
“ Natasya~ “
Natasya yang merasa terpanggil pun menoleh kebelakang dan melihat wanita berlari kecil kearahnya yang tak lain itu adalah Tante Kinan, sahabat dekat ibunya.
“ Tante “ sapa Natasya sopan
“ Natasya, ya ampun udah lama gak ketemu. Seneng banget lho Tante bisa ketemu kamu disini, oh ya kamu kesini ngapain? “ Kata Tante Kinan
“ aku juga seneng bisa ketemu Tante lagi disini, aku juga kesini lagi nyari ibu, Tante. “ Jawab Natasya
Tante Kinan yang tadi tersenyum saat mendengar perkataan Natasya seketika langsung berubah, Rio dan natasya yang melihat itu langsung saling pandang untuk mencari tau kenapa tapi keduanya Sama sekali tidak tau. Tante Kinan yang tadi hanya terdiam pun membuka suaranya kembali.
“ Natasya, Rio kita bicaranya di kantin dekat kantor saja ya. “ kata Tante Kinan yang berusaha tersenyum
“ Ehm...yaudah deh “ jawab Natasya yang menyetujui ajakan Tante Kinan.
Ketiganya pun langsung pergi ke kantin dekat kantor, mereka duduk disana. Ketiganya masih terdiam, belum ada yang memulai pembicaraan mereka. Selang beberapa menit kemudian Tante Kinan pun membuka suaranya kembali dan menjelaskan sesuatu pada Natasya.
“ natasya, kamu benar-benar sedang mencari ibu mu? “ tanya Tante Kinan
“ Ya Tante, dari 2 yang lalu ibu belum pulang. Sebelumnya si bilang ke natasya kalau ibu masih ada kerjaan di kantor jadi tidak bisa pulang, jadi 2 hari belakangan ini Natasya menganggap ibu sedang sibuk di kantor dan Rio mengajak Natasya untuk melihat ibu disini karna aku selalu memiliki perasaan tidak enak terhadap ibu “ Jawab Natasya
Tante Kinan yang mendengar penjelasan itu pun langsung menghela nafas untuk mengontrol dirinya, dia benar-benar tidak mengerti apa yang terjadi di sini.
“ Natasya, Yakin ibu Natasya bilang kalau ada kerjaan di kantor? “ tanya Tante Kinan lagi
Natasya merasa aneh dengan sikap Tante Kinan, ia seperti sedang kebingungan dengan apa yang Natasya jelaskan, tpi Natasya tidak mempermasalahkan itu.
“ Yakin Tan, Rio aja tau “ kata Natasya sambil melirik ke arah Rio
Tante Kinan pun langsung menoleh ke Rio dengan tatapan meminta jawaban, karna Rio mengetahuinya, ia pun langsung berbicara.
__ADS_1
“ Ya benar Tante Kinan, ibu Natasya memang bilang ke natasya dan aku kalau dia ada kerjaan di kantor dan tidak bisa pulang hari itu, jadi ibu Natasya menyuruh Natasya untuk tinggal di rumah saya sampai dia kembali tapi sampai sekarang ibu Natasya masih tak kunjung pulang. Aku pun mengajak Natasya untuk datang ke sini buat ketemu dengan ibunya. “ jelas Rio yang terdengar sopan tapi dingin.
Tante Kinan hanya mengangguk paham.
“ Jadi itu terakhir kali kamu bicara sama ibu? “ tanya Tante Kinan pada Natasya
“ Iya Tan “
“ astaga...pusing sekali aku.. “ kata Tante Kinan sambil memijat keningnya hingga membuat Natasya dan Rio mengerutkan keningnya yang kebingung.
“ Tante? Ada apa? “ kata Natasya yang khawatir
“ Huh...enggak kok sayang, Tante hanya bingung dengan apa yang kalian jelaskan tadi. Elisa pergi kekantor dan tidak pulang karna sibuk? Tante gak ngerti dengan semua nya, jelas-jelas dari kemarin Tante yang ngurus sendiri kerjaan Elisa ibu kamu, soalnya sudah seminggu ini dia gak masuk kerja. “ kata Tante Kinan
Deg!
Natasya tertegun mendengar itu, rasanya seperti tersambar petir disiang bolong. Natasya ingin menangis tapi dia sudah tidak ingin menangis lagi jika ada masalah, karna menangis tidak akan membuat masalah selesai. Natasya mencoba menenangkan dirinya sendiri dan dibantu oleh Rio disampingnya sambil menggenggam tangan Natasya yang sibuk meremas tali tas selempang nya.
“ Tante, Tante jangan bohong! Ibu Natasya sendiri yang bilang kalau dia sedang dikantor, mengerjakan pekerjaannya dan tidak bisa pulang karna itu, tapi kenapa Tante bilang ibu Natasya tidak datang bahkan sampai bilang kalau ibu Natasya sudah tidak masuk dari seminggu yang lalu “ kata Rio dengan nada dan tatapan dingin.
Tante Kinan yang merasa tidak dipercayai pun menghela nafas pelan, dia tau kalau dia memberitahu itu pasti Natasya tidak akan mudah percaya kepadanya.
“ Tante serius Rio, Tante gak bohong. Sebenernya dari kemarin itu Tante ingin datang kerumah Natasya tapi sekarang ini Tante lagi banyak banget kerjaan yang harus diselesaikan jadi Tante belum ada waktu untuk kerumah, kebetulan sekali tadi kita ketemu dan Tante sudah berniat untuk bertanya pada Natasya soal Elisa, kenapa tidak masuk kerja? Tapi bukannya aku yang bertanya melainkan kamu yang datang bertanya dimana Elisa, Tante saja selama ini gak tau Elisa dimana. Tante gak bohong sama kalian...huh...kalau kalian masih tidak percaya dengan Tante juga tidak apa apa, Tante ngerti.
Tante Cuma mau ngasih tau itu aja, soalnya Tante juga khawatir dengan Elisa, sama seperti kamu Natasya. “ jelas Tante Kinan dengan nada sedih
Natasya tau Tante Kinan tidak berbohong padanya, tapi Natasya Cuma merasa sangat tidak nyaman dihatinya tentang ibunya. Pikiran buruk terus muncul dibenak ya hingga dia benar-benar merasa pusing dengan masalah ini. Natasya yang tidak ingin Tante Kinan sedih pun langsung berkata...
“ Natasya percaya kok sama Tante, Natasya Cuma kaget aja denger kalau ibu tidak ada di kantor. Terus Tante tau gak ibu kemana? “ tanya Natasya sedang nada lemah
“ maaf sayang, Tante gak tau. Terakhir Tante ketemu itu 2 Minggu yang lalu, itu juga sikap ibu kamu beda banget dari sebelumnya “ jawab Tante Kinan
__ADS_1
“ beda gimana, maksudnya Tan? “ tanya Natasya yang penasaran
“ Elisa Itu kelihatan beda, dia yang biasa makan di kantin tapi pas waktu itu dia gak mau, bilangnya sudah kenyang atau alasan yang lain. Dia juga suka nelpon orang gitu, setelah nelpon ekspresi berubah kayak ketakutan gitu. Awalnya tante kira Elisa sedang bertengkar dengan ayahmu jadi Tante gak mau ikut campur dalam urusan rumah tangga.
Elisa juga waktu itu sering banget ketemu sama orang, dia juga gak pernah cerita atau kenalin orang itu ke Tante. Biasanya kan Elisa sering cerita ke Tante kalau dia lagi ada masalah. “ jawab Tante Kinan panjang lebar
Rio yang mendengar cerita Tante Kinan pun langsung teringat dengan kejadian waktu ibu Natasya menelpon Natasya terakhir kalinya, suara dan suara sekitar juga berbeda dari suara kantor.
“ Kalau dengar cerita Tante, saya keringat dengan waktu terakhir ibu kamu telpon kamu terakhir kali. Saat kita ditaman! Kamu ingat kan? “ kata Rio yang tadinya berbicara dengan tante Kinan beralih ke Natasya.
“ ingat kok, kenapa? “ tanya Natasya
“ Astaga...itu lho yang kemarin ibu kamu telpon itu suara nya beda, kayak bukan ngomong biasa tapi kayak di gimanain gitu. Suara sekitar nya juga berisik banget kayak bukannya dikantor, kalau dikantor kan sepi karna disana banyak orang yang fokus dengan kerjaannya. “ jawab Rio panjang lebar
Natasya pun langsung teringat dan menyetujui apa kata Rio, tapi Natasya masih bingung kenapa waktu itu dia tidak bertanya ataupun sadar dengan ibunya sendiri. Aduh bodoh sekali diriku!
“ iya juga ya, tapi kok waktu itu kenapa aku gak sadar ya? “ tanya Natasya dengan tampilan bodohnya
“ emang dasarnya kau bodoh sya “ ejek Rio sambil menggelengkan kepalanya
Natasya yang mendengar ejekan Rio pun langsung menatap Rio dengan tajam, disisi lain Tante Kinan dengan melihat Natasya bisa diatasi dengan Rio jika bersedih membuatnya senang tapi Tante Kinan juga merasa sedih saat tau kalau Elisa ibu dari Natasya sekaligus sahabat dekatnya hilang entah kemana.
*
*
*
Natasya pulang kerumahnya karna pembicaraan dengan Tante Kinan sudah selesai, nanti Kinan juga sedang sibuk dikantornya. Natasya pulang sekolah seperti biasanya, suasana rumah sangat sepi, ayahnya mungkin tidak pulang lagi dan Natasya sendiri sudah terbiasa dengan sikap ayahnya. Natasya yang baru saja beranjak naik keatas tiba-tiba...
Brukkk!!!!
__ADS_1
" NATASYAA~ "