Aku Masih Menunggumu

Aku Masih Menunggumu
Pelukan hangat disaat hati merasa lelah..


__ADS_3

Edward berencana membawa Natasya keruangannya untuk dihukum karena sudah membuat masalah dikantornya tapi saat didalam lift Edward melihat Natasya seperti melihat bayangan seseorang yang selalu ia rindukan, tangisannya, teriakan nya, serta mata yang tajam itu sama seperti wanita yang kini ia cari. Karna terbawa suasana Edward pun menarik Natasya kedalam pelukannya.


Natasya yang merasa tubuhnya tertarik dan masuk kedalam pelukan lelaki itu pun hanya terdiam, Natasya sudah cukup lelah, pikiran dan hatinya kini benar-benar hancur berantakan. Jadi dengan pasrah Natasya menerima semua itu, tapi lama kelamaan gadis itu merasa kehangatan datang dari tubuh lelaki yang sedang memeluknya itu, seperti kehangatan yang membuatnya tenang dan memberikannya support dalam masalah.


Rio, aku merindukanmu....


Natasya menutup matanya untuk menenangkan semua perasaannya, saat sudah tenang natasya baru mendorong Pelan dada lelaki itu untuk melepaskannya. Edward yang mengerti kode itu pun langsung melepaskan pelukannya dan menatap gadis itu dengan tatapan dingin. Natasya mencoba mengembalikan ekspresi dingin nya lagi namun tidak bisa.


“ Sudah tenang? “ tanya Edward dengan nada dingin


“ Hm “ Natasya mengangguk


“ sekarang kau ikut keruangan ku “ Kata Edward


Edward keluar dari lift saat pintu lift itu terbuka, ia berjalan menuju ruangannya yang diikuti oleh natasya yang kini sudah tenang. Natasya tau kalau dirinya akan selalu salah jika melawan dan akan mendapatkan hukuman dari CEO perusahaannya langsung karna membuat keributan. Saat didalam Edward hanya terdiam duduk di kursinya sedangkan Natasya berdiri dihadapannya.


Karna suasananya menjadi canggung Edward pun langsung membuka suaranya untuk meminta penjelasan kepada natasya tentang hal ini.


“ kau tau apa alasanku membawamu kesini? “ tanya Edward sambil menatap natasya dengan tatapan dingin


“ hm..saya tau, membuat keributan dan menghajar salah satu klien didalam perusahaan “ jawab natasya dengan ekspresi tenang


“ Lalu? “


“ tidak ada lagi “ jawab Natasya


“ kau yakin? “


“ Hm saya yakin “


“ Jadi kau ingin hukuman seperti apa atas tindakan kau ini? “ tanya Edward


“ Terserah tuan, saya akan melakukannya walau saya harus dipecat dari sini “ jawab natasya yang pasrah


“ jadi kau tidak keberatan jika saya memecat anda? “ tanya Edward sambil merincingkan matanya


“ ya tuan, semua sudah jadi keputusan tuan. “ jawab Natasya

__ADS_1


“ baik kalau begitu, tapi aku harap kau bisa menerima kenyataan ini “ kata Edward sambil menyandarkan tubuhnya di kursi dan melipat tangannya di dada


“ hm “


“ Mulai sekarang kau saya pecat...tapi saya akan mempekerjakan kamu di perusahaan saya yang lain “ kata Edward


Natasya yang awalnya mendengar kata pecat, ia merasa pasrah tapi saat mendengar kelanjutan dari perkataan Edward membuat gadis itu terheran. Sejak kapan raja iblis ini memberinya kesempatan untuk bekerja lagi tapi ditempat yang berbeda? Natasya hanya terdiam dan menunggu lelaki itu berbicara lagi.


“ kau jangan merasa senang dulu, aku memindahkan kau ketempat yang agar kau tidak membuat keributan lagi. Jika aku melihat itu maka siap-siap saja kau akan menjadi pengangguran seumur hidup. “ acam Edward


“ Ku kira memiliki hati yang baik tapi ternyata hatinya benar-benar sempit dalam berbuat baik “ batin natasya.


“ Dan satu lagi.. “


“ Masih ada lagi? Kau ini ingin menghukumku atau bagaimana si? “ kata Natasya yang tidak terima


Ya, Natasya merasa berat jika berpindah pekerjaan karena perusahaan yang ini saja agak jauh dari rumah apalagi nanti jika berpindah pekerjaan mungkin perusahaannya akan lebih jauh lagi. Natasya tau jika Tante Kinan selalu melarangnya untuk bekerja ditempat yang jauh tapi kini natasya memutuskan untuk tidak memberitahu Tante Kinan soal permasalahan dikantor + perpindahan pekerjaan.


“ Diam dan ikuti saja perintahku “ kata Edward dengan aura yang menakutkan.


“ hm “


“ Jam 07.00? Itu bukankah kepagian? Perusahaan ini saja masuk pukul 08.30 kenapa disana berbeda? “ protes natasya


“ ya karna kau harus ikut dengan ku dalam meeting penting, besok pagi “ jawab Edward


“ hah? Untuk apa aku harus ikut dengan mu? “ seru Natasya yang tidak mau sambil mengerutkan keningnya


“ Karna kau disana akan menjadi asistenku jadi kau harus ikut denganku besok “ jawab Edward yang santai


Natasya yang mendengar kata-kata ' asisten ' pun semakin terheran, gadis itu kira ia akan dipindahkan keperusahaan lain untuk menjadi OB atau karyawan biasa tapi ini malah menjadi asisten CEO? Natasya benar-benar tidak bisa mengerti jalan pikir CEO yang didepannya ini.


“ Kau menjadikanku sebagai asisten mu? “ tanya Natasya yang memastikan


“ hm “


“ kenapa harus jadi itu? “ tanya Natasya lagi

__ADS_1


“ tidak apa, kenapa? Kau tidak suka? “ kata Edward sambil menaikan alisnya


“ Entah, hanya heran saja. Kau ini sebenarnya ingin menghukumku dengan cara apa? “ tanya Natasya yang langsung ke inti nya


“ liat saja nanti, ku pastikan kau akan lebih menderita dimasa depan “ kata Edward sambil memutar kursi hingga membelakangi Natasya


Natasya yang mendengar itu pun langsung berbalik keluar dari ruangan, ia langsung pulang kerumah tapi lagi-lagi ia tidak menemukan tantenya di dalam rumahnya. Natasya merasa akhir-akhir ini tantenya seperti jarang pulang tapi Natasya tidak mempedulikan itu mungkin saja tantenya memang banyak kerjaan dikantor jadi tidak bisa pulang.


Natasya tidak ingin ambil pusing lagi, jadi ia berjalan menuju kamarnya untuk membersihkan tubuhnya dan beristirahat, tubuhnya benar-benar sangat lelah di hari yang penuh dengan masalah.


×


×


×


Disisi lain, Edward dengan berbicara berdua dengan Arya di ruangannya. Suasana nya cukup serius karna Edward ini dengan menatap Arya dengan tatapan serius hingga membuat Arya bergidik ngeri. Merasa bahwa atasannya ini tidak memiliki hati yang baik atau perasaan yang baik untuk beberapa jam saja?


Arya yang merasa canggung dengan keduanya pun membuka pembicaraan karna ia merasa bingung, atasannya ini memanggilnya diluar jam kerja.


“ Maaf, tuan muda Chen. Ada apa anda memanggil saya di luar jam kerja begini? “ tanya Arya yang menghilangkan keheningan.


“ apa kau merasa berat saat saya panggil? “ kata Edward dengan nada dingin


“ Eh..bukan begitu tuan maksud saya, soalnya tumben sekali tuan muda Chen memanggil saya diluar jam kerja begini “ jelas Arya yang kikuk


“ hm...saya memintamu untuk mengeluarkan semua barang-barang Tasya dari ruangannya. “ kata Edward


Arya yang salah memahami pun langsung terkejut dan menyangka bahwa Natasya dipecat hanya karna permasalahannya tadi saja.


“ maaf tuan, tapi kenapa? Nona Tasya kan kerjanya bagus, dia juga memiliki attitude yang bagus dan pengalaman yang cukup luas tapi kenapa anda malah memecatnya? Kalau ada masalah diperusahaan nanti siapa yang bakal mengurus jika tidak ada nona Tasya? “ tanya Arya yang bertubi-tubi.


“ saya heran, kenapa saya dulu bisa menerima kamu jadi asisten saya “ kata Edward sambil memijit keningnya


“ hehehe...maaf tuan, apakah saya salah memahami atau perkataan saya benar? “ tanya Arya lagi


“ tidak, saya akan memindahkan Tasya keperusahaan saya yang lain jadi kau yang akan menggantikan posisi Tasya di perusahaan “ jawab Edward

__ADS_1


“ Hah?!!! “


__ADS_2