Abnormal Assasin

Abnormal Assasin
Part 251 Mati konyol


__ADS_3

Ledakan demi ledakan terjadi. Aku menembus asap itu dan mengayunkan rantaiku kearah kaki zombie raksasa, dan melilitnya.


Dengan ledakan pisau angin yang mendorongku. Membuat aku melesat dan zombie itu terjatuh


Aku terayun oleh rantai dan berdiri di punggung zombie itu. Belasan pisau menancap di tubuh zombie dan aku melompat turun


"Trap formation elemental pillars" Pisau-pisau itu berubah jadi pilar cahaya yang menembus tubuh zombie.


Zombie lain berlari kearahku berusaha menginjakku. Aku meminum Magic potion dan membuat formasi


"Attack formation magic cannon" Laser cahaya keluar dari tanganku mengenai kaki yang hampir menginjakku.


Membuat si pemilik kaki terbang kebelakang sebelum jatuh. Pisau yang berceceran kembali kubentuk formasi


"Attack formation elemental spear. Meteor Spear" Aku melempar tombaknya keatas yang terbang tinggi dan menungkik kearah kepala zombie itu dan membuat ledakan


"Ba-" Benang mengikat tubuhku. Sejak kapan? Wendy. Tidak zombie Wendy mengikat tubuhku dengan benang. Tapi dianya juga terikat.


Zombie Viesta muncul dan mengayunkan cakarnya. Aku memundurkan kepalaku menghindari cakar itu


"Trap for-" Tangan dari belakangku masuk kedalam mulutku. Tapi aku sudah bisa mengaktifkan formasi tanpa ucapan.


Ledakan terjadi. Khusus ledakan Viesta seperti ledakan atom membuatku terpental dan menembus 2 zombie assasin dan satu zombie raksasa baru berhenti


"Aku pikir sudah semuanya? Ternyata masih banyak yang tidak tertancap jarum. Apa karena benturan?"


Sebelumnya aku sudah meledakkan semua jarum yang kupasang di pasukanku. Bahkan ledakan yang terjadi sama jumlahnya.


Tapi aku meremehkan medan perang ini. Beberapa jarum jatuh dan terpaksa aku harus menyebarnya lagi.


Untung saja Viesta dan Lesta sudah mati. Keduanya memberikan damage 2X lipat dari yang mereka terima.


Aku bahkan menggunakan Live and mana Vessel saat membunuh Lesta. Kabut mulai memenuhi tempat ini.


Dan aku keracunan


Zombie Poisoned


Menghabiskan semua HP dan merubah tubuh jadi zombie. Akan menghabiskan HP setara dengan HP yang bertambah selama zombie masih hidup


Sialan!!! Ini Absolute Poison dimana yang? Aku mencari sekitar dan melihatnya. HASAN!!!


Saat didalam pasukan kamu tidak terlalu menonjol tapi saat jadi musuh kenapa kamu jadi mimpi buruk?

__ADS_1


Yang menyebalkan. Apa-apaan dia itu? Berada di tengah-tengah dada zombie raksasa


4 raksasa lain menghalangi lagi. Aku memperhatikan para raksasa yang mengeruk tanah dan melemparnya kearahku.


Ternyata yang dilempar bukan batu melainkan zombie. Tapi aku sudah mengurangi mereka sebelumnya kan?


Secara refleks aku mengayunkan pisauku dan tembus?! Ini Haruka!!! Aku melompat mundur. Tapi terlambat


Haruka sudah memelukku dari belakang dan ingin mengigit leherku "Makan nih pisau" Aku menusukkan pisauku kedalam mulut Haruka dan meledakkanya.


Aku melemparnya dan menembakkan ratusan jarum dengan tabung bambu. Ratusan ledakan kecil terjadi dan membunuh zombie Haruka seketika.


"Sekarang. Kamu Hasan" Aku berlari kearah para raksasa itu "Attack formation elemental Serpent"


Ular muncul dan aku menaikinya dengan cepat menuju para raksasa itu. Tangan-tangan raksasa berusaha menangkap kami.


Aku melempar 4 Cresent knife dan ledakan terjadi di muka semua raksasa itu membuat mereka terhuyung-huyung.


Cresent Knife es berhasil membuat lingkaran. Dan membuat salah satu kaki dari raksasa itu terkurung dalam bola es.


Tangan raksasa itu menangkap serpent. Dan aku meledakannya. Aku berlari ditangan raksasa itu menuju pundak raksasa.


Tangannya yang besar berusaha menangkapku. Aku mengeluarkan rantai api dan meninju kearah tangan itu.


Aku menggunakan pisau angin untuk melesat kearah raksasa yang didadanya terdapat Hasan.


Hasan melihatku dan memuntahkan cairan merah yang melesat seperti.... Sial ternyata cairan itu cepat sekali.


Dengan satu pisau, aku membentuk perisai dan menahan cairan itu. Itu bukan yang terakhir.


Seperti senapan mesin, Zombie Hasan menembakkan cairan tanpa henti. Aku menempelkan rantai es dengan kait es


Bersama pisau badai yang membuatnya dengan cepat melesat mengenai dada raksasa itu dan membekukannya.


Bersama Hasan disana. Dengan satu ledakan pisau angin lagi, aku akan mencapainya. Dan di dukung dengan kelopak bunga yang bertebangan kearahku, aku merasa akan bisa selamat dari sini.


Bunga? Yusong!!! Pedang pendek menembus bahuku. Seolah belum cukup, semua bunga itu menusuk tubuhku seperti pisau.


"Sialan!!!!" Dengan pisau badai. Aku meledakkan sekitar membuat Yusong terpental.


Aku mengayunkan rantaiku yang langsung mengikat Yusong, menariknya kearahku.


Dan menancapkan 4 pisau sekaligus sebelum ku lempar kearah Hasan.

__ADS_1


"Trap Formation elemental explode" Ledakan terjadi didalam dada zombie itu. dengan kait dan rantai yang menancap didada zombie itu


Aku menarik tubuhku kesana. Didalam dada zombie itu zombie Hasan mulai bergerak sedikit demi sedikit


Aku menyusun formasi "Attack formation giant slash. Shatter mountain" Aku mengayunkan pedang formasi ditanganku.


Membuat ledakan yang menghancurkan Hasan dan membuat zombie ini goyang dan hampir jatuh.


Aku keluar dari sini dan memanjat naik. Meski sempat goyang zombie ini belum tumbang. Para zombie yang lain bergegas menyerang zombie ini berusaha menangkapku


Aku naik sampai keatas kepala zombie dan tiba-tiba selimut hitam mengelilingi tubuhku


"Hanz?"


Darahku berkurang 1% per detik. Dia menebas dengan cepat. Aku mengeluarkan pisau cahaya dan membuat ledakan cahaya.


Dia menutup matanya dan mulai terlihat. Aku menangkapnya dan membantingnya ke kepala zombie ini.


Dengan 4 pisau aku menancapkan di tangan dan kakinya "Trap formation elemental Pillars"


Pilar cahaya menembus tangan dan kaki Hanz sampai ke kepala zombie yang dibawahnya.


"Yinyang Edge" Rantai api dan es yang melilit tanganku menghilang dan bola api es raksasa terlihat dilangit.


Aku menebarkan pisau kesegala arah "Trap formation elemental pillars" Ratusan pilar elemen terlihat dari sini menembus kaki para zombie raksasa.


Aku melompat turun saat bola es mengenai zombie raksasa dan membuatnya jatuh. Bola es berubah jadi bola api dan membuat ledakan besar.


Sudah selesai kah? Aku memperhatikan medan perang ini. Sepertinya selesai, tidak ada zombie yang terlihat.


Dan harapanku pupus begitu saja saat melihat 2 zombie raksasa dikejauhan yang berlari kearahku


"Great attack formation Elemental Serpent Barrage" Belasan ular elemen keluar dan melilit tangan dan kaki para zombie raksasa.


Tiba-tiba seluruh tempat bercahaya. Setelah cahaya itu hilang aku dan kedua zombie itu ada di dalam benteng


Dan dikepung para penyihir yang ada diatas benteng "-Berikan hukumanmu pada para makhluk kotor-"(Uriel) "Tunggu dulu!"


"Musnahkan mereka semua. Light Banishment!"(Uriel) -Selamat beristirahat (Goddes Puria)


"Dasar dewi SIALAN!!!!" Cahaya turun dari langit yang berubah jadi ratusan laser menimpaku dan kedua zombie raksasa.


Membunuh kami bersamaan. Emang dasar Dewi sialan

__ADS_1


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2