Aku Masih Menunggumu

Aku Masih Menunggumu
Ayah dengan siapa?..


__ADS_3

Natasya kembali keruang Edward setelah makan siang, namun saat masuk gadis itu tidak melihat Edward dimana pun jadi ia memutuskan untuk duduk disofa yang biasanya ia duduki sambil menunggu lelaki itu dengan malas. Selang beberapa menit, pintu terbuka hingga membuat Natasya yang sedang melihat hpnya menoleh kearah pintu yang terbuka.


Disana terlihat Edward dan Arya, saat masuk Edward hanya melirik sekilas pada Natasya lalu pergi ke kursi besarnya sementara Arya menyapa natasya dengan ramah.


“ Nona Tasya “ sapa Arya dengan senyuman lebar


“ hm “


“ Lama tidak bertemu, bagaimana mana kabarmu nona? “ tanya Arya


“ Baik, bagaimana dengan mu? “ jawab natasya sambil mengangguk


“ Ouh..begitu juga dengan ku, aku cukup baik hari ini “ kata Arya yang merasa akrab


Edward yang melihat interaksi keduanya pun hanya mengangkat bahunya saja dan tak mempedulikannya. Edward dan Arya membahas masalah kerja sedangkan Natasya asik melihat laporan di laptopnya. Walaupun natasya sudah menjadi asisten Edward tapi Edward juga masih membutuhkan Arya disampingnya karna natasya masih belum cukup mengerti tentang bagaimana cara menjadi Asisten.


Natasya memang memiliki pengalaman yang cukup baik tapi pengalamannya itu tidak sampai ke yang paling atas termaksud posisinya yang sekarang, menjadi asisten CEO terkaya di negara **** . Sekitar pukul 13.45 Arya dan Edward selesai berdiskusi tentang bisnisnya sedangkan Natasya masih sibuk dengan laptopnya.


“ Bagaimana laporannya? “ tanya Edward pada Natasya dengan nada dingin


“ sudah dan semua aman “


“ Arya coba kau periksa lagi “ kata Edward sambil menyuruh Arya mengeceknya lagi


Natasya yang mendengar itu pun merasa tidak bisa dipercaya, gadis ini merasa semakin hari atasannya ini semakin banyak tingkah. Karna merasa tersinggung Natasya pun membuka suaranya untuk protes terhadap Edward


“ Segitu tidak percaya nya kau terhadapku “ kata natasya sambil menatap Edward dengan tajam


“ memang tidak percaya “ jawab Edward yang santai


“ Kalau kau tidak percaya lalu untuk apa kau mempekerjakan ku disini? Membuatku buang-buang waktu saja “ kata natasya sambil membuang muka dengan malas


“ Membuang waktumu? Apa kau tidak ingat kejadian dan perjanjian hukuman dihari yang lalu? “ tanya Edward yang mengungkit


“ Ya aku ingat, tapi aku lebih baik dipecat daripada bekerja tanpa rasa saling percaya “ jawab natasya sambil berdiri

__ADS_1


“ ouh...jadi kau ingin ku pecat? “ cibir Edward


“ Ya “


“ Apa kau tidak takut akan menjadi pengangguran seumur hidup? Lagian juga yang kini kau lakukan, nikmati saja daripada kau bernasib buruk “ ancam Edward


“ ouhh... mentang-mentang kau bos disemua perusahaan dan penguasa di negara ini, kau jadi seenaknya padaku? “ kata natasya yang tidak takut terhadap ancaman


“ Memangnya kenapa? Kau keberatan? “ tanya Edward dengan licik


Natasya yang geram terhadap Edward pun langsung berjalan menuju lelaki itu lalu menarik kerahnya hingga wajah mereka bertemu. Arya yang melihat tindakan Natasya pun langsung terkejut, karna ini Pertama kalinya ada yang berani melawan atasanya tanpa rasa takut sedikitpun.


“ Ya aku keberatan “ kata natasya sambil menatap Edward dengan tajam


“ Tapi aku tidak peduli, sekarang yang kau hanya perlu lakukan itu melakukan apapun yang harusnya kau lakukan disini. Jika kau berani untuk tidak datang atau melanggar hukuman ini, maka bersiaplah untuk mendapatkan hukuman yang jauh lebih berat ini “ jawab Edward sambil menjauhkan wajahnya dari sana.


“ Bodo amat, aku tidak peduli “ bantah natasya sembari pergi keluar ruangan.


Edward dan Arya hanya terdiam melihat Natasya keluar dari ruangan itu, setelah pintu tertutup rapat Arya meminta maaf atas sikap Natasya kepada Edward.


“ Hm tidak masalah “


×


×


×


Disisi lain, Natasya pulang tanpa memikirkan kerjaannya lagi. Ia paling tidak suka orang memandangnya begitu rendah walau hanya dalam status, berpikir kenapa di dunia ini selalu yang atas menindas orang yang bawah, padahal dunia ini seperti roda berputar karna akan ada masanya kita bisa berada diatas dan akan ada masanya berada dibawah.


Natasya menyetir mobil bukan menuju kearah rumahnya tapi kearah taman yang agak jauh dari perusahaan dan cukup jauh jika dari rumahnya, Natasya mendengar kata orang disekitar jika taman disana sangat indah dan sehat. Dapat membuat tubuh, hati dan pikiran menjadi jernih dan tenang. Jadi natasya pergi ke tempat itu mumpung pikirannya lagi stress gegara Edward sekalian membuktikan apa kata orang.


Saat sampai disana, baru saja ingin turun natasya melihat dari kejauhan ada 2 pasangan yang hendak naik mobil dan 4 bodyguard memakai baju serba hitam. Tapi yang titik fokus natasya bukan itu melainkan 2 pasangan itu yang tampak romantis dan rasanya cukup dekat dengan natasya.


Natasya yang masih dalam mobil masih melihat kearah 2 pasangan itu dan terlihat bahwa itu ayahnya dan wanita disampingnya entah itu siapa tapi rasanya seperti ingin memeluk dan melepas rindunya selama ini. Kedua pasangan beserta bodyguard nya itu pergi kedalam mobil dan mobil itu menghilang entah kemana, natasya baru menarik lagi pandangannya dan turun dari mobil.

__ADS_1


Angin sepoi-sepoi, rumput yang bergoyang dan burung yang berkicau semua menenangkan dirinya, mata Natasya masih mencari kemana arah mobil itu pergi dan kenapa ada sesuatu yang mengganjal dihati dan pikiran tentang ibunya.


“ Tadi ayah dengan siapa? “


“ Kenapa aku merasa kalau wanita yang bersama ayah itu ibu, padahal aku sudah tau kalau ayah dan ibu tidak akan mungkin bersatu lagi karna sifat ayah yang tidak dibisa dimaafkan lagi. “


“ sudah 8 tahun yang aku lewati, kenapa masih belum ada kabar dari kedua pihak? Kenapa Rio dan ibu menghilang disaat aku membutuhkan keduanya? “


Natasya disana duduk diatas rumput sambil memikirkan masa lalunya lagi, rasanya ia masih saja tenggelam di dalamnya tanpa mencoba membuat lembar baru untuk kehidupannya yang baru. Saat sedang termenung tiba-tiba hp Natasya berbunyi tanda seseorang sedang menelponnya. Lalu ia angkat dan sambungan telponnya terhubung...


“ Halo “


“ hm “


“ Nona tasya? “ panggil suara itu dari telpon


“ Ya “


“ Anda dimana? “ Tanya suara itu yang terdengar panik


“ Emangnya kenapa? Ada masalah? “ tanya Natasya


“ ada Nona, diperusahaan ada 6 lelaki mencari anda. Katanya mereka ingin bertemu dengan anda “


“ suruh mereka pergi, aku tidak memiliki waktu untuk hal yang tidak penting “ kata natasya


“ tapi nona, 6 orang itu sama sekali tidak mau pergi. Mereka masih stay menunggu di ruang utama perusahaan, lebih baik nona datang dan temui mereka takutnya memang ada hal penting yang perlu dibicarakan. “


“ kalau misalnya mereka orang jahat maka saya akan mengirim beberapa penjaga untuk menjaga nona nanti “


“ ck... merepotkan sekali “ batin Natasya


“ baik aku segera kesana “ kata natasya sambil menutup telponnya


Natasya yang tadinya ingin menikmati pemandangan dan udara ditaman malah harus datang keperusahaan yang membuatnya jenuh, gadis itu menyetir mobil dengan kecepatan tinggi agar lebih cepat sampai dan cepat menyelesaikan masalah yang entah kapan habisnya.

__ADS_1


__ADS_2