
2 warrior yang datang memakai pedang bergerak dengan cepat kearahku.
Aku harus diserang lebih dulu agar tidak terkena Sins.
Itu adalah fitur khusus dimana disebut mempertahankan diri. Hal ini berlaku jika ada player yang menyerang player lain.
Jika pihak yang diserang terbunuh maka yang menyerang akan mendapatkan Sins tapi sebaliknya jika yang diserang berhasil membunuh penyerang.
Dia tidak akan mendapatkan Sins sayangnya tidak dapat EXP juga.
Aku mundur sambil menjaga jarak dulu.
"Apa kalian benar-benar ingin membunuhku?"
"tenang saja kamu tidak akan mati. Aku akan membuat kamu menyesal menolak ajakan ku"(Ketua Wild wolf)
Kalau begitu kalian yang mati saja. Aku menangkis serangan pedang dari warrior itu.
-Terdeteksi anda diserang oleh guild Wild wolf
Selama anda membela diri, Sins anda tidak akan bertambah
Baiklah sekarang keluar dulu dari gua ini.
Ghost walk aku menembus tubuh kedua warrior itu.
"Apa-apaan ini?"(Warrior 1) "aku terkena damage"(Warrior 2) "Hentikan dia"(Ketua)
Aku menghindari tembakan panah dan menembus tubuh ketua itu.
"Sialan jangan biarkan dia kabur"(Ketua)
Aku tersenyum saat melihat mereka mengejar.
Assasin tiba-tiba muncul dihadapanku dengan pisau yang mengarah kearahku.
Ingin main pisau denganku nak.
"Disarm" Aku mengambil pisau itu dari tangan Assasin menyedihkan itu. Aku menggunakan slash throat setelah itu Backstab.
Setelah berada dibelakangnya aku menebas berkali-kali dan mengeluarkan sabit. Aku melempat sabit itu dan membunuhnya.
Senjata ditanganku, senjata normal level 15.
Dibandingkan pisau yang kupunya ini hanya sampah.
Aku membuang pisau itu dengan santai. Dan pergi sedikit. Dengan puluhan spirit perburuan ini akan menyenangkan.
Ternyata mereka tidak bodoh, mereka masih berkumpul agar aku tidak memburu mereka satu demi satu.
Aku membuka internet untuk melihat informasi guild Wild wolf ini. Ada berita tentang puluhan orang guild Wild wolf pergi ke kota Briani.
Sepertinya memburuku, kalau begitu kutemani sampai puas. Baiklah sudah cukup istirahatnya ayo buat mereka ketakutan.
__ADS_1
Aku keluar dari stealth tepat dihadapan guild Wild wolf "Apa kalian serius ingin tetap seperti ini?"
"Kamu menyinggung orang yang salah kali ini kami akan membuktikan apa yang terjadi jika menyinggung kami"(Ketua)
"Baiklah aku akan tetap disini. Memburu kalian satu demi satu" "itu jika kamu bisa bertahan, hajar dia"(Ketua)
Aku dengan santai menggerakan tanganku.
Puluhan spirit keluar dan menyerang mereka
"Mereka spirit serangan fisik tidak mempan kepada mereka. Mage gunakan sihir"(Warrior)
"kalian lindungi aku bodoh. Aku tidak bisa merapal sihir"(Mage)
Para spirit melempar pisau tanpa henti kearah guild itu.
"Kalian benar-benar tidak berotak urus dia dulu nanti semua spirit itu akan hilang"(Ketua)
2 warrior kembali maju menyerangku. Apa mereka pikir warrior itu kelemahanku? Kasian sekali.
Aku mengeluarkan rantai petir
"Charge"(Warrior 1) "Charge" (Warrior 2)
Kedua warrior itu langsung berlari menyerangku.
Aku tetap diam tidak bergerak sampai mereka tepat didepanku. Ghost walk, aku tetap diam mereka berdua yang melewati tubuhku.
Mereka dengan cepat berdiri menghadap kearahku "Attack formation magic balista"
2 cahaya langsung menghantam kedua punggung warrior itu.
Aku langsung maju kedepan sambil mengayunkan rantai milikku. Serangan pertama berhasil mengenai keduanya.
Sayangnya serangan berikutnya mereka berhasil menahan dengan pedang miliknya.
Dengan pisau ditangan kananku, aku langsung maju kesalah satu warrior.
Warrior yang bukan sasaranku melompat kearahku, sedangkan warrior yang menjadi sasaranku menggunakan skill.
Dengan kuda-kuda yang kuat, sambil memegang pedang besar dengan tangannya.
Kena kalian berdua.
Aku melempar pisau petir yang berada ditangan kananku kebawah warrior didepanku.
Dan menggunakan Backstab saat warrior disampingku tiba. Saat berada dipunggungnya aku mengayunkan rantai sehingga mengenai punggungnya.
Sedangkan warrior menyedihkan hanya bisa menebas angin di depannya. Rantaiku sudah pendek, aku melilitkan rantai itu ditangan kiriku.
Sedangkan tangan kanan memegang Red blood knife. Blood chain aku berubah menjadi bayangan dan menyerang kedua orang itu sekaligus.
Serta muncul dipunggung salah satu warrior itu. Tangan kiriku diselimuti petir dengan keras aku menghantam bagian belakang kepalanya hingga mengenai tanah dan membuat cekungan besar.
__ADS_1
Tanda stun muncul diatas kepalanya. Menyedihkan. Teman yang satunya hanya bisa bengong melihat gerakanku.
Dengan 2 pisau aku maju kearahnya.
"Sialan. Mati kamu, Judgement sword"(Warrior 2)
Pedangnya diangkat kelangit dan dilapisi cahaya. Sayangnya aku lebih cepat dalam sekejap aku menggunakan Throat slash dan menghindar kesamping.
Darahnya langsung berkurang tinggal darah sisa dibawah 15% Pedangnya turun membuat ledakan tapi sayangnya aku sudah dibelakang punggungnya.
Aku menusuk pisau api yang kupegang dan meledakan punggungnya membuat dia terbang dan menimpa temannya yang masih dalam keadaan stun.
"Trap formation Thunder clap" Petir besar menghantam mereka berdua sekaligus dan membunuh keduanya begitu saja.
Assasin muncul dibelakang punggungku dan menyerang dengan pisaunya. Tapi spirit assasin menariknya kebelakang.
"Aku sedang menunggumu bergerak" Aku berbalik dan melihat assasin itu yang dipegangi spirit.
"Vanish" Dia menghilang sekejap, aku juga memasuki stealth. Sambil memperhatikan dia yang kembali muncul.
Sekarang apa yang harus kulakukan? Langsung aja lah. Ngapain pake strategi lawan noob.
Aku menggunakan rush stealth dari arah depan. Tentu saja dia melihatku tapi karena aku terlalu cepat dia hanya bisa menahan dengan pisaunya.
"Disarm" Aku mengambil pisau miliknya dan menusukan pisauku menembus tubuhnya.
Dengan cepat aku juga menusuk kepalanya dengan pisaunya.
Dan mundur menjauh. Pisau yang menancab ditubuhnya meledak membuatnya mati seketika.
"Mudah sekali" aku menghadap yang lain yang masih sibuk dengan spirit.
"Killing formation Execution hall"
Lingkaran listrik dengan pilar-pilar petir langsung mengurung mereka semua.
"Apa-apaan ini? Sihir? Bukanya kita melawan assasin?"(Mage 2)
"Sial tidak bisa keluar"(Warrior 3) "Arghh..."(Archer 2) "ini sudah berakhir. Inilah akibat dari menggangu ku"
Ketua Wild wolf itu menatapku dengan galaknya "Apa kamu pikir ini sudah berakhir? Seluruh guildku akan melakukan apapun untuk memburumu. Sehebat apapun kamu memang bisa menghadapi 50 orang sendirian"(Ketua Wild wolf)
"Bisa. Aku akan menunggu disini. Jika kalian ingin kembali ke level 0 aku siap dengan senang hati membantu"
Petir menyambar setiap anggota guild didalam formasi. Hanya butuh 10 detik untuk membersihkan mereka semua.
Sekarang mungkin kembali kekota dulu aku yakin mereka tidak berani menyerang saat didalam kota. Kecuali mau dipenjara.
Sedangkan anggota lainnya perlu beberapa hari untuk kesini. Yang penting selesaikan quest dari Caarol dulu.
Mungkin menjual beberapa barang juga lagipula sudah banyak bawaan yang kubawa.
**TO BE COUNTINUE...***
__ADS_1