Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 44 Perang


__ADS_3

"Cih bodoh seperti biasanya. Wild call"(Ariech)


5 beruang muncul lompat dari tebing ukurannya juga cukup besar.


Sedangkan Archer itu menembak Martin.


"Halangi!!" Aku bahkan sampai berteriak mengorbankan para Spirit untuk menghalangi tembakan Archer.


Meski panah menembus tubuh spirit tapi berhasil dibelokan hingga Martin aman.


"Aku tidak ingin ketinggalan. Modified skeleton. Armored skeleton"(Neroz)


Dari tanah keluar kerangka lagi. Kali ini kerangkanya lebih besar daripada kerangka biasa.


Selain itu dibadannya ada tulang-tulang yang menutupi badannya sehingga tulang rusuk, hingga tulang belakang tidak terlihat.


Masing-masing dari mereka membawa kapak tulang. Kali ini aku yakin sangat sulit melawan beruang aja sudah sulit ini ditambah Skeleton seperti itu.


Aku menggunakan formasi serangan luas.


Dengan formasi 5-3-2 dari belakang berbentuk bulan sabit.


"Attack formation wave rush" Gelombang petir terbentuk menyerang setiap tengkorak dan beruang.


Beberapa tengkorak hancur dan musnah hingga hanya menyisakan 10 tengkorak yang besar.


Aku menggunakan stealth dan berlari kearah necromancer. Karena menurutku dialah yang paling berbahaya.


Stealth rush. Kecepatanku berlipat ganda, aku menghantam necromancer itu hingga terhempas. Aku juga melempar sabit yang berputar cepat kearahnya.


"Sialan. Flesh armor, Bone spike armor"(Neroz)


Daging menyelimuti badannya dan tulang tumbuh melindungi dadanya.


Aku terkejut daging itu membentuk tangan yang menahan serangan sabit. Terpaksa aku menggunakan Backstab dan muncul dipunggungnya.


Aku tidak menggunakan pisau ku. Melainkan rantai petir, aku mengayunkan rantaiku hingga dia jatuh ketanah.


Spirit assasin menahanku agar tetap terbang dilangit, aku memanfaatkan hal itu untuk terus menyerangnya meski debu sudah menutupi pandanganku.


Armor daging itu tidak berguna saat menahan serangan rantai petir. Tapi sayangnya armor tulangnya mengurangi kemungkinan tersetrum.


Rantainya sudah memendek, aku melilitkan rantai itu pada tanganku. Sebelum itu aku melempar racun Mana freeze yang kupunya.


Racun ini dibuat agar penyihir tidak bisa menggunakan sihir selama 70 detik.


Aku melempar botol yang merubah seluruh asap debu jadi biru.


Aku meminta spirit assasin agar melemparku kedalam kumpulan debu. Aku menggunakan tinjuku yang sekarang dipenuhi petir.


Aku meninju Necromancer yang tersungkur tidak berdaya. Tinjuku membuat ledakan petir disitu.


"Nerozz.. Mati kau. Bear strength, Bear balista"(Ariech)


Dari dalam kumpulan debu aku bisa melihat panah yang ditembakan. Panahnya satu tapi membuat ledakan angin disekitarnya dan melaju dengan kecepatan yang sangat mengerikan.


Tapi... Shadow position aku bertukar dengan spirit tidak jauh dibelakangnya, aku menyerang punggungnya.

__ADS_1


"Bagaimana bisa?"(Ariech) Dia berbalik dan menyerang dengan busurnya. Meski busur itu dari kayu aku masih menghindarinya.


Spirit assasin memanfaatkan hal itu untuk menyerang punggunya lagi tapi para burung elang menggunakan sihir angin untuk menjauhkan spirit itu.


Dia menarik panah sementara 3 burung elang menyerangku. 1 menggunakan pedang angin 3 mata pedang dari angin menyerangku, dan 2 sisanya menyerangku dengan cakarnya.


Aku menggunakan Blood chain dan menyerang keempat termasuk si Archer dengan pisauku.


Aku tidak melepaskan hal itu dengan sabit ditanganku aku menebas lagi.


Dia melompat mundur, dan aku menggunakan soul slash. Dia melompat kedepan tapi soul slash ku sempat menggoresnya.


Dia berdiri dengan cepat dan memutar tubuhnya hingga busurnya berputar kearahku.


Karena cepat aku tidak sempat menghindar hanya bisa menahan dengan sabit dan pisauku.


Busur itu mengenaiku, Aku salah dia sangat kuat. Aku terpental karena serangannya.


"Power shoot, Strength bear"(Ariech)


Dia menembak panah yang dialiri cahaya kuning, aku juga melempar sabitku.


2 serangan itu bertabrakan dan terpental ke dua arah yang berbeda.


Laser merah mengarah kepunggungku. Aku tahu itu pasti dari Martin jadi aku berusaha mendekati pemanah itu.


"Kamu. Cari mati"(Ariech) Dia menembakan panah, aku berusaha menghindari panah setipis mungkin tentu saja darahku juga terjun bebas.


Aku langsung melompat kekiri tepat diwajah pemanah itu. Laser merah menghantamnya tanpa ampun, aku memanfaatkan hal itu untuk mendekatinya.


"Kamu benar-benar.. Cheetah speed"(Ariech)


Aku bahkan tidak melihatnya, panah menancap di 4 bagian tubuhku. Yang aku sendiri tidak tahu kapan dia menembaknya.


"Kurang ajar. Matilah kamu. Modified skeleton Giant skeleton"(Neroz) Suara necromancer itu mengingatkanku kalau dia belum mati.


Kerangka raksasa bahkan setinggi tebing disini bangun dari tanah.


"Hancurkan dia"(Neroz) Neroz menunjukku. Kerangka itu mengambil kerangka berarmor dan melemparnya kearahku.


Pemanah itu melompat turun sedangkan aku hanya bisa terhempas saja saat mansion ini hancur.


Untung saja spirit menahanku agar tidak jatuh.


Sangat sulit meski tanpa ketuanya.


Spirit membawaku ketempat Martin tentu saja tempat ini tidak baik-baik saja.


Dibawahku ada dinding api tepat diatas tebing mencegah skeleton yang naik keatas. Martin tepat dibelakang dinding itu.


"Bagaimana keadaanmu?"


"Aku? Cukup sulit bertahan disini. Sedangkan kamu sampai seperti itu belum mati, hebat juga"(Martin)


"Mereka sulit ditangani"


"Tentu saja karena mereka petinggi dan bos organisasi itu"(Martin)

__ADS_1


Penjara yang menahan pria berotot itu hancur.


Aku bahkan belum membunuh satupun.


"Kalian payah mengurus satu orang saja tidak becus. Apalagi penyihir yang dibelakangnya sangat lemah"(Mirach)


"dia menyebalkan dan gesit sekali"(Ariech)


"Dan punya banyak trik tersembunyi, tapi tidak perlu khawati kali ini dia pasti akan mati. Maju kalian semua hancurkan dia"(Neroz)


Semua pasukan mereka maju kedepan dan menaiki tebing.


"Sekarang bagaimana?"


"Aku urus pasukannya, kamu urus mereka?"(Martin)


"Bukanya dari tadi seperti itu"


Aku menggunakan stealth, sekarang cukup dengan mereka aku akan menggunakan semua yang aku punya.


Aku menuruni tebing dengan cepat para spirit sudah menyerang mereka sambil menebar pisau jebakan.


Martin juga sudah mulai memakai formasi.


Seluruh tebing berubah diselimuti dan dipenuhi batu es dan pilar es merubah semua yang makhluk yang memanjat membeku.


Aku juga sudah dibawah selama aku tidak aktif menyerang mereka. Tidak ada yang akan sadar.


Aku melempar pisau ketanah tepat disekitar Necromancer.


Aku muncul dibelakang Archer dan menyerang dengan pisauku. Tapi kali ini dia menghilang tepat didepan mataku.


Panah datang dengan cepat, aku mengeluarkan rantai dan memantulkan panah itu. Tapi pria berotot itu tiba.


"Akhirnya kamu kembali"(Mirach) Dia mengayunkan kapaknya yang besar kesana kemari.


"Kena, Attack formation magic cannon" Rasa dingin muncul dari punggungku. Aku langsung menunduk.


Laser biru mengenai tubuh pria berotot itu dan membekukan tubuhnya. "Sialan. Curse lance"(Neroz)


"Memang kalian aman?" Suara petir terdengar dengan keras. Si pemanah terkena jebakan,


Dan dibawah kaki Necromancer keluar pilar api raksasa yang membakar tubuhnya.


"Killing formation Hell pilar" Tubuh necromancer terbakar hingga dia mati.


Sedangkan Archer dikeroyok oleh spirit sampai mati.


Semua tengkorak dan hewan panggilannya terbunuh oleh Martin dan tidak ada yang bangkit lagi.


Yang tersisa tinggal pria berotot ini Es yang membekukan tubuhnya mulai retak dan akhirnya pecah.


"Boleh juga kau nak, hanya sekejap dan aku dirugikan. Tapi jangan berharap kamu bisa menang dengan mudah. Kali ini aku akan menghancurkanmu"(Mirach)


Badannya membesar tanah dikakinya sampai retak, matanya memerah bahkan dari hidungnya keluar asap setiap menghembuskan nafas.


Sepertinya kali ini jadi masalah yang besar.

__ADS_1


**TO BE COUNTINUE....***


__ADS_2