
Pagi hari.
Tepat pukul 08:00.
Tok, tok, tokk.
Suara pintu diketuk.
Celica yang baru menutup pintu setelah memberangkatkan tiga anaknya dari rumah dibawa Farrel suaminya yang bahkan hingga pagi ini masih perang dingin dengannya dimana Celica sendiri yang mengundang, terpaksa Celica kembali lagi membuka pintu dan berkata.
"Wh–o? [Siap–a]" ucapannya seketika berhenti dikala melihat seorang wanita yang berdiri di depan rumahnya, tepatnya di teras dengan penampilan glamor, padahal Celica tahu sendiri sudah bagaimana kehidupan sang wanita. Miskin… tapi masih saja memperlihatkan kesombongannya membuat orang jengah melihatnya.
"What do you want?" [Mau apa?] Celica bertanya malas.
__ADS_1
Malas, meladeni sang wanita yang sejujurnya tidak ia ketahui kapan dan bagaimana bisa kembali ke kota itu, maka dengan hebatnya dia menginginkan Vivi sahabat baiknya itu bersama dengan Leo yang tidak ia ketahui ada sangkut pautnya dengan Vivi sendiri. Di sana, semasa ia mendengar semua hal yang terjadi pada Vivi yang dahulu bernama Kei itu, ia terluka bahkan sangat merasa bersalah sekali.
"I want to meet Kei," [Aku mau menemui Kei] wanita itu bahkan menjawab dengan datar.
"Not receiving guests, just go home!" [Sedang tidak menerima tamu, pulang saja] tolak Celica mentah-mentah.
"Who are you! Just heart, to refuse guests!" [Siapa anda! Suka hati saja menolak tamu!] Medya, ternyata dua orang yang ada di hadapan Celica.
Celica sudah kesal dengan ada saja jawaban dari Medya segera berkata, "This is my house. I'd love to have someone get into it!" [Ini rumahku. Suka-suka aku mau menyuruh siapa masuk ke dalamnya!]
"What kind of question is that! Tell me first before you meet my friend." [Pertanyaan apa! Beri tahu saya dahulu sebelum anda menemui temanku itu]
"The question of who is Kei's mother! Quick, tell him before I don't want to answer him anymore!" [Pertanyaan mengenai siapa ibu dari Kei! Cepat, beri tahu padanya sebelum aku tidak ingin lagi menjawabnya untuk selamanya!]
__ADS_1
Celica terdiam. Kei temannya itu, pernah berkata kalau ia ingin tahu siapa ibu kandungnya yang sebenar. Tetapi mengingat Medya, satu-satunya orang yang tahu tetapi wanita itu terlalu menyebalkan untuk ditanya, Kei jadi urung diri.
"Didn't you reject it last night!?" [Bukankah semalam kamu menolaknya!?]
"I change my mind," [Saya berubah pikiran!]
"Fine, but you have to promise not to hurt my friend's feelings in the slightest, if it comes… You're dealing with me!" [Baik, tapi anda harus berjanji tidak melukai sedikitpun perasaan teman saya, kalau sampai… Kamu berurusan dengan saya!]
Medya terdiam. Dia tahu siapa Celica, si sahabat baik dari Leo menantunya tersebut. Perempuan itu lumayan sadis, Medya pernah melihat bagaimana Celica membuat seseorang seolah dipenjara dengan memutuskan para penjaga yang berperilaku seperti orang biasa itu menyiksa targetnya.
Alasan lain mengapa Celica tidak pernah memperlihatkannya pada Vivi alias Kei karena Celica sejak pandangan pertama melihat Kei sudah iba. Apalagi dengan keadaan Vivi yang begitu menderita, dan sedikit ia ketahui tentang orang-orang yang sungguh menyebalkan menghancurkan kehidupan Vivi.
Lagi pula ini rumah Celica, hukuman akan lebih mengerikan karena Celica ternyata punya rahasia lain yang tidak banyak diketahui orang-orang.
__ADS_1
"Fine, I'll do as you mean." [Baik, aku akan lakukan seperti maksudmu]