Anak Jenius: My Triplets Smart Kid

Anak Jenius: My Triplets Smart Kid
Tugas Sam


__ADS_3

"Aku harus mencari dimana posisi Kei!" itulah kata yang terlontar di bibir Sam ketika menatap Merly–Mamanya yang gila tersebut di sebuah ruangan dengan cahaya kecil menerangi tubuh wanita yang sudah melahirkan Sam 32 tahun yang lalu itu.


Sam tidak pernah mencari keberadaan Kei. Dikarenakan kedua orang yang amat dicintainya perlahan menggila dikarenakan wanita beranak tiga itu.


Namun Sam tidak pernah menyalahkannya sampai membenci Kei, karena semua hal yang terjadi, dikarenakan dia yang menarik Kei ke kehidupan mereka dan membuat segalanya sangat rumit sekarang.


Dengan menghubungi seorang dari dalam ponsel, Sam berjalan.


"Agen C, saya punya pekerjaan untukmu!"


Sam pikir sekarang sudah waktunya. Waktu dimana membawa Kei kembali ke kota mereka bagaimana pun keadaannya.


Sudah habis waktu tenang Kei. Lagi pula semua bisa saja direkayasa. Dia memiliki uang, dan selama ini ia hanya memberi waktu penuh untuk wanita itu dimana pun ia berada untuk tenang karena Sam pikir, semua masalah terjadi karenanya dan kasihan Kei jika semua terus terjadi berulang-ulang tiap harinya.

__ADS_1


Mamanya sudah gila, tidak ada alasan lain dari Kei untuk tidak kembali lagi.


Netizen, sudah sejak sebulan lalu di perbaiki cara pandang terhadap Kei.


Maka sekarang sudah membaik, dan Sam pikir, kembali Kei ke kota ini pun sudah aman terkendali keadaannya.


Setelah berbincang pada agen C, ia mematikan ponsel, Sam akan melakukan sesuatu sembari menunggu laporan dari agen yang sudah seperti sahabat baiknya itu.


Menghias keadaan rumah Merly, dan apartemen Jeremy serta Sam supaya ketika Kei kembali, Kei tidak menemukan hal aneh seperti terdapat banyak hal terjadi sebelum ini.


Tempat Kei.


"Sudah kan bunda. Kami sudah cerita. Sekarang Bunda hanya perlu bilang iya dengan permintaan kami. Semua sudah impas."

__ADS_1


Kei tetap terdiam. Sekalipun seperti ucapan Anna yang mewakilkan ungkapan kedua saudaranya yang lain tersebut, jika mereka sudah menceritakan mimpi aneh mereka, tetap saja tiada repon dari Kei.


Anna, Alice dan Andre yang sudah kesal, mengambil pakaian mereka dari tangan bunda mereka tanpa berkata apapun seperti bentuk hormat mereka pada Kei sebagai wanita yang sudah melahirkan mereka satu persatu.


Kemudian, sebagai pembukti kekesalan yang semakin besar mereka rasakan, mereka keluar dan tidak berbicara sepatah kata pun lagi pada bunda mereka itu.


Sedang Kei, Kei melihat semuanya. Ia hanya merasa sedikit trauma dengan semua perlakuan orang-orang jahat di kotanya tersebut. Sudahlah, di sini pun dirinya sedikit lega.


Terutama dengan keadaan Ibunya–Medya yang sedikit berubah dan beberapa hari yang lalu bahkan memberikannya makan malam bersama setelah memita maag dengan tulus bahkan berjanji tidak akan menyakiti hati Kei seperti yang terjadi dahulu.


Namun Medya belum memberitahu siapa ibu kandung Kei yang sebenarnya.


Karena Medya jelas berkata, "Aku hanya berkata tidak benar padamu. Aku ibumu, dan selamanya akan tetap begitu. Maaf atas semua kelakuan burukku padamu, aku hanya memiliki masalah terhadap seseorang yang wajahnya mirip seratus persen dari wajahmu. Ntah mengapa bisa begitu. Maka aku selalu kejam terhadapmu, tapi wanita itu, pasti sudah mati karena kami tidak pernah bertemu setelah beberapa tahun terakhir ini kamu … Tidak berada di sisi kami lagi."

__ADS_1


Ah, bagi Kei sudah merupakan keajaiban tiada tara! Ini impiannya dan sungguh, mendapatkan pengakuan sembari saling memeluk dan makan malam bersama setelah itu adalah cita-cita yang Kei harapkan terjadi dalam hidupnya.


Tidak apa setelah menunggu waktu cukup lama, yang penting ada pengakuan, dan semua pemikiran bahwa ia begitu dibenci secara transparan oleh ibu angkatnya, tidak lagi menghantui pemikirannya seperti yang terjadi beberapa tahun hidupnya.


__ADS_2