Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 226 Desa Lizardman


__ADS_3

Aku menatap mereka yang sempat berisik


"Tapi bagaimana caranya kamu bicara dengan naga?"(Susy) "Itu urusanku"


"Kamu adalah orang kedua yang kutahu memiliki hubungan dengan naga"(Hubert)


"Ya, aku tahu, orang sebelumnya pasti mereka Mighty Dragon"


Aku sudah melihat mereka di komunitas dan forum. Mighty Dragon dari amerika memiliki 130 anggota yang semuanya memiliki Class minimal Rare.


Bahkan pemimpinnya dengan nama Almighty memiliki Class legendaris Dragon emperor.


Yang unik dari guild itu semuanya sampai healernya memiliki Class yang berhubungan dengan Dragon.


Karena itu mereka termasuk dalam faksi netral. Jika mereka berada diantara faksi Rule dan Dark semua guild akan menyerah secara langsung.


"Aku akan pergi kesana. Hanya saja apa ada yang tahu cara menghubungi Never Exist?"


Susy dan Hubert saling menatap dan menggelengkan kepala.


"Terserahlah kalau begitu. Nanti kuberitahukan pada Dark side eyes dan memulai pertemuan lagi"


"Ya, kalau begitu ini perpisahan"(Hubert) "Sehat selalu. Kuharap kamu bisa menang di perang nanti"(Susy)


"Tapi bukanya kalian harus membantu? Jika Rule kalah bukanya tidak ada manusia lagi dan semua pencapaian kalian akan tereset?"


"Kalau bergabung dengan rule memang begitu. Tapi untuk yang netral tidak, kami akan memulai perang setelah rule kalah dengan Dark dan menendang mereka dari dunia ini"(Hubert)


"Berarti bukan class kita hilangkan ya?" "Tidak. Tapi kamu nanti akan jadi Devil, Classmu tetap sama jadi tidak perlu khawatir"(Susy)


Jadi begitu. Tapi bukan berarti aku mau kalah diperang nanti. Aku berpisah dengan Hubert dan Susy kemudian mencari jalan ke daerah Lizardman.


Desa Lizardman ada di Sticky Forest. Daerah itu merupakan tempat terkenal untuk leveling level 40


Karena disana dipenuhi Lizardman level 45 dan Sticky frog level 40. Aku berjalan dalam diam dan baru sadar kalau ada yang mengikuti.


Aku berbalik menatap Rachel "Kenapa kamu masih mengikutiku?" "Aku ingin tahu saja soal naga"(Rachel) "Harusnya bilang kalau ikut jangan diam saja"


"Lagipula tidak ada yang mau dibicarakan ko"(Rachel) "Benar-benar deh" Kami berjalan lagi


Harusnya setelah melewati gunung ini akan memasuki Yellow Forest. Sticky Forest ada di-


"Sedang apa?"(Inori) "Astaga naga"

__ADS_1


Aku sampai lompat karena mendengar suara Inori disampingku "Kamu mengagetkanku"


"Habis. Assasin mudah kaget, kalau disergap bagaimana tuh?"(Inori)


"Aku malah tidak takut disergap. Aku mempunyai insting terhadap bahaya tapi tidak bagi makhluk tidak bermoral kaya kamu"


Aku menyentil dahi Inori "Kamu jahat. Aku tanya Rachel katanya Soul eater sudah dibunuh jadi aku kesini saja"(Inori)


"Bagaimana bisa?" "Pake cincin kawin kita lah"(Inori) Inori menunjukkan tangannya dimana ada lingkaran rune dijari manisnya


"Ohh.. Kalian sudah jadian ya?"(Rachel) "Kok jadi kesana?" "Iya, udah lama. Dia ngelamar aku lo"(Inori) "Mana ada ya. Kamu itu yang merebut cincin rune dari Clara tau. Padahal lebih baik kalau itu dipake Rachel daripada kamu" Aku menarik-narik pipi Inori. Habis melihatnya gemas ingin kutarik


"Aku gak mau nikung temen sendiri. Bisa-bisa aku dibantai sama guild sendiri sampai level 0"(Rachel) "Apaan sih. Nanti pipiku melar"(Inori)


Inori melepas tanganku dari wajahnya "Biarin aja didalam game ini" "Dengerkan kata Rachel. Jangan selingkuhya apalagi didalam game, bisa habis nanti dibantai guild apalagi kalo NPC. Kan kasian"(Inori)


"Kalian guild yang tidak berperasaan ya?"


"Biarin aja. Ngomong-ngomong kalian mau kemana?"(Inori)


"Bertemu naga" "Naga? Aku ikut ya?"(Inori)


"Emang kalau aku bilang tidak kamu mau nurut?" "Enggak. Pokoknya aku akan ikut"(Inori)


"Kamu yang kegeeran" Akhirnya perjalanan yang sepi jadi ramai karena Inori membuat perjalanan ini tidak membosankan.


Bahkan Rachel jadi lebih banyak bicara daripada sebelumnya. Beberapa player mulai terlihat dan akhirnya kami sampai di Sticky Forest.


Ada lendir ditanah yang membuat tanah jadi lengket. Kaya menginjak Slime bahkan lem daripada lumpur


"Di Komunitas ada yang bilang tanah ini begini karena tercemar kotoran naga. Kalau desa Lizardman bener didekat sini berarti itu memang benar ya?"(Inori)


"Kayaknya iya deh" "Emang bisa buang air didalam game?"(Rachel) Pertanyaan Rachel membuat kita tertawa


Ada benarnya juga dia. Kami berkeliling dan membuat katak ketakutan. Dan akhirnya malah kami yang dimarahi player lainnya.


Terpaksa membuat kami mencari tempat lebih kecil. Akhirnya aku melihat Lizardman, begitu lizardman melihat kami dia langsung lari ketakutan


"Itu pasti karena kamu"(Inori) "Kenapa aku?"


"Membunuh 100 Lizardman, mengalahkan Lizardman hero dan Champion kalau begitu karena siapa? Aku? Tidak mungkin kan"(Inori)


"Kamu mengalahkan Lizardman Champion dan Hero? Lizardman Champion merupakan boss biasa tapi yang Hero bukanya boss raid?"(Rachel)

__ADS_1


"Bukan itu aja. Dia ngalahinnya saat semua skillnya disegel tau"(Inori) "Beneran?"(Rachel)


Rachel menatapku dan menjauh secara perlahan.


"Kamu kenapa dah?" "Gak mau dekat-dekat sama monster. Nanti gak sengaja kebunuh lagi"(Rachel) Inori tertawa terbahak-bahak mendengarnya.


Aku cuma bisa tepuk jidat aja. Kami terus menyusuri tempat ini selama setengah jam dan akhirnya duduk kelelahan.


Berjalan diatas lendir lengket ini memakan stamina 4 kali lebih banyak daripada mendaki gunung.


Bahkan meski udah setengah jam kami jalan tidak terlalu jauh dari tempat kami mulai masuk kedalam cuma beberapa ratus meter doang.


Menye- "Kalian disini"(Lizardman Champion)


"Astaga naga" Aku kaget, Rachel langsung mengeluarkan pisaunya dan Inori jatuh kedalam lendir karena terkejut mendengar suaraku.


"Inori? Kubantu" Begitu keluar dari lendir yang dia lakukan memukulku "Aku kena pukulanmu tau! Bener kata Rachel aku harus menjauh darimu"(Inori)


Lizardman Champion turun dari pohon "Aku dengar ada rumor manusia kuat datang kehutan ternyata kalian"(Lizardman Champion)


"Ya, aku butuh bantuan sedikit. Bisa aku mampir kedesamu?" "Tentu asal jangan membunuh siapapun ya"(Lizardman Champion) "Aku mengerti"


Kami memasuki hutan lebih dalam hanya dalam waktu 10 menit kami menemukan gua dibalik rimbunan pohon.


Yang disini tidak ada lendir lengket sama sekali. Mengikuti Lizardman Champion kami masuk kedalam.


Dikejauhan Lizardman hero terlihat "Ohh.. Kalian sudah datang?"(Lizardman Hero)


"Kok bisa kamu tahu? Apa itu tujuanmu?"


Aku bertanya pada Lizardman Champion


"Tidak aku tidak tahu sebelumnya. Aku cuma dengar rumor dan melihat saja siapa orang yang datang"(Lizardman Champion)


"Aku baru saja mau menjemput kalian. Tadi Tuan naga Teneru mengatakan kedatanganmu untuk menemuinya dan dia menyambutmu sebagai tamu"(Lizardman Hero) "Aku saja. Terus mereka?"


"Mereka bisa menikmati makanan disini. Tuan Teneru tidak suka ada orang yang tidak berkempentingan menggangu"(Lizardman Hero)


"Aku mengerti. Kalian baik-baik ya. Jangan membuat masalah" "Aku tahu"(Inori) Rachel hanya mengganguk saja.


Aku mengikuti Lizardman Hero pergi


**TO BE COUNTINUE...***

__ADS_1


__ADS_2