Aku Masih Menunggumu

Aku Masih Menunggumu
Musuh dalam selimut..


__ADS_3

Natasya pulang kerumah terlalu malam, saat masuk kedalam natasya melihat tantenya sedang tertidur di ruang tamu. Apakah tantenya sedang menunggunya? Pikir natasya, gadis itu hanya terdiam dan menghampiri Tante Kinan dan membangunkan nya agar pindah kekamar.


“ Tan? Tante? “ Kata natasya sambil menggoyangkan tubuh Tante Kinan yang tertidur


Mendengar suara natasya, Tante Kinan perlahan membuka matanya dan melihat gadis dengan ekspresi dingin didepannya. Spontan Tante Kinan berdiri dan mengucek matanya.


“ Sayang? Kamu sudah pulang? “ tanya Tante Kinan


“ Sudah, Tante sedang apa? “ Kata natasya


“ Ahh...Niatnya tadi Tante ingin menunggumu pulang, tapi karna kelamaan Tante jadi ketiduran hehehe...maaf ya sayang “ jawab Tante Kinan yang tersenyum kekeh


“ Tante gak usah menungguku lagi jika aku pulang terlambat, apalagi sampe tidur disini. Tante bisa masuk angin “ kata natasya


“ Iya sayang, maafkan Tante. Tante Cuma khawatir aja sama kamu karna belum pulang juga padahal ini sudah malam “ ujar Tante Kinan dengan nada sedih


“ Maaf Tante, tadi aku ada keperluan sedikit dikantor jadi terlambat pulang dan gak sempet ngabarin Tante “ jelas natasya


“ Ouh begitu, yaudah deh sekarang kamu istirahat sana dikamar, pasti kamu capek banget kan “ kata Tante Kinan sambil mendorong pelan tubuh natasya


“ baik Tante, aku pergi kekamar dulu “ jawab natasya sembari berjalan keatas


Natasya pun pergi kekamar, saat menutup pintu kamar natasya langsung menghempaskan tubuhnya di atas kasur, tubuhnya benar-benar sangat lelah hingga membuatnya mengantuk saat berbaring di ranjang. Natasya perlahan membuka hp nya untuk mengecek data-data yang dikirim oleh Liana. Tak lama kemudian, natasya mematikan hpnya lalu menaruhnya di meja kecil samping ranjang.


Perasaannya merasa tidak enak semenjak ia pulang dari kantor, gadis itu tidak tau mengapa namun Natasya sendiri tidak terlalu memikirkan itu. Karna tubuhnya lelah natasya pun langsung menutup matanya dan tertidur.


*


*


*


Pagi hari, natasya seperti biasa bersiap – siap untuk berangkat ke kantor namun saat turun kebawah natasya tidak melihat tantenya, berpikir kalau Tantenya sudah berangkat lebih awal. Gadis itu langsung berangkat tanpa memikirkan apapun.

__ADS_1


Saat diperjalanan, entah kenapa natasya kembali memikirkan sesuatu hal yaitu ibunya. Rasa amat rindu itu cukup dalam, natasya sangat ingin bertemu dengan ibunya. Tapi sekarang ibunya entah pergi kemana, natasya menghentikan mobilnya dipinggir jalan dan keluar dari mobil untuk menenangkan pikirannya terlebih dahulu.


Ia tidak mau saat menyetir mobil, pikirannya kemana-mana dan akhirnya melamun. Natasya kini memiliki pemikiran sendiri atas semua yang terjadi di masa lalu. Ia akan terus mencari tanpa memikirkan, dan terus menunggu walau ia tidak tau akhirnya.


Sedang memikirkan hal itu, natasya pun termenung sebentar dan disadarkan oleh suara telpon yang berbunyi dari hpnya. Spontan gadis itu langsung mengangkat tanpa melihat siapa yang nelpon nya.


“ Natasya? “


Natasya yang mendengar suara lembut itu langsung tertegun, entah sejak kapan air matanya sudah terbendung disana. Yap... natasya menerima telpon dari ayahnya, sekian lamanya ia meninggal rumah, natasya baru sekarang mendengar suara ayahnya. Gadis itu kira saat dimasa depan mereka akan bertemu sebagai orang asing tapi kenapa sekarang yang ia dengar adalah suara yang penuh kasih sayang?


“ ayah? Ada apa menelpon ku? “ tanya Natasya dengan suara dingin


“ tidak apa apa, ayah hanya ingin tanya sesuatu padamu “ jawab ayah yang tidak mengubah suaranya itu


“ tanya apa? Bukankah aku sudah bilang dulu, kalau ayah jangan pernah menemui ataupun menghubungi aku lagi. Kenapa sekarang ayah melanggarnya? “ tanya natasya yang membawa masa lalu


“ Iya. ayah masih ingat dengan semua perkataan kamu dimasa lalu, ayah cuma ingin kamu menjawab pertanyaan ayah saja. “ kata ayah dengan suara rendah


“ Hm.. pertanyaan apa? “ tanya natasya yang langsung ke inti nya


Natasya yang mendengar itu langsung terdiam, apa ia tidak salah dengar? Ayahnya memohon padanya hanya karna sebuah jawaban? Natasya yang memikirkan itu pun merasa aneh, ayah yang begitu membencinya dulu kenapa sekarang begitu seperti mengkhawatirkannya?


“ natasya? “ panggil ayah karena tidak mendapatkan jawaban dari Natasya


“ Hm “


“ kamu baik-baik saja nak? Kenapa kau diam tadi? Apakah ada masalah? “ tanya ayah dengan suara khawatir


“ Tidak apa-apa, jadi ayah ingin bertanya apa? Aku sudah tidak memiliki waktu untuk ayah “ kata natasya


“ kamu sekarang tinggal dimana? Apakah sekarang kamu tinggal bersama dengan Kinan? “ tanya ayah


“ Ya, aku tinggal bersamanya “ jawab natasya

__ADS_1


“ Apakah kamu diperlakukan baik olehnya? “ tanya ayah yang membuat Natasya terheran


“ ya “


“ Dia tidak bermain tangan kan denganmu? Atau melakukan hal-hal yang tidak baik? “ tanya ayah yang semakin terdengar khawatir.


“ Tidak “


“ Benarkah? Kamu jangan berbohong pada ayah, ayah hanya minta kamu untuk jujur kali ini nak. Ayah mohon, apakah kamu jujur saat menjawab pertanyaan ku tadi? “ kata ayah


“ ya aku jujur, lagipula pertanyaan ayah itu terlalu konyol. Tante Kinan tidak bisa disamakan dengan ayah yang dulu kan. Tante Kinan juga tidak mungkin berani main tangan denganku “ kata natasya


“ iya sayang, maafkan ayah. “ jawab ayah


“ maaf? Baru sekarang ayah minta maaf? Kenapa? Apakah sudah datang karma untuk menyadarkan ayah? Atau si wanita itu sudah tinggalkan ayah sehingga ayah sadar? “ kata Natasya dengan suara dingin bercampur sedih


“ Terserah kamu ingin memaafkan ayah atau tidak nak, ayah tidak akan memaksa kamu untuk tidak membenci ayah. Ayah Cuma minta satu hal ke kamu, jika ada kamu memiliki masalah, kamu bisa bicara dengan ayah. Itu juga jika kamu mau “ kata ayah yang tidak mempermasalahkan itu


“ untuk apa aku harus bicara dengan ayah jika aku memiliki masalah? Aku bisa mengurus masalahku sendiri, jadi ayah gak perlu ikut campur tentang masalahku “ kata natasya


“ ya nak, ayah tidak akan ikut campur. Ayah hanya ingin memberi kamu ruang untuk bercerita, ayah paham dengan sifat kamu yang selalu menyembunyikan masalah kamu Sendiri di hati kamu. Ayah Cuma gak mau kamu menanggung semuanya sendiri, kamu tinggal di dunia ini bersama orang lain tapi kamu masih saja menyembuny-


“ CUKUP AYAH!!! “ bentak natasya yang sudah tidak tahan


Natasya sudah tidak tahan dengan semua itu, ia tidak tahan dengan suara ayah yang terdengar begitu lembut. Ia sudah membenci ayahnya tapi kenapa rasanya saat mendengar suara ayah yang lembut seperti ingin memeluknya dan menangis. Natasya mencoba menenangkan dirinya namun akhirnya ia tidak bisa, apakah diri ini masih belum cukup untuk membenci ayahnya?


Sudah 8 tahun terlewat, natasya mencoba mengikhlaskan semuanya. Mencoba menghilangkan kenangan buruk dimasa lalu tapi kenapa sampai sekarang masih belum bisa hilang? Apakah belum cukup ia tersiksa waktu dulu? Natasya menangis di tempat sedangkan ayahnya masih terdiam karna bentakan natasya.


“ Cukup bersikap seolah-olah kau ayah yang baik, aku membenci mu, aku membencimu ayah!!! “ teriak natasya


“ natasya, maafkan ayah. Ayah memang gagal menjadi seseorang yang bisa melindungi kamu, dan ayah hanya menanyakan hal itu saja karna ayah hanya takut kamu terluka lagi dimasa depan. “ jawab ayah


“ Aku kan sudah bilang, jangan mencampuri urusanku!! Apakah ayah masih belum mengerti?!! “ tanya Natasya yang terisak

__ADS_1


“ Ayah mengerti nak, maaf jika ayah membuatmu jengkel “ ujar ayah yang terus minta maaf


“ Maaf, maaf, maaf. Apakah tidak ada kata lain selain maaf? Kenapa sekarang ayah jadi merendah seperti ini?!! Apakah baru sekarang ayah merasa kehilangan semuanya? Merasa kehilangan atas hancurnya keluarga kita dulu?!! “ kata natasya


__ADS_2