Aku Masih Menunggumu

Aku Masih Menunggumu
Bukan ibu melainkan wanita lain..


__ADS_3

Suara ayah terdengar begitu keras dari arah pintu, natasya sendiri terkejut saat mendengar ayahnya berteriak. Saat Natasya melihat ayahnya, lagi-lagi dia dalam posisi mabuk berak. Apakah nanti Natasya akan dijadikan korban pelampiasan amarah ayahnya seperti sebelumnya? Natasya yang membayangkan itu saja membuatnya takut.


iya takut, seberani beraninya cewek pasti memiliki rasa takut pada seseorang yang tidak bisa ia lawan dan itu adalah ayahnya sendiri. Walaupun Natasya tidak menyukai ayahnya tapi Natasya juga tidak ingin menyakiti ayahnya. Natasya sudah berjanji pada Rio akan selalu menghormati ataupun menghargai orang yang sudah menjaga dan membiayai kehidupannya dimasa lalu walaupun sekarang dia berubah menjadi seorang ayah yang jahat.


Natasya perlahan turun beberapa langkah anak tangga mendekati ayahnya dan berniat bertanya pada ayahnya.


“ Ayah mabuk lagi? “ tanya Natasya dengan suara pelan


“ KAMU BUTA?!! “ bentak ayah yang membuat Natasya terkejut.


“ Ma-maaf ayah “ cicit Natasya


“ SIALAN...MASUK SANA KE KAMARMU!!! GAK BERGUNA SEKALI KAMU DISINI!!! “ kata ayah dengan suara keras


Natasya yang tidak ingin dipukul ayahnya pun langsung berlari keatas, kearah kamarnya. Sementara ayahnya masih sibuk membanting barang-barang diruang tamu.


*


*


*


Tengah malam, Natasya terbangun dari tidurnya karna dia haus. Saat Natasya membuka pintu kamar, Natasya mendengar suara yang membuat Natasya bergidik merinding. suara itu berasal dari ruang tamu


“ Suara siapa si itu? Apa suara ibu ya? Eh? Ibu dan ayah? Masa iya? “ gumam Natasya


Natasya langsung berlari ke bawah karna dia ingin bertemu dengan ibunya, namun sayang! Saat dibawah Natasya melihat ayahnya sedang bercumbu dengan wanita tapi itu bukanlah ibunya. Awalnya Natasya hanya terdiam melihat mereka dengan perasaan sakit, sementara mereka sedang asik bercumbu.


Natasya yang berdiri tidak jauh dari mereka pun menangis, Sakit sekali hatinya. Ia melihat ayahnya sedang menyetubuhi wanita lain selain ibunya sedangkan saat bersama ibunya, ayahnya selalu marah-marah dan tidak pernah bersikap lembut.


Natasya yang melihat itu pun nafasnya terasa memburu, pipi yang kini basah karna air mata. kenapa? kenapa bukan ibu yang disana melainkan wanita lain. Natasya yang sudah tidak tahan melihat itu pun langsung berteriak.


“ AYAH CUKUP!!! APA YANG KAU LAKUKAN AYAH?!! “


Teriak Natasya yang membuat keduanya terkejut dan serentak menjaga jarak antara mereka sambil menutup tubuh mereka masing-masing. Wanita itu yang melihat Natasya ada disini pun merasa takut berbeda dengan ayahnya yang terlihat tenang tanpa rasa takut dan bersalah.


“ Apa yang kau lakukan ayah?!! “ tanya Natasya ulang dengan nada keras

__ADS_1


“ DIAM!! “ bentak ayah


Natasya yang dibentak ayahnya pun langsung menatap ayahnya dengan tatapan tajam, sedangkan ayahnya berjalan mendekati Wanita itu lalu memeluknya karna tubuh wanita gemetaran karna suara bentakan ayah pada Natasya.


“ Maaf sayang, apa aku mengagetkan mu? “ tanya ayah pada wanita itu dengan nada lembut


Wanita itu hanya mengangguk dan meringkuk didalam pelukan ayah. Natasya benar-benar tidak tahan lagi dengan semua ini!! Natasya melangkah maju mendekati mereka lalu menarik tangan wanita itu hingga terlepas dari pelukan ayah lalu..


Prak!


Suara tamparan keras terdengar di ruangan hingga membuat ayah terkejut dan marah dengan apa yang dilakukan Natasya. Gadis itu menampar wajah wanita itu hingga merah, wanita itu hanya menunduk kepalanya sambil memegangi pipinya dengan tangan.


“ SIALAN!!! APA YANG KAU LAKUKAN Natasya!!!! “ bentak ayah sambil menarik wanita itu.


Ayah menarik wanita itu kebelakang nya lalu maju mendekati Natasya dengan tangan yang terangkat, tanda bersiap untuk menampar Natasya. Namun Natasya tidak takut melainkan ia menatap ayahnya dengan tatapan tajam dengan wajah yang penuh dengan air mata.


“ APA?!! AYAH MAU MUKUL AKU? SINI MUKUL!! MUKUL HINGGA AYAH PUAS!!! “ teriak Natasya dengan tangisannya.


Ayahnya yang mendengar tantangan Natasya pun langsung menurunkan tangannya lalu mencengkram dagu Natasya dengan kuat hingga Natasya merintih kesakitan


Natasya hanya terdiam menahan rasa sakit di dagunya akibat cengkraman ayah yang begitu kuat, rasanya seperti tulang rahangnya ingin hancur.


“ JAWAB NATASYA!!! BELAJAR DARI MANA KAMU BERANI NGELAWAN AYAH HAH?!!! “ tanya ayah dengan suara keras.


“ lepaskan aku ayah “ rintih natasya yang kesakitan


“ JAWAB AYAH DULU!! DARI SIAPA KAMU BERANI NGELAWAN AYAH?!! “ kata ayah


Natasya yang diam dan itu malah membuat ayah semakin marah hingga melempar tubuh lemas Natasya Kedinding dengan keras hingga gadis itu memuntahkan darah dari Mulutnya. Natasya yang merasa terlempar dan terbentur dinding dengan keras hingga tersisa tulangnya akan parah pun hanya pasrah, terbaring lemah dilantai sambil memandang kedua pasangan gelap itu berjalan meninggalkan rumah.


Natasya dengan tenaga terakhir nya mengeluarkan hp nya dan menekan nomer Rio dan menelponnya. Saat Telpon nya tersambung Natasya langsung berbicara dengan suara lemahnya sebelumnya kesadaran hilang.


“ Ri-Rio...to-tolong a-aku..”


Setelah menyelesaikan perkataannya, pandangan Natasya pun perlahan memudar dan menghilang, menjadi gelap. Natasya pingsan diruang tamu dengan kepala berdarah dan penampilan yang begitu menyedihkan.


*

__ADS_1


*


*


Rio yang menerima telpon dari Natasya pun seketika langsung pergi ke rumah Natasya dengan mobil pribadinya tapi di supir oleh orang lain...saat Rio sampai dirumah natasya, Rio melihat pintunya terbuka lebar dan lampu didalam terang tanpa menunggu lama Rio pun berlari masuk kedalam bersama sopirnya.


Rio melihat Natasya dalam keadaan seperti itu langsung membawanya ke RS, Rio sangat khawatir dengan kondisi Natasya. Perasaan aneh muncul kembali dihari Rio yang melihat Natasya terluka begitu banyak.


Rio menunggu Natasya didepan ruang U.D.G sendirian tanpa seseorang yang menemaninya. Dia menunggu sampai Natasya dibawa ke ruang nginap, pagi hari Rio menemani Natasya sambil menyuapi nya dengan bubur.


“ Nih makan dulu keburu dingin buburnya “ kata Rio sambil mengulurkan sendok yang berisi bubur


Natasya hanya menggelengkan kepalanya


Rio pun menurunkan sendok nya, Rio tau Natasya masih memikirkan kejadian tadi malam. Walaupun Rio tidak tau apa yang terjadi tapi Rio mengerti saat diberi tahu oleh sopirnya saat itu.


“ berhenti memikirkan sesuatu, lu harus makan biar lu cepat sembuh. Gua kaget tau gak, pas Nerima telpon dari lu....kalau udah tau bakal begini mending tadi lu tidur aja dirumah gua. “ kata Rio


“ aku gak mikirin itu kok, aku juga udah sembuh ini Cuma luka kecil aja. Maaf ya tadi malem aku pasti ganggu kamu tidur. “ kata Natasya sambil menundukkan kepalanya


“ Hey angkat kepalamu! Kenapa kau ini jadi sering menunduk si? “ tanya Rio yang heran


“ Hm...entah lah aku juga tidak tau kenapa “ jawab natasya sambil mengangkat kepalanya


“ oke kalau lu gak tau alasannya kenapa, mulai detik ini lu harus janji sama gua kalau lu gak akan pernah menundukkan kepala lu lagi pada siapa pun itu. “ kata Rio dengan nada tanpa menerima penolakan


Natasya yang mendengar janji itu pun langsung menyetujui nya, entah kenapa rasanya dia ingin berubah tapi tidak bisa. Natasya sendiri tidak tau kenapa..


“ Baiklah aku setuju, aku berjanji padamu “ kata Natasya dengan senyumannya


Rio yang melihat Natasya tersenyum pun langsung ikut tersenyum senang, ia senang jika gadis yang ada didepannya tidak bersedih lagi.


“ Tasya “ panggil Rio yang membuat Natasya menoleh


“ Hm...kenapa Yo? “ tanya Natasya dengan kepalanya yang dimiringkan


“ gua mau ngasih tau lu sesuatu boleh gak? “ tanya Rio yang misterius

__ADS_1


__ADS_2