
Melihat banyak monster berkeliaran membuat seluruh tubuh bergidik. Milo mengeluarkan sesuatu.
"Meski sedikit kuharap ini bisa membantu. Ini bisa membentuk pertahanan, yang ini membantu kalian agar bisa dengan mudah terbang"(Milo)
Milo memberikan 3 benda yang semuanya berbentuk seperti piring.
Sky plate (Rare)
Deskripsi: Barang buatan Milo
Skill: -Membuat piringan yang akan melayang
meski diinjak
- Sky wings Jika ditempelkan
dipunggung akan mengeluarkan sayap
yang bisa membuat terbang ke segala
arah dengan mudah seperti sayap sendiri
Sky eyes (Rare)
Skill: -Menggunakan mana atau kristal
sihir akan membuat perisai yang
menahan dengan total defense
dan HP sebanyak 10X lipat
-Santuary Hancurkan alat ini dan
seluruh mana didalamnya akan
membuat tempat perlindungan
yang bisa menahan 10X serangan
sekuat apapun dan hilang setelah
1 menit
Sky Guardians (Rare)
Deskripsi: Barang buatan Milos
Skill: Setelah digunakan akan menembak laser dari setiap guardian pada musuh yang mendekat
Ketiga jenis benda ini luar biasa selain tidak memakai kolom equipment benda ini juga langsung aktif dan melindungi pemakainya.
Pohon tumbuh dengan liar dan membentuk pohon raksasa yang langsung menyerang dengan dahannya.
Lizardman dan Kobold mulai banyak bermunculan dan menyerang.
"Berry!!" "Baiklah aku mengerti"(Berry)
Berry melempar bola yang langsung menarik tanah disekitarnya dan berubah jadi golem raksasa.
"Ice zone"(Ivan) Seluruh tanah membeku pilar-pilar es muncul berserta serangan pecahan es menyebar kesegala arah.
__ADS_1
Pohon raksasa langsung tumbang hanya saja raksasa lain muncul dengan tubuh diselimuti es muncul.
"Fire strom"(Via) "Fire lance"(Alby) Api besar langsung menyelimuti raksasa itu. Dan tombak api langsung menusuk kedalam api dan menumbangkan raksasa.
Lycan muncul dan menyerang dengan cakarnya. Inori langsung maju dan menusuk Lycan itu.
Aku muncul dibelakang Lycan dengan tombak dari petir ditanganku.
"Charge!!"(Inori) Inori mendorong Lycan kearahku. Aku menusukkan tombak itu ke tubuh Lycan.
Hingga menembus tubuhnya. Panah dan sihir terbang kesegala arah. Golem buatan Berry hancur dihantam raksasa api.
"Inori tetap disini. Martin, Atemis, Lucas dan Veronica ikut. Sisanya tahan dia agar tidak kemana-mana!!"
"mengerti"(Semua orang) Kami berpisah dengan cepat kami pergi kearah Mountain giant.
Tangan tanah, tumbuhan, es, air apapun itu terus menghalangi jalan
"Ice lance"(Ivan) "Thunder strom"(Trinity)
Beberapa tombak es datang dan menghancurkan semua yang menghalangi sisanya hancur setelah terkena sambaran petir.
Perjalanan begitu mudah mendekati Mountain giant dengan perlindungan yang lain.
Apalagi golem lain tercipta membantu menghancurkan raksasa yang menghalangi
Tangan raksasa muncul didepan mata yang merupakan tangan Mountain giant.
Golem didepan ku hanya sebesar hamster padahal aku cuma sebesar seruas jarinya saja.
Aku mengeluarkan pisau angin "Berpencar"
Sedangkan aku terjatuh kebawah. Golem itu bisa bertahan 20 detik sebelum hancur juga.
Ledakan besar terjadi membuat seluruh tempat bergetar keras.
"Ocean hydra"(Rian34) Ular air berkepala banyak melilit tangan Mountain giant dan mengigitnya.
Hanya sekali tepuk ular itu hancur
"Frost nova"(Ivan) Hawa dingin menyelimuti tangan Mountain giant dan membekukan tangannya.
Mountain giant meniup tanah yang langsung berubah jadi angin kencang bahkan jadi tornado.
Ini sulit untuk terbang kesana yang harus dilakukan mengalihkan perhatiannya dulu.
Dari atas pohon aku menyusun formasi.
"Attack formation magic cannon"
"Prison formation Elemental chain"(Martin)
Laser api milikku mengenai salah satu mata Mountain Giant.
Sedangkan rantai elemen keluar dari segala arah mengikat kepala, kedua tangan dan kedua kaki Mountain giant.
"Tornado dance"(Rishley) "Blizzard"(Ivan) "Bird arrows"(Atemis) Tornado raksasa muncul didepan Mountain giant bersama hembusan es dan salju.
Dan ledakan dari puluhan panah terdengar dari sini "Light burst"(Lucas) Bola cahaya raksasa melesat ke mata Mountain giant.
Dan ledakan cahaya terjadi membuatnya buta. Hal itu kami manfaatkan untuk pergi mendekati badan Mountain giant.
__ADS_1
Setelah sampai didada Mountain giant. Aku menyusun formasi "Great attack formation elemental Lance"
Tombak dengan bor melubangi sedikit demi sedikit sebelum berubah jadi topan yang langsung melubangi dada raksasa ini.
Aku langsung masuk kedalam diikuti oleh yang lain. Sebelum lubang itu menutup.
Bagian dalamnya sangat gelap dan aku tidak bisa melihat apapun.
Cahaya keluar dari tangan Lucas memperlihatkan daerah sekitar.
"Seharusnya dekat karena kita masuk didaerah dada"
"Jadi... Kita cuma perlu berjalan kearah jantung?"(Atemis) "Begitulah hanya saja tidak tahu apa yang menjaga jantung itu"(Martin)
Seperti berjalan di gua. Tidak ada apapun yang berwarna merah hanya tempat gelap dengan beberapa batu dan tanah hitam.
Dari bagian dalam keluar Cyclops yang langsung menatap kearah kami.
"Thunder strike"(Veronica) Sambaran petir langsung mengenai mata Cyclops membuatnya berteriak.
"Ice spike"(Ivan) Tanah dikakinya membeku dan keluar duri-duri es yang langsung menusuk tubuhnya.
"Light strom"(Lucas) Cahaya menerangi tubuhnya sebelum berubah jadi petir emas dan membakar tubuhnya.
Dan Cyclops itu mati bahkan sebelum aku sempat berpikir apa yang terjadi. Mengerikan sekali para Mage ini.
"Tadi.... Itu... Apa?"(Atemis) "Tidak perlu diperdulikan kita lanjutkan saja"(Martin)
Atemis hanya mengganguk saja dan terus berjalan.
Aku rasa Atemis agak Shock, bahkan bentuk Cyclopsnya saja belum terlihat semua dan dia sudah mati memang sedikit mengejutkan.
Suhu tempat ini menurun dan tubuhku mulai membeku "Winter blessing"(Ivan) Cahaya biru keluar dari tangan Ivan dan menerangi kita semua sebelum hilang.
Dan hawa dingin yang terasa hilang. Akar biru keluar dari tanah dan menyerang kearah kita
"Defense formation Guardian shield"
Perisai keluar didepanku menahan serangan akar itu. Hanya saja dari balik akar keluar serigala yang... Laser cahaya langsung menerbangkan serigala malang itu.
"Aku... Meleset?"(Lucas) Yang benar saja? Kalau itu meleset apa kabar Atemis yang baru mau menarik busurnya?
"Attack formation thorn road"(Martin) Dari tanah keluar pilar-pilar api yang membakar akar itu. Akar itu keluar lebih banyak dan membentuk pohon besar yang bergerak.
"Attack formation magic cannon"(Aku&Martin)
2 laser api mengenai pohon itu dan membakarnya sekaligus.
"Thunder strom. Dragon lighting"(Veronica)
Puluhan petir menyambar pohon itu dan naga petir keluar dari tangan Veronica dan menghancurkan pohon raksasa itu.
Lagi-lagi Atemis hanya bisa bengong saja karena kejadiannya terlalu cepat. Aku tidak pernah menyangka kalau akan semudah ini.
Kami melanjutkan perjalanan beberapa kali monster dan raksasa berelemen muncul menghadang hanya untuk musnah dalam hitungan detik paling lama 1 menit.
Hingga kami sampai di tempat yang menurutku adalah jantung. Yang ditutupi batu, es, dan hutan serta daerah sekitarnya mengalir lava panas.
Oh ya jangan lupa dengan 10 raksasa disekitarnya yang langsung menatap kearah kami.
**TO BE COUNTINUE...***
__ADS_1