After Apocalypse

After Apocalypse
Hitung Mundur


__ADS_3

Dalam waktu kurang dari satu jam, ratusan orang berkumpul di pusat Shelter 11.


Tap! Tap! Tap!


Suara langkah kaki berat terdengar, membuat banyak orang langsung menoleh ke sumber suara.


Saat melihat sosok itu, mata orang-orang langsung menyempit.


Apa yang mereka lihat adalah sosok ‘Boris’ yang berjalan dengan agak sempoyongan. Dia mengenakan mantel hijau tua bertudung. Dua pedang pendek tampak di pinggang dan sebuah pedang besar tampak di punggungnya.


Bentuk pedangnya sangat unik. Tidak seperti pedang ksatria pada umumnya, ketiga pedang Boris lebih mirip pisau daging. Ditambah berita yang menyebar tentang bagaimana Boris membunuh kakaknya sendiri, banyak orang mulai memberi julukan baru pada pria yang dulu dianggap sia-sia tersebut.


‘Boris The Butcher.’


Mendengar nama itu membuat banyak orang langsung merasa tidak senang. lagipula, tidak ada yang suka pada ‘pengkhianat keluarga’ sepertinya. Bukan hanya perbuatannya yang kejam, pria itu juga melakukan hal-hal kotor sehingga banyak orang tidak menyukainya.


Tentu saja, jika diperiksa secara mendetail, Boris memang buruk tetapi tidak seburuk itu. Bisa dibilang, dia dijadikan kambing hitam. Semua hal kotor ditumpahkan kepadanya. Entah itu apa yang dilakukan pria itu sendiri, atau bahkan saudaranya.


Boris berjalan tidak jauh di belakang Moris. Dia berada di sisi kiri, tampaknya mengikuti kakaknya tanpa mengucapkan sepatah kata. Namun, ekspresi bosan dan enggan terlihat jelas di wajahnya. Hal tersebut langsung membuat banyak orang merasa tidak puas.


Keluarga besar lain menatap ke arah Keluarga Grasswald yang dipimpin Moris dan diikuti dua puluh orang lainnya dengan ekspresi jijik. Bahkan beberapa keluarga kelas menengah merasa agak jijik, tampaknya tidak puas karena keluarga itu masih menjadi salah satu keluarga besar di Shelter 11.


“Jaga sikapmu Boris. Banyak orang yang sedang mengawasi kita,” ucap Moris dengan ekspresi serius.


Boris menggaruk belakang kepalanya dengan wajah enggan. Dia melirik ke arah kakaknya lalu berkata dengan suara malas.


“Jika tiga bersaudara kita pergi ke medan pertempuran, tidak ada orang yang tinggal di rumah. Tidak bisakah aku tinggal dan menjaga kediaman keluarga?”


“Tidak mungkin. Seluruh keluarga besar dan menengah mengirim 20 orang paling kuat di keluarga mereka untuk mengikuti misi ini. Kamu tidak diperbolehkan tinggal,” jawab Moris tegas.


“...”

__ADS_1


Boris hanya diam di tempatnya. Pria itu tahu alasan yang sebenarnya. Berbeda dengan keluarga lain dengan anggota yang cukup melimpah, Keluarga Grasswald sendiri sudah sangat menurun. Tidak banyak anggota yang memenuhi syarat untuk mengikuti misi. Lagipula, tidak semua anggota keluarga bisa menjadi seorang hunter.


Walau begitu, keluarga lain masih menyisakan beberapa orang yang bisa menjaga keluarga. Sedangkan di Keluarga Grasswald sendiri, hanya hanya dua penatua yang tinggal. Tiga anggota keluarga utama dan tiga penatua lain pergi dalam misi ini.


Bisa dibilang ... situasi mereka sebenarnya cukup memalukan. Malam lebih mirip dengan keluarga kelas menengah!


Setelah mencari tempat untuk berkumpul, mereka semua menunggu keluarga lain yang belum datang. Lebih tepatnya, keluarga terakhir selain keluarga pemimpin shelter. Cabang dari Keluarga Fiennes, keluarga yang dipimpin oleh Aunt Ma.


Pada saat itu, suara langkah kaki lain terdengar. Ketika semua orang menoleh, orang-orang itu tampak terkejut. Bukan hanya mereka, bahkan ‘Boris’ yang sudah menyiapkan mental masih tertegun di tempatnya.


‘Apakah ini wanita yang telah menikahi belasan, mungkin mencoba puluhan pria? Kenapa ... kenapa ini sangat jauh dari yang aku harapkan?’


Pada awalnya, orang-orang memikirkan sosok yang terdengar di rumor. Namun, faktanya sangat berbeda. Bisa dibilang, jauh berbeda karena ternyata sosok Aunt Ma bukanlah bola bulat raksasa dengan kulit seperti kayu bakar dan tampang seperti penyihir jahat.


Aunt Ma yang muncul di depan mereka adalah seorang wanita cantik. Meski semua rambutnya telah memutih dan beberapa kerutan tampak di wajahnya, tetapi jejak kecantikan masih ada dan belum memudar. Selain itu, tubuhnya sama sekali tidak bulat seperti bola, tetapi tampak terlatih dan memiliki otot-otot kuat. Belum lagi, tinggi wanita itu jelas melebihi dua meter!


Daripada nenek sihir, Aunt Ma jelas terlihat seperti wanita barbar yang kejam dan ganas!


Banyak orang menelan ludah ketika merasakan tekanan ganas yang terpancar dari wanita ‘tua’ itu. Rasanya mereka sedang ditatap oleh seekor binatang buas.


Di belakang Aunt Ma, tampak dua orang yang cukup mencolok dan ‘Boris’ telah bertemu salah satunya. Ya ... dia adalah Melissa dan saudaranya. Tampaknya mereka adalah orang yang dipilih dari sekian banyak anak. Calon potensial untuk menggantikan posisi Aunt Ma!


Saat itu, Boris tiba-tiba tertegun di tempatnya. Bukan karena terpesona Aunt Ma atau Melissa, tetapi dia juga melihat sosok lain yang sangat dikenalnya.


‘Kenapa kamu ada di sana, Claude?’


Melihat ke arah Claude, mata Boris sedikit menyempit. dibandingkan beberapa bulan yang lalu ketika mereka terakhir kali bertemu, pria itu tampak jauh lebih kuat karena ... sekarang dia sudah menjadi hunter level 2!


Walau sekilas baru naik dan kekuatannya belum stabil, tetapi kecepatan itu jelas cukup luar biasa. Belum lagi, beberapa bulan ini cukup kacau dan harga berbagai barang berfluktuasi.


‘Begitu ... jadi begitu ...’

__ADS_1


Melihat Claude telah memutuskan jalannya, Boris menghela napas dalam hati lalu menggeleng ringan. Pada akhirnya tidak berniat mengatakan apa-apa, apalagi menghentikannya.


Ketika semua keluarga besar dan tingkat menengah di Shelter 11 tiba, pintu gerbang rumah pemimpin terbuka. Pria berusia sekitar 50 tahun keluar diikuti dua orang pria berusia akhir dua puluhan di belakangnya.


“Terima kasih kepada kalian semua yang telah bersedia datang untuk menjalankan tugas. Pertama-tama, aku akan-“


“CUKUP!”


Belum sampai pemimpin menyelesaikan kata sambutan, suara Aunt Ma terdengar. Dia menyela dengan ekspresi tidak puas.


Dengan tangan menekuk di pinggang, wanita itu berkata, “Tidak semua orang di sini rela melakukan misi ini, Kak. Ini terjadi karena misi ini wajib dilakukan. Selain itu, lihat! Mereka semua sudah bersiap. Tidak perlu lagi banyak pembicaraan. Lebih baik kita segera berangkat!”


“MAISA ...” ucap pemimpin dengan ekspresi muram.


“Kamu boleh saja memarahiku dan aku tidak heran lagi. Namun, aku benar-benar sudah tidak tahan dengan tatapan para hyena itu. Makhluk-makhluk kotor itu mungkin berpikir kita hanyalah bangkai yang bisa digigit kapan saja.


Wanita tua ini (Aku) sudah lama tidak mengeluarkan pedang kesayangannya. Ayo berangkat!”


Mendengar ucapan Aunt Ma, ekspresi orang-orang menjadi muram. Mereka jelas tahu apa yang dimaksud dengan para hyena. Mereka adalah orang-orang dari organisasi gelap yang tampaknya sekarang menyatukan kekuatan untuk mendapatkan keuntungan dari misi ini.


Walau kemungkinan mati sangat tinggi, tetapi mereka pasti akan mendapatkan hasil yang sepadan jika berhasil. Jadi banyak orang yang pergi bergabung untuk mencari kesempatan!


“Kalau begitu atur formasi sesuai dengan apa yang telah disampaikan sebelumnya,” ucap pemimpin dengan ekspresi suram. “Kita berangkat!”


Melihat ke arah orang-orang yang mulai membuat barisan, Boris mengikuti dalam diam. Dia tidak mengatakan apa-apa, malah fokus pada segala sesuatu di sekitarnya. Merasakan suasana yang tidak nyaman ketika mereka berbaris menuju ke luar shelter, pria itu menyadari kalau pertempuran sama sekali tidak bisa dihindari.


Bisa dibilang ...


Ini adalah waktunya untuk menghitung mundur!


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2