Aku Masih Menunggumu

Aku Masih Menunggumu
Meminta perhitungan..


__ADS_3

Natasya kembali kerumah lebih awal, saat membuka pintu terdengar suara Tante Kinan yang sedang berbicara dengan orang di ruang tamu. Karna penasaran Natasya pun menyadarkan tubuhnya dipintu dan mengintip sedikit disela pintu yang sedikit terbuka.


“ Ya saya tidak mau tau, kamu harus cari itu orang sampai ketemu!! Kalau enggak kamu bakal tau akibatnya “


“ Ya saya gak peduli, pokoknya saya minta kalian semua untuk cari dan bawa dia ketempat yang sudah ditentukan. Dan jangan sampai kalian ketahuan dengan orang lain maka jangan bawa aku kepermasalahan kalian. PAHAM!! “


Natasya yang dibalik pintu merasa aneh dengan Tante kinan, setau gadis itu tantenya memiliki sikap lemah lembut dan baik tapi kenapa saat menelpon seseorang yang entah Natasya tau bersikap seperti bos dan sikap angkuh yang begitu terlihat.


Natasya dari kejadian tadi siang hingga malam, ia merasa aja dengan semua ini. Natasya sebenarnya terlalu malam mencampuri urusan orang tapi orang itu adalah Tante Kinan sendiri, dia juga orang yang tinggal bersamanya. Mana mungkin ia tidak merasa aneh, natasya yang sibuk dengan pikirannya sendiri pun langsung mengembalikan kesadaran dan pergi dari sana. Ia memutuskan untuk pergi ke kota mencari sesuatu.


*


*


*


Setelah membeli sesuatu, Natasya langsung kembali keruang dan kondisi rumah juga terlihat sepi. Sepertinya Tante sedang keluar pikir natasya sambil berjalan keatas menuju kamarnya. Natasya sekilas melirik pintu kamar Tante kinan dan menarik kembali pandangannya, ia merasa ada sesuatu yang disembunyikan Tante Kinan tapi ia juga tidak mau bertengkar dengan Tante Kinan karna mempercayai perkataan ayahnya.


Jadi ia memutuskan untuk diam dan berjalan kembali ke kamarnya. Saat masuk kamar, Natasya mendengar hpnya berbunyi dan langsung mengambilnya didalam tasnya. Melihat siapa yang menelponnya, ternyata itu Tante Kinan. Segera ia mengangkat telponnya dan mendekatkan hpnya di telinganya.


“ Halo sayang “ kata Tante kinan


“ ya Tante “ jawab singkat natasya


“ kamu sudah pulang, sayang? “ Tanya Tante Kinan lagi


“ sudah “


“ ouh bagus deh kalau begitu, oh ya maaf sayang Tante sedang ada urusan di kantor jadi malam ini Tante tidak pulang dulu. Kamu Gakpapa kan dirumah sendirian “ kata Tante Kinan yang menjelaskan


“ hm..tidak apa-apa “


“ benar sayang? Kalau misalnya ada apa-apa, hubungi Tante aja ya jangan sungkan “ kata Tante Kinan yang suara ramah


“ Baik Tante “


“ yaudah kalau begitu Tante tutup dulu, mau selesaikan ini ya “ kata Tante Kinan sambil menutup telponnya

__ADS_1


Natasya yang merasa telponnya sudah dimatikan pun langsung menjauhkan Telponnya dari telinganya. Ia terdiam sejenak lalu kembali berjalan menuju kamar mandinya untuk membersihkan tubuhnya. Setelah selesai mandi Natasya pergi kekamar ganti dan memakai baju tidur berwarna hitam.


Natasya berencana untuk pergi berlibur namun ia ingat kalau Tantenya selalu melarangnya untuk pergi kemana pun selain bekerja. Natasya awalnya menyetujui permintaan Tante Kinan karna ia merasa wajar Tante kinan melarangnya takut ia berbuat yang tidak baik, tapi jika dipikir hingga sekarang natasya merasa bahwa dirinya seperti dipenjara.


Walau bisa keluar masuk rumah tapi jika tidak diizinkan pergi kemana pun rasanya seperti itu, natasya yang sedang asik memandang langit-langit pun terkejut saat hpnya berbunyi kembali. Gadis itu langsung mengangkat tanpa melihat siapa yang menelponnya.


“ Halo Bu Tasya “ Suara Liana terdengar dari telpon


“ Liana “


“ ya Bu, ini saya “ kata Liana


“ Kenapa? Ada masalah? “ tanya natasya dengan suara dingin


“ Sedikit Bu “ jawab Liana dengan ragu-ragu


“ apa itu? “ Tanya natasya


“ Begini Bu, apakah Bu Tasya ingat pertemuan klien yang tidak datang tadi siang? “ kata Liana yang mengingatkan


“ ya “


“ Mereka datang? “


“ ya Bu, mereka datang sekitar pukul 17.45 dicafe yang dijanjikan. Karna tidak menemukan kita, dia mengatakan kalau kita mempermalukan mereka dan mereka akan membuat perhitungan besok Bu “ kata Liana


“ perhitungan? Tapi dimasalah ini mereka yang salah kenapa mereka yang meminta perhitungan? “ tanya Natasya


“ Mengenai itu saya tidak tau Bu, saya mencoba memberitahu Bu Tasya agar besok tidak masuk dulu karna saya takut nanti mereka akan berbuat kasar pada Bu Tasya “ jelas Liana


“ Tidak akan “


“ tapi Bu.. “


“ saya besok akan datang seperti biasa. Biarkan mereka masuk dan saya ingin melihat bagaimana anjing itu menggonggong di perusahaan tuan Edward “ kata natasya


“ Ba-baik Bu “ respon Liana yang tidak yakin

__ADS_1


“ kau tidak perlu takut, mereka tidak akan macam-macam. Sekarang pergi beristirahat lah jangan memikirkan hal yang tidak berguna “ kata natasya


“ Baik Bu, terimakasih. Kalau begitu saya izin tutup telponnya “ ujar Liana


“ hm “


Liana pun memutuskan sambungan telponnya, Natasya yang mendengar kabar kalau besok akan ada drama yang menarik di perusahaan pun merasa tidak sabar untuk dari besok. Melihat bagaimana orang itu akan mempermalukan didepan umum.


Tanpa pikir panjang, Natasya pun menutup matanya dan mencoba tidur agar besok ia bisa bangun lebih pagi.


×


×


×


Keesokan harinya, natasya sudah berangkat lebih awal dan menunggu orang itu datang keperusahaan, natasya kini ditemani Liana diruangannya. Liana terlihat cemas sedangkan natasya terlihat begitu menikmati permasalahan itu. Karna baginya ini bukan seberapa dari masalahnya dimasa lalu.


“ Bu, bagaimana ini? Jika mereka datang maka mereka akan mempermalukan perusahaan ini dan tuan muda Chen akan memarahi kita karna kita kemarin kembali ke kantor tanpa membawa apa-apa “ kata Liana yang cemas


“ aku kan sudah bilang tenang saja, lagi pula kita disini akan bersenang-senang dengan permainan yang mereka lakukan “ jawab natasya yang membuat Liana kebingungan.


“ permainan? Maksud Bu Tasya apa? “ tanya Liana yang tidak mengerti


“ Kamu tunggu saja, saya yakin permainannya akan mulai sebentar lagi “ jawab Natasya yang misterius


Kini Liana hanya mengangguk dan terdiam sesuai instruksi dari natasya. Benar saja, baru beberapa menit 4 orang berbadan besar dengan pakaian hitam dan 2 orang adalah kliennya datang keperusahaan. Mereka datang membuat banyak perhatian orang di perusahaan hingga mereka menatap ke 6 orang itu.


“ SIAPA YANG BERNAMA TASYA? MAKA KELUARLAH!! “ teriak orang yang berbadan besar itu.


Natasya yang mendengar itu pun tertawa dalam hati dan mendekati mereka dan diikuti Liana dibelakangnya, mereka orang yang melihat Natasya dengan berani menunjukkan diri kepada orang berbadan besar itu sama saja mencari mati tapi bagi Natasya itu malah permainan yang cukup membuatnya merasa senang.


“ ada perlu apa tuan wu datang kemari? “ tanya natasya dengan nada dingin


“ Cik..tidak usah berpura-pura tidak tau, kau ini ternyata berbeda dari rumor yang tersebar ya. Julukannya sih iblis yang tersembunyi tapi kalau ku liat kau itu sama seperti rubah licik didunia bisnis. “ ejek tuan wu sambil terkekeh


“ Di dunia bisnis itu banyak orang yang mengunakan banyak cara untuk menarik para klien jadi kalau menurut tuan wu, cara saya licik yasudah tidak apa-apa. Saya juga tidak masalah “ kata natasya

__ADS_1


“ hahaha... ternyata kau bisa sadar diri juga ya “ ujar tuan wu yang tertawa


__ADS_2