiba muncul dan menyerang dia.
Dia berteriak membuat semuanya terdorong mundur. Aku melempar tombak dengan bor yang langsung menusuk perut dia.
Aku menggunakan Rush stealth dan meninju tombak itu. Ledakan terjadi bahkan sampai menembus tubuhnya.
Harimau melompat dan menerkam lehernya serta mengigitnya. Dia menarik harimau itu dan membantingnya langsung membunuhnya.
Dia membuka mulutnya dan menyemburkan api dari sana "Defense formation Guardian Shield"
Perisai cahaya muncul menahan serangan itu. Lesta dan Viesta muncul dibelakang kaki dia dan menendang lututnya.
Membuatnya jatuh berlutut. Bersamaan dengan itu semburan apinya hilang. Jarum kecil menembus seluruh tubuhnya dari belakang.
Wendy terlihat dibelakangnya menggerakkan tangannya "Death Cacoon"(Wendy) Benang langsung membungkus seluruh tubuhnya.
__ADS_1
Meski sebentar karena benang itu putus sedikit demi sedikit Yusong mengayunkan pisaunya
"Death Avalance"(Yusong) Dari tanah yang diinjak Yusong keluar gumpalan hitam yang maju dengan cepat dan mengubur tubuhnya
Lesta dan Viesta berdiri diatas tumpukan itu dan menancapkan pisau ketanah "Damage Acumulation"(Lesta) "Attack rebound"(Viesta)
Ledakan terjadi darah dia yang tadinya tersisa setengah langsung habis tersisa 10% Skill macam apa itu?
Tangan dia keluar dari tumpukan benda hitam itu. Lesta dan Viesta langsung mundur. Perlahan-lahan dia berdiri, ekor panjang seperti cambuk muncul dan 2 sayap lainnya juga muncul di punggungnya
"Giliranku ya?"(Rachel) "Aku bantu"
Aku melempar pisau cahaya keatas membuat ledakan terang yang menerangi seluruh gua.
Rachel sudah ada dibelakangnya "Shadow Bind"(Rachel) Bayangan dia berdiri dan menahan tubuhnya
"Shadow execute"(Rachel) pisau Rachel jadi kapak yang langsung memengal kepala bayangannya. Langsung membersihkan darahnya.
Tubuh dia jatuh ketanah, sebelum hilang aku menggunakan skill milikku "Pull the soul"
Bayangan dia keluar dari badannya dan masuk ketubuhku.
Akhirnya selesai juga. Aku memperhatikan mereka yang bersiap dengan pisau mereka. Termasuk Rachel
"Kalian kenapa?" "Itu kamu kan? Bukan dia yang merasukimu?"(Rachel) "Apa-apaan dah? Ini aku lah. Tadi itu skill milikku"
"Ohh begitu"(Hanz) "Sekarang bagaimana? Lanjut?"(Lesta) "Tentu saja lanjut. Hanya saja untuk berikutnya akan lebih sulit lagi"
Markas yang tersisa berada didalam kerajaan.
Tepatnya disetiap kota disana, masalahnya hanya di tengah.
Markas terakhir berada di istana kerajaan yang membuatku pusing. Jika kami menyerangnya perang akan dimulai lebih cepat jika begini.
Setelah menyelesaikan markas yang lain. Bagian tengah akan kuurus terakhir saja, aku perlu membicarakan ini dengan yang pemimpin faksi dulu baru bertindak.
Baiklah saatnya menjarah seluruh harta tempat ini. Kami berpencar dan mencari apapun yang bisa dikumpulkan.
Aku yang mempunyai Ghost walk mendapat banyak hal yang menurutku sendiri luar biasa.
Saking banyaknya ruang rahasia disini sampai Ghost walk milikku naik tingkat.
Aku mengabaikan hal itu dan akhirnya kami keluar dari sini. Masih banyak lagi yang harus kami lakukan, memikirkannya sudah membuatku lelah.
**TO BE COUNTINUE...***
__ADS_1