After Apocalypse

After Apocalypse
Lelang Meriah


__ADS_3

Sekitar satu setengah jam kemudian.


Di ruang lelang yang begitu luas, tampak barisan kursi tertata rapi. Di sana terlihat banyak tamu undangan yang duduk sambil memegang papan kayu dengan angka berbeda-beda. Sementara itu, Alexander yang berpenampilan misterius berdiri di atas panggung. Sama sekali tidak terlihat gugup meski ditatap oleh banyak orang.


Alexander memijat lehernya karena suaranya sedikit serak. Beberapa saat kemudian, dia mulai memberi sambutan.


“Selamat malam tuan-tuan, tamu terhormat yang dengan murah hati meluangkan waktu kalian untuk datang ke acara lelang ini. Sebagai pemandu lelang kali ini, saya ... V benar-benar merasa terhormat karena banyak orang yang mau ikut berpartisipasi. Namun, saya juga harus minta maaf karena tidak semua barang bisa diterima.


Hanya barang yang telah dipastikan memiliki kualitas baik yang bisa dilelang. Tentu saja, tidak semuanya sangat mahal karena tergantung pada grade item tersebut. Namun, untuk menghindari lelang berlarut dan membosankan, penyelenggara telah membuat aturan untuk membatasi jumlah item lelang.


Untuk lelang pertama ini, kami akan melelang 15 item yang terdiri dari 7 item tingkat rendah, 5 item tingkat menengah, dan 3 item tingkat tinggi. Tentu saja, ini kami ambil hanya dari segi harga. Lagipula, berharga atau tidaknya item tersebut tergantung pada individu masing-masing.


Kalau begitu, tidak perlu berlama-lama lagi, bawa item pertama ke sini, Manis!”


Alexander menjentikkan jarinya. Dengan isyarat pria itu, seorang wanita cantik dengan pakaian yang menonjolkan lekuk tubuhnya masuk sambil mendorong troli. Di atasnya, tampak tujuh botol porselen putih yang berisi anggur.


Hanya saja, banyak orang awalnya fokus pada wanita cantik yang mendorong troli. Wanita itu dipilih oleh Tuan Lenka, sementara Alexander mendesain pakaian dan sedikit mendadaninya. Membuat wanita itu terlihat lebih menawan. Bisa dibilang, ini juga sedikit improvisasi dari ide berjualan mereka berdua.


Gunakan wanita cantik untuk menarik perhatian!


Setelah beberapa saat, semua orang kembali fokus pada botol porselen yang berada di atas meja troli. Orang-orang itu mulai berbisik, beberapa juga mengeluh karena Tuan Lenka tampaknya menggunakan suguhan sebelumnya untuk menjual anggur ini.


“Untuk item pertama, beberapa pemimpin kelompok masing-masing pasti tidak asing karena sudah meminumnya. Ya ... ini adalah anggur yang sangat aku hargai karena cukup lama diteliti. Satu paket ini terdiri dari 2 jenis anggur, 5 botol anggur Scarlet Dusk dan 2 botol anggur Violet Midnight.


Sebagai informasi, anggur merah yang para tamu minum sebelumnya bernama Scarlet Dusk. Anggur ini juga akan dijual oleh Cursed Lambs setiap minggu dalam jumlah terbatas. Sedangkan untuk anggur Violet Midnight tidak akan dijual karena kesulitan membuatnya. Jadi, satu kalimat yang bisa saya katakan ...

__ADS_1


Bagi pecinta anggur, ini pasti tidak akan mengecewakan kalian!


Jadi, mari buka harganya dari ... 70 Big Coins!”


Di Shelter 1, transaksi biasanya menggunakan mata uang Blood Cross yang terdiri dari Little Coin dan Big Coin. Satu BC (Big Coin) senilai sepuluh LC (Little Coin). Sekadar info, anggur paling mahal di bar biasanya dijual dengan harga 4 BC. Sedangkan anggur yang diminum para bangsawan (keluarga besar) biasanya berharga 8-9 BC.


Tujuh botol senilai 70 BC, berarti masing-masing seharga 10 BC, jauh lebih mahal daripada milik para bangsawan!


Meski begitu, para ketua kelompok yang telah meminum anggur tersebut tahu kalau itu layak dengan harganya. Bisa dibilang, 10 BC untuk satu botol porselen memang cocok dengan harganya. Dalam perkiraan mereka, seharusnya anggur Scarlet Dusk akan dihargai 10 BC, yang berarti ... harga Violet Midnight yang dimaksud V jelas jauh melebihi ini.


Saat itu, Tuan Lenka tiba-tiba mengangkat nomor di tangannya.


“Seratus BC!” teriaknya.


Tuan Lenka merasakan tatapan orang-orang di sekitarnya. Sedikit malu karena dikira menaikkan harga, dia segera mengeluh, “Kamu benar-benar tidak jujur V. Kamu bahkan tidak menunjukkan anggur Violet Midnight kepada temanmu ini.”


Melihat Tuan Lenka yang tampak malu, Alexander langsung membalas, “Bukankah itu normal, Temanku? Ini jelas rahasia dagang. Bukankah itu membuat semuanya menjadi semakin menarik?”


“Hahaha! Kalau begitu biarkan ini menjadi lebih menarik,” jawab Tuan Lenka.


Melihat interaksi keduanya, beberapa orang masih curiga. Namun, saat itu Tuan Wilson mengangkat papan angka di tangannya lalu berkata, “Kalau begitu aku akan ikut bersenang-senang, 110 BC!”


“Aku juga sedikit penasaran, 115 BC!” tambah Sir Gareth.


Setelah ketiga orang itu memulai, beberapa orang mulai menawar. Namun, pada akhirnya Tuan Wilson memenangkan lelang tersebut dengan harga 150 BC. Hal itu membuat Alexander terkejut karena dia memperkirakan harga hanya sampai 120 BC, yaitu 35 BC untuk setiap botol Violet Midnight. Namun malah naik menjadi 50 BC per botol.

__ADS_1


Walau itu bukan anggur biasa, bahkan memiliki sedikit efek menyehatkan tubuh karena beberapa bahannya bukan hanya buah biasa, tetapi Alexander tidak menyangka harganya setinggi itu. Bahkan itu membuat Alexander memiliki gagasan untuk berjualan anggur untuk hidup nyaman dan mengeruk kekayaan, tetapi ide itu langsung ditepis karena tidak begitu efisien.


Setelah itu, lelang berlanjut. Beberapa bahan level 2 dalam jumlah tertentu dijual. Ketika sampai item lelang ke-7, Alexander menarik napas dalam-dalam.


Apa yang dia bawa sekarang adalah salah satu item yang dibuatnya. Ini adalah item ‘tingkat rendah’ terbaik, tidak bisa dianggap sebagai tingkat menengah karena bahan yang digunakan untuk membuatnya kurang baik.


“Item ke-7 adalah sebuah pedang bernama Mist Fang.”


Di atas nampan, tampak sebuah pedang perak yang tampak indah. Bentuknya seperti pedang standar, tetapi dilengkapi ornamen dan bertatahkan zamrud. Dari bentuk dan warnanya, semua orang yang mengerti senjata pasti tahu kalau pedang itu dibuat dengan baik.


Saat itu, Alexander kembali menjelaskan.


“Senjata ini dibuat dengan bahan utama tanduk Rotten Mist Wolf, makhluk level 2 yang langka dan hanya tinggal di hutan kabut. Selain bahannya kuat sehingga bisa dibuat sebagai pedang tajam, pedang ini masih mempertahankan karakteristik Rotten Mist Wolf ... yaitu beracun.”


Mendengar ucapan Alexander, orang-orang tampak terkejut. Bahkan ketiga ketua besar juga heran. Lagipula, cukup sulit mempertahankan karakteristik racun karena biasanya menghilang ketika dipanaskan dalam suhu sangat tinggi dan dicampur dengan bahan lain. Yang berarti ada dua kemungkinan, pembuatnya cukup beruntung atau benar-benar beruntung.


“Meski tidak berguna untuk melawan makhluk tingkat lebih tinggi, ini masih memiliki nilai seni. Ini juga bisa digunakan hunter level 2, mungkin level 3. Untuk harganya-“


“1000 BC!” teriak Sir Gareth menyela Alexander.


Mendengar teriakan pria itu, semua orang terkejut. Semua orang jelas tahu kalau meski memiliki beberapa karakteristik baik, tetapi bahan itu sedikit rapuh. Jadi hanya bisa digunakan melawan makhluk level 2 ke bawah, bahkan bukan level 2 yang memiliki pertahanan khusus seperti cangkang sangat keras. Sedangkan untuk koleksi ...


Harga itu terlalu tinggi dan bisa dianggap merugi!


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2