Anak Jenius: My Triplets Smart Kid

Anak Jenius: My Triplets Smart Kid
Menunjukkan Buktinya


__ADS_3

"Tapi dia sudah melahirkan anak Jemy dengan susah payah!"


"–Mama masih enak pada masa itu Mama masih ada Papa! Kei, sedang Kei tidaklah begitu! Jemy tidak ada di sampingnya!"


"–Anak-anak Jemy lahir karena kesalahan Jeremy, dan yang menanggung semua sakitnya itu Kei! Mama kira Kei yang Mama lihat sekarang itu enak enak hidupnya!?"


"–Kei menderita Ma! Menderita! Dicaci, dihina! Dianggap wanita nakal! Padahal Jemy laki-laki pertama yang dengan bejatnya melakukan itu dengan Kei!"


Mama menatap tajam putranya. Gemuruh amarah membuatnya berkata lebih tinggi intonasi suara Jeremy.


"Derita dia! Lagi pula jangan-jangan cerita itu bukan ceritamu dengan dia! Tapi dengan laki-laki lain! Buka matamu Jemy! Buka! Ada banyak orang yang melakukan segala cara supaya dapat hal yang diinginkannya! Bisa aja kan, Dia buat anak-anaknya mirip denganmu!? Terus malah ngaku-ngaku pula lagi itu!"


"Kalau Jeremy bilang ada buktinya, gimana!?" Jeremy menantang sang Mama.

__ADS_1


Mama terdiam sejenak sebelum akhirnya kembali berbicara dengan nada berteriaknya. "Mama tentu tidak akan percaya dengan mudahnya. Tapi boleh kalau sedikit membantumu membuktikannya!"


Jeremy memasuki mobil.


Dia mengambil tes DNA antara dirinya dengan Andre. Masih tersimpan dengan baik di sana. Jeremy tersenyum manis. Sebelum akhirnya kembali menghadap kepada sang Mama yang sebenarnya bertujuan agar Mama bisa percaya dan harapan terbesarnya menjadikan sang Mama supaya membantu misi membuat Kei menjadi miliknya seutuhnya.


"Ini! Lihatlah Ma. Semuanya tepat dan perlu Mama tahu saja, Kei sendiri tidak tau apapun tentang tes ini dan Kei tidak pernah mengatakan kalau Jemy punya anak dan jumlahnya ada tiga orang. Jeremy yang menebak-nebaknya sendiri."


Jeremy mendesis. "Isss, bukannya Jemy udah pernah bilang, Jemy sebelum kejadian tak terduga itupun udah terapi dan ikuti saran dokter. Bukannya Mama sendiri yang pernah bilang kalau Mama mau meminang cucu? Tapi Mama urungkan niat Mama karena tau bagaimana keadaan Jeremy!"


"Tetap, Mama tidak percaya! Tes DNA bisa direkayasa. Sekarang sudah zaman modern! Bukan zaman batu!" Mama bersikeras.


Jeremy menghela napas. Kini ia berbicara sangat lembut seperti biasanya pada Mamanya jika berbicara.

__ADS_1


"Jeremy tau Mama terluka karena sikap Jeremy waktu itu. Tapi apa Mama apa bisa mengerti, Jeremy itu laki-laki jahat, Ma. Jeremy sudah buat banyak kesalahan di masa lampau. Dan sekarang Jeremy mencoba supaya kesalahan Jeremy itu dimaafkan. Usia orang semakin lama semakin menua dan Jeremy tidak mau meninggal dengan penyesalan mendalam. Jeremy tahu Mama tentunya tidak semudah itu untuk percaya. Tapi mohon Ma. Hilangkan semua gosip tentang Kei. Tidak perlu lah karena anak-anak Jeremy itu. Untuk Jeremy saja, cukup. Jeremy akan kembali kepada Mama. Iya, ya Ma? Ya? Jeremy minta maaf. Jeremy janji akan kembali kepada Mama selang Mama hapus semua berita buruk tentang Kei."


Terpaksa.


Ya, Jeremy terpaksa melakukannya. Tapi cukup membuatnya lega karena jujur, ia berkata dari dalam lubuk hati paling dalam yang ia miliki dengan mengumpulkan semua ingatan masa lalu tersebut dalam otaknya lalu diproses dan dibicarakan dalam mulut.


Jeremy tidak tahu jawaban pasti sang Mama. Tapi ia harap, Mamanya bilang…


"Iya."


Bersambung…


Like 50 lebih ya kakak-kakak. (≧▽≦)

__ADS_1


__ADS_2