
Natasya yang merasa jengkel dengan sikap Edward pun memutuskan untuk pergi namun saat ia berjalan lebih jauh, Edward dan mobilnya sudah menghentikannya lebih dulu. Memutar bola matanya dengan malas saat melihat jendela kursi penumpang depan dibuka dari dalam dan terlihat lelaki itu.
“ Masuk jika kau tidak ingin terkena masalah lagi “ kata Edward dengan suara dingin.
Tidak memiliki pilihan lain, Natasya pun langsung membuka pintu mobil lalu masuk kedalam. Udara didalam mobil sangat hangat, berbeda dengan udara diluar. Terdiam sejenak selama perjalanan, Natasya melihat Edward terlihat mengantuk saat menyetir dan memutuskan untuk mengajaknya bicara
“ Kenapa kau bisa tau aku disana? “ tanya Natasya yang membuka topik
“ Bukannya tau, lebih tepatnya nyari “ jawab Edward yang membenarkan perkataan Natasya
“ Nyari? “ tanya Natasya yang terheran
“ Hm...tadi saya panggil kamu ditelpon, kamu gak jawab dan ada suara kaca yang pecah. Saya pikir kamu ada masalah jadi saya cari kamu “ jawab Edward dengan nada santai
“ O-oh, maaf kalau tadi tidak menjawabmu. Hpku tertinggal, jadi tidak tahu “ elak Natasya yang ikut berbicara santai
“ Hm...lain kali kalau ada apa-apa jangan suka ninggalin hp, bikin orang susah aja “ kata Edward yang membuat Natasya jengkel
“ Lagipula kenapa kamu bisa-bisa nyari si? Bukankah seharusnya itu bukan hal yang menurutmu penting ya? “ tanya Natasya yang masih biasa saja.
“ Ya emang gak penting Cuma kau ini asistenku. Kalau kau kenapa masalah diluar maka perusahaan yang akan kena “ jawab Edward yang menyalahkan
“ Iya deh “ sahut Natasya yang capek menghadapi Edward
Tak lama, mereka pun sampai di apartemen Natasya. Keduanya berdiri di didepan mobil dan dibawah langit yang penuh dengan bintang. Edward yang merasa heran kenapa Natasya pindah pun hanya terdiam dan tidak bertanya sedangkan Natasya berterimakasih kepada Edward untuk malam ini karna sudah mengantarnya.
“ Terimakasih untuk malam ini tuan, maaf jika mengambil jam istirahatmu “ kata natasya yang sopan
“ Ya tidak masalah “ jawab Edward yang menatap apartemen
“ hm “
“ Masuklah dan istirahat, jangan buat masalah lagi besok “ kata Edward sambil memasukkan tangannya ke dalam saku
“ Aku tau! “ jawab Natasya sambil berjalan menuju apartemennya.
Edward yang masih terdiam ditempat dan melihat punggung gadis itu sampai menghilang barulah dia menarik pandangannya lagi. Masuk kedalam mobil dan kembali ke rumah..
__ADS_1
*
*
*
Keesokan harinya, Natasya datang ke kantor lebih awal. Ia menunggu didalam ruangan Edward sambil mengecek berkas-berkas yang diberikan kepada Liana, tak lama setelah natasya selesai mengecek berkas-berkas itu tiba-tiba pintu terbuka dengan kencang dan terlihat ada seorang wanita yang berlari masuk kedalam tanpa melihatnya.
“ Lho kok Edward belum datang si? Bukankah seharusnya dia sudah datang? “ kata wanita itu yang melihat ke arah kursi besar yang kosong
“ Hmph... padahal sudah cepet-cepet datengnya, eh malah gak ada “ gumamnya sekali lagi
Natasya yang melihat angel yang terus berbicara sendiri donk hanya memandang dengan dingin, wanita itu masuk kedalam tanpa menyadari keberadaannya. Angel yang tidak menemukan Edward pun memutuskan untuk menunggunya di sofa, namun saat ia menoleh kesamping, wanita itu terkejut melihat Natasya yang duduk disana memandang dengan dingin.
“ Kamu?!! Sejak kapan kau disini? “ tanya angel sambil menunjuk kearah Natasya
“ njirrtt...baru sadar? “ batin Natasya
“ daritadi “ jawab Natasya yang menatap angel
“ Ngapain kamu di ruangan Edward, pagi-pagi? Ouhh...kamu pasti mau menggoda Edward kan?! “ tuduh angel
“ Kau sedang mengejek ku ya?! “ tanya angel lagi
“ tidak “
“ lalu apa yang sedang kau lihat dengan tatapan mu itu? “ tanya angel
“ seorang wanita yang entah darimana masuk kedalam ruangan tuan tanpa izin “ jawab Natasya sambil berdiri menyamakan tingginya.
“ kamu!! Apa kamu tidak tau kalau aku ini tunangannya Edward “ kata Angel yang sombong
“ tau, tapi lebih tepatnya lagi mantan “ sahut Natasya
“ Maksud kamu apa?!! Aku ini benar-benar tunangan Edward, apa kau iri padaku? “ tanya angel dengan mengepalkan tangannya
“ Untuk apa aku iri dengan seorang wanita bodoh sepertimu? “ tanya natasya dengan suara dingin
__ADS_1
“ wanita bodoh? Hey...apa kau tidak tau pendidikan tinggiku? Kau ini hanya seorang gadis kecil yang tidak tau apa-apa jadi lebih baik diam dan berhenti menggoda Edward “ kata Angel
“ Pendidikan tinggi? Tapi kenapa otakmu seperti otak wanita yang tidak bersekolah? “ tanya Natasya sambil melipat tangan didadanya
“ apa maksudmu? “ sahut angel yang tidak mengerti
“ pendidikan tinggi itu seharusnya lebih pintar bagaimana caranya menghadapi dunia, tapi menurutku kau tidak seperti itu. Kau bodoh, kau sudah di tolak oleh tuan tapi kau masih saja mengejarnya tanpa rasa malu. Kau pikir dengan sikapmu yang seperti ini akan membuat Edward jatuh cinta pada mu? “ kata natasya yang mengangkat alisnya
“ Alah!!! Itu pasti hanya akal-akalanmu saja, Edward gak mungkin gak sayang denganku. Kami sudah menjalin hubungan selama 8 tahun dan itu bukan waktu yang cepat jadi tidak mungkin kalau dia tidak memiliki rasa “ bantah angel
“ terserah kau ingin terima atau tidak, aku hanya memberitahumu saja “ kata natasya sembari duduk kembali.
Angel yang melihat itu pun hanya terdiam sambil menunggu Edward. Beberapa menit kemudian, pintu terbuka dan terlihat ada 2 Lelaki memasuki ruangan. Angel yang melihat kedatangan Edward pun langsung berlari melompat kearahnya dan memegang lengan gagah Edward sedangkan Arya yang dibelakang Edward mencoba melepaskan dan menjauhkan angel dari Edward.
“ Nona, maaf tolong lepaskan tuan. “ kata Arya yang mencoba melepaskan
“ Apaan si kamu? Edward kan tunangan aku, apa salah aku dekat dengannya? “ sahut angel yang ketus
“ Maaf nona, tolong lepaskan tuan. Ini di kantor! Jangan membuat keributan dipagi hari “ kata Arya lagi
“ Siapa yang membuat keributan? Orang aku lagi kangen kok sama Edward “ jawab angel
Edward yang terdiam disana pun hanya melirik kearah Natasya yang sedang duduk di sofa, sedangkan Natasya yang merasa di lirik oleh Edward pun langsung berdiri dan berjalan mendekati ketiga orang yang berdiri di depan pintu.
“ Nona tolong lepaskan tuan “ bujuk Arya
“ ish...lepasin ah, jangan berani kau sentuh aku! “ protes angel
Angel yang fokus dengan Arya pun tidak sadar kalau natasya sedang berjalan menghampiri mereka dan menarik tangan angel hingga wanita itu melepaskan lengan Edward dan mundur beberapa langsung karna tarikan Natasya tidaklah halus.
Angel yang merasa terkejut saat tubuhnya tertarik kebelakang dan spontan menoleh ke arah dimana ia ditarik. Benar saja, disana ada Natasya yang berdiri tidak jauh darinya.
“ kamu? Berani sekali kau menarikku “ bentak angel
“ ****! Kau ini berisik sekali, ini tuh kantor bukan rumahmu jika kau ingin berteriak-teriak ataupun bertingkah semau mu, lebih baik kau pulang “ kata natasya
“ berani kau mengusir ku? Apa kau tidak tau apa statusku di kota ini? “ ucap angel
__ADS_1
“ Status apapun kau, aku tidak peduli. Disini itu kita sama, hanya berbeda nyali. Posisi boleh atasan tapi kalau nyali kecil maka tidak ada bedanya dengan anjing buangan diluar sana “ kata natasya sambil memiringkan kepalanya