Aku Masih Menunggumu

Aku Masih Menunggumu
Ketakutan Natasya..


__ADS_3

Pagi hari, natasya sedang duduk di halaman depan. Natasya sedang duduk sambil membaca buku yang pernah ibunya kasih, Natasya menyukainya hingga dia selalu menyimpannya dengan baik. Natasya yang sedang asik membawa tiba-tiba seorang pembantu datang menghampirinya.


“ Pagi nona, maaf saya mengganggu aktivitas nona. Saya Cuma ingin memberitahu kalau sarapan paginya sudah siap dan nyonya juga sudah ada disana menunggu nona “


Natasya yang melihat wanita itu langsung mengerutkan keningnya, ia tidak mengenalnya. Apa dia pembantu disini? Kapan Tante Kinan menyuruh orang untuk datang. Karna terlalu lama terdiam wanita itu kembali berbicara.


“ nona apakah ada masalah? “ tanya wanita itu dengan sopan


“ Tidak...kau baru kerja disini? “ tanya Natasya dengan suara dingin


“ iya, nona. Saya baru kerja disini, soalnya nyonya Kinan menyuruh saya untuk berkerja disini sekaligus menemani nona saat nyonya sedang bekerja “ jelas wanita itu


“ baik, lain kali juga berbicara denganku tidak usah terlalu formal “ kata natasya sembari beranjak masuk ke dalam rumah


Natasya masuk kedalam rumah menuju ruang makan, disana Tante Kinan sudah menunggu. Tante Kinan yang melihat Natasya menghampiri nya pun berkata sambil tersenyum.


“ Pagi sayang, kamu darimana saja? Tante cariin kamu tadi “ kata Tante dengan tersenyum ramah


“ Pagi juga Tante, Natasya habis duduk di taman depan “ jawab Natasya sembari duduk di kursi sebrang yang kosong.


“ Apa kamu sudah bertemu dengan bi lina? “ Tanya Tante Kinan sambil mengambil nasi untuk Natasya


“ sudah, apa itu pilihan Tante? “ ujar natasya


“ iya..apa kamu menyukainya? Tante sengaja hanya mempekerjakan satu orang saja, karna Tante tau kamu pasti tidak terlalu menyukai banyak orang kan “ kata Tante Kinan


“ lumayan “ jawab Natasya untuk kedua pertanyaan Tante Kinan


“ Oh ya sayang, Tante malem ini sedikit pulang terlambat tidak apa apakan? “ tanya Tante Kinan


“ tidak apa, Tante “ jawab natasya


Tante Kinan hanya mengangguk paham dan keduanya terdiam, mereka makan tanpa berbicara lagi. Setelah selesai Tante Kinan langsung pergi ke kantor naik mobil. Sementara Natasya kembali ke kamar, ia duduk di balkon sambil menikmati udara pagi.


Natasya terdiam sejenak disana lalu mengambil hp di dalam saku celananya. Natasya Mencoba menghubungi ibunya kembali dan berharap ibunya bisa mengangkat telponnya. Namun sayang hp ibu nya tidak aktif hingga natasya tidak bisa menghubungi ibunya. Pandangan mata natasya semakin lama, semakin gelap.


Natasya sangat merindukan ibunya, ia ingin menangis didalam pelukan ibunya. Tapi baginya menangis itu tidak akan membuat ibunya kembali ataupun bahagia, menangis itu hanya untuk mengurangi beban dalam pikiran dan hatinya tapi tidak dengan masalahnya.

__ADS_1


Akhirnya Natasya termenung di balkon sepanjang hari tanpa melakukan apapun, Natasya mencoba berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya yang sekarang namun dirinya masih belum terbiasa dengan hal-hal yang baru.


*


*


*


Ditengah malam Tante Kinan baru saja pulang dari kantor nya, tubuhnya sangat lelah. Ia ingin cepat-cepat masuk kedalam kamar untuk beristirahat namun saat didepan pintu kamarnya, Tante Kinan seketika menoleh kearah pintu kamar Natasya.


Tante Kinan langsung berjalan kearah kamar Natasya untuk mengecek apakah natasya sudah tidur atau belum. Tepat di depan pintu kamar Natasya, Tante Kinan mengetuk pintu 3×


Tok tok tok


“ Natasya? Sayang? Kamu sudah tidur nak? “


Tidak ada jawaban dari dalam, mungkin Natasya sudah tertidur pikir Tante Kinan. Karna tidak ada jawaban dan dirasa Natasya sudah tidur, Tante Kinan beranjak kembali ke kamarnya. Namun sebelum Tante Kinan melangkah, pintu kamar natasya terbuka dan terlihat Natasya sedang berdiri disana.


“ Tante? “ kata natasya yang melihat Tante Kinan berada di depan kamarnya


“ Eh sayang, kamu kebangun ya. Maaf tadi Tante Cuma ngecek aja kamu sudah tidur atau belum, karna tidak ada jawaban jadi Tante kira kamu sudah tidur. Maaf jika tadi Tante membangunkan mu “ kata Tante Kinan sambil tersenyum


Natasya melihat Tante dari bawah hingga atas, Tante Kinan terlihat sangat capek. Tante Kinan yang merasa diperhatikan pun merasa tidak enak.


“ Ah maaf sayang, Tante belum bersih-bersih. Kalau begitu Tante balik kekamar dulu ya, kamu jangan tidur malam-malam “ kata Tante Kinan sembari berjalan menuju kamarnya.


Sebelum Tante kinan beranjak, Natasya sudah menarik tangan Tante Kinan masuk kedalam kamarnya. Tante Kinan yang merasa tertarik pun langsung tertegun tapi lebih memilih untuk diam dan melihat apa yang akan dilakukan natasya.


Didalam kamar, Natasya menyuruh Tante Kinan untuk duduk di sofa samping ranjang. Tante Kinan hanya menuruti nya saja, ia duduk disofa dan Natasya berada dibelakangnya. Tiba-tiba Tante Kinan terkejut saat merasakan pijatan di bahunya.


“ S-Sayang? “ kata Tante Kinan yang menoleh ke belakang


“ Hn “


“ Ya ampun sayang, tidak usah. Tante tidak apa apa kok “ kata Tante Kinan sambil menarik tangan Natasya


Tidak merespon apapun, Natasya kembali menarik tangan dan beralih ke bahu Tante Kinan lagi. Kali ini Tante Kinan tidak menolak pijitan Natasya, ia diam dan menikmati tubuh lelahnya.

__ADS_1


“ Terimakasih sayang, maaf jadi merepotkanmu malam-malam “ kata Tante Kinan disela-sela pijitan Natasya


“ tidak apa Tante “ jawab natasya


“ kamu sejak kapan bisa memijit sayang? Apa Elisa yang mengajarkan mu? “ tanya Tante Kinan lagi


“ tidak Tante, saya belajar sendiri. “ jawab Natasya yang membenarkan


“ benarkah? Kau belajar sendiri? “ tanya Tante Kinan yang terkejut


“ iya, natasya selalu memijit ibu jika ibu sedang lelah. Awalnya tidak enak tapi kelamaan kata ibu itu enak. “ jawab natasya


“ Oh ya sayang sini dulu Tante ingin bicara. “ kata Tante Kinan sambil menarik tangan Natasya untuk duduk disampingnya.


“ kenapa Tan? “ tanya Natasya


“ Gini sayang, Tante tadi dapat telpon dari polisi yang mencari ibumu “ kata Tante Kinan dengan nada serius


Natasya yang mendengar berita itu pun langsung berharap bahwa ibunya sudah ketemu, karna ia sudah sangat merindukannya.


“ Trus gimana? Ibu sudah ketemu? “ tanya natasya yang masih menampilkan ekspresi dingin


“ polisi belum menemukannya sayang, kata polisi kasus ini agak sedikit rumit “ jawab Tante Kinan


Tante Kinan perlahan memperhatikan ekspresi Natasya, gadis itu tidak merespon pun Tante Kinan melanjutkan pembicaraannya lagi


“ tadi polisi nemuin tas ibu kamu, dia kirim lewat foto. Kamu bisa lihat nih “ kata Tante Kinan sambil mengarahkan hpnya ke Natasya agar gadis itu bisa melihat fotonya.


“ polisi bilang kalau kasus ini lebih baik ditutup saja, tapi Tante menolak dan terus meminta polisi untuk terus mencari. Tapi kenyataanya polisi tetap tidak bisa menemukannya, jadi Tante beralih ke agen rahasia Tante buat mencari ibu kamu. Kamu enggak keberatan kan sayang? “ kata Tante kinan


“ gak apa apa Kok Tante “ jawab Natasya yang pasrah


...Ya pasrah, ibunya tidak dapat ditemukan. Kalau bisa dibilang ini adalah salah satu ketakutan Natasya dulu yaitu kehilangan ibunya dan juga kehilangan sahabat terbaiknya.


...


...

__ADS_1


...


__ADS_2