Aku Masih Menunggumu

Aku Masih Menunggumu
Hari kelulusan..


__ADS_3

Hari kelulusan adalah hari dimana orang akan merasa senang atas pembelajarannya disekolah, semua orang yang menghadiri acara kelulusan tampak merasa senang tapi terkecuali dengan gadis yang sedang berdiri dibawah pohon besar. Menatap kerumunan disana dengan tatapan dingin, lingkungan sekitar yang paling gadis itu benci.


Natasya yang sedang terdiam disana, tidak menyadari kalau ada seorang lelaki  yang sedang menghampiri nya.


“ Hai natasya “ kata lelaki itu sambil tersenyum ringan


Natasya hanya melirik sekilas lalu kembali memandang yang lain, lelaki itu adalah ketua OSIS. Lelaki itu pernah menyukai natasya sebelumnya dan menembaknya, namun natasya menolak karena dia memang tidak menyukainya dan terlebih lagi dia tidak mengerti soal cinta.


Tidak ada jawaban dari Natasya, lelaki itu kembali membuka suaranya untuk menghilangkan keheningan diantara mereka.


“ Lu sendiri kesini? “ tanya lelaki itu


“ Enggak “


“ Lu kesini bareng siapa? Kok sendirian aja daritadi gua perhatiin “ kata lelaki itu


“ Tante Kinan “


“ oh ya, soal ibu lu yang hilang. Udah ketemu belum? “ tanya lelaki itu lagi


“ belum “


“ hm...gua turut prihatin ya, gua harap ibu lu cepet ditemukan. “ kata lelaki itu sambil menunjukkan sikap peduli


“ hm “


“ Eh..kalau begitu gua kesana dulu ya, oh ya satu lagi. Selamat atas kelulusan lu “ kata lelaki itu sembari pergi kearah kerumunan.


Natasya yang terdiam sambil menatap punggung lelaki itu pergi menjauh, dan menghilang baru natasya menarik kembali pandangannya kearah lain. Tepat saat Natasya sedang termenung, Tante Kinan datang membuat kesadaran natasya kembali.


“ Astaga sayang, kamu daritadi disini toh, Tante cariin kamu kemana-mana gak ada “ kata Tante Kinan dengan nafas yang terputus-putus

__ADS_1


Bukannya menjawab Natasya malah pergi meninggalkan Tante Kinan, Tante Kinan yang melihat natasya pergi pun langsung berteriak karna dia sudah tidak sanggup lagi mengejar.


“ Natasya!! Kamu mau kemana sayang?!! Tante udah capek!! “


 


Tidak ada jawaban, dan sosok natasya juga sudah menghilang di kerumunan, Tante Kinan hanya bisa pasrah sambil mengatur napasnya. Beberapa menit kemudian, Tante Kinan berniat mencari natasya lagi, namun sebelum Tante Kinan beranjak. Ada sebuah botol minum dihadapannya, ia melihat Natasya sedang memegang botol itu.


“ Na-Natasya? “ cicit Tante Kinan


“ Maaf tadi tempatnya rame, jadi lama. “ kata natasya sambil mengulurkan tangannya yang memegang botol


“ kamu beli minum? “ tanya Tante Kinan yang terheran sambil meraih botol itu


“ Hm, Tante tadi capek jadi aku belikan minum “ jawab Natasya dengan ekspresi dingin


Tante Kinan yang mendengar itu langsung tertegun, apakah ia tak salah dengar? Natasya membelikan ia minum karena tadi ia kecapekan? Tante Kinan tidak percaya dengan apa yang dia dengar, karna selama ini natasya bersikap dingin tapi Tante Kinan. Berpikir lagi bahwa Natasya memang dingin tapi tidak dengan hatinya.


“ makasih sayang “ kata Tante Kinan sambil meminum air dalam botol itu.


“ hm “


Natasya hanya terdiam ditempat sambil menatap Tante Kinan yang sedang meminum air. Acara kelulusan masih belum selesai tapi natasya sudah meminta Tante Kinan untuk pulang. Tante Kinan hanya bisa menyetujui permintaan Natasya.


Saat sampai di rumah, Natasya langsung pergi kekamar nya sedangkan Tante Kinan masih berada di ruang tamu sambil memainkan hpnya. Tante Kinan masih mengurusi pencarian Elisa ( ibu natasya ), sudah sekitar 5 hari Elisa masih belum kunjung ditemukan. Membuat Tante Kinan semakin khawatir saja.


Disisi lain, Tante Kinan merasa bingung dengan perubahan Rio saat pertemuan terakhir mereka berdua, tatapan dinginnya, aura membunuhnya, perasaan bencinya seperti bukan Rio yang ia kenal dulu. Rio yang biasanya tersenyum, tertawa, dan sering melakukan hal konyol. Apakah itu semuanya palsu?


Hah...pusing sekali memikirkan masalah itu...


*

__ADS_1


 


*


*


Natasya yang berada dikamar sedang menelpon seseorang dan seseorang itu tidak lain adalah ketua OSIS tadi yang bernama Hiro.


“ halo natasya? “


“ hm “


“ kamu dimana natasya? Ini pada mau foto bersama, kamunya gak ada “


“ pulang “ jawab singkat natasya


“ hah, pulang? Tapikan acaranya belum selesai kok lu udah pulang aja si? “


“ Sibuk “ ujar Natasya yang tak acuh


“ astaga sya. Trus gimana dengan foto bersamanya nih “


“ Tinggal foto aja tanpa aku “ kata natasya


“ Sya lu kenapa si? Ini buat kenang-kenangan lho, iya gua tau lu risih kalau gua deketin lu Mulu tapi kalau masalah ini tolong ada sedikit kerja samanya “


“ aku pulang gak ada hubungannya dengan itu, jika kau ingin foto kelulusan maka fotolah tanpa ada aku “ kata natasya sambil mengakhiri telponnya.


Setelah mengakhiri telponnya, natasya langsung melempar Hp ke atas kasur dan diikuti oleh hempasan tubuh Natasya. Gadis itu berbaring sambil menatap langit-langit, dan tak lama kemudian gadis itu tertidur sambil tergumam.


 

__ADS_1


“ Menyebalkan sekali “


__ADS_2