Aku Masih Menunggumu

Aku Masih Menunggumu
Liana terluka..


__ADS_3

Edward yang merasa pusing pun langsung berbicara untuk menghentikan perdebatan itu.


“ Bisakah kalian diam “ kata Edward dengan nada dingin


“ Dianya duluan tuh, sayang. “ Adu angel


“ Ck... merepotkan “ gumam Natasya sambil berjalan ke sofa


“ Hey kamu kemana kau! Urusan kita belum selesai ya “ kata Angel dengan suara keras


“ Kenal saja tidak, apalagi urusan “ gerutu Natasya yang duduk sambil melipat tangan didadanya


Natasya mengambil hpnya di atas meja karena berbunyi, saat melihat siapa yang menelponnya ternyata itu adalah Liana. Segera mengangkat nya lalu terdengar suara Liana yang begitu panik dan nafas yang memburu


“ Bu tasya “ teriak Liana dari telpon


“ ada apa? “ tanya natasya yang mengerutkan keningnya


“ Bu, tolong “ rintih Liana dengan suara gemetar


“ Liana kamu dimana sekarang?! “ tanya natasya sambil berdiri


Ke3 orang yang ada di ruangan pun menoleh kearah natasya yang terlihat begitu aneh saat mendapatkan telpon.


“ Nona, ada apa? “ Arya yang mencoba bertanya


“ Saya di Gang biasa Bu “ jawab Liana yang menangis


“ Ck...tunggu disana, saya segera kesana “ kata natasya dengan tatapan tajam


Natasya mematikan hpnya lalu menyimpannya di saku celana, beranjak keluar dari ruangan namun dihentikan oleh Edward.


“ Ingin kemana kau? Sebentar lagi akan ada rapat “ kata Edward yang dingin


“ huh...maaf, tapi saya ada urusan sebentar. Arya tolong gantikan saya dulu “ jawab Natasya sambil membuka pintu lalu keluar

__ADS_1


“ T-Tapi Bu..”


Belum selesai menjawab, Natasya sudah berlalu pergi meninggalkan ruangan. Natasya berjalan cepat keluar dari kantor lalu menuju parkiran, mengambil mobil dan pergi ketempat Liana berada. Gadis itu memang bersikap cuek kepada Liana namun Natasya juga sudah menganggap Liana ini seperti teman.


Natasya menyetir mobil dengan kecepatan tinggi hingga sampai di gang yang gelap dan sepi, natasya langsung turun dan memasuki gang itu. Didalam terlihat ada Liana yang tergeletak dengan tubuh yang begitu banyak luka, Natasya yang melihat kondisi Liana pun langsung berlari menghampirinya


“ B-Bu T-Tasya “ cicit Liana dengan pelan


Natasya tanpa basa-basi pun langsung menggendong tubuh Liana yang kotor menuju mobil, tubuhnya begitu lemah, nafasnya juga terputus-putus. Natasya meletakkan tubuh Liana dikursi penumpang lalu menuju kursi sopir. Natasya yang tanpa berkata sedikit pun daritadi membuat Liana juga terdiam


Saat diperjalanan menuju RS, Liana pun membuka suaranya untuk menghilangkan keheningan mereka dan mengucapkan terima kasih karna natasya sudah datang


“ Terimakasih Bu Tasya, maaf menganggu waktumu “ kata Liana dengan suara pelan tapi masih bisa didengar oleh Natasya


“ hm “


Natasya yang tidak ingin bicara dengan Liana pun hanya merespon singkat dan mempercepat mobilnya. Sesampai di RS natasya menemani Liana hingga pemeriksaan selesai, karna kondisi Liana yang cukup serius di bagian lengannya.


“ Hm...Bu Tasya “ panggil Liana yang canggung


“ tidak apa-apa, aku akan mengurus administrasi nya dulu “ kata natasya Sembari pergi meninggalkan Liana


“ Jemput Liana di RS **** dan antar dia kerumah “ kata natasya yang singkat


“ Baik “


Natasya menutup telponnya lalu berjalan menuju parkiran, menatap keatas tempat Liana menunggu dengan tatapan dingin. Menarik kembali pandangannya dan masuk kedalam mobil, natasya pergi dengan kecepatan tinggi menuju suatu tempat.


Tempat itu gelap dan sepi, Natasya datang seorang diri untuk memperingati sekumpulan anak buah yang menghajar Liana di gang. Begitu natasya masuk, sekelompok orang itu pun terkejut karna kedatangnya. Bagi mereka tempat itu adalah tempat yang sangat jarang diketahui orang, tapi kenapa gadis ini bisa tau pikir orang itu.


“ Hey Nona, apa kau tersesat hingga kau sampai disini? “ tanya salah satunya


Natasya hanya terdiam menatap tajam kearah mereka, hingga membuat mereka tertawa


“ Hahahaha...Nona, kau kenapa? Menatap kami seperti itu? Apakah ada masalah pribadi dengan kami? “ tanya lelaki itu dengan tertawa ejek

__ADS_1


“ ya “


“ hah? Kau memiliki masalah dengan kami? Apa kau serius? Apa kau tidak takut ibumu dirumah akan menangis saat melihat anak kecil nya pulang dengan penuh luka? “ rendah lelaki itu


“ Hahahaha.. “


Semua yang disana menertawakan Natasya, menjadikan bahan ejekan tapi natasya sendiri tidak terpengaruh dan hanya terdiam dengan tatapan dingin nya.


“ ada apa nona? Kenapa kau masih ada disini? Pulanglah, jangan membuat ibumu khawatir “ kata lelaki itu


“ Hahaha...jangan lupa, menangis dan mengadulah kepada ibu nanti “ sambung yang lain


“ Jaman sekarang, banyak cewek yang berani melawan tapi ujung-ujungnya juga menangis saat pulang. Hahahah...lebih baik kau pulanglah, selagi kita masih berbaik hati lho “


Orang-orang disana terus mengolok-olok natasya tanpa menyadari bahwa Natasya sedang berlari mendekati mereka lalu melayangkan tendangan kesalah satu lelaki disana hingga melayang dan menghantam dinding dengan keras.


Lelaki yang lain menyadari itu pun langsung terkejut dengan reaksi Natasya, memang sedari tadi gadis ini hanya terdiam tapi sekarang gadis ini yang membuat semuanya terkejut.


“ Hey!!! Apa yang kau lakukan?!! “ Bentak lelaki lain sambil membantu temannya yang terlempar akibat tendangan Natasya


“ Menghabisi tikus-tikus kotor disini “ jawab Natasya dengan senyuman licik


“ kau!! Berani sekali “ teriak lelaki dalam sekumpulan itu


“ sekedar menghajar kalian kenapa harus takut? “ cibir natasya dengan nada dingin


“ Hahaha...kau ini tidak tau siapa kamu ya, berani sekali berbicara seperti ini “


Natasya hanya tersenyum miring saat melihat semua lelaki itu menyerangnya dengan bersamaan. Karna butuh hiburan, natasya pun meladeni mereka semua hingga selesai. Menghajar dan menendang lelaki itu semua hingga semuanya tergeletak di tanah dengan merintih kesakitan.


“ Wah, seperti nya bukan aku yang pulang dengan tangisan melainkan kalian “ ejek Natasya sembari berjalan menuju pintu keluar


Semua lelaki itu hanya terdiam, mengakui bahwa ilmu beladiri gadis itu cukup tinggi. Melihat Natasya berjalan pergi membuat semua lelaki itu lega namun saat natasya berhenti tepat didepan pintu membuat mereka bergidik merinding


“ Oh ya satu lagi, ini adalah balasan karna kalian telah mencari masalah dengan seseorang yang seharusnya tidak kalian ganggu “ kata natasya dengan misterius

__ADS_1


Para lelaki itu hanya bertukar pandang dengan kebingungan, siapa yang dimaksud gadis kejam ini. Tanpa mendengar jawaban dari lelaki itu natasya pun langsung berjalan lagi dan keluar dari tempat busuk itu. Hatinya sangat puas dan terhibur tapi disisi lain ia sangat membenci seseorang yang menganggap bahwa wanita itu lemah.


Natasya pergi menggunakan mobilnya tanpa ia sadari ada sosok baru hitam yang sedari tadi memperhatikannya dari awal masuk hingga keluar. Senyuman misterius itu terbentuk saat mobil natasya melesat entah kemana.


__ADS_2