Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
130 Diserang para raksasa


__ADS_3

Setelah Rian dan Atemis datang aku offline untuk makan dan mandi. Dan memutuskan untuk tidur didalam game.


Baru sebentar memejamkan mata. Raksasa muncul didepan gua.


"Sialan. Apa kamu tidak bisa membiarkanku irstirahat"


3 ledakan terjadi diwajah raksasa. Dia mundur aku berjalan keluar dari gua.


Raksasa itu memiliki lambang bulan sabit dikepalanya dan memakai armor dari batu.


Blood chain, aku berubah jadi bayangan dan menyerangnya. Aku menebas setiap bagian tubuhnya dan muncul dipunggungnya.


Aku menancapkan pisau api satu demi satu pada punggungnya. Membuatnya berteriak keras dan berusaha menggapaiku.


Aku melempar crecent knife yang memutari kepalanya dan mengenai wajahnya. Ledakan api terjadi membuatnya jatuh berlutut.


Aku melompat kebagian depan sambil melempar sabitku. Sabit milikku berputar didadanya.


Tangan miliknya hampir menggapaiku, tapi aku menggunakan Backstab. Sabit membuat tebasan panjang hingga kebahunya untuk kembali ketanganku.


"Soul slash" aku membuat roda arwah yang berputar menebas belakang lehernya.


Aku melempar pisau-pisau kebawah untuk formasi.


Aku turun dengan membuat garis luka panjang di punggungnya. Begitu aku sampai ditanah, raksasa itu berbalik dan menyerangku.


"Prison formation chain prison" Rantai keluar dari tanah mengikat tangan, kaki, leher, kepala, punggung sampai ke perutnya.


Bulan sabit dikepalanya bersinar dan hilang.


Darahnya terisi sedikit dan formasiku hancur.


Apa itu menetralkan debuff? Sepertinya cuma sekali pakai.


Raksasa itu berdiri dan langsung menyerangku. Aku mundur menghindari serangannya.


"Killer formation Hells pilar" Formasi dipunggungnya menyala dan pilar api keluar dari punggungnya.


Berbalik dan mengikat seluruh tubuhnya sebelum membakar seluruh tubuh raksasa.


Aku menghela nafas, ternyata cukup sulit tanpa bantuan spirit.


Pilar api menerangi sekitar dan aku tahu kalau penderitaanku baru dimulai. Ada belasan raksasa diantaranya merupakan Cyclops menatapku.


Bahkan ada boss. Dari kemarin yang kulawan bukan boss sekarang ada boss dari raksasa.


Betapa sulitnya ini.


Aku melirik gua. Apa mereka masih tidur? Dengan seluruh kebisingan ini? Penampilan boss ini sangat mengerikan.


Boss ini memiliki puluhan mata ditubuhnya. Aku bisa mimpi buruk setelah melawan monster ini. Kayaknya aku bisa terkena Trypophohia (Cari sendiri artinya ya) lama-lama.


"Avatar kings of bats" Kelelawar raksasa keluar dari bayanganku. Jujur saja aku merasa ini tidak cukup.


Aku memanggil puluhan spirit, aku sekali lagi melirik gua yang masih tidak ada satupun yang keluar. Mereka semua keterlaluan.


Para Ogre datang, mereka memiliki kulit hitam, ada yang merah dan coklat. Astaga berapa banyak itu?


Aku merasa berada diantara ribuan gajah.


Spirit maju satu persatu menyerang mereka.

__ADS_1


Aku hanya mempunyai 2 mana& Life vessel.


Dan aku cuma bisa memakainya sekali.


Tinju raksasa datang, dengan satu tebasan bisa membuat ogre itu mundur tapi jumlah mereka kan banyak.


Ledakan terjadi tanpa henti teriakan ogre terus terdengar. Aku tidak perduli meski menggangu yang sedang tidur.


Aku sedang mempertaruhkan nyawa disini mereka asik saja tidur. Aku berpindah kesetiap punggung ogre.


Ledakan terjadi terus menerus ditubuh ogre yang sudah kuinjak sebelumnya.


8 Cyclops menatapku dengan tajam hingga laser keluar dari matanya.


Itu bukan candaan. 8 laser sekaligus mengarah kearahku. Aku melompat tapi serangan laser itu berbalik dan mengenaiku.


Aku berubah jadi kelelawar yang melarikan diri. Raja kelelawar juga kesulitan melawan raksasa dengan banyak mata.


Aku tidak bisa mengharapkan siapapun.


Kelelawar membentuk tubuhku dikejauhan, memang sulit bukan berarti tidak mungkin.


Aku memasuki stealth, dengan percaya diri aku menghindar sambil memasang pisau.


Cahaya menyinariku dalam sekejap stealthku hilang.


"Apa-apaan?" Tinju dari Cyclops datang memaksaku menggunakan Vanish. Menyebalkan!!! Skill apa itu tadi?


Tanpa sadar aku melihat salah satu mata dari raksasa bermata banyak yang menatapku.


Mata itu ada dibahu kirinya.


Apa skill raksasa itu? Baiklah, tanpa stealth pun jadi. Blood chain aku berubah jadi bayangan yang menyerang para Cyclops sekaligus.


Ledakan terjadi di matanya membuat Cyclops itu berteriak.


Aku menggunakan skill, semua pisau disekitar terbang kearahku menusuk dan menembus para Cyclops yang menghalangi.


Aku menancapkan pisau di leher Cyclops itu membentuk formasi.


"Attack formation giant slash" semua pisau itu membentuk pedang yang langsung kutusukkan pada leher Cyclops itu.


Cyclops ini jatuh dan aku berpindah dengan Blood chain. Aku muncul lagi didepan wajah Cyclops lain dengan pedangku yang langsung menusuk matanya.


Pedangnya meledakkan api hingga menembus belakang kepala Cyclops itu.


Laser datang dari segala arah.


"Defense formation guardian shield" Laser menghantam perisai layang-layang dari cahaya.


Aku jatuh dengan Cyclops. Aku memanfaatkan hal itu untuk melempar bom kegelapan.


Karena malam ditambah kabut hitam, keadaanku sama seperti menggunakan stealth.


Aku menyusun formasi dengan pola 3-1-3 dengan keenam pisau membentuk lingkaran.


"Attack formation elemental star"


Bola petir dipenuhi listrik terbentuk dilangit.


Petir menyambar dengan liar tujuan utama serangan ini adalah para Cyclops.

__ADS_1


3 dari 6 terkena bagian matanya, sisanya terkena Paralysis. Dengan rantai kegelapan ditanganku aku berlari kearah Cyclops.


Setelah diberi mana rantai kegelapan berubah jadi campuk hitam. Setelah kuayunkan ukurannya berubah pesat.


Dari cambuk jadi sebesar tiang listrik. 2 dari 3 yang tidak buta terkena tepat diwajahnya yang membuat kegelapan menutupi satu-satunya mata miliknya.


Backstab aku muncul dipunggung satu-satunya Cyclops yang tidak buta. Belum juga melakukan apapun, Tangan besarnya datang dan ingin menepukku.


Aku menghindar kearah satunya, tapi tangan satunya datang dan menggengam tubuhku.


Ghost walk.


Aku keluar dari tangan Cyclops sambil melempar pisau cahaya. Pisau itu bersinar membutakan matanya. Aku melompat dan dibantu spirit kemata makhluk itu.


Dengan pisau yang sudah berubah jadi petir.


Aku menusuk mata dari makhluk itu yang membuatnya mati.


Laser datang lagi, aku melompat kebawah.


Mereka sudah bisa melihat lagi. Dan thunder star sudah hilang.


Rantai kegelapan masih melilit tanganku. Tapi karena sudah pendek, aku hanya bisa menggunakannya sebagai tinju.


Aku mengeluarkan rantai cahaya


-Title Yinyang warrior terpicu


Semua serangan dengan elemen yang berlawan akan memberikan damage tambahan ketika kedua serangan mengenai satu musuh sebesar 40%


-Skill Yinyang Edge bisa digunakan


-Yinyang Edge (Unique)


Syarat: Memiliki sesuatu yang berhubungan dengan Yinyang (Title,Class,Item,Skill)


Memiliki 2 mode tergantung serangan yang digunakan


-Close Yinyang edge menyerang dengan 2 elemen berlawanan sekaligus membuat ledakan dengan damage Seluruh INT X10 -Resisten kedua elemen yang bersangkutan


-Area Yinyang Edge Meledakkan seluruh area dengan 2 elemen sekaligus. Elemen yang pertama akan menarik seluruh musuh dalam radius 20 meter dan yang kedua meledakkannya serta memberikan damage 40 meter disekitar (Efek tergantung 2 elemen yang digunakan) CD: 10 menit /Perhatian hanya bisa menggunakan dengan elemen yang berlawanan


Aku lupa tentang title dan skill ini.


Sejujurnya skill ini tidak pernah muncuk karena perlu di picu dengan aktifnya tittle.


Sedangkan tittle hanya bisa terpicu jika menggunakan 2 elemen berlawanan sekaligus. Aku jarang menggunakannya tapi sepertinya ada syarat lain deh.


Karena meski jarang aku pernah menggunakan 2 elemen sekaligus.


"Baiklah kalau begitu. Yinyang edge"


Seluruh kegelapan yang ada disekitar tertarik kearahku dan membentuk bola hitam diatas kepalaku. Hal ini sangat kuat hingga Cyclops juga terseret.


Semua diarea ini terkena efek Blindness dan Confuse. Darah mereka juga berkurang tanpa henti.


Bola hitam itu juga menarik seluruh rantai kegelapan dan menghancurkannya. Bola hitam berubah jadi putih dan kali ini rantai cahaya hancur.


Bola putih berubah jadi semakin besar bahkan lebih besar daripada Cyclops dan perlahan tapi pasti menghantam tanah tempat semua Cyclops dan Ogre berada termasuk aku.


Kelihatannya seperti matahari jatuh diatas kepala. Ledakan cahaya terjadi yang bahkan menghancurkan hutan disekitar.

__ADS_1


Aku menjadi buta tidak bisa melihat apapun. Aku tidak tahu bagaimana keadaan seluruh tempat ini jadinya.


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2