Anak Jenius: My Triplets Smart Kid

Anak Jenius: My Triplets Smart Kid
Bertanya


__ADS_3

Kei terbangun dari tidurnya segera meregangkan otot-otot tubuhnya yang meng'kaku.


Kei melihat ke arah samping kiri. Wanita itu melihat empat orang masih tertidur pulas mengingat sekarang masih pukul empat subuh--waktu dimana wanita muda itu senang bangun karena jam itu adalah waktu yang cukup untuk merapikan rumah dan memasak.


Ada Jeremy, lelaki dewasa tertidur di ujung di samping Andre. Anna di tengah sementara Alice di sampingnya. Mereka tidur bersama, satu kasur bersama triplent Kei yang menjadi penengah antara kedua orang dewasa itu.


Kei tidak tahu apakah tindakannya ini benar atau malah bersalah dalam agama.


Tetapi ia dan Jeremy tidak melakukan apapun seperti hal yang pernah terjadi beberpa tahun silam dengan tiada yang tau kalau Jeremy adalah orang yang sama--pria yang merenggut kesuciannya hingga Kei hamil anak kembar tiga.

__ADS_1


Kei berdiri, dan berjalan meninggalkan kasur denga pandangan menghadap ke lemari bercermin besar di hadapannya. Itu adalah lemari milik ketiga anak kembarnya yang disatukan karena Kei tidak mau ribet dan triplent-nya pun merasa tak apa dengan kondisi lemari satu saja.


Kei melihat wajahnya yang kumel. Rambut berantakan sembari ia ikat asal sewaktu berjalan tadi. Salah satu jemarinya--jari telunjuk, menyeka kotoran mata yang begitu besar dia tersenyum kecil menatap diri ntah mentertawakan apa di dalam hatinya.


Kei pergi ke dapur.


Wanita muda itu melihat bibi Gin sudah stand by di dapur. Terlihat tengah mengambil semua bahan untuk memasak.


"Bibi sudah di sini dari tadi?" ia begitu terkejut. Biasanya Bibi masih berada di dalam kamarnya, tertidur hingga pukul setengah lima.

__ADS_1


Bibi tersenyum menatap ke arah Kei. "Bibi sengaja. Bibi ingin kau merasakan bagaimana menyenangkan dan bahagianya memiliki keluarga--"


"Bibi keluarga Kei. Anna, Alice dan Andre," potong Kei sesegera mungkin.


"Jeremy. Dia seharusnya sudah menjadi suamimu, Kei."


Kei semakin tidak mengerti maksud Bibinya ini. "Bibi kenapa sih selalu mengatakan kalau dia ayah dari anak-anak Kei yang sebenarnya? Kei saja yang adalah ibu mereka tidak peduli sekali tentang lelaki itu dan bagaimana perupaan wajahnya."


"Sudah Bibi katakan Kei, kau tau. Tapi kau berhenti berharap hingga memilh melupakannya. Bibi yakin kau masih mengingatnya secara jelas bagaimana wajah pria itu hingga dalam mimpi pun, kau mengigau tentangnya," bibi masih ingat betul Kei saat itu. Sebelum diketahui hamil Kei mengigau setiap malam. Hingga bibi begitu ekstra menjaganya. Bahkan ketika dinyatakan hamil, bibi terus terbangun dikala Kei bergerak sedikit saja.- Memastikan Kei aman dalam pengawasan Bibi supaya bayi dalam kandungan Kei pada masa itu juga akan tetap baik-baik saja.

__ADS_1


"–Satu rahasia untukmu Kei. Kau membenci seseorang saat hamil, maka ia akan mirip betul dengan semua anakmu. Kau dan Jeremy sepasang wanita dan pria yang sama sekali tidak mengenal dan Bibi tau itu. Namun dari sekian pria yang pernah Bibi lihat, tidak ada pria yang mirip dengan Anna, Alice dan Andre sebagaimana detail wajahnya mirip betul dengan Jeremy. Anggap saja, ketiga anak-anakmu mencuri habis detail wajah Jeremy hingga ke titik paling terkecilnya sekalipun kau mengeles kalau hanya kebetulan karena ada banyak manusia yang mirip di dunia ini."


Bersambung…


__ADS_2