Anak Jenius: My Triplets Smart Kid

Anak Jenius: My Triplets Smart Kid
DUDA DAN BABYSITTER


__ADS_3

PROMOSI ANTAR PLATFROM❗❗❗


Halo, apa kabar semuanya. Sekarang author udah ga pernah nulis novel lagi. Tapi sekarang, mulai nulis cuma bukan di sini ya.


Ada nih, satu cerita rekomendasi untuk kalian. Author jamin ceritanya ga sengaur Anak jenius ini. Karena udah author susun sedemikian rupa.


Judulnya: Duda dan Babysitter


Author: Kak SWEE


Author udah ganti nama pena ya. Jadi kalau nama authornya Kak Swee, itu berarti penulisnya penulis yang sama seperti Nyonya Semi.



Blurb: Kehamilan tidak direncanakan, dan pernikahan tersembunyi. Telah dilakukan Angelita sang aktris naik daun dan kekasihnya yaitu Farhan.


Adakah kebahagiaan? Tidak. Hanya ada kesengsaraan dan kemalangan dilimpahkan pada Farhan, pihak penghamil.


Bahkan setelah kelahiran bayi, Angel melepas tanggungjawabnya begitu saja. Melanjutkan karier sebagai aktris dan melupakan pernikahan, suami dan bayinya.


***


Setelah ditinggal Angel, Farhan menghabiskan seluruh tenaga dan waktu fokus untuk bayinya. Ia menyayangi Bayu, sebab hanya bayi itu keluarga terakhirnya. Selain Gani sang sahabat tentunya.


Gani menyuruh Hanna, yang merupakan adiknya menjadi baby sitter Bayu. Dengan sebuah niat terselubung untuk membuat hati Farhan yang terluka, kembali sembuh tentunya.


Akankah niatan Gani terlaksana, atau justru hancur berantakan? Terutama jika setelah semua yang terjadi, Angel datang dengan tanpa dosanya ke kehidupan Farhan yang damai.


...****************...


Apk bacanya G00DW11L N0V3L. Itu tempat baca terbaru. Cuma dia apk berbayar ya. Tapi untuk saat ini novel author belum berbayar. Karena author belum ajukan bab berbayar di sana.


Yah, berbayar😒


Eits, tenang aja. Harga 1 bab di G00DW11L itu HANYA 500 PERAK🤯.


UMPAMANYA nih ya, author update 2 bab sehari. Kalian hanya keluarin uang 1000. Dan itu setara beli permen😘


Yuk, ramaikan dulu novelnya. Soalnya author kalau ciptain ide, juga butuh jajan kan. Jadi itu sebanding jika kalian bayar author Rp. 500,- sekali update. Author udah bersyukur kali itu!!


Belum yakin sama ceritanya? Nih, author kasih 2 bab dulu. Kalau tertarik, langsung buruan install G00DW11L N0V3L nya ya. Dan komentar tentang isi novelnya.


Author bakal kasih hadiah kalau author berhasil gajian di G00DW11L N0V3Lnya.


Bab 1. HUBUNGANKU


Farhan harus menanggung konsekuensi berat dari keputusannya yang keliru. Farhan yang tidak sengaja tidur dengan Angel, membuat kekasihnya itu hamil. Namun sebuah keegoisan yang terus dikejar, membuat semuanya sangat kacau.


Angel berprofesi sebagai penyanyi. Berkat dukungan dan lagu 'Pahlawan Hati', yang merupakan ide dari Farhan, tanpa aba-aba, Angel langsung terkenal karena banyak anak muda menyukai isi lagu dan pembawaan Angel.


Dalam hitungan minggu, Angel yang sebelumnya adalah penyanyi biasa kini dibanjiri job manggung dan tentunya memiliki penghasilan berlimpah.


Di balik kesuksesan itu, ada Farhan. Tetapi sedikitpun waktu, tak pernah Angel luangkan untuk lelaki yang sudah menjembataninya kesuksesan itu. Lantaran Angel terlalu sibuk. Sibuk dengan karier dan ketenaran yang sedang mengerumuninya.


"Angel, aku sudah tak sabar menikahinya, tabungan nikah sudah terpenuhi. Ingin kutanya dia, tapi waktunya tak pernah ada untukku."


Berhari-hari Farhan berpikir, bagaimana cara supaya Angel semakin terikat dengannya.


Sebelum semua keterkenalan ini, mereka berjanji akan menikah secepat mungkin. Itulah alasannya, Farhan ikut bekerja keras menciptakan sebuah lagu yang akan dinyanyikan Angel. Siapa tahu terkenal, hingga acara nikahan bisa langsung digelar karena biaya nikah terpenuhi.


"Hei Fan! Murung aja kulihat daritadi."


Farhan tersadar dari lamunan, melihat Gani sang sahabat mulai duduk di sampingnya.


"Coba cerita, ada masalah apa?" tanya Gani.


Farhan menghela nafasnya, "Gini, Gan. Tabungan kami sebenarnya sudah cukup untuk menikah. Niatku sih, mau langsung persiapkan pernikahannya. Tapi kesediaan Angel juga perlu 'kan? Sekarang Angel selalu dirundung job. Dia tidak pernah punya waktu sedikitpun untukku."


"Oh itu, hamili aja dia," celetuk Gani.


"Hah? Maksudnya apa?" Farhan terkejut dan benar-benar bingung maksud Gani.


"Hamili aja, biarkan dia minta nikah tanpa kamu minta. Cara ini sudah sering dipakai dan hasilnya manjur."


"Gila kamu! Aku bukan laki-laki seperti itu," tolak Farhan. "Aku yakin ini hanya masalah waktu, Angel hanya sibuk dan tak sempat memikirkan pernikahan," ucap Farhan kemudian.


"Agak ragu juga sih," gumam Gani.


"Ragu kenapa?"


"Aku lihat dia makin genit sama banyak lelaki. Body Angel kan aduhai. Siapa yang enggak tertarik? Aku saja tertarik."


"Jangan macam-macam kamu ya!" peringat Farhan kesal.


"Ini realita. Kamu ga lihat kelakuannya di medsos? Berpakaian terbuka, yah Aku paham dunia hiburan memang seperti itu, tapi kelakuan Angel terlalu melampaui batas. Dia suka peluk cium mesra sama pria berbeda. Seolah dia bukan menjual suaranya, tapi tubuhnya." Gani terlihat merinding tak suka ketika membayangkan tingkah Angel.


Farhan mengangguk. Dia setuju betapa liarnya Angel setelah semakin terkenal. "Risih sih," gumam Farhan yang masih bisa didengar Gani.


"Sayang 'kan kalau dia terus begitu. Kalau ada waktu, langsung temui aja dia. Bicarakan masalah rencana pernikahan kalian aja dulu, entah sampai di mana kesetiaannya setelah di atas awan."


"Daritadi itu kan yang kubilang, Gani. Aku mau jumpai Angel, tapi tidak bisa jumpa. Sulit rasanya sekedar bicara empat mata dengannya, profesinya ini seolah menjadi tembok penghalang besar untuk hubungan kami!"


Gani dapat melihat kekesalan yang semakin menjadi di mata Farhan. Dia ikut pusing juga, tapi, "Kalau kalian memang ditakdirkan bersama, mau gimanapun cara dunia memisahkan, akan tetap bersama," kata Gani sok bijak.


Beberapa hari setelah sesi curhat dengan sahabatnya, Farhan berhasil menemui Angel di kamar rias seusai manggung.

__ADS_1


"Angel," sapa Farhan dengan ramah. Dia mencoba tersenyum, walau merasakan sakit di hati. Kekasihnya memakai pakaian cukup terbuka.


"O hai, Fan. Kenapa kamu ada di sini?" tanya Angel canggung.


"Aku hanya mau bertemu kamu. Apa kamu punya waktu, Aku mau bicara."


"Berapa lama?"


"Boleh hanya kita berdua, maksudku tanpa satupun orang?" balas Farhan canggung. Dia adalah pria yang cukup kaku jika berhadapan dengan wanita, termasuk kekasihnya sendiri.


"Hanya kita berdua? Tidak bisa Fan. Aku perlu istirahat."


"Oh, begitu ya? Baik, aku tidak akan menganggumu, selamat istirahat." Farhan berbalik dan pergi.


'Dia menolaaaakkk!' Dalam perasaan batin Farhan yang sedih, ia menemui Gani di tempat tongkrongan mereka.


"Aku gagal membujuk Angel." Farhan menghela nafasnya dengan lelah. Gani menepuk-nepuk bahu Farhan untuk menenangkan pria yang sedang patah hati di sampingnya.


" Jadi Dia gak mau menikah denganmu, ya?"


"Bukan, Dia bilang hanya mau istirahat."


Derrrtttt... Ponsel Farhan berdering, menandakan seseorang sedang menghubunginya. Farhan tersenyum senang setelah melihat nama yang tertera di ponselnya. "Angel?"


"Panjang umur," kata Gani ikut senang. "Angkatlah," perintah Gani.


Farhan mulai berbicara dengan Angel yang intinya, Angel tidak jadi menolak Farhan untuk datang ke hotel peristirahatan untuk sekedar bicara. Setelah panggilan berakhir, Farhan menatap Gani dengan senyum semangatnya. Dia menjelaskan inti percakapan mereka.


"Walau cukup mencurigakan," gumam Gani. "Ya sudah, kamu datanglah ke sana."


"Kamu tidak mau ikut?" tanya Farhan, Gani segera tertawa.


"Itu masalah kalian, bukan urusanku! Kalaupun datang, aku pasti jadi nyamuk!"


Farhan tersenyum kecil, dia cukup mengerti dan segera pergi dari hadapan Gani, dia membawa mobil pribadinya ke hotel peristirahatan Angel. Sesampainya di lobi, Farhan menoleh ke sana kemari untuk melihat keberadaan Angel.


"Ini aku," kata seorang perempuan berkacamata hitam, dan memakai masker. Farhan langsung paham itu Angel. Sejak ketenarannya, Angel selalu menutup diri jika ingin bertemu tanpa diketahui publik.


Selama perjalanan, Angel berbicara banyak bahkan terlihat begitu bahagia. Gadis penyanyi ini tidak sedingin sebelumnya. Farhan jadi merasa ada yang tidak beres perihal perubahan Angel, tapi dia senang Angel bisa berbagi cerita dengannya.


"Kamarku di sini, Fan." Angel memasukkan sandi dan membuka kamar hotel. Terlihat begitu gelap dan dingin.


"Selamat datang." Angel menghidupkan lampu dan tampak bersemangat.


"Ini minummu, dan ini minumku." Angel menuangkan teh ke dalam cangkir, dan kembali berbicara penuh canda tawa. Farhan hanya menanggapi dengan senyuman, seperti tabiatnya, dia adalah pria kaku jika berhadapan dengan wanita.


Dalam beberapa menit setelah duduk di sini, kepala Farhan tiba-tiba pening, penglihatannya buram dan ingin pingsan.


"Angel, aku kenapa ya?" tanya Farhan seketika panik. Di saat yang sama dia tidak sadarkan diri tapi sadar di pagi harinya, pria itu sudah tidur di ranjang yang sama dengan kekasihnya Angel. Farhan terkejut, dia turun dari ranjang dan menatap tubuhnya yang tanpa pakaian.


Sementara pakaian berserakan dan Angel menangis, Farhan berusaha menenangkan Angel dengan meminta maaf dan berjanji akan bertanggung jawab atas perbuatannya.


Namun, Angel menjawab dengan lirih, "Aku masih mau jadi penyanyi terkenal, aku belum siap menikah."


Dalam suasana tegang dan penuh emosi, Farhan mencoba menjelaskan dengan hati-hati, "Angel, aku minta maaf. Tapi aku harus tanggung jawab atas semua ini. Kita menikah ya. Aku janji, setelah kita menikah, aku tidak akan melarangmu menyanyi."


Angel masih menangis dan berkata dengan suara penuh kebingungan, "Aku pikir, kamu sudah merencanakan semua ini," tuduh Angel.


"Tid-tidak.." Farhan terkejut. Walau tidak tahu kejadian semalam rinciannya seperti apa, tetapi dia merasa Angel sangat menderita sekarang.


"Aku membencimu, Fan! Benci! Kita putus! Kamu kejam!"


Farhan meraih tangan Angel dengan lembut, mencoba menenangkan Angel. "Kita tidak boleh putus, Angel! Aku mencintaimu!"


"Cinta cinta cinta ... Makan itu cinta busukmu! Kalau mencintaiku, mana mungkin menyentuh tubuhku! Keluar sekarang! Atau kupanggil satpam supaya mengusirmu!?"


Farhan menatap sedih Angel yang terus mendesaknya keluar.


...****************...


BAB 2. PERNIKAHANKU HANCUR


Farhan merasa hatinya hancur dan penuh keputusasaan setelah mendengar ucapan Angel. Rasanya seperti dunianya runtuh dalam sekejap. Tetapi meski dalam keadaan yang sulit, ia tahu bahwa ia harus menjaga ketenangan dan menghadapinya.


Ia mengambil napas dalam-dalam, mencoba mengumpulkan kekuatan yang tersisa. Walaupun hatinya sedang terluka, "Aku minta maaf karna sudah menyakitimu, semoga kamu bisa segera tenang," kata Farhan berharap.


Dia meninggalkan Angel seperti permintaan wanita itu.


Setelah pulang, Farhan langsung mencari Gani, sahabatnya. Ia merasa perlu mengeluarkan isi hatinya dan menceritakan semua kesedihannya hari ini.


"Gan, aku benar-benar hancur hari ini," ujar Farhan dengan suara penuh keputusasaan. Tatapannya kosong, mencerminkan luka di dalam dirinya.


Gani melihat temannya dengan empati, memahami bahwa sesuatu yang serius telah terjadi. "Apa yang terjadi, Farhan? Ceritakan semuanya padaku," kata Gani dengan suara yang penuh perhatian.


Farhan menghela nafas panjang sebelum memulai ceritanya. "Aku... aku tidak tahu apa yang terjadi tadi malam, semua baik-baik saja sampai Angel memberiku minum dan aku pusing. Setelah sadar, waktu sudah pagi. Angel bilang aku memaksanya berhubungan dan dia tidak mau menikah karena masih menikmati kariernya. Setelah aku jelaskan kalau aku tidak akan melarang perkembangan kariernya, dia menuduhku merencanakan semuanya, dan pagi ini juga, kami putus."


Wajah Gani terlihat penuh kekhawatiran saat mendengarkan curhatan sahabatnya.


"Tapi, kamu ga lakuin yang aku bilang semalam kan?" tanya Gani.


"Yang mana?"


"Candaanku semalam? I-itu, itu hanya candaan. Aku harap kamu ga benar ngelakuinnya," ucap Gani ketakutan.


Farhan menggeleng, yang segera membuat Gani sedikit lega. "Sudah aku jelasin kan tadi, Aku bangun terus lihat semuanya sudah berantakan. Tapi gimana bujuk Angelnya? Jelas aja dia udah membenciku."

__ADS_1


Meski Farhan mengaku tidak melakukan seperti yang dikatakan Gani, tetap saja Gani merasa ikut andil dalam masalah yang kini dihadapi sahabatnya itu.


Gani berpikir, kemudian mencoba berbicara meski keraguan terus membebaninya, "Jangan terlalu terbebani, Aku yakin Angel hanya marah sesaat saja, coba sering mengunjunginya, sementara aku akan menyelidiki sesuatu."


Namun hingga berhari-hari kemudian, Angel tidak pernah ingin bertemu. Farhan pasrah dan rasa bersalah terus menghantui malamnya.


Sementara Gani yang mencoba menyelidiki kejadian sewaktu Farhan mendatangi hotel Angel, merasa kesulitan karena sepertinya Angel punya koneksi yang begitu kuat.


Empat bulan setelahnya, Farhan dihubungi keluarga Zoraya untuk datang ke rumah besar. Di sana, ada juga keluarga Tamara--dari pihak Angel. Mereka berkumpul untuk membahas kehamilan Angel.


Semua orang marah pada Farhan dan menghakiminya, kecewa karena Farhan tidak mau sabar menunggu kesiapan Angel apalagi wanita muda itu sedang di puncak kariernya.


Kekecewaan keluarga Tamara pada keluarga Zoraya membuat hubungan bisnis mereka meregang. Posisi Farhan sebagai alih waris dicopot, ia diusir dari rumah; serta tidak boleh menggunakan nama keluarga Zoraya dibelakang namanya, termasuk mengaku bagian keluarga pun tidak boleh. Semua, sangat kacau.


Farhan yang tidak ingat kejadian malam itupun hanya terdiam kaku menerima semua konsekuensi yang belum tentu dilakukannya, tetapi Angel yang menikah dengannya hari itu juga, membuat Farhan merasa bebannya mungkin akan berkurang jika bersama wanita tercintanya.


Sementara Angel yang masih harus mengejar mimpinya sebagai penyayi terkenal, karena kehamilan ini membuatnya terpaksa menikah dengan Farhan, serta menutup rapat-rapat akses berita tentang hidupnya.


Ya, pernikahan ini, pernikahan tersembunyi.


Tapi setelah menjalani hari-hari bersama Angel, Farhan semakin stres.


"Aku janji, hanya sampai bayi ini lahir saja. Tolong berikan dia kehidupan, aku yakin kamu orang baik."


Begitu kata Farhan dengan derai air mata, memohon supaya Angel menghentikan niatnya menggugurkan kandungan.


"Tidak! Kamu dan anak ini, pembawa sial untukku!" Angel memukul-mukul perutnya.


"Jangan memukul perutmu Angel. Hanya bayi ini yang kupunya setelah semuanya hilang dariku hiks, kumohon jangan membunuhnya. Setelah bayi ini lahir, kamu akan kulepaskan. Terserah mau terbang kemanapun, asalkan lahirkan dulu bayi ini," kata Farhan bersujud dan memohon.


"Kamu janji?" tanya Angel menatap Farhan serius.


"Ya, aku janji," jawab Farhan meski hatinya tak rela.


"Baiklah kalau begitu."


Awalnya Farhan bahagia, namun Angel malah semakin sering memukuli perutnya.


"Apa apaan ini Angel. Apa yang kau lakukan?!" tanya Farhan panik.


"Lebih cepat dia keluar, lebih baik. Keluargaku akan menerimaku setelah melahirkan, aku juga akan lebih cepat  lepas darimu! Hah, begitu banyaknya benefit yang kuterima." Angel berbicara dengan suara bergetar dan mata yang selalu berderai air mata. Tidak hanya Farhan, Angel pun sebenarnya sangat menderita.


"Tapi bukan seperti ini juga Angel. Tolong jangan memukul bayi kita!"


"Bayi kita? Tidak, dia hanya hama menyebalkan yang menumpang di rahimku. Tubuh ini milikku. Seharusnya aku memiliki hak! Jangan melarangku membunuh hama ini!"


Angel mendorong Farhan sampai kepala lelaki itu terbentur keras ke dinding. Kepala Farhan pusing, namun ketika mendengar Angel berteriak pilu, ia segera mendekati Angel untuk bertanya. "Kamu sakit perut?"


Tatapan Angel kosong ke arah televisi.


"Terjadi kericuhan massal di lokasi diadakannya konser Angelita Stars. Pendemo ini adalah fans Angel, mereka berdemo ketika kabar hiatusnya penyanyi bersuara emas itu sah diumumkan. Sementara seminggu lagi, konser Angelita Stars akan dilangsungkan."


"Tidak! Tidak boleh! Mereka tidak boleh membenciku, hiks..." Air mata Angel luruh, tubuhnya bahkan jatuh ke lantai.


Fans, adalah segalanya untuk Angel. Meski keluarga besarnya telah memohon cuti setengah tahun untuk Angel.


"Bagaimana kalau kita umumkan saja berita pernikahan kita, Angel? Mungkin mereka tidak akan menjadi segila itu."


"Tidak!" Angel segera menolak saran sesat Farhan. "Seorang bintang harus fokus pada kariernya, bukan pernikahan! Lagi pula, mereka suka bodyku yang seksi, bukan perut besar karena hamil! Ini gila Farhan!"


"Tapi bukankah banyak aktris yang terang-terangan memberitakan kehidupan pernikahannya? Dan kurasa, mereka baik-baik aja sampai saat ini." Farhan menunggu jawaban Angel. Tapi bukan jawaban yang dia dapat, wanita itu malah merintih,  "Aduuhh! Sakit..."


Kecemasan Farhan meningkat kala Angel berteriak sambil memegang perutnya. Tak lama berselang Angel pingsan yang membuat Farhan panik.


"Angel? Angel?" Farhan menepuk-nepuk pipi Angel. Wajah cantik itu berubah menjadi pucat. Tak sengaja juga Farhan melihat darah mengalir dari area ************ Angel. Farhan segera sadar jika bayinya dalam kondisi berbahaya.


Buru-buru Farhan pergi ke rumah sakit. Beruntung jarak rumah sakit tidak jauh sehingga nyawa Angel maupun bayinya selamat. Walaupun Angel harus dijaga ekstra. Dari pola makan, kesehatan bahkan kebahagiaan.


Selama kehamilan 9 bulan, Angel merasa hidupnya tak tenang, meski Farhan merawatnya dengan baik, itu tidak cukup. Angel terlalu menggilai fansnya. Maklum, aktris baru.


Angel baru saja merasakan hidupnya ada di atas awan. Menikmati lautan manusia yang terus menyoraki bahwa mereka mencintainya, bersahabat dengan berbagai orang dari seluruh dunia, dan merasakan kebebasan finansial hasil usahanya sendiri. Dan itu hancur karena kehamilan sialan ini!


Sampai sekarang, Angel tidak memberitahu kabar pernikahan dan kehamilannya di media. Dia mengaku malu, wajahnya begitu gemuk. Nafsu makan tak tertahankan, membuatnya menghabiskan lebih banyak waktu untuk makan daripada olahraga.


Jika dibandingkan wanita hamil yang tidak diperhatikan suaminya, Angel jauh lebih beruntung. Tetapi mata Angel dibutakan oleh semua penggemarnya.


Hingga masa kelahiran tiba. Bayi Farhan yang diberi nama Bayu lahir, bayi menggemaskan itu berjenis kelamin laki-laki.


"Terimakasih atas kerja kerasmu, Angel," kata Farhan terus mengucapkan kata terimakasih sambil mencium kening Angel.


Angel hanya diam membisu, tidak ada satupun senyum ditujukan istrinya itu, bahkan ketika di hadapkan dengan putranya sendiri, Bayu.


"Mungkin Angel hanya lelah," kata Farhan berasumsi.


Tak lama kemudian, Farhan seperti mendapatkan suprise, karena keluarga Tamara datang ke ruangan Angel.


"Selamat datang." Farhan mencoba akrab, tapi keluarga Tamara melewatkan sambutan Farhan dan hanya mempedulikan Angel. Hanya saja lagi-lagi Farhan memaklumi perilaku dingin mereka terhadapnya.


"Mungkin mereka masih membenciku."


JADI GIMANA? APA MENARIK CERITANYA? SEMOGA AJA MENARIK YA.


Yuk, buruan install. Soalnya author mau beri kalian hiburan lewat novel author. YAAA meski author tahu author tetap masih penulis yang harus terus belajar.


KAKAK-KAKAK YANG BAIK, COBAIN BACA NOVEL AUTHOR. Udah sampai bab ke 16 loh.

__ADS_1


SILA TULIS DI KOLOM KOMENTAR BILA ADA YANG INGIN DITANYAKAN. TERIMA KASIH BANYAK.


__ADS_2